Minggu, 20 Mei 2018

MENDADAK JADI PRESENTER


Seperti biasa menjelang tahun ajaran baru, sekolah kami mengadakan sosialisasi/presentasi ke SMP/MTs di sekitar sekolah kami. Dalam mengadakan presentasi ini, sering kami menggunakan media laptop dan proyektor LCD untuk menayangkan profil sekolah dan film-film durasi pendek.

Setiap sekolah yang dituju, minimal dua orang guru bersiap untuk melaksanakan tugas. Bila sekolah yang dituju, pelaksanaan presentasi diadakan di ruangan kelas, kami lebih banyak memerlukan guru. Bila pelaksanaan presentasi di aula atau masjid, tidak memerlukan petugas presentasi dalam jumlah banyak.

Bila saya berpasangan dengan guru dan kami harus menggunakan Laptop dan LCD, biasanya saya membuka presentasi lalu memperkenalkan diri. Sedikit tentang profil sekolah saya sampaikan. Kegiatan ini saya lakukan sambil menunggu kesiapan laptop menayangkan profil dan film hasil karya siswa. 

Bila penayangan profil sekolah sudah siap, kami bergantian tugas. Teman saya akan menerangkan tentang apa yang ada dalam tayangan. 

Suatu hari, kami melaksanakan tugas presentasi di SMP Negeri di bagian selatan Karanganyar. Seperti biasa, saya membuka dan memperkenalkan diri. Teman-teman saya kenalkan lewat mikrofon.

Dua teman saya menyiapkan laptop dan LCD, dua lainnya membagikan brosur. Setelah laptop siap dan profil mulai ditayangkan, saya menawarkan kepada dua guru produktif untuk menggantikan saya berbicara. Akan tetapi mereka menolak. Haduwhhhh. Dua teman putri, saya tawari untuk menambahkan penjelasan saya, tapi mereka memberi isyarat telapak tangan dibuka lalu digerakkan ke kiri dan ke kanan. 

Jadilah, saya ful menjelaskan tayangan di layar. Oleh karena saya sudah terbiasa diminta untuk berbicara saat presentasi, maka saya tidak mengalami kesulitan yang berarti. Saya penulis, tapi saya juga harus bisa berbicara di depan banyak orang.

Saya bukan orang serba bisa dan sempurna, tapi saya mau belajar dan ingin lebih maju. Bagi saya menjadi presenter dadakan sudah sering saya lakukan di saat terjepit. Saat melakukan presentasi memang kita membutuhkan "rasa percaya diri" yang tinggi. 

Tugas saya adalah mempengaruhi orang. Jadi, saya harus tahu ilmunya bagaimana cara mempengaruhi orang. 

Alhamdulillah, tugas saya akhirnya selesai. Saya melaksanakan tugas dengan baik. Semoga di kemudian hari, penampilan saya semakin baik. Amin.