Kamis, 02 Juli 2015

Daun Jambu Biji Berkhasiat Sebagai Anti DBD

JAMBU BIJI MERAH, REDAKAN SAKIT PERUT
Jambu biji merah merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (dpl). Permukaan kulit luar pohonnya berwarna cokelat dan licin. Jika kulit kayu jambu biji merah dikelupas, terlihat permukaan batang kayunya yang basah.
Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji merahmengandung tanin. Daunnya juga mengandung asam ursolat, minyak atsiri, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan gizinya antara lain kalori, vitamin A, B1, C, kalsium, fosfor, besi, protein, dan air.
Ketua Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T) DIY Dr dr Nyoman Kertia SpPD-(K) R mengungkapkan, jambu biji merah berkhasiat obat. Daun jambu biji merah biasanya dimanfaatkan sebagai obat diare dan buahnya untuk menambah kadar trombosit darah pasien demam berdarah.
Akan tetapi hasil riset Prof. Dr. Soegoeng Soegijanto Sp A (K), DTM & H., dan Harjono Achmad, keduanya dari Fakultas Kedokteran Airlangga, menemukan bahwa yang berkhasiat sebagai anti DBD justeru daun jambu biji.
Menurut DR Drs Suprapto Ma’at, Apt MS dari laboratorium Patologi klinik Universitas Airlangga, senyawa pokok penambah jumlah trombosit tersebut adalah quercentin. Kandungan quercentin di selembar daun, bisa sama dengan sekilo buah.
Berdasarkan literatur, sejumlah penyakit dapat diobati dengan tanaman jambu biji merah:
1.      Sakit perut dan diare
Sediakan 5 lembar daun jambu biji merah, 1 potong akar, kulit dan batangnya. Bahan-bahan direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, disaring diambil airnya, lalu diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

2.      Diabetus militus (DM)
Caranya, sediakan 1 buah jambu biji merah setengah masak. Kemudian buah jambu biji merah tersebut dibelah menjadi empat bagian dan direbus denagn 1 liter air sampai mendidih. Air rebusan kemudian disaring untuk diambilairnya, lalu diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

3.      Sakit perut atau diare pada bayi yang masih menyusu:
Sediakan jambu biji merah yang masih muda dan garam secukupnya. Bahan-bahan tadi dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi, airnya ditelan dan ampasnya dibuang. Air susu ibu (ASI) ini diyakini bisa membantu menyembuhkan sakit perut atau diare pada bayi bersangkutan.

4.      Sakit maag
Sediakan 8 lembar daun jambu biji merah yang masih segar. Bahan-bahan tersebut direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Air rebusan yang sudah disaring, lalu diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore. Lakukan sampai sembuh.

5.      Beser atau sering kencing
Sediakan segenggam daun jambu biji merah yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (jawa: sangan). Lalu kedua bahan direbus bersama 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1gelas kemudian disaring. Air rebusan diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

6.      Sariawan
Sediakan 1 genggam daun jambu biji merah, 1 potong kulit batang jambu biji merah. Bahan-bahan tersebut direbus bersama 2 gelas air sampai mendidih, kemudian rebusan bahan-bahan itu disaring untuk diambil airnya. Air rebusan diminum 2 kali sehari.

7.      Sakit kulit
Sediakan 1 genggam daun jambu biji merah yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji merah. Lalu bahan-bahan tersebut ditumbuk bersama-sama sampai halus, selanjutnya digunakan untuk menggosok bagian kulit yang sakit. Lakukan berulang-ulang hingga sembuh.

8.      Luka bakar
Caranya, ambil 3 pucuk daun jambu biji merah yang masih muda, dikunyah dampai lembut, kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang terkena luka bakar agar tidak mengeluarkan darah terus menerus. Lakukan hingga sembuh. (Agus Suwarto, KR, minggu 24 pebruari 2013).

9.      Menambah jumlah trombosit bagi penderita DBD
Minum satu sendok ekstrak daun jambu biji 3 kali sehari. Lakukan selama 3-4 hari berurutan.
Atau dalam kondisi darurat : 5 lembar daun biji yang sudah dicuci bersih (tidak terlalu tua dan tidak muda) ditambah 3 gelas air lalu direbus hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan diminum satu hari sekali selama 3-4 hari.

*Dari berbagai sumber.
Tulisan ini juga bisa dibaca di :http://www.kompasiana.com/noerimakaltsum/hasil-riset-yang-berkhasiat-sebagai-anti-dbd-justeru-daun-jambu-biji_55948228c8afbdf409b08ce9