Minggu, 27 Agustus 2017

CIPLUKAN SEMAK LIAR KAYA MANFAAT

Ciplukan (Physalis minina) termasuk ke dalam famili tumbuhan solanaceae. Nama lain dari ciplukan antara lain adalah : Morel berry (Inggris); ciplukan (Indonesia); ceplukan (Jawa); Cecendet (Sunda); Yoryoran (Madura); Lapinonat (Seram); Keceplokan (Bali); Leletokan (Minahasa).
Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.550 m dpl. Ciplukan merupakan tumbuhan semak semusim. Tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek, pinggir selokan, pinggir kebun dan sawah. Bunganya berwarna kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna coklat dengan rasa asam-asam manis. Buah ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah).
Tanaman ini banyak dicari dan ditemukan oleh anak-anak pedesaan pada musim panen palawija tiba. Biasanya pada saat panen kacang tanah. Begitu kacang tanah dipanen (dicabut), yang tinggal hanyalah rumput-rumput yang tumbuh di sela-sela kacang tanah, termasuk di antaranya tumbuhan ciplukan.
Pada musim seperti ini biasanya tumbuhan ciplukan sudah cukup umur dan banyak buahnya yang sudah masak, dengan kulit buah agak mengering dan buah ceplukannya sudah menguning. Di samping mencari kacang tanah yang tersisa/tertinggal setelah dipanen, biasanya anak-anak juga memunguti buah ciplukan yang memang sangat manis dan enak rasanya.
Sifat tumbuhan ini analgesik (penghilang rasa sakit), peluruh air seni (diuretic), menetralkan racun, meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh dan anti tumor. Tumbuhan ini mempunyai kandungan kimia berupa Chlorogenik acid, asam citrun, fisalin, flavonoid, saponin, polifenol. Buah mengandung asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxantin, vitamin C dan gula. Biji mengandung elaidic acid.
Khasiat dan manfaat ciplukan untuk pengobatan serta cara menggunakannya, antara lain :
1.      Hipertensi
Sediakan 5 gram herba kering ciplukan dan masukkan ke dalam air 110 ml. Rebus campuran tersebut selama 10-15 menit sambil sesekali diaduk, diaduk selanjutnya saring dan biarkan sampai dingin. Air rebusan tersebut diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml. Sebagai perhatian, air rebusan yang sudah disimpan lebih dari 24 jam tidak boleh diminum karena sudah rusak.

2.      Kencing manis
Sediakan 10 gram herba kering dan air 400 ml. Cara pembuatan ramuan dan aturan pemakaiannya sama dengan untuk mengobati hipertensi.

3.      Bisul
Sediakan segenggam daun ciplukan, 1 sendok teh adas pulosari, 1 lembar daun sirih, dan sedikit garam. Campurkan semua bahan tersebut dan remas-remas hingga menjadi lembut. Oleskan sekitar bisul. Bisul akan cepat pecah dan cepat kering.

4.      Borok
Ambil 1 genggam daun ciplukan dan tambahkan 2 sendok teh air kapur sirih. Tumbuk sampai halus, lalu tempelkan ke bagian yang sakit.

5.      Gusi berdarah
Karena kaya vitamin C, buah ciplukan bisa digunakan untuk menyembuhkan gusi berdarah. Caranya ; makanlah 30 buah ciplukan segar setiap hari.

6.      Diabetes Millitus
Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan bersihkan, lalu layukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan airnya di minum 1 kali sehari.

7.      Sakit paru-paru
Tumbuhan ciplukan lengkap (akar, batang, daun dan buahnya) direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih dan disaring, diminum 3 kali sehari 1 gelas.

8.      Ayan
Ambil 8-10 butir buah ciplukan yang sudah masak, dimakan setiap hari secara rutin.


*