Kamis, 07 Agustus 2014

Syukuran Dalam Rangka Tembus Media


Gambar 1. Mereka, ikut memotivasi saya
Alhamdulillah, ungkapan syukur yang pertama kali terlontar refleks ketika tulisan saya tembus media. Apalagi tulisan saya dinyatakan layak dipilih, berpeluang menjadi kontributor. Tidak cukup hanya bersyukur di lisan saja. Saya berniat berbagi kebahagiaan bersama murid-murid saya.
Pada bulan puasa, saya mengajak murid-murid saya kelas XII untuk berbuka puasa di rumah saya. Mereka antusias sekali. Berhubung cuaca mendung, dari 15 anak yang mendaftarkan diri, hanya 6 orang yang datang. Tak apalah, yang penting niat saya sudah terlaksana. Menunya sederhana saja, cukup lontong dan sate ayam.
Sebenarnya murid-murid saya krasan tinggal di rumah saya, tapi karena hujan reda mereka lalu pamit. Beberapa menit kemudian hujan turun dengan derasnya. Saya yakin mereka masih dalam perjalanan.

Gambar 2. Makan Bareng
Pada hari Kamis, 7 Agustus 2014, murid-murid saya kelas XI, datang ke rumah untuk ikut menikmati honor dimuatnya tulisan saya. Kali ini saya menyiapkan bakso, yang saya buat sendiri.

Gambar 3. Seperti di Rumah Sendiri
Selain menikmati bakso, mereka juga saya bebaskan menikmati mangga dan jambu air merah yang ada di halaman. Cuaca cerah, mereka berlama-lama di rumah saya. Bagi saya, bahagia itu sederhana! Berbagi kebahagiaan saya menerima honor dengan murid-murid, sangat bahagia!

Gambar 4. Mas Niwan Ngubek-ubek Mencari Tulang Ayam
“Terima kasih, Bu Ima.” Kata murid saya.
“Semoga barokah dan doakan, tulisan Bu Ima tembus media lagi.”jawab saya.
Setelah berpamitan, mereka meninggalkan rumah saya. Sekali lagi, bahagia itu sederhana! Berbagi bakso, membuat mereka bahagia.
Karanganyar, 7 Agustus 2014