Selasa, 11 April 2017

Jon Koplo : Dikerjai Kartu

Ceritanya Mbak Ima dan Mbak Daruti, kelihatan ndesitnya, hahaha
VERSI SOLOPOS Senin 3 April 2017
Jon Koplo
dok.pri
AH TENANE
Kartu Ajaib
Lady Cempluk, Genduk Nicole, Jon Koplo, dan lainnya mengikuti diklat di Semarang selama 2 hari. Setelah cek in, Cempluk dan Nicole menuju kamarnya di lantai 9.
Baru pertama kali ini Cempluk harus membuka pintu dengan kartu elektrik. Dikiranya ada lubang di pintu lalu kartu dimasukkan (seperti mesin ATM). Cempluk mencari lubang, kok nggak ketemu. Keduanya sempat mau turun lagi.
Tiba-tiba muncul 2 bapak-bapak penghuni kamar sebelah. Nicole tidak malu untuk minta tolong. Gembus meminta kartu pembuka pintu.
“Saya juga coba-coba. Mari kita coba,”kata Gembus.
Kartu hanya ditempelkan pada gagang/handle pintu. Pintu terbuka. Cempluk dan Nicole menarik napas lega.
“Makasih Pak Gembus.”
“Sami-sami.”
Cempluk dan Nicole 3 kali mencoba menutup dan membuka pintu. Yes, berhasil. Keduanya masuk. Setelah tas dimasukkan kamar, Cempluk memasukkan kartu di wadah dekat saklar. Byar, Alhamdulillah lampunya hidup.
Setelah diklat selesai, waktunya pulang. Tas Cempluk dan Nicole sudah dibawa keluar. Cempluk menerima telepon dari Koplo. Selesai terima telepon, pintu ditutup. Dan, hah kartunya mana?
“Kartunya mana Nic?”
“Lo, apa belum dibawa? Tadi yang bawa kan sampeyan.”
“Waduhhh, gimana nih ketinggalan di dalam?”
Akhirnya mereka turun dan laporan ke resepsionis.
“Ndak apa-apa, Bu. Kalau Ibu mau masuk kamar lagi, bisa pinjam kartu di sini.”

“Tidak kok, Cuma mau bilang kalau kartunya ketinggalan di kamar,”kata Cempluk tersipu malu. (SELESAI)

Sumber: Solopos, Senin 3 April 2017 Hal 1,6