Sabtu, 31 Maret 2018

BUKU MURAH HANYA ADA DI PAMERAN



Pada minggu terakhir di bulan Maret, di Karanganyar ada pameran buku. Sengaja saya datang ke pameran pada hari terakhir. Alasan saya karena pada hari terakhir tersebut, saya sudah terima honor mengajar.

Saya tidak memiliki waktu banyak untuk melihat-lihat buku yang dipajang di pameran. Selain waktunya beranjak malam, juga karena mendung menggantung. Sepertinya hujan segera turun.

Buku dengan harga murah untuk bahan bacaan yang saya cari. Pandangan saya langsung tertuju pada rak yang diberi tulisan 5000. Murah sekali, pikir saya. Aha, saya lebih kaget mendapatkan tumpukan Majalah Trubus yang masih disegel dengan harga 5000. Harga ini benar atau tidak? Meskipun edisi lawas, tapi kan masih baru, gress!

Saya kalap, 8 eksemplar Majalah Trubus saya ambil. Ingin rasanya pada tiap edisi saya ambil. Tapi saya cukup sabar. Sabar-sabar, masih ada kebutuhan lain. Harus beli gula, teh, susu buat anak dan masih banyak lagi.

Saya menuju kasir, menanyakan harga Majalah Trubus yang sebenarnya. Benar, harganya 5000. Alhamdulillah, kesampaian juga membeli Majalah Trubus. Selain majalah, saya mengambil beberapa buku yang harganya juga 5000, serba 5000.

Selesai membeli buku, saya menuju alun-alun Karanganyar tempat duo Fai menunggu saya. Rupanya, hujan datang dari arah barat. Saya dan anak-anak langsung pulang. Keluar dari alun-alun menuju rumah, hujan belum datang. Akhirnya, sampai rumah saya tidak sabar untuk membuka buku-buku yang saya beli.

Ada kepuasan tersendiri bila sudah membeli buku. Tidak terasa berat dengan 8 Majalah dan 6 buku, total saya mengeluarkan uang 70 rb rupiah. Setelah saya buka-buka, ternyata saya tidak salah memilih dan mengambil buku. Alhamdulillah.

Karanganyar, 31 Maret 2018