Minggu, 28 Agustus 2016

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Bersama Anak-anak

Alat Menjahit
dok.pri
Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Bersama Anak-anak
Tiap libur sekolah atau saya tak mengajar, saya menyempatkan diri ke pasar. Entah itu sendirian maupun bersama Nok Faiq. Baik sendirian maupun dengan Nok Faiq, saya harus memasang kaca mata kuda. Maklum, simbok-simbok kadang tergoda imannya untuk membeli sesuatu yang bukan kebutuhannya.
Hari ini saya dengan Nok Faiq berada di pasar. Los yang kami tuju adalah los ikan segar. Ceritanya Nok Faiq berbaik hati mau menggoreng ikan lele buat dia dan Thole Faiz. Setelah membeli lele, tak lupa mampir membeli nugget dan sosis. Nugget dan sosis ini biasa digoreng untuk sarapan.
Belanjaan kami tak terlalu banyak sebab belanjaan kemarin masih ada yang bisa untuk dimasak. Sebelum pulang saya menyempatkan diri ke Toko Alat Jahit-Menjahit. Saya ingin menyiapkan kebutuhan untuk menjahit seperti benang, jarum, spul, sekoci, mata nenek (alat bantu untuk memasukkan benang ke dalam lubang jarum), dan kain lapisan. Kali ini saya menyiapkan semua itu agar bila saya membutuhkan saya tak perlu repot mencari.
Selesai transaksi, saya menuju toko sebelahnya, untuk membeli keranjang pakaian. Alhamdulillaah, berkat kaca mata kuda, saya berhasil menekan pengeluaran pagi ini. Dan saya harus segera pulang sebelum tergiur membeli sesuatu yang tak bermanfaat.
Sampai di rumah, Nok Faiq siap menggoreng ikan lele. Saya membuat sop ikan lele. Dahulu, ketika kecil, Nok Faiq suka makan dengan sop ikan kakap. Karena yang ada lele, jadilah saya memasak sop lele saja. Sampai sore hari, sop habis dan lele gorengnya tinggal duri dan kepala. Thole juga suka makan lele.
Ketika malam telah tiba, saya sudah bersiap untuk menjahit tangan celana Thole yang sobek. Aktivitas seharian ini sukses. Dan yang paling membuat saya bahagia adalah Thole sama sekali tidak rewel. (Thole senang sekali, hari diajak Ayah ke kebun teh Kemuning dan lewat Hutan Karet Ngargoyoso).

Karanganyar, 28 Agustus 2016