Rabu, 21 Desember 2016

Waktu yang Tepat Untuk Mengadakan Resepsi Pernikahan

dok.pri

Hari Sabtu, 17 Desember 2016 yang lalu adalah hari penerimaan rapor bagi siswa-siswi. Namun demikian, ada juga rapor diterima sebelum atau sesudah hari Sabtu. Kebetulan saya dan suami repot menerima wali murid dan membagikan rapor di sekolah masing-masing.
Untuk si kecil, saya masih bisa mengambilkan rapor saat acara sosialisasi di sekolah saya dimulai. Akan tetapi, saya tidak bisa mengambil rapor Dhenok. Alasan saya adalah jarak antara sekolah Dhenok dan sekolah tempat saya mengajar sangat jauh. Suami juga sibuk dengan urusannya. Dan ternyata wali kelas Dhenok (dan guru-guru yang lain) ada acara ke luar sekolah setelah pembagian rapor. Jadi pengambilan rapornya harus on time.  
Pada pagi itu, tetangga saya sekaligus teman suami memiliki hajat mantu. Saya dan suami mendapatkan undangan untuk menghadiri acara resepsi. Tapi sayang, saya dan suami tidak bisa hadir karena kesibukan kami.
Tetangga saya yang memunyai hajat mantu ini suami-isteri adalah guru. Pertanyaan saya (tapi tak usah dijawab), tetangga saya ini kok mengadakan acara resepsi pas sekolah repot/sekolah juga punya hajat membagikan rapor. Kok tidak siang atau malam hari atau hari Ahadnya?
Saya mau datang setelah selesai membagikan rapor, rasanya juga sungkan. Pasti acaranya sudah selesai. Rasanya tidak enak juga, serasa kikuk karena tetangga saya tidak menerima sumbangan dalam bentuk apapun.
Ya sudah, saya dan suami hanya titip doa saja. Ada seorang kenalan yang tidak datang ke acara resepsi karena tidak enak hati, sebab dia datang tak memberi sumbangan hanya nunut makan saja. Sebenarnya, untuk menghormati pengundang, rasanya tepat kalau kita datang tidak membawa amplop. Toh, sumbangan tersebut akan langsung dikembalikan kalau tetap nekat diserahkan.
Sebaiknya kalau berniat mengadakan hajatan, memang harus mempertimbangkan waktu yang tepat. Apalagi yang punya hajat berprofesi sebagai guru. Waktu yang tepat adalah hari baik.  Pada dasarnya semua hari itu baik. Paling tidak, sebagian besar tamu bisa hadir.

Karanganyar, 21 Desember 2016