Jumat, 21 Oktober 2016

PAMIT

Hari ini ketua guru pamit akan mengikuti kegiatan musyawarah guru pelajaran bahasa India di perguruan lain di India bagian barat. Guru-guru yang lain heran saja, sebab musyawarah dilaksanakan pada jam 10.00 pagi sedangkan ketua guru berangkat jam 11.15 siang. Perjalanan bisa memakan waktu setengah jam. Artinya bisa saja ketua guru datang pas acara musyawarah telah selesai.
Keesokan harinya, ada tamu yang akan mencari ketua guru. Beliau ketua dari musyawarah guru pelajaran bahasa India. Kata beliau kemarin tidak bertemu ketua guru. Ibu Reema mengatakan bahwa kemarin ketua guru berangkat pukul 11.15.
“Wah, saya kok tidak bertemu ya?” (padahal orang ini ketua musyawarah guru pelajaran bahasa India)
Maharani, Reema, dan Vijay saling berpandangan. Mereka tersenyum. Maharani pura-pura saja menegaskan dengan pertanyaan,”Bapak Suraj kemarin datang ya?”
Bapak Suraj, ketua musyawarah pelajaran bahasa India menjawab,”saya datang. Saya kan ketuanya.”
Lalu muncullah Ibu Laksmi, guru Sejarah  India yang juga isteri dari ketua guru. Ibu Laksmi kelihatan sekali mukanya agak memerah mendengar cerita Bapak Suraj. Tapi Ibu Laksmi menimpali dengan penjelasan yang diplomatis.
“Kemarin pulang sekolah saya mendapatkan Bapak Ketua Guru tiduran. Lalu saya bertanya:  katanya berangkat musyawarah kok di rumah. Ketua Guru menjawab kalau sebenarnya beliau sudah berangkat tapi badannya panas dingin, gemetaran, meriang sehingga balik ke rumah tidak jadi berangkat.”
Maharani melirik pada Vijay. Sedangkan Reema tersenyum simpul. Setelah bapak Suraj mengatakan keperluannya, beliau pamit pulang. Ibu Laksmi mengantarkan Bapak Suraj sampai pintu gerbang. Maharani dan Vijay sudah tidak tahan. Mereka tertawa, Reema juga tertawa. Maharani dan Vijay tos.
“Berarti, selama ini memang ketua guru selalu menghindari undangan dan pulang. Untung saja Pak Suraj datang kalau tidak kita ndak tahu kalau kepergian ketua guru tidak sampai pada tempatnya.”
Malah ada guru yang bilang, ketua guru selalu sengaja mendatangi undangan terlambat atau tidak datang sama sekali. Capek deh.
00000

Karanganyar, 21 Oktober 2016