Selasa, 29 Mei 2018

BERBAGI MAKANAN BUKA PUASA DI SEPANJANG JALAN



Malam ini, suami dan anak-anak tiba di rumah. Kemarin mereka bertiga mudik ke Yogyakarta, ke rumah orang tua saya. Alhamdulillah, perjalanan mereka lancar. Berangkat dan kembali pulang ke rumah tidak ada halangan dan tiba di rumah dengan selamat.
Sampai di rumah, suami memberikan dua bungkus plastik makanan dan minuman. Satu bungkus berisi minuman rasa buah dalam cup kecil dan arem-arem. Kata anak saya, makanan dan minuman tersebut didapat ketika berada di jalan.
Menjelang Maghrib, di pinggir jalan banyak orang yang membagikan makanan/minuman untuk berbuka puasa. Meskipun wujudnya tidak seberapa tapi sangat bermanfaat bagi orang-orang yang akan berbuka puasa. Berbuka puasa dengan minuman kemasan rasa buah cup kecil dan arem-arem sudah mengenyangkan perut. Perjalanan dilanjutkan kembali untuk mencari rumah makan dan melaksanakan ibadah shalat Maghrib.
Setiap bulan Ramadhan, sering saya jumpai di pinggir-pinggir jalan sekelompok orang atau individu membagikan  makanan untuk buka puasa menjelang Maghrib. Mereka berbagi dengan ikhlas. Mereka tidak mengenal siapa yang akan diberi. Dan si penerima juga belum tentu mengenal si pemberi.
Ikhlas, hanya itu yang mereka lakukan. Bulan Ramadhan, indahnya berbagi makanan/minuman untuk berbuka puasa. Makanan/minuman yang dibagikan juga tidak selalu mewah. Alhamdulillah, ibadah puasa lancar dan berpuasa benar-benar sarana belajar pola hidup sederhana.
Sudahkah kita berbagi makanan/minuman untuk berbuka puasa bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa? Ayo, lihat di sekitar kita. Masih banyak orang yang membutuhkan makanan/minuman untuk berbuka puasa. Mari berbagi makanan/minuman untuk berbuka puasa!