Kamis, 20 Desember 2018

PEREMPUAN, AYO MENULIS

PEREMPUAN, AYO MENULIS

Ayo, menulis! Menulis bikin kita awet muda dan bahagia. Apa saja yang kita lihat, kita rasakan, dan kita alami bisa untuk dituliskan. Wah, saya kan nggak bisa nulis. Boro-boro nulis dan dikirim ke media, nulis status saja bolak-balik dihapus. 

Yekilehhh nulis status panjang banget saja bisa mosok nulis pengalaman lalu dipoles biar cantik kok nggak bisa?  Meskipun awalnya nulis status bolak-balik dihapus, toh akhirnya diposting juga, kan? Percayalah, Anda juga bisa menulis.

Dari teman-teman nulis yang saya kenal, kabarnya dari mereka ada yang awalnya nol pothol alias belum bisa nulis sama sekali. Lantas, ingin belajar menulis dengan cara bergabung di IIDN SOLO RAYA, mengikuti kelas menulis baik yang gratis maupun yang berbayar, mengikuti komunitas menulis. Oleh karena kemauan dan tekadnya yang kuat akhirnya tulisannya bisa diterima oleh redaksi atau penerbit. 

Segampang itukah? Nggak juga, sih. Mereka tidak hanya sekali ngirim terus tembus media. Ada yang sudah belasan kali ngirim ke media, tapi tidak tembus-tembus. Apakah mereka nglokro? Enggak juga, malah semakin penasaran dan terus mencoba. 

Masihkah tidak yakin kalau Anda bisa nulis? Yuk, luangkan waktu 10 menit saja untuk nulis di atas secarik kertas lalu simpanlah. Nanti nulis lagi 10 menit, ya, biar tulisannya tambah banyak. Bila sehari bisa meluangkan waktu 4 kali 10 menit, mungkin sudah ada satu halaman penuh tulisannya. Bayangkan, seandainya itu dilakukan setiap hari. Dalam jangka waktu sebulan, tulisannya sudah 30 halaman, mungkin malah lebih. 

Ah, aku nggak pede? Apa mungkin kalau tulisanku bakal diterima dan dibaca orang? Ya udah begini saja, takbisiki ya kalau mau serius nulis. Anda bisa belajar di IIDN SOLO RAYA (gratis), kalau mau yang berbayar juga bisa kok. Silakan hubungi saya, inbox saja ya, dijamin bisa nulis kalau memang serius nulis lo. Kalau sudah belajar nulis berbayar ya harus praktik tiap hari biar terasa hasilnya.

Kalau sudah ikut komunitas, lalu ikut kelas menulis, apakah bisa menjadi jaminan bisa menulis? Ya, tergantung Anda sendiri. Kalau sudah ikut kelas menulis, setelah selesai tidak praktik sendiri, ya bagaimana mau bisa menghasilkan karya. Menulis jangan berhenti pada suatu masa. Boleh ada jeda atau istirahat, tapi jangan lama-lama. Yang menentukan bisa nulis atau tidak itu bukan orang lain atau mentor, melainkan diri kita sendiri. 

Teman-teman saya juga banyak yang awalnya nulis sakkarepnya sendiri, sekarang sudah menghasilkan rupiah. Nggak ada yang sia-sia kalau kita serius belajar. Asal tekun, sabar, ikhtiar, dan tawakal pasti Allah memberi kemudahan.

Bagi Ibu-ibu dan mbak cantik, IRT, pedagang, karyawan, pegawai dan lain-lain, kegiatan nulis ini sangat cocok deh. Nulis bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja. Asal dilakukan dengan tekun, siapa pun bisa!

Salam literasi