Selasa, 20 Juni 2017

Akreditasi Sekolah, Bimtek Kurtilas, dan Nulis di Blog

Akreditasi Sekolah
dok.pri

Ternyata sudah hampir satu bulan, saya tidak menulis dan memosting tulisan di blog. Cukup beralasan mengapa saya tidak menulis dalam waktu yang lama. Tidak biasanya! Mungkin alasan ini cukup klise, tidak ada waktu. Benar-benar tidak ada waktu. Sebulan penuh saya mempersiapkan akreditasi sekolah. Melengkapi administrasi yang masih kurang di sana sini. Bukan hanya administrasi milik saya pribadi, melainkan milik teman-teman satu tim akreditasi sekolah.
Jangankan untuk menulis di blog, menulis untuk membuat kelengkapan administrasi sekolah saja, saya harus lembur. Belum lagi, saya harus meninggalkan/tidak memperhatikan kedua anak saya. Semua yang berkaitan dengan anak-anak saya dan pekerjaan rumah, saya pasrah bongkokan pada suami. Memang, untuk urusan pakaian (mencuci dan setrika tetap saya yang melakukan). Saya harus berbagi tugas dengan suami.
Akreditasi sekolah selama seminggu, cukup menyita waktu. Kalau ada tugas dari assessor dan harus dikumpulkan keesokan harinya, saya akan lembur. Itu artinya saya tidak bisa diganggu gugat. Lega rasanya begitu mendekati hari kelima, sudah hampir selesai.
Tapi ternyata perkiraan kami meleset. Kami, saya dan sebagian teman-teman mendapat undangan untuk mengikuti BIMTEK KURTILAS di SMK N 2 Karanganyar. SMK N 2 Karanganyar terletak di sebelah timur sekolah saya. BIMTEK dilaksanakan satu minggu. Dari pukul setengah delapan sampai setengah empat sore. Dari kegiatan ini, setiap keluar dari kelas pasti ada tugas dan harus dikumpulkan keesokan harinya.
Saya bilang pada suami, maafkan daku. Bagaimana lagi, ini tugas Negara. Mau tidak mau, saya tidak mengurus kebutuhan anak-anak lagi. Sebenarnya saya merasa bersalah pada anak-anak, tapi semua tidak bisa ditawar. Saya bersyukur, anak-anak memaklumi kegiatan maminya yang super padat.
Pinginnya, malam hari setelah shalat tarowih, saya bisa nulis dan posting tulisan. Ternyata, mata ini sulit diajak kompromi kalau sudah pukul sembilan malam. Selama bulan Ramadhan, Alhamdulillah, saya bisa bangun pukul tiga pagi dan setelah makan sahur saya tidak tidur kembali.
Pulang dari sekolah atau BIMTEK, saya juga tidak bisa memejamkan mata barang sebentar. Kalau malam, benar-benar rasanya merdeka bila tidak ingat lagi diktat, laptop dan flasdisk.
Setelah semua selesai, kini waktunya menulis lagi. Semoga sindiran-sindiran yang beredar di facebook : jadi penulis kok nggak nulis-nulis, tidak terjadi pada saya. Hari ini saya memerlukan agenda harian untuk menulis. Mau menulis apakah hari ini hingga seminggu yang akan datang? Satu per satu ingin segera saya wujudkan. Paling tidak di bulan Juni ini masih ada beberapa hari, ada kesempatan untuk menulis.
Penulis itu tugasnya menulis!

Karanganyar, Ramadhan yang mengesankan, 20 Juni 2017