Senin, 30 Agustus 2021

Jaga Pola Makan Agar Tubuh Tetap Sehat




Sebenarnya banyak orang yang sudah mengetahui bahwasanya tubuh memerlukan makanan bergizi, air, olah raga, dan istirahat yang cukup. Namun, sebagian tidak "taat" dengan apa yang dibutuhkan tubuh. Makan tidak teratur, minum dalam jumlah sedikit, malas berolah raga dan kurang istirahat. 


Bila apa yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi, biasanya tubuh sudah mengeluarkan alarm. Sakit, lesu, letih, lemah, dan loyo. Bila sudah seperti ini, biasanya orang akan menggunakan jalan pintas untuk mengembalikan agar tubuh kembali sehat. Jalan pintas itu adalah mengkonsumsi obat-obatan. 


Sebenarnya obat-obatan kita butuhkan bila keadaan darurat. Kalau masih bisa dievaluasi dan memulihkan dengan yang alami, tentu ini lebih baik. Contoh: seseorang mengalami sakit perut, diare. Biasanya untuk menghentikan diare secepatnya, yang bersangkutan akan minum obat/herbal. Mereka jarang yang mengevaluasi makanan atau minuman apa yang sudah dikonsumsi. Atau stres karena kurang tidur.


Penyakit yang menyerang tubuh seseorang, biasanya tidak datang secara mendadak tapi pelan-pelan. Yuk, kenali penyakit yang menyerang tubuh kita. Mulailah makan secara teratur, jaga pola makan. Makanan dan minuman yang masuk dalam tubuh harus benar-benar yang bergizi. Makanan dan minuman yang bergizi tidak selalu mahal harganya. Misalnya bagi yang suka minum kopi atau minuman yang dijual di warung atau kedai, ganti dengan minum air putih, minuman rempah, jus buah, atau sari buah alami.


Bila tak berniat puasa pada hari itu, maka pagi hari bangun tidur biasakan minum air putih hangat, sarapan buah, atau sarapan dengan sedikit makanan berat. Jangan sampai pagi hari perut dalam keadaan kosong atau meninggalkan sarapan. Makanlah secukupnya, jangan berlebihan. Bila suka makanan pedas, jangan terlalu pedas. Sebab mungkin mulut kita bisa tahan pedas/panas, tapi lambung, usus, dan anus tidak tahan pedas sehingga menimbulkan penyakit. Misalnya diare, mulas, atau anus panas dan perih. 


Bila kurang makanan, minuman, buah dan sayuran, perut menjadi tidak nyaman dan sukar buang air besar atau BAB. Kalau bermasalah dalam BAB, makan buah-buahan atau minum sari buah alami untuk memperlancar BAB. Jangan buru-buru minum obat pencahar. 


Kalau pola makan dijaga dengan baik, insya Allah badan kita nyaman, BAK dan BAB lancar. Jangan mengundang penyakit dengan mengkonsumsi makanan secara ngawur.


#catatanimapenulis

#polamakansehat

#jagapolamakan

#kesehatan

#hidupsehat

Minggu, 25 Juli 2021

MICROGREEN SOLUSI BERKEBUN LAHAN SEMPIT



Saya suka bercocok tanam. Mulai tahun 1999 setelah menikah, suami telah mengajarkan pada saya untuk bercocok tanam. Waktu itu saya dan suami menanam kacang hijau. Selanjutnya kami menanam padi, jagung, dan kacang tanah. Tentu saja kami harus dibantu oleh pekerja untuk mencangkul dan menanam palawija. Setelah itu semua kami rawat sendiri.

Sejak tahun 2007, selain menanam padi, kami juga menanam kacang panjang,  jagung, cabai merah, kangkung, mentimun, bayam, gambas, dan pare. Namun setelah tahun 2009 saya mengandung anak kedua, saya tidak lagi terjun ke sawah. Lahan pertanian hanya ditanami padi. Pada musim kemarau, tanah dibiarkan menganggur. Kangkung dan bayam masih ada yang tumbuh liar. Sedikit lahan ditanami ketela pohon. 

Kegiatan bercocok tanam ini membuat iri para tetangga. Biasanya mereka bilang kalau mereka sebetulnya ingin bercocok tanam tapi tak ada lahan alias lahannya sempit. Sebab mereka memang tinggal di perumahan dengan lahan terbatas. 

Kalau ada niat, pasti ada jalan keluar. Bercocok tanam di lahan sempit bisa memakai polibag dan pot. Cabai, empon-empon dan sayuran bisa ditanam di pot dan polibag. Nah, sekarang ada lagi cara menanam sayuran tanpa ribet dan merupakan solusi bagi mereka yang memiliki lahan sangat sempit. Menanam sayuran MICROGREEN. Microgreen adalah sayuran mini dengan dipanen saat tanaman berusia 7-14 hari setelah semai. 

Wow, tanamannya kecil mungil dong. Betul sekali. Daun tanaman masih sangat kecil. Namun, ternyata gizi pada sayuran microgreen lebih banyak. 

Menanam sayuran microgreen hanya membutuhkan tempat sangat terbatas. Bisa juga hanya memanfaatkan meja atau rak plastik susun. Wadah sebagai tempat menanam sayuran juga bisa memanfaatkan gelas plastik, pot kecil, cup, nampan plastik, atau styrofoam bekas. Media tanam bisa menggunakan tanah, arang sekam, kain flanel, busa, sabut kelapa, karung goni. 

Sediakan media tanam dan wadahnya. Taburkan biji sayuran dan siram dengan sedikit air tiap hari. Tanaman bisa ditaruh di mana saja asal aman dari gangguan tikus. Disiram memakai air biasa, air cucian beras, atau pupuk organik cair. Yang jrlas perawatan mudah dan sayur lebih sehat karena bebas bahan kimia. 

Bagi Anda yang punya niat bercocok tanam tapi tak punya lahan luas, maka menanam sayuran microgreen solusinya. Anda bisa mencoba dengan menanam kacang hijau, kacang kedelai, sawi caisim, kangkung, atau bayam. Kalau sudah berhasil, yuk, kembangkan dan tularkan ilmunya pada saudara, kerabat, teman, dan tetangga. 

Sekarang, tak ada alasan lagi tak bisa bercocok tanam. Selagi ada kemauan, selalu adaj alan. Selamat mencoba!

Rabu, 14 Juli 2021

Perempuan, Jangan Pendam Masalahmu Sendiri! Ceritalah!





noerimakaltsum.com. Berita meninggalnya seorang kenalan membuat saya cukup shock. Konon kabarnya ibu dua anak  ini sakit berat awalnya gara-gara tak bisa tidur. Tidak bisa tidur berarti dia punya masalah. Apalagi bila dia pendiam, tidak mau bercerita. Atau sudah bercerita pada pasangan tapi tidak ada tanggapan atau solusi. 

Awalnya kenalan saya ini tinggal di luar kota. Beberapa bilan terakhir kembali ke kampung halaman suaminya. Selain suaminya pindah tugas, juga dalam rangka untuk betobat ke rumah sakit jiwa. Hanya saja, kondisi kesehatan (fisiknya) kenalan ini cukup parah dan di masa pandemi ini sangat dikhawatirkan.

Diamnya perempuan membuat masalah menumpuk. Kalau sudah menumpuk mengakibatkan stres. Stres yang berkepanjangan menimbulkan depresi. Bila sudah tak dapat tidur, kadang sering kejiwaannya terganggu. Biasanya kalau kejiwaannya terganggu, sangat mudah kemasukan hal-hal yang tak semestinya.

Kenalan saya ini bisa tidur setelah dirukyah. Namun, yang menjadi masalah adalah karena kondisi kejiwaannya seperti itu, nafsu makan jadi berkurang. Bahkan tak mau makan. Makan hanya makanan yang sekiranya disukai sehingga asupan gizi yang masuk dalam tubuhnya sangat kurang.

Kondisi ini semakin diperparah setelah melahirkan anak kedua. Anak pertama sekolah SMA dan anak kedua baru 9 bulan. 

Selain kenalan saya yang pendiam, ternyata suaminya adalah laki-laki pendiam pula. 

Bertahun-tahun kenalan ini memendam masalah yang belum terpecahkan. Hingga akhirnya sebelum menjalani perawatan di rumah sakit jiwa, kenalan saya berpulang menghadap-Nya. Semoga almarhumah husnul khatimah.

Saya dan saudara-saudara kandung ketika masih remaja, terbiasa bercerita tentang apapun pada keluarga. Hal sepele saja diceritakan. Uniknya kalau pas bercerita lalu ada yang membully, kami tetap cuek-cuek saja. Alhasil, kami kalau punya masalah tetap baik-baik saja karena ada keluarga yang menampung unek-unek.

Kalau bercerita pada keluarga biasanya cepat mendapat jalan keluar bila ada masalah. Kami terbiasa tidak memendam masalah, lalu diam, dan stres. Stres ringan, biasa.  Pekerjaan menumpuk, stres. Tugas menumpuk, stres. Tapi stresnya cuma ringan. Tugas dan pekerjaan selesai, lega. 

Keluarga sejatinya adalah tempat yang paling pas untuk berkomunikasi dan menyelesaikan masalah. Sesekali bisa curhat pada orang yang dapat kita percaya. Hanya saja, kalau curhat jangan dengan lawan jenis. Ini berbahaya!

Karanganyar, 14 Juli 2021

Minggu, 04 Juli 2021

Dua Perempuan

 


Lia bergegas menuju rumah sakit setelah mendapat kabar bahwasanya Andri mengalami kecelakaan. Dengan perasaan tenang, perempuan itu meninggalkan tempat parkir. Tempat yang dituju adalah Instalasi Gawat Darurat. Orang yang pertama kali ditemuinya adalah adik ipar yang bekerja di dinas kesehatan. Lia menyapa dengan salam.

"Bagaimana kabar Mas Andri?"
"Dia baik-baik saja, Mbak. Hanya ada sedikit lecet di lengannya, tapi kondisinya baik."

Lia bertemu suaminya yang masih diberi pertolongan oleh tenaga medis. Di sana ada perempuan yang belum pernah ditemuinya. Perempuan itu tersenyum.

"Saya istrinya Mas Andri. Anda siapa?"
"Saya Ista teman Pak Andri."

Ista adalah nama perempuan yang pernah disebut-sebut Andri.

"Kok Anda bisa di sini?"

Perempuan itu diam. Mulutnya terkunci. Lia meninggalkan tempat itu. Hancur! Lia tak menyangka menjadi perempuan nomor dua yang tahu keadaan suaminya.    (Bersambung)

Cerita ini adalah fiktif belaka.

Sabtu, 03 Juli 2021

Gara-gara Inbox



Dua puluh lima tahun adalah waktu yang panjang dan lama.  Lia telah melupakan semuanya. Tak ada lagi cerita tentang mantan. Kubur! Bahagia dengan keluarganya sekarang adalah suatu anugerah. 

Untuk itulah, Lia kaget bukan main kala Andri bercerita tentang hal baru. Bukan tentang mantan, melainkan perempuan yang sedang punya masalah dengan suaminya.

"Jangan mau menjadi tempat dan teman curhat lawan jenis yang memiliki masalah dengan pasangannya. Kamu bukan orang ketiga, tapi kamu bisa menjadi sumber fitnah karena secara intens berinteraksi meski secara online. Hentikan!"
"Dia hanya curhat. Aku juga tidak ikut campur masalah keluarganya."
"Perempuan kalau hanya mengganggap sebagai teman, kenapa kamu dipercaya tahu permasalahannya. Lagian, kok dia bisa curhat padamu. Awalnya bagaimana?"
"Ya, saling menyapa lewat inbox dan pesan whatsapp. Dia teman satu sekolah."

Lia lemas. Nggak pernah menyangka sama sekali bila suaminya berkomunikasi dengan perempuan yang bermasalah. (Bersambung)

00000

Cerita ini fiktif belaka. 


Selasa, 29 Juni 2021

PEREMPUAN YANG MELAKUKAN AKSI KABUR DARI RUMAH


Kabur dari rumah atau bahasa kerennya minggat, akhir-akhir ini marak. Biasanya aksi kabur dilakukan karena tidak ada kepuasan hati, baik di rumah atau di luar rumah.


Anehnya, yang saya baca di media sosial aksi kabur banyak dilakukan oleh perempuan. Anak perempuan, gadis kecil, abegeh, perawan, atau emak-emak. 


Bisa jadi aksi kabur dilakukan sebagai bentuk protes, kelara-lara, merasa disia-siakan, tidak diperlakukan adil oleh orang tua, orang tua tidak bisa memenuhi keinginannya dan lain-lain.


Ada yang kabur hanya ke rumah saudara, kerabat, teman dan tidak jauh dari rumah sehingga keberadaannya gampang dipantau. Ada yang kaburnya sudah keluar daerah bahkan memyeberang pulau. 


Kaburnya sendiri atau bersama orang yang tidak bertanggung jawab. Ada yang membawa kabur serta barang miliki orang tua atau saudara misalnya uang dan sepeda motor. Mereka membawa tas berisi sejumlah pakaian.


Zaman sekarang media sosial memengaruhi orang-orang yang berniat kabur dari rumah. Mau kabur saja bisa belajar dari postingan orang di media sosial. 


Beberapa waktu yang lalu ada berita heboh fi Sukoharjo. 2 anak SD masih ada hubungan saudara sampai malam hari tidak pulang. Setelah ditelusuri, ternyata gara-gara tidak dibelikan benda/barang yang diinginkan. Anak itu membawa sejumlah uang. Kampung heboh, orang tua wis entek atine.


Pagi harinya, anak itu pulang. Dia bercerita kalau semalam tidur di sekitar masjid terdekat. 


Zaman dulu (old) anak-anak perempuan juga ada yang pingin kabur dari rumah karena merasa dibedakan dengan saudaranya atau tak bisa menahan "kejamnya Ibu tiri". 


Ada cerita lucu seorang kenalan, waktu masih kecil mau kabur. Dia membungkus pakaian dalam jarik (zaman dulu nggak ada koper cantik, travelbag). Bungkusan tersebut dikeluarkan di luar di bawah jendela. Dia sendiri berada di bawah jendela berdiam diri. Mau pergi nggak jadi sehingga cuma "ndhepis" di bawah jendela. #gagalkabur


Ada juga yang bercerita mau kabur saat pulang sekolah karena memiliki masalah dengan temannya. Sayangnya, dia melewati jalan di mana orang tuanya berada di sawah yang dilewati anak itu. #gagalkaburlagi


Zaman sekarang mau kabur, nekat saja. Risiko belakangan. 


Pesan saya, wahai perempuan yang berniat kabur: menulislah. Keluarkan uneg-unegmu dalam bentuk tulisan. Kamu nggak perlu kabur atau minggat. Cepat atau lambat, setelah menulis, hatimu jadi tenang, cara mikirmu juga kembali rasional.


Kalau saya memantau info cegatan yogya dan info cegatan karanganyar, yang kabur-kabur itu gadis-gadis, cantik pula, bawa kendaraan, sendiri atau dengan orang lain.


Nduk, ndang bali. Mesakke simbok lan bapakmu. 


Namun, aksi kabur juga dilakukan oleh laki-laki.

Senin, 31 Mei 2021

Tips Mencoba Kuliner dengan Harga Tetap Bersahabat

 



Akhir-akhir ini saya membaca berita di media sosial tentang  pengunjung di Malioboro yang jajan di warung makan merasa tidak puas. Sebab makanan yang harus dibayar sangat mahal. Pengunjung merasa penjual sengaja memanfaatkan kesempatan untuk menaikkan harga cukup fantastis. 


Memang sebagai pengunjung harus pandai-pandai mencari tempat agar bisa menikmati kuliner dengan harga standar. Nah ini ada tips buat kamu.


Tips mencoba kuliner di mana saja:


Pastikan harga tertera pada dinding dengan jelas. Saat pesan makanan dan minuman, langsung cek harga dengan meminta karyawan menulis harga makanan yang dipesan dan jumlahnya. 

Kalau mau aman lagi, pilih rumah makan yang familier semacam chicken chicken, dijamin harganya tidak nuthuk. 


Saya dulu pernah jajan bersama-teman saat piknik ke Yogya. Kami memilih Warung Makan masakan padang sebelah barat plengkung wijilan (pojokan). Harga bersahabat, makanan dijamin enak, nggak ada thuthuk menuthuk. 


Selain itu saya dan teman teman berani bertanya soal harga terlebih dahulu. Misalnya, satu porsi isinya apa dan harganya berapa? Lalap dan sambal bayar tersendiri atau tidak? Kalau orang banyak, nasinya pakai wakul atau dipiring satu satu. Malu? Enggaklah! Mengapa? Karena kita yarwe yarwe alias bayar dewe dewe dengan cara iuran. Tidak ada yang merasa terbebani dan lega semua. 


Pengalaman seorang pemandu wisata bila akan mengajak rombongan makan di rumah makan atau warung makan, yaitu dengan membuat kesepakatan dengan penjual sebelumnya. Tentu saja pemandu wisata ini sudah tahu tempat-tempat yang menyediakan makanan enak, tempatnya nyaman, harganya bersahabat. Jadi, tidak ada istilah kethuthuk harga atau harga kemahalan.


#catatanimapenulis


Catatan tambahan: harga makanan yang dibayar belum termasuk PPN, sewa tempat, servis penggunaan barang di tempat tersebut. 

Kalau ditambah yang saya sebut terakhir, itu pun bukan ngepruk.

Jumat, 21 Mei 2021

Vaksinasi Covid Untuk Jemaah Haji 2021



Sampai saat ini pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian atau mengumumkan kepastian pelaksanaan ibadah haji tahun 2021. Hal ini berkaitan dengan kasus covid secara keseluruhan. Calon jemaah haji tahun 2020 tahun kemarin belum bisa berangkat ke tanah suci. Tahun 2021 ini juga masih menunggu hasil keputusan pemerintah Arab Saudi.


Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya untuk persiapan pemberangkatan jemaah haji ke tanah suci, termasuk pemberian vaksin covid sebagai salah satu syarat agar jemaah haji bisa berangkat. Tentu saja jemaah haji 2020 atau 2021 ini diberikan prioritas mendapatkan vaksin. 


Satu bulan yang lalu jemaah yang berusia di atas 60 tahun sudah mendapatkan vaksin covid secara lengkap. Hari ini jemaah yang berusia di bawah 60 tahun mendapatkan vaksin covid. 


Pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Karanganyar. Ternyata hari ini bukan hanya jemaah haji 2020/2021 saja yang mendapatkan vaksin, melainkan usia lanjut dari suatu kelurahan yang telah ditunjuk. Tentu saja peserta vaksin luar biasa banyak dan pada bagian pendaftaran terjadi penumpukan. Syukurlah, keadaan bisa terkendali karena bantuan satgas dan kepolisian. Dengan kesadaran penuh orang-orang tetap menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan memakai sabun.


Saya dan suami mendapatkan nomor antrean 37 dan 38. Sebelum divaksin saya dicek dulu tekanan darah dan diwawancarai terkait kondisi kesehayan secara umum. Kebetulan saya alergi obat pinisilin dan antalgin, jadi saya utarakan. Ternyata tak masalah. Tensi saya saat itu normal 120/80. 


Tibalah saatnya saya akan divaksin. Saya sudah mempersiapkan diri memakai kaos ukuran jumbo lengan pendek dan memakai deker. Saat lengan akan disuntik tinggal lengan kaos dinaikkan sedikit. Eits, tunggu sebentar. Nakes tidak asal menyuntik.


"Maaf, Bu. Apakah Bapak yang duduk itu suami Ibu?"

"Iya, Bu," jawab saya.

"Ya, nggak papa. Kalau bukan suami Ibu, bapaknya saya suruh pindah dulu soalnya bukan muhrim."

"Njih, Bu. Terima kasih."


Bismillah. Alhamdulillah. Akhirnya saya dan suami sudah diberi vaksin, vaksinnya coronavak. Selesai divaksin saya dan suami menunggu sertifikat dicetak. Sambil menunggu sertifikat, saya memantau badan saya sendiri. Adakah efek samping saat itu atau tidak? Alhamdulillah, semua baik-baik saja.


Pulang dari puskesmas saya dan suami mampir warung makan spesialis pecel gendar di daerah Bejen. Alhamdulillah, mantap bener. 


Sampai di rumah saya dan suami melakukan kegiatan seperti biasa. Alhamdulillah, saya masih bisa beraktivitas dan tidak mengantuk berat. Ya, normal-normal saja. Sebelumnya saya sempat deg-degan. Dulu waktu mendapatkan vaksin meningitis, mata seperti melihat kunang-kunang tapi tidak pingsan. Padahal saya sudah sarapan. Ternyata gara-gara mikir efek samping secara personal. Sebab itulah hari ini saya tidak begitu memikirkan efek samping biar tidak stres. Yang penting kondisi badan sehat. 


Mendapatkan vaksin ini sebagai salah satu ikhtiar. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 ini.


#catatanimapenulis

#hajimabrur

#naikhajibersamamu

Minggu, 16 Mei 2021

Aman Berwisata Air dengan Rompi Pelampung



Saya termasuk orang yang takut air dalam jumlah banyak. Seumur-umur saya belum pernah berenang. Menyeberang sungai barat rumah saja takutnya bukan main. Jangankan bermain air di pantai sambil kungkum, di kolam renang sekadar memasukkan kaki ke dalam air saja blas belum pernah. Suami yang guru olah raga juga tidak pernah memaksa saya nyemplung air. Pokoknya terserah saya.


Suatu hari kantor tempat saya bekerja mengadakan piknik ke Waduk Gajah Mungkur. Kebetulan suami ada acara penting di kantor dan F2 nggak ada yang momong di rumah, jadi saya ajak piknik. Di WGM F2 diajak teman-teman naik perahu. Ya Allah, saya pingin nolak tapi kok kasihan F2 nanti kecewa. Kalau F2 saya titipkan pada teman-teman kok saya kebangeten, nggak mau momong anak sendiri. Akhirnya, Bismillah, saya luluh lalu pakai pelampung. Semua yang ikut naik perahu wajib mengenakan pelampung. 


Berada di atas air dengan perahu kecepatan sedang dan melihat kebahagiaan F2, rasa takut saya hilang. Yang nggak hilang adalah mual dan pusing (mabuk air). Alhamdilillah, akhirnya kembali ke daratan.


Nah, di WGM naik perahu harus mengenakan pelampung (namanya apa, yang jelas bentuknya seperti rompi warna oranye). Kalau baca berita yang beredar kemarin di Waduk Kedung Ombo bahwa ada kecelakaan air dan ada korban meninggal, rasanya kok miris. Ayolah, amankan diri bila berwisata air. Baik pengelola maupun pengunjung harus jaga-jaga. Kita tak tahu musibah kadang datang tanpa permisi. 


Beberapa peristiwa di tempat wisata air kejadian serupa menelan korban jiwa. Idulfitri yang seharusnya bersuka cita berubah menjadi duka. Semoga tak ada lagi kejadian kecelakaan wisata air yang menelan korban jiwa. 


Tips aman naik perahu:

1. Terapkan SOP

2. Pakailah rompi pelampung

3. Muatan tidak boleh berlebihan


#catatanimapenulis

Rabu, 05 Mei 2021

Sedekah, Fidyah dan Zakat Fitrah

Alhamdulillah, Ramadan tahun ini saya dan keluarga dapat melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya dengan lancar. Si kecil juga tidak mengalami kendala dalam melakukan kewajiban sebagai muslim. 

Seperti tahun sebelumnya, di bulan Ramadan saya menyiapkan beras untuk membayar zakat fitrah bagi saya dan 2 anak. Suami sudah membayar zakat fitrah melalui instansi tertentu. Nah, untuk zakat fitrah, saya biasa membayar dengan beras hasil panen sawah belakang rumah. 

Selain membayar zakat fitrah, saya dan suami juga mengeluarkan sedekah berupa beras. Tidak terlalu banyak sedekah yang kami keluarkan. Yang jelas kami tak harus membeli beras, jadi beras tinggal ambil.

Oya, beberapa hari yang lalu bapak bilang kalau mau membayar fidyah. Ibu sudah uzur, tidak dapat berpuasa dan tidak dapat mengqadha. Bapak sudah menyiapkan fidyah berupa beras dan uba rampe untuk satu bulan (30 hari) puasa yang ditinggalkan ibu. Saya menambahkan 3 paket beras beserta uba rampenya. 

Saya bersyukur  alhamdulillah. Semoga Allah menerima sedekah dan zakat fitrah keluarga saya. Amin ya Rabbal 'alamin. 

Rabu, 28 April 2021

Pemirsa Jadi Tahu Bedanya Bantal dengan Airbag Mobil, Gara-gara Nonton Sinetron Ikatan Cinta

Sumber: Wikipedia


Bagi yang sudah mengikuti sinetron Ikatan Cinta, scene Aldebaran kecelakaan menimbulkan banyak tanya. Mengapa tiba-tiba di stir mobil Sultan Pondok Pelita ada bantal putihnya. Aldebaran seolah tiduran di atas bantal yang berada di stir mobil. Ternyata bukan bantal yang berada di stir mobil Sultan Pondok Pelita.

 

Bagi yang belum pernah tahu mungkin dibilang malu-maluin nggak tahu ya kalau mobil mahal memang kayak gitu. Mungkin baru mobilnya Aldebaran di sinetron yang tiba-tiba “keluar bantal di stir mobil”, sedangkan di sinetron lainnya belum pernah ada scene semacam itu. Karena banyaknya komentar di instagram tentang scene Aldebaran kecelakaan, akhirnya saya ikut-ikutan browsing setelah ada yang bilang airbag.

 

Selama ini memang belum pernah lihat film-film asing atau lokal yang semacam itu. Sebab, memang baru kali ini saya lihat sinetron, hahaha. Selama ini tidak pernah nonton televisi karena memang tidak punya TV.  Seumur hidup saya juga belum pernah melihat film di bioskop. Betapa ngenesnya saya. Punya TV juga baru bulan puasa tahun lalu. Itu saja saya juga tidak pernah nonton TV, karena TV dikuasai anak-anak.  

 

Sumber: hondasolobaru.co

Airbag bukan bantal, saudara-saudara. Tentu saja airbag berbeda dengan bantal. Airbag merupakan alat pelindung diri yang fungsi utamanya adalah melindungi pengendara terutama saat terjadi benturan di perjalanan. Alat pelindung diri ini letaknya di bagian depan mobil sehingga organ vital dapat terlindungi secara maksimal.

 

Kantung udara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Suatu kantong udara mobil yang baru mengembang dan mengempis setelah berfungsi melindungi pengemudi

Kantong udara yang dikenal sebagai (Inggrisairbag) merupakan sebuah perangkat keselamatan kendaraan bermotor modern. Dalam kecelakaan lalu-lintas antara mobil dengan kendaraan lain atau objek tetap, pengemudi dan penumpang dilindungi dengan suatu kantong udara yang mengembang dalam hitungan milidetik.

Pada awalnya kantong udara hanya digunakan pada tempat pengemudi yang ditempatkan di kemudi, belakangan ini jumlah kantong udara juga digunakan untuk penumpang yang duduk di kursi depan, dan ada kendaraan yang juga menempatkan pada kursi belakang, termasuk yang ditempatkan di pintu untuk mengantisipasi tabrakan dari samping.

Sejarah kantung udara

Kantung udara atau bisa disebut dengan airbag pertama kali ditemukan tahun 1951 oleh Walter Linderer dari Jerman dan John Hedrik dari Amerika dan mendapatkan paten paten Jerman# 896312, dimana cara kerjanya berdasarkan sistem udara terkompresi, akan tetapi tidak cukup cepat untuk menyelamatkan penumpang kendaraan. Kemudian Allen Breed pada tahun 1968 menemukan sistem airbag dengan menggunakan sistem sensor dan keselamatan, dan mematenkan penemuannya dengan hak paten US # 5.071.161, yang merupakan teknologi penginderaan kecelakaan yang menjadi cikal bakal kelahiran airbag.. 


Pada tahun 1971, Perusahaan mobil Ford mulai bereksperimen dengan airbag dan menggunakannya sejak tahun 1973, diikuti perusahaan mobil lainnya. Kemudian pada tahun 1998 airbag menjadi keharusan di Amerika.

Cara kerja

Untuk mengembangkan kantong dengan sangat cepat, pada saat terjadi kecelakaan pemicu akan mengaktifkan reaksi kimia propelant dengan sangat cepat dan menghasilkan gas N2 dalam waktu yang sangat singkat untuk mengembangkan kantong dan setelah benturan terjadi. Setelah beberapa saat kemudian kantong akan mengempis dengan sendirinya sehingga kantong tidak akan menghalangi pernapasan korban kecelakaan.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kantung_udara

Nah, gara-gara scene Aldebaran kecelakaan, saya terus bertanya pada teman:  mobilnya dilengkapi airbag atau tidak? Jawabnya tidak, sebab type R3-nya GL. Yang pakai airbag typenya GX.

Ya, sudahlah. Karena saya tidak punya mobil, tentu saja ingin tahu saja. Yang penting tambah pengetahuan. Hehe.  

Senin, 26 April 2021

Utang, Arisan, dan Menabung



Utang, arisan, dan menabung tidaklah asing bagi saya. Saya pernah berutang, mengikuti arisan, dan menabung. Dari ketiga aktivitas tersebut yang masih saya lakukan adalah menabung. Menabung bukan berarti uang saya berlebih, sebab sedikit atau banyak uang yang saya miliki tetap menabung. Uang yang saya tabung tiap hari tidak dalam jumlah besar, melainkan hanya sedikit saja. 


Saya menghindari berutang apalagi utang riba. Bila menginginkan sesuatu tetapi uang belum cukup, maka saya dengan sabar menabung terlebih dahulu. Sebab bila saya berutang maka tiap saat saya terbebani untuk mencicil. Hidup jadi tidak tenang. Kalau belum mampu untuk mendapatkan sesuatu lebih baik bersabar. Namun, dalam kondisi darurat seandainya tak ada uang barulah berutang. Berutang di sini dalam keadaan terjepit. Utang untuk memenuhi kebutuhan, bukan untuk menyenangkan hati.


Dulu waktu masih kecil bersama teman-teman sepermainan saya ikut arisan. Waktu itu besarnya 100 (seratus rupiah), dibayarkan seminggu sekali. Saat remaja, saya mengikuti karangtaruna. Tiap sebulan sekali karangtaruna mengadakan pertemuan dan arisan. Ada kendala bila anggota yang ikut arisan tidak datang dan tidak setor iuran. Uang yang terkumpul tidak komplit sehingga harus pinjam uang kas. 


Ketika bekerja di kantor saya juga pernah ikut arisan. Kalau arisan yang diadakan di kantor biasanya lancar, sebab iuran diambil debgan cara potong gaji. Namun, akhirnya daya tidak ikut arisan karena arisan hampir sama dengan utang kalau mendapatkan giliran menerima di awal.  Bila menerima di akhir sama saja menabung dan terpaksa memberi modal orang lain. 


Ya, lebih baik menabung daripada berutang. Dalam berinvestasi pun menghindari berutang. Saya menabung uang di rumah saja. Uang digulung lalu dimasukkan ke dalam wadah atau kaleng. Menabung dengan cara sederhana. 


Saya lebih suka menabung. Sahabat lebih suka yang mana, arisan, utang, atau menabung?

Sabtu, 24 April 2021

Pamelo Si Jeruk Bali Nan Segar

 



Pertama kali melihat dan memanen langsung Pamelo alias jeruk bali, tahun 1982. Kebetulan rumah pemilik kontrakan memiliki pohon jeruk bali.


Alhamdulillah, ketika pindah ke Dukuh, banyak hal baru yang aku temui, termasuk makan jeruk bali ambil dari pohonnya langsung.


Beberapa hari yang lalu suami membawa pamelo. Saya membayangkan rasanya sedikit masam kepahitan. Ragu-ragu untuk makan jeruk bali. Ya, akhirnya saya buka juga. Setelah dicicipi ternyata rasanya manis dan segar. Alhamdulillah, separo buah untuk berdua. Jangan dibayangkan buahnya besar. Hari ini habis dimakan berdua, sebab ukurannya kecil. 


Jadi ingat waktu kecil. Jeruk bali dijual di warung berupa irisan kecil. Kadang mendapatkan buah yang rasanya masam kepahitan, masam, atau manis. Waktu itu kalau mau makan jeruk bali berarti tidak membeli jajanan lainnya. Sebab, sepotong jeruk bali harganya mahal. 


Biasanya jeruk bali yang kita beli dudah dikupas kulitnya. Kulit buah jeruk bali bisa digunakan untuk membuat mainan. Tentu saja mainan tradisional ini tidak asing bagi anak-anak. 


Kok, jiwa petani saya terus bergerak, ya. Tanam biji jeruk bali segera. Rawat dengan baik dan tunggu sampai berbuah. Siapa tahu hasil panenan bisa untuk dijual. Hahaha, jiwa bakul keluar.


#catatanimapenulis

Jumat, 23 April 2021

6 Makanan dan Minuman Tambahan Saat Sahur


Sudah sebelas hari saya menjalani ibadah puasa dengan lancar. Niat berpuasa karena Allah semata membuat selama menjalankan ibadah puasa tidak ada kendala. Hal ini juga saya ajarkan pada anak saya yang masih tahap diberi motivasi.

Si kecil memang sudah 11 tahun usianya. Anaknya bertubuh subur dan tidak tahan lapar dan haus. Dalam sehari-hari biasanya makan tiga kali dan minumnya cukup banyak   Untuk itulah sebagai orang tua, saya dan suami melakukan berbagai macam cara agar F2 tetap berpuasa tanpa mengeluh. 

Agar saat berpuasa bisa tahan lapar dan haus, saat sahur mengkonsumsi makanan yang bergizi, makanan  tambahan, dan minuman. 

Makanan dan minuman tambahan tersebut antara lain:

1. Buah Kurma

2. Madu

3. Susu

4. Energen

5. Teh manis

6. Air putih

Dari keenam makanan dan minuman tambahan, Energen sering dikonsumsi. Selain ada serealnya, juga ada susunya. Biasanya bila sudah selesai sahur, F2 tidak tidur kembali. Siang setelah zuhur baru tidur. F2 tidak merasakan lapar dan haus yang berlebihan. 



Menjelang magrib masih tetap semangat. Saat berbuka puasa juga tidak "balas dendam" dengan makan berlebihan. Makannya bertahap, jadi terasa kenyang lebih awet.

Saya juga memilih minum aiz nabeez dan  energen, bila sahur kesiangan dan waktunya sangat mepet. Semoga saya bisa menyelesaikan puasa dengan baik. Amin. 

Kamis, 22 April 2021

Tahu Goreng Dicocol Sambal Pedas, Rasanya Nikmat



Salah satu camilan sehat, alami, murah, dan mudah didapatkan adalah tahu. Tahu goreng, cara membuatnya gampang dan praktis. Tinggal masukkan tahu putih yang sudah diiris kecil ke dalam bumbu bawang putih garam. Tunggu beberapa saat lalu digoreng.


Tahu goreng ini enak dimakan dengan cabai rawit lalapan. Namun demikian, bila cabai rawit harganya mahal seperti sekarang bisa diganti dengan sambal pedas Indofood. Sambal pedas indofood praktis, tinggal cocolkan tahu goreng pada sambal. Dijamin nagih, pinginnya ambil tahu goreng, makan lagi dan lagi. Kalau belum habis nggak mau berhenti. 


Bukan hanya tahu goreng yang enak dicocol sambal pedas, melainkan makanan yang lain juga mantap. Kalau harga cabai sedang mahal seperti sekarang, pilihanku adalah sambal pedas Indofood.


Saat makan sahur, tahu goreng adalah lauk yang sering kusediakan daripada telur ayam. Yang penting makanan yang kukonsumsi saat sahur bergizi. Tahu goreng adalah lauk wajib saat buka puasa.


Catatan: tahu diiris kecil-kecil saja biar sekali ambil, dimakan terus habis. 

Rabu, 21 April 2021

Melayani Les Privat Online dan Tatap Muka



Mengajar adalah kegiatan yang kulakukan sejak menjadi mahasiswa. Setelah lulus, aku mengajar di MA Ali Maksum Yogyakarta. Selain itu, aku juga memberikan les privat Kimia pada beberapa siswa. 


Tahun 2018 aku kembali menjadi guru privat setelah tidak lagi mengajar di sekolah. Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan padaku untuk menyampaikan sedikit ilmu yang aku miliki. Sebagai guru, aku punya cita-cita agar anak didik dapat memahami apa yang telah aku sampaikan.


Dari beberapa siswa yang kuberi les privat, ada siswa yang sangat istimewa. Di sinilah tantangan sebagai guru les privat. Tetap sabar dan semangat dalam menjalankan tugas. 


Ada lagi siswa yang unik. Kalau aku datang ke rumahnya dan les akan dimulai  biasanya aku bertanya sudah membaca materi atau belum, apakah ada yang mau ditanyakan. Siswanya menjawab belum baca buku. 


Seperti biasa aku menyiapkan materi dalam bentuk cetak di kertas. Kusampaikan materi lalu tanya jawab. Latihan soal di buku dikerjakan. Waktu 90 menit sangat cepat, apalagi untuk mengerjakan latihan soal.


Hampir dua bulan ini, salah satu diswa ada yang menginginkan les privat secara online. Mekanismenya mudah, kok. Kami tidak melakukan kegiatan secara video call, melainkan melalui pesan suara atau pesan tertulis lewat WA. Ternyata siswa malah antusias dengan pembelajaran secara online, sebab dia merasa tak perlu membaca buku. Cukup mendengarkan suaraku. 


Tiap pertanyaan kuberikan juga dapat dijawab dengan benar. Setelah kuevaluasi ternyata siswanya lebih nyaman les secara online. Ya, sudahlah, senyamanmu saja. 


Dulu juga ada siswa yang bertanya kimia lewat WA, aku menerangkan lewat tulisan. Seperti biasanya aku membuat alur, tanda panah, dan tulisan agar mudah dipahami keterangan yang kusampaiksn. 


Les online ini juga dalam rangka memperkecil risiko penularan/penyebaran covid. Apapun bentuknya, mau tatap muka maupun online, oke saja. 


Bagi kamu yang mau les kimia secara online, bisa hubungi 082328716737.

Selasa, 20 April 2021

KRL Commuter Solo-Yogyakarta, Nyaman dan Lebih Cepat

 

Dokumen: bisnistempodotco

Saya wajib bersyukur karena sudah pernah naik kereta api Prameks dari Palur ke Yogya dan sebaliknya, serta dari Solo sampai Wates. Terakhir naik Prameks ketika Prameks akan berhenti beroperasi dari Yogya – Solo dan sebaliknya. Sekarang bila mau ke Yogyakarta dari Solo bisa naik KRL Commuter (Kereta Rel Listrik).

 

Dahulu saat stasiun Palur digunakan untuk pemberhentian kereta Prameks, saya memilih naik kereta bila mudik ke Yogyakarta daripada naik bus. Namun, setelah Prameks terakhir berhenti di stasiun Balapan, saya menjadi pelanggan bus. Sebab untuk ke stasiun Balapan harus ganti bus dua kali. Selain itu bila naik kereta, harus tahu jadwal pemberangkatan, mengantre membeli tiket kereta, dan bila tak mendapat tiket harus menunggu beberapa waktu lagi untuk mengantre kembali. Kadang-kadang tiket sudah habis karena sudah dipesan secara online.

 

Saya tahu bahwasanya naik kereta lebih cepat sampai dibandingkan naik bus dan biayanya juga lebih murah. Namun, bila naik kereta bagi saya tentu saja ada kekurangannya.  Kekurangannya adalah bila sudah sampai stasiun Tugu, saya juga kesulitan mendapatkan alat transportasi massal. Yang ada hanya taksi dan ojek. Setelah ada bus Trans Jogja, saya sedikit terbantu. Dari stasiun Tugu jalan kaki ke Malioboro. Dari Malioboro naik trans Jogja lalu turun Jalan Bantul.

 

Kini ada kemudahan untuk bepergian dari Karanganyar sampai Yogyakarta. Dari Karanganyar sampai Solo naik bus jurusan Tawangmangu-Solo atau Matesih-Solo. Setelah itu naik Batik Solo Trans sampai stasiun Balapan.

 

Setelah berada di stasiun saya tinggal mengikuti arah yang telah ditunjukkan. Pokoknya gampang banget, deh. Jangan lupa siapkan kartu yang berisi uang elektronik atau menggunakan aplikasi yang ada di smartphone. Di pintu masuk sudah ada petugas yang akan mengecek suhu badan dan memberi HS. Saya harus menempelkan kartu agar bisa masuk pintu. Gampang, bukan? Ikuti petunjuk arah dan saya bisa masuk gerbong saat KRL belum berangkat.

 

Yang perlu diperhatikan bila sahabat mau naik KRL adalah aturan yang ada. Adapun aturan tersebut terkait penerapan protokol kesehatan, seperti:

Penggunaan masker tiga lapis atau masker medis

Mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL

Menjaga jarak dengan mematuhi marka yang ada di stasiun

Pemeriksaan suhu tubuh calon pengguna

Larangan berbicara secara langsung, maupun menggunakan HP, dan

Larangan makan/minum di dalam perjalanan KRL

 

Sahabat bisa bepergian dengan menggunakan KRL sesuai waktu yang diinginkan. Berikut ini jadwal pemberangkatan KRL:

Relasi Yogyakarta-Solo Balapan Nomor KRL: 646, berangkat: 05.15 Nomor KRL: 648, berangkat: 06.28 Nomor KRL: 7102, berangkat: 06.59 Nomor KRL: 7104, berangkat: 08.13 Nomor KRL: 652, berangkat: 10.01 Nomor KRL: 7106, berangkat: 11.55 Nomor KRL: D6/10146, berangkat: 14.00* Nomor KRL: 7108, berangkat: 14.49 Nomor KRL: 664, berangkat: 15.50 Nomor KRL: D6/10354, berangkat: 17.18 Nomor KRL: 7110, berangkat: 17.31 Nomor KRL: 670, berangkat: 19.10

*: Hanya beroperasi Sabtu dan Minggu

Relasi Solo Balapan-Yogyakarta Nomor KRL: 645, berangkat: 05.15 Nomor KRL: 7101, berangkat: 06.31 Nomor KRL: 649, berangkat: 08.17 Nomor KRL: 651, berangkat: 09.00 Nomor KRL: 7103, berangkat: 09.40 Nomor KRL: 657, berangkat: 12.25 Nomor KRL: D6/10125, berangkat: 12.45* Nomor KRL: 661, berangkat: 14.30 Nomor KRL: D6/10075, berangkat: 15.32 Nomor KRL: 7105, berangkat: 16.16 Nomor KRL: 667, berangkat: 17.42 Nomor KRL: 660, berangkat: 19.10

*: Hanya beroperasi Sabtu dan Minggu

 

Dokumen : kompasdotcom

Ketika berada di dalam kereta, saya harus memenuhi aturan yang berlaku dan duduk manis. Gerbong kereta hanya berisi 72 penumpang. Tempat duduk sudah diberi tanda. Yang berdiri juga harus jaga jarak. Jadi, naik KRL tetap nyaman meskipun berdiri. Waktu tempuh juga lebih cepat daripada kereta Prameks.

 

Satu lagi info  penting, KRL berhenti di 11 stasiun, ya. Sahabat bisa turun di stasiun di mana kereta berhenti. Silakan sahabat mencoba naik KRL. Biayanya murah, lo. Namun, bila tidak ada kepentingan, lebih baik jangan bepergian, tetap di rumah saja. Selamat mencoba naik KRL!

Senin, 19 April 2021

4G / LTE WiFi N300 Mobile Modem Router

 


Awal pandemi Fai meninggalkan kota Yogyakarta dan memilih pulang ke rumah. Kuliah diselenggarakan melalui pembelajaran jarak jauh atau daring. Tentu saja di rumah kami harus menyediakan fasilitas lebih dari cukup dan koneksi internet harus lancar.

 

Selama ini di rumah tidak memasang wifi. Dalam sehari-hari kami mengandalkan kuota internet dengan membeli paketan. Namun, setelah Fai pulang dan semua kegiatan perkuliahan membutuhkan kuota yang besar tiap hari, maka untuk menunjang kegiatan kuliahnya Fai membeli modem.

 

Fai memilih 4G / LTE WiFi N300 Mobile Modem Router. Saya sebagai orang tua yang belum begitu paham tentang modem lebih baik percaya pada anak. Mengapa harus 4G / LTE WiFi N300 Mobile Modem Router?

 

Beberapa alasan mengapa Fai memilih 4G / LTE WiFi N300 Mobile Modem Router, yakni:

Konektivitas

• Menggunakan kartu USIM untuk terhubung ke Internet

• Kompatibel dengan perangkat nirkabel 802.11n / g / b

• Port Micro-USB untuk pengisian mudah

• Slot Micro –SD untuk kartu memori 32GB

Portabilitas

• Baterai hingga lima jam dalam sekali pengisian daya sehingga Anda tetap terhubung lebih lama

• Ukuran kecil memungkinkan Anda memasukkannya ke dalam dompet atau saku dan membawanya ke mana pun Anda pergi

Keamanan

• Protokol keamanan Wi-Fi WPA / WPA2 untuk enkripsi standar industri

• Firewall internal membantu menjaga koneksi yang tidak diinginkan

• Wi-Fi Protected Setup (WPS) untuk pengaturan sekali sentuh

 

Router Seluler 4G / LTE DWR-932C adalah WAN nirkabel (WWAN) broadband berkecepatan tinggi 4G LTE Cat4 ke hotspot seluler Wi-Fi. DWR-932C menggunakan koneksi Internet 4G untuk memberi Anda jaringan Wi-Fi yang mudah dipasang di mana pun Anda membutuhkannya. Alih-alih membatasi koneksi Internet seluler Anda ke satu perangkat melalui dongle USB, DWR-932C memungkinkan Anda membuat hotspot Wi-Fi untuk berbagi koneksi Anda dengan beberapa perangkat Wi-Fi. Ukuran yang nyaman berarti Anda dapat berbagi koneksi Anda di mana saja; gunakan di kafe untuk mengirim email saat teman Anda membaca berita, atau di bandara agar Anda dan rekan kerja dapat bekerja sambil menunggu pesawat.

 

Hubungkan Di Mana Saja

Cukup masukkan kartu SIM Anda yang mendukung data untuk menyiapkan jaringan Wi-Fi seluler Anda sendiri. DWR-932C sangat cocok untuk saat Anda perlu menyiapkan jaringan dadakan dengan cepat; ini ideal untuk perjalanan bisnis ketika Anda perlu berbagi koneksi Internet dengan semua orang selama rapat, atau menggunakannya untuk perjalanan, memungkinkan Anda menyediakan akses Internet kepada semua teman perjalanan Anda.

 

Fitur Keamanan Membantu Melindungi Jaringan Anda

Router Seluler 4G / LTE DWR-932C mudah digunakan dan mencakup sejumlah fitur keamanan. Firewall internal membantu jaringan Anda menahan gangguan melalui Internet, sementara enkripsi WPA membantu mencegah pengguna yang tidak sah untuk terhubung ke jaringan Anda. Wi-Fi Protected Setup (WPS) memungkinkan Anda dengan cepat menambahkan perangkat baru dengan satu sentuhan tombol, membuat Anda terhubung dalam waktu singkat.

 

Penggunaan Fleksibel

Router Seluler 4G / LTE DWR-932C memberi Anda konektivitas instan, semuanya dalam perangkat yang kuat namun berukuran saku. Baterai Li-on 2000 mAh yang dapat diisi ulang memungkinkan Anda untuk tetap terhubung dalam waktu lama. Pasang dan mainkan tanpa memasang perangkat lunak yang rumit, terhubung dengan DWR-932C 4G / LTE Mobile Router cepat, mudah, dan nyaman

 

Sumber: https://www.dlink.co.id/product/n300-4glte-wifi-mobile-modem-router/

 

Beberapa waktu yang lalu, modem mengalami masalah karena terjatuh. Setelah Fai bercerita kepada Ari, temannya, Ari mau memperbaiki dan alhamdulillah modem bisa dipakai lagi. Lumayan kan, harga modemnya juga mahal kalau dibiarkan mangkrak, ya sayang. 

 

Setelah lebih dari satu tahun pulang ke rumah untuk PJJ, kini saatnya Fai kembali ke Yogyakarta untuk menyelesaikan tugas-tugas. Modem ditinggal di rumah Karanganyar sebab di rumah Yogya sudah tersedia fasilitas internet. 

 


Minggu, 18 April 2021

Bakpia Pathok 73 Oleh-oleh Khas Jogja



Selain gudeg, salah satu makanan khas dari Yogyakarta adalah bakpia. Pada masa sekarang, isi bakpia tidak sebatas kacang hijau. Selain kacang hijau, ada rasa strawbery, coklat, durian, keju, dan aneka rasa. Namun, saya lebih suka rasa kacang hijau. Menurut saya, bakpia itu ya isi kacang hijau, hehe. 


Sebagai oleh-oleh khas Jogja, bakpia diproduksi di pabrik besar maupun rumahan. Pada saat libur panjang, biasanya tempat wisata Yogyakarta dan sekitarnya diserbu oleh wisatawan dari luar daerah. Permintaan oleh-oleh khas Jogja ini meningkat tajam. Untuk memenuhi pasokan, banyak tempat produksi rumahan menyetorkan dagangannya ke toko pusat oleh-oleh. 


Saya sebagai orang asli Yogyakarta, tidak maniak bakpia produksi tertentu. Salah satu produk bakpia yang saya dapatkan ketika pulang kampung adalah Bakpia Pathok 73. Kebetulan teman gowes kakak saya memproduksi bakpia. Jadilah, kakak saya membeli dagangan temannya untuk nglarisi. Tidak tanggung-tanggung, kakak saya membeli satu box bakpia. Satu box berisi 10 kotak kecil. Dalam satu kotak terdapat 20 buah bakpia.


Weleh-weleh beli bakpianya kok banyak banget. Tentu saja, sebab bakpia tersebut dibagi-bagi untuk saudara-saudara. Saya dapat jatah dua kotak. Akhirnya bakpia-bakpia itu sudah pindah tangan. 


Kalau sahabat ingin mencicipi bakpia, silakan pilih Bakpia Pathok 73. House of Bakpia Pathok 73 B, terletak di Jl. Aip II KS Tubun 73 B Yogyakarta. Sahabat juga bisa menghubungi nomor telepon (0274) 582818 atau 0813238617773. 


Saya dan saudara-saudara tidak pernah bosan makan bakpia. Bila berada di rumah sendiri kadang merasa berada di Yogya ketika makan bakpia oleh-oleh dari kerabat. 


Bakpia memang mantap. 

Sabtu, 17 April 2021

Dahsyatnya Sedekah, Buktikan.



Jadikan sedekah gaya hidup dalam sehari-hari. Bila sedekah menjadi gaya hidup, tentu akan menular kepada anggota keluarga yang lain. Contoh, ayah dan ibu yang senang bersedekah di saat lapang maupun sempit, maka anak-anaknya juga akan melakukan hal yang sama karena mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya. 


Bila orang tua bersedekah ikhlas lillahi ta'ala tanpa mengharapkan balasan dengan dilipatgandakan apa yang telah dikeluarkan, biasanya anak juga akan melakukan hal yang sama. Anak juga akan ikhlas dalam bersedekah.


Yang  membuat lebih bersemangat bersedekah bila perbuatan itu diikuti oleh orang lain. Sedekah menular ke teman-teman. Orang-orang juga ikut bersedekah tanpa diajak secara langsung. Sebab tanpa diajak, orang lain akan mengikuti orang yang gemar sedekah setelah melihat hikmah sedekah. Sedekah memang dahsyat  


Kemarin, F1 mengundang teman-teman (tidak banyak, hanya beberapa orang saja) untuk berbuka puasa bersama. F1 bilang yang penting datang nggak usah bawa apa-apa. Ternyata teman-teman F1 ada yang menyiapkan es buah, bawa martabak manis, telur asin, gorengan, tahu, usus goreng, dan lain-lain. 


Benar-benar terharu melihat teman-teman SMP F1 berbuka puasa di rumah. Saya jadi ingat ketika mereka masih berseragam biru putih. Mereka nyaman bermain di rumah mepet sawah ini. Saat iduladha teman-teman F1 akan bakar-bakar nyate di rumah. Kebetulan di rumah ada daging sapi dan kambing berlebih. Daripada kelamaan di kulkas lebih baik segera dihabiskan dengan mengundang teman-teman F1.


Semoga saya dan keluarga bisa istiqomah. Amin. Dahsyatnya sedekah membuat kami sayang untuk meninggalkannya. 

Jumat, 16 April 2021

Jangan Berlebihan Konsumsi Mi Instan



Sebagian besar orang dewasa sudah pernah mencicipi mi instan (mi telur bahan dasarnya gandum). Saya pertama kali makan mi instan produk Supermi. Saat masih kecil, bintang iklan Supermi adalah penyanyi cilik Ira Maya Sopha. 


Sebelum ada bermacam-macam merek, Supermi hanya rasa ayam bawang yang saya makan. Kemudian ada Indomie, Sarimi, Mie ABC, dan lain-lain yang saya konsumsi. Selain merek, rasa mi instan juga bervariasi. Saya dan saudara-saudara suka mencoba mi instan yang baru dikeluarkan produknya.


Sekarang masih tidak bisa lepas dari mi instan 100%. Di rumah saya menyediakan mi instan meski dalam jumlah terbatas. Persediaan mi instan kadang hanya untuk "dibawakan" ke tamu yang datang atau sedekah. Mi instan praktis cara mengolahnya. Hanya saja saya dan keluarga biasanya menambahkan sayuran berupa daun loncang, seledri, wortel, kol, dan cabai rawit. Jadi, makan mi tidak sebatas karbo saja tapi tetap pakai sayur.


Oya, mi instan biasanya juga praktis diberikan pada mereka yang sedang membutuhkan, misalnya di tempat-tempat yang terdampak bencana. Dari segi pengiriman dan cara pengolahan yang mudah sehingga banyak orang yang memasukkan mi dalam daftar barang yang akan disumbangkan untuk orang yang membutuhkan. 


Mi instan biasanya masuk daftar makanan yang dibawa oleh jemaah haji Indonesia. Tidak semua jemaah haji Indonesia membawa mi instan saan berangkat ke tanah suci. Namun, karena sifatnya yang praktis, maka mi instan menjadi makanan wajib untuk jaga-jaga. 


Namun, tidak dianjurkan mi instan menjadi makanan pokok sehari-hari. Tetap saja mi instan hanya dimakan sebagai selingan. Bagi yang belum pernah sama sekali makan mi instan, sebaiknya hindari saja. Ada makanan lain yang lebih sehat selain mi instan. 



Menanam Sayuran dan Bunga di Lahan Sempit

 


Bercocok tanam di lahan sempit sebenarnya mudah, no ribet. Kalau halaman rumah atau kiri kanan sudah diperkeras debgan semen, sahabat masih bisa bercocok tanam. Sahabat bisa memanfaatkan polybag, plastik bekas minyak goreng isi ulang, wadah cat, pot plastik dan lain-lain. 



Sahabat juga bisa membeli media tanam yang sudah jadi dan tinggal pakai. Namun, bila di rumah masih ada tanah, sahabat bisa membuat media tanam sendiri. Media tanam tersebut berisi tanah, kompos, (pasir), dan pupuk kandang. Untuk tanaman yang akan diambil umbi atau rimpangnya sebaiknya tanahnya gembur (sedikit berpasir). 


Bila tanaman sudah bisa hidup dengan baik, perawatan kecil hanya dengan menyiram dan memupuk. Membersihkan gulma juga dilakukan agar tanaman tidak terganggu. Nila menanam tanaman dalam pot akan mudah membersihkan gulma. 



Selain langkah-langkah di atas  yang juga tak kalah penting adalah tanaman kena sinar matahari yang cukup. Menanam tanaman di lahan sempit tetap lebih mudah, bukan. Jadi, tak ada alasan lagi tidak mau bercocok tanam. Pilihlah tanaman yang sahabat sukai, bisa bunga, sayuran, atau pohon besar. 


Dengan menanam, sahabat telah ikut menghijaukan lingkungan. Yuk, menanam meski di lahan sempit.

Catatan: foto dokumentasi Lely Roza

Kamis, 15 April 2021

Bercocok Tanam Saat Pandemi


 

Setahun yang lalu awal pandemi, sebagian besar pekerjaan dilakukan di rumah. Demikian pula adik saya (Lely) yang tinggal di Yogya utara menjalankan work from home. Dengan demikian banyak waktu di rumah. Namun, ternyata banyak waktu di rumah bukan berarti tidak bisa produktif.


Lely mengisi waktu luangnya untuk bercocok tanam. Perempuan berkulit putih tersebut menanam cabai besar, tomat cery, dan tanaman bunga lainnya. Tanaman-tanaman tersebut dirawat dengan penuh cinta sehingga hasilnya tak mengecewakan. Setelah tomat dan cabai dipanen, biasanya diposting di akun media sosialnya. Tidak disangka ternyata ada beberapa teman yang tertarik dan ingin membelinya. 



Kalau saya sebagai pemiliknya, pasti sudah saya lepaskan alias dijual. Sebab jiwa bakul saya meronta bila ada barang yang diperlihatkan kemudian ditawar orang. Sayang, Lely bukan saya. Lely tidak berniat menjual tanaman yang berbuah atau menjual hasilnya. Dia lebih senang bersedekah. Hehehe.


Benar 'kan, kalau kita mau bergerak, melakukan kegiatan positif dan tidak banyak mengeluh maka kita akan segera mendapatkan hasilnya. Lely menanam tanaman tersebut hanya di pot dan lahannya sangat terbatas, yakni teras rumah dan halaman belakang rumah yang sempit.


Saya jadi ingat, kakek saya dulu suka menanam tanaman bunga dan tanamannya bagus karena dirawat dengan baik. Saya juga petani sayuran pada tahun 2007 - 2014. Alhamdulillah, tangan-tangan kami dingin. 


Catatan: foto dokumentasi Lely Roza


Pandemi ini saya juga menanam tanaman yang hasilnya bisa dinikmati tetangga sekitar. Kini mulai menanam sayuran, semoga berhasil. 


Yuk, sahabat-sahabat menanam sayuran berumur pendek dan menanam tanaman bunga. Selain menghijaukan rumah, juga hasilnya dapat dinikmati. 

Rabu, 14 April 2021

Tamu Istimewa di Bulan Ramadan 1442 H



Saya memiliki tamu istimewa bila Faiq berada di rumah. Tamu-tamu itu adalah teman SMP Faiq sejak kelas 7 dan tetap akrab hingga sekarang mereka kuliah semester 6. Meskipun Faiq dan teman-teman berada di lain kota saat kuliah tatap muka, tapi bila saatnya libur semester mereka bisa berkumpul sekadar membeli susu segar, roti bakar, atau jajan di angkringan. 


Bulan Ramadan kali ini Faiq seminggu berada di rumah dan akan tinggal di Yogyakarta hingga lebaran. Sebab itulah dia merencanakan berbuka puasa bersama teman-teman SMP yang sekarang kebetulan mudik. Tentu saja hanya sebagian kecil teman-teman yang bisa ikut berbuka puasa bersama. 


Saya jadi ingat saat mereka kelas 7 SMP. Bila pulang sekolah mampir ke rumah, mereka tanpa sungkan makan bersama atau sekadar ngobrol. Pernah suatu hari Faiq kedatangan teman-temannya sementara saya tak punya nasi. Akhirnya saya masak mi telur untuk mereka. Senang rasanya bila apa yang saya hidangkan habis tanpa sisa. 


Hari Jumat yang akan datang Faiq berencana akan menghidangkan ayam bakar, sayur asem, dan makanan kecil.  Ternyata teman-temannya juga akan membawa makanan untuk disantap saat buka puasa. Alhamdulillah, semoga sedekah mereka dilipatgandakan. Semoga bukber besok membawa hikmah. 


Bahagianya anak-anak adalah saat mereka tumbuh menjadi dewasa masih diperhatikan oleh orang tua temannya. Oh ya, ada catatan kecil nih, suami saya adalah guru olah raga di sekolah Faiq. Jadi, teman-teman Faiq juga mengenal dekat saya dan suami. Semangat anak-anak. Semoga ibadah puasa kalian diterima dan diberi ganjaran.


Catatan: foto dokumentasi Faiq

Selasa, 13 April 2021

Siapkan Nabeez Saat Sahur

 

Sumber: pontianak.tribunewsdotcom


Ramadan tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Aktivitas di luar rumah dibatasi. Masa pandemi tahun lalu memberi pelajaran berharga bagi keluarga saya untuk menyesuaikan keadaan.

 

Makan sahur dan berbuka puasa dengan makanan apa adanya, tidak mengada-adakan makanan istimewa. Tidak ada es buah, kolak, atau makanan secara berlebih. Semua dikondisikan dalam jumlah minimalis.

 

Nah, Ramadan tahun ini saat sahur di hari pertama saya telah menyiapkan minuman Nabeez. Nabeez adalah minuman yang terbuat dari buah kurma yang direndam selama 6-9 jam (tidak melebihi 12 jam).

 

Nabeez kaya akan nutrisi. Minum nabeez serasa makan sahur secara praktis no ribet. Cara membuat nabeez juga gampang, lo.

 

Cara membuat nabeez adalah sebagai berikut:

1. Ambil buah kurma sebanyak 3, 5 atau 7 (maksimal 7 dan ganjil).

2. Buang isi kurma lalu iris kecil.

3. Masukkan irisan kurma ke dalam gelas atau botol kaca.

4. Tuangkan air panas dalam gelas atau botol kaca, lalu tutup.

5. Setelah 6-9 jam, air nabeez bisa diminum.

 

Saya mengawali sahur dengan minum segelas air nabeez. Setelah itu makan secukupnya. Beberapa saat kemudian minum segelas teh. Sebelum azan subuh minum air putih hangat.

 

Dengan minum nabeez dan makan sahur seperti itu, alhamdulillah badan tetap segar dan tidak merasakan haus. Beberapa hari sebelum  Ramadan saya berpuasa dengan makan sahur seperti itu.

 

Kalau kamu pingin tetap segar saat berpuasa, silakan minum air nabeez saat sahur.