Jumat, 01 Desember 2017

Piring Kecil

PIRING KECIL

Makan dan minumlah, tapi jangan berlebihan. Makan dan minumlah secukupnya. Ambillah makanan dan minuman yang akan kita konsumsi secukupnya. Jangan sampai kita tidak menghabiskan makanan yang kita ambil sendiri. Untuk itu, ukurlah kekuatan perut kita terlebih dahulu. Seberapa banyak kita merasa cukup, itulah yang kita ambil.

Jangan berlebihan kita mengambil makanan. Kalau makanan yang kita ambil ternyata tidak kita habiskan, itu artinya kita telah melakukan pemborosan dan mubazir. Kalau kita berada di rumah, dan di rumah ada ternak yang akan menampung sisa-sisa makanan kita, itu tidak jadi masalah. Kalau kita tidak memiliki ternak yang siap menerima sisa makanan kita, lalu bagaimana kita akan memperlakukan makanan sisa tersebut?

Sejak kecil, Ibu dan Bapak mengajarkan kepada kami, anak-anaknya untuk mengambil nasi dan sayur secukupnya saja. Bahkan Ibu mulai menyediakan piring kecil. Piring kecil ini hanya memuat nasi satu sendok nasi alias centong. Sayur dan lauk ditaruh di piring secukupnya. Kalau makanan sudah habis, kami boleh menambah nasi dan sayur lagi. Hanya secukupnya dan sewajarnya.

Sejak kecil kami diajarkan menghormati nasi, hormat nasi. Sebab nasi yang kita makan, cara mendapatkannya melalui proses yang panjang. Kalau kita bisa makan nasi, bahkan 3 kali sehari, belum tentu tetangga sebelah bisa mengkonsumsi nasi. Apalagi sekarang serba sulit, kita harus melakukan pengiritan sana-sini.

Piring kecil, selain untuk membatasi kita untuk mengkonsumsi makanan agar kita tidak menyisakan makanan juga untuk melakukan diet secara alami. Kita akan membatasi makanan. Bagi yang sudah terlanjur makan dengan porsi besar, maka kebiasaan itu bisa diubah.

Kita bisa mengurangi makanan dengan menggunakan piring kecil. Mau-tidak mau, bila kita menggunakan piring kecil, secara tidak langsung akan membatasi mengkonsumsi makanan karena makanan yang kita ambil akan dibatasi dengan ukuran piring tersebut.

Kadang-kadang kita tergiur untuk mengambil semua makanan yang ada di meja prasmanan dalam suatu waktu. Saya belajar makan makanan enak dan tidak menggunakan kesempatan alias aji mumpung untuk mencicipi semua makanan yang ada pada saat prasmanan.

Saya kadang-kadang menggeleng-gelengkan kepala kalau melihat orang-orang yang mengambil semua lauk untuk dicicipi saat prasmanan. Entah itu nanti dimakan semua atau tidak, mengambil makanan dalam porsi berlebihan justeru memalukan.

Mungkin sebaiknya pada saat prasmanan, piring yang disediakan jangan ukuran jumbo (seperti di rumah makan masakan padang) tapi yang kecil saja. Dengan demikian orang tidak akan berlebihan mengambil nasi dan lauk pauknya.

Semoga bermanfaat!
https://www.kompasiana.com/noerimakaltsum/5a215b8a2599ec79373005b2/piring-kecil