Sabtu, 07 Maret 2015

Bintang Tak Selalu di Kelas

Gambar : Aku Suka Fotografi
Setiap akan menerima buku raport, Faiq selalu berkata setengah meminta pendapat saya.
“Ma, kalau Faiq tidak masuk sepuluh besar, mama tidak marah bukan?”
“Oh, tidak. Prestasi bukan hanya dilihat dari peringkat/rangking. Mama tak pernah memaksa Faiq pandai seperti teman-teman. Karena mama tahu, Faiq memiliki kelebihan yang lain.”
Saya selalu meyakinkan padanya dengan kalimat itu. Saya paling tahu siapa Faiq. Saya paling tahu kemampuannya di bidang akademik. Sebenarnya Faiq termasuk pandai di kelasnya. Sayangnya Faiq tidak pernah mau menuruti kata-kata saya.
Saya sadar betul. Bintang tidak selalu di kelas. Bintang bisa berada di lapangan, di panggung, di mana saja. Saya selalu mengatakan itu agar Faiq tidak terbebani dan stress. Biarlah Faiq menjadi bintang di dunianya. Seperti Bapaknya, bintang lapangan. Bintang lapangan bukan berarti selalu juara di bidang olahraga, tetapi memiliki kelebihan di dunia olahraga.

Karanganyar, 7 Maret 2015