Selasa, 26 Desember 2017

Telur Dadar Buatan Faiz


Masak masak sendiri (dok.pri) 

Setelah pagi tadi dikerjai mami pergi-pulang (pasar berjalan kaki), Faiz tidak mau ketinggalan membuat mami lebih repot. Ceritanya kakak sepupu masak telur ceplok. Nah, Faiz ingin masak telur dadar pakai kol.

Tentu saja mami harus menyiapkan beberapa bahan yang tidak ada. Faiz disuruh mami kocok telur dan mencampur irisan kol. Faiz juga mau menyiapkan tetek bengek. Anaknya memang antusias. Tapi begitu sesi pemotretan, Faiz tidak bisa manut arahan fotografernya. Jadilah, fotonya juga tidak begitu istimewa.

Kocok telur (dok.pri)

Bagi saya, yang penting Faiz tidak menanyakan Ayah yang sudah pulang ke Karanganyar, maka apapun yang diminta saya penuhi. Seperti pagi setelah pulang dari pasar, Faiz minta ke Pasar Hewan PASTY. Saya menolak dengan alasan Ibu-ibu tidak pernah ke Pasty nanti ditertawakan orang. Untuk mengalihkan perhatian, maka saya ajak Faiz memancing di sungai dekat rumah Bapak.

Kembali ke soal kuliner tadi. Faiz sudah menyalakan kompor. Dia sabar menunggu minyak panas lalu telur kocok dituang di atas teflon. Mami mengawasi sambil mengingatkan tangannya jangan mendekat kompor yang panas.

"Mi, gak bisa membalik."
Mami membalik telur dadar setengah matang. tidak terlalu lama memasak dadar telur. Akhirnya, dadar telur matang. Taraaaa.

Belum sempat difoto, mami membersihan alat-alat masak dan menggoreng tahu putih, telur sudah disantap. Lah, gimana nih telur tinggal sedikit? Tidak apa-apa, yang penting ada yang difoto, haha.
Masak-masak sendiri, makan-makan sendiri (dok.pri)

Yogyakarta, 26 Desember 2017