Senin, 02 Januari 2017

Karena Menulis Buku Harian Tak Perlu Teori #01

Mana ada teori tentang menulis buku harian. Menulis buku harian, menulis ya menulis begitu saja. Menulis buku harian tidak memerlukan teori. Kalau hanya mau menulis buku harian saja harus membaca teori penulisan, tentu tidak ada yang akan menulis buku harian. Takut salah! Misalnya, menulis buku harian harus menerapkan teori kepenulisan, siapa yang mau membaca buku harian kita? Siapa yang akan berkomentar tentang salah dan benarnya tulisan kita berdasarkan teori yang sudah ada? Tidak ada, bukan?
Oleh karena menulis buku harian tidak memerlukan teori, maka kalau kita bingung mau memulai menulis dari mana, ya menulis buku harian saja. Menulis buku harian bisa dimulai dari mana saja, dengan tema apa saja, dan waktunya kapan saja. Tinggal kita mau menyegerakan menulis atau tidak? Kalau memang berniat menulis, menulislah dari sekarang, dan jangan menunda-nunda. Jangan beralasan tidak ada waktu untuk menulis dengan alasan sibuk.
Kesibukaan kita memerlukan waktu lumayan banyak bahkan menyita waktu. Luangkan waktu 10 menit untuk menuliskan kejadian yang kita alami dalam satu hari ini. Menulis buku harian itu gampang. Tinggal menulis, maka apa yang ada di benak kita akan keluar begitu saja. Seandainya kita membatasi waktu menulis hanya 10 menit, pasti tidak cukup.
Menulis buku harian tidak sama dengan menulis karya tulis ilmiah. Menulis buku harian tak perlu referensi, sedangkan menulis karya tulis ilmiah harus ada referensi, harus ada acuannya, tidak boleh asal menulis tanpa dasar.
Menulis buku harian itu mengasyikkan. Kita tidak dibatasi oleh waktu, tidak perlu teori, tidak perlu referensi, tidak perlu berkerut kening karena berpikir. Bahasa yang digunakan untuk menulis buku harian adalah bahasa hati, bahasa tutur, bahasa keseharian, yang sering diucapkan, biasa diungkapkan dan bukan bahasa ilmiah. Menulis buku harian itu gampang.
Mulai sekarang, menulislah buku harian bagi penulis pemula yang merasa tidak memiliki waktu banyak. Bandingkan waktu yang kita gunakan menulis hanya 10 menit dengan membuka facebook atau membaca berita dari internet yang lebih dari 30 menit. Kalau merasa tidak ada waktu untuk menulis, maka paksakan pada diri kita dengan meluangkan waktu untuk menulis buku harian.
Semoga bermanfaat.

Karanganyar, 2 Januari 2017