Senin, 31 Desember 2018

REUNI PRODI PENDIDIKAN OLAHRAGA UNY ANGKATAN TAHUN 1990

REUNI PORSANG
Tadi malam Ayah rasan-rasan kalau pagi ini mau reuni dengan teman-teman kuliahnya Prodi Olahraga '90. Oleh karena dia mau berangkat sendiri, maka perlu strategi agar F2 tidak klayu.
Setelah salat Subuh, dengan membawa raket tenis, pakaian ganti secukupnya, uang saku seadanya, berangkatlah ayah menuju Yogyakarta. Reuni PORSANG biasanya diisi dengan pertandingan tenis.
Saya bertugas untuk merangkai kata-kata bila F2 sudah bangun. Benar!
"Ayah di mana?"
"Tadi pamit keluar sebentar."
"O, ambil pesanan kerupuk gatot milik temannya," tebak F2. Dua hari yang lalu ayah pesan kerupuk buat temannya dan diambil sendiri oleh temannya. Setahu Faiz, ayah yang ambil pesanan itu.

Matahari mulai tinggi, F2 tanya lagi kok ayah nggak pulang-pulang.
"Kalau kamu dikasih tahu, nanti nangis nggak? Kalau nangis nggak dikasih tahu, tapi kalau nggak nangis dikasih tahu."
"Nggak nangis."
"Bener? Nggak bakal nangis?"
"Tenan nggak nangis."
"Ayah reuni dengan teman kuliah olahraga di lapangan Dwi Windu Bantul."
"Telepon ayah. Ayah disuruh pulang!"
Mulailah adegan perngamukan.
"Katanya nggak nangis."

Keluarlah jurus selanjutnya, yaitu diajak ngobrol tentang sapi, kuda, bus, elf, kambing, pokoke ben keslamur ora kelingan. Alhamdulillah, saya janjikan kalau ayah pulangnya tidak malam-malam.
Selanjutnya, simbok ngurusi ternak unggas. Bersih-bersih kebun dan alhamdulillah si thole nggak rewel.