Kamis, 27 September 2018

MEMULAI USAHA DARI RUMAH

Beberapa waktu yang lalu, saya diajak teman bekerja sama menjalankan bisnis. Saya mengusulkan bisnis dengan modal kecil dan risikonya juga kecil. Tidak perlu muluk-muluk untuk memulai bisnis ini. Lalu, bisnis apakah yang akan dijalankan? Pilihan saya adalah membuka warung makan khusus menyediakan sop daging sapi.  
Teman saya setuju dengan usul saya. Kami lantas memikirkan lokasi warung makan tersebut. Kembali saya mengusulkan lokasi warung makannya adalah di rumahnya. Kebetulan rumah teman saya di perumahan. Akan tetapi, teman saya tidak setuju dan dia lebih mantap kalau warung makan berada di rumah saya.
Mengapa sejak awal saya tidak mengusulkan lokasi warung makan di rumah saya? Alasan saya adalah karena lokasi rumah saya menyendiri, tidak ada tetangga. Saya tidak berani membuka warung di rumah karena memang suasana sekitar rumah sepi.
Sampai di sini, rencana menjalankan bisnis berhenti, belum ada kelanjutannya. Sebenarnya saya ingin membuka usaha di rumah Ibu mertua. Akan tetapi, saya masih ragu-ragu untuk menjalankan usaha tersebut. Rumah Ibu mertua ditinggali dua orang adik ipar. Keduanya memiliki hak untuk tinggal di rumah tersebut, sedangkan suami tidak memiliki hak untuk tinggal karena tidak mendapatkan warisan di rumah tersebut.
Sementara ini saya sabar untuk memikirkan kembali bentuk usaha yang bisa saya lakukan tanpa meninggalkan rumah. Untuk mengisi waktu luang, saya menulis dan mengirimkan hasilnya ke media. Sebenarnya saya bisa memulai usaha dengan berjualan secara online. Saya masih perlu belajar berjualan secara online. Tentunya, menjual barang yang mudah laku.
Saya juga ditawari untuk memberikan les tambahan pelajaran. Saya masih mempertimbangkan beberapa usaha yang bisa saya lakukan. Mungkin Allah sedang memberikan kelonggaran untuk saya. Semoga jalan terbaik untuk saya segera terbuka lebar.