Sabtu, 06 Januari 2018

Bobo Teman Bermain Dan Belajar

dok.pri

noerimakaltsum.com Saya mengenal majalah BOBO sejak SD. Kebetulan tetangga saya (namanya Pramini) berlangganan. Saat bermain di rumah Pramini, dia akan mengeluarkan majalah-majalah yang dimilikinya. Kami diizinkan membaca sepuasnya.

Ketika Faiq masih kecil, beberapa kali  saya membelikan majalah. Faiq tidak suka membaca, jadi saya membeli majalah hanya kadang kala saja. Saya sering mengirim cerpen ke majalah BOBO tapi baru satu cerpen yang dimuat. Pantang menyerah, meskipun tidak dimuat, saya terus mengirim.

Nah, ketika saya membayar Koran di sebuah agen, saya tertarik membeli majalah BOBO lagi.  Kalau sudah membuka-buka majalah BOBO, saya jadi lupa waktu, lupa pekerjaan Ibu Rumah Tangga. Ya, mungkin akhir pekan ini saya memerlukan waktu untuk menyenangkan diri sendiri dengan membaca majalah BOBO.


Si kecil kebetulan juga tertarik pada ilustrasi dan tulisan-tulisan besar. Moga-moga si kecil mau membaca majalah BOBO. BOBO memang majalah yang pas banget buat anak seusia si kecil. BOBO memang Teman Bermain Dan Belajar.

Bagi yang belum pernah membaca majalah BOBO, yuk mencoba untuk membuka-buka dulu isi majalah BOBO. Kalau sudah, langsung saja beli dan bacalah sampai selesai. Membaca majalah BOBO bikin ketagihan. Isinya sangat bermanfaat.


Karanganyar,  6 Januari 2018