Minggu, 25 Desember 2016

Seblak Ala @kahfinoer

Seblak Ala @kahfinoer
dok.pri

Beberapa waktu yang lalu di group WA ramai membicarakan seblak. Saya hanya mengikuti obroran jari dengan seksama. Pikir saya, nanti saya juga akan tahu sendiri tentang seblak tanpa bertanya. Kali ini saya memang tidak mau bertanya tentang seblak. Mengapa, mengapa? Karena malu, nanti dipandang wanita tidak kekinian, seblak saja tidak tahu.
Ternyata yang belum tahu tentang seblak bukan hanya saya saja. Asyik ada temannya nih! Dan, dugaan teman saya (sama dengan saya) seblak itu kemoceng. Kemoceng dalam bahasa Jawa artinya sulak. Seblak dan sulak, jauh sekali perbedaannya. Tapi, kalau ada yang bilang seblak maka yang saya bayangkan adalah sulak alias kemoceng.
Yah, ternyata seblak adalah makanan dari Bandung. Saya belum sempat mencari tahu pada teman saya yang serba tahu yaitu google. Suatu hari, anak saya yang imut mengajak saya membeli seblak di depan Makam Pahlawan, Kabupaten Karanganyar. Begitu pesanan selesai dibuat, kami langsung pulang. Sampai di rumah, satu porsi seblak kami makan berdua.
Satu porsi seblak harganya bervariasi, tergantung isinya. Dhenok membeli seblak satu porsi harganya Rp. 8.000,00 berisi mie, kerupuk, sosis, telur puyuh, jamur kuping (bukan jamur telinga), ada sedikit sayuran sawi hijau.
Saya benar-benar menikmati seblak dengan seksama. Rasa pedasnya kuat (merica dan cabe), aroma jamur kuping dan sosis sangat khas. Bagi saya, makanan yang bisa dibuat sendiri, harus dicoba. Sepertinya seblak ini bumbunya seperti membuat mie.
Lalu, bersiaplah saya dan Dhenok pergi ke pasar hari Minggu. Semua bahan sudah siap. Mencoba dan mencoba. Kami memasak satu porsi besar.
Adapun bahan yang kami butuhkan adalah:
1.    Mie pentil (mie basah kuning)
2.    Telur puyuh
3.    Kerupuk kuning kering
4.    Macaroni
5.    Sosis
6.    Sawi
7.    Jamur kuping
8.    Bawang putih
9.    Lada (merica)
10. Bubuk cabe kering (tambah bon cabe)
11. Garam
12. Air
13. Kecambah

Cara memasak:
1.    Kerupuk kuning kering, macaroni, direbus dengan air sampai empuk
2.    Masukkan bawang putih halus, lada dan cabe
3.    Panaskan hingga aromanya tercium
4.    Masukkan telur puyuh, mie pentil, sosis, jamur kuping
5.    Masukkan kecambah dan sawi lalu beri garam
6.    Tunggu beberapa saat sampai kecambah dan sawi layu, lalu matikan apinya
Sengaja seblak ala @kahfinoer ini resepnya tidak saya tuliskan jumlah/kebutuhan bahan-bahannya. Semua tergantung selera dan kebutuhan masing-masing. Memang koki dadakan ini tidak professional sebab kalau sudah professional takutnya nanti tergiur membuka usaha seblak. Nanti saya tambah repot, nggak ada waktu nulis dong..  
Seblak buatan saya tidak jauh berbeda dengan seblak buatan pedagang seblak. Pokoknya saya tidak mau kalah dengan pedagang dan tidak mau dibilang seblak yang saya buat rasanya jauh dari resep aslinya. Maklum, semua kan resepnya pakai kira-kira saja.
Semoga bermanfaat, selamat mencoba membuat seblak ala pembaca. Hehe
Karanganyar, 24 Desember 2016