Jumat, 26 Agustus 2016

3 Alasan Seseorang Menjadi Guru

Belajar di lab komputer
dok.pri

3 Alasan Seseorang Menjadi Guru
Jangan membayangkan guru yang dimaksud di sini adalah guru yang selalu memakai seragam resmi, berkantor di tempat tertentu dan berada di depan kelas atau laboratorium. Sederhana saja, guru adalah pendidik (bukan sekedar mengajar).
Seorang Ibu adalah guru bagi anak-anaknya. Bahkan sekarang seorang Ibu bisa mengajar dan mendidik anak-anaknya di rumah melalui home schooling. Tak hanya Ibu, Ayah pun bisa menjadi guru bagi putra-putrinya.
Ada beberapa alasan seseorang mau menjadi guru, 3 di antaranya adalah:
1.      Beramal jariyah
Mengajar dan mendidik, sampai akhirnya anak mengamalkan ilmu yang diperolehnya, maka guru mendapatkan pahala. Kalau guru terus-menerus mengajar dan mendidik dan siswanya semakin banyak maka Insya Allah pahala terus mengalir. Siswa sebagian besar mengambil manfaat dari ilmu yang didapat dari gurunya.
2.      Terus belajar menambah ilmu
Guru akan menambah pengetahuannya dengan cara membaca. Memabaca buku, membaca pengalaman orang lain dan menambah ilmu dari belajar dengan orang lain. Sebelum menyampaikan ilmu, guru akan belajar dengan cara menambah ilmu yang baru. Ilmu pengetahuan selalu berkembang. Guru tidak mungkin hanya statis dan monoton. Guru akan bergerak secara dinamis dan kreatif. Guru dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman.
3.      Tidak mudah lupa
Membaca dan menulis adalah proses untuk memperkecil ilmu hilang begitu saja. Setelah membaca dan menulis, maka ilmu yang dimiliki dan disampaikan. Semakin sering ilmu disampaikan, maka guru semakin ingat dengan ilmu yang dimilikinya. Menyampaikan materi, ilmu pengetahuan yang sama, dilakukan secara berulang-ulang maka guru akan semakin hafal dengan ilmu yang dimilikinya. Dengan sering menyampaikan ilmu, maka guru tidak mudah lupa.   
Demikianlah, 3 alasan seseorang memutuskan menjadi guru. Bila Anda akan menambah alasan lagi, silakan saja. Semoga bermanfaat.
Karanganyar, 26 Agustus 2016