Selasa, 17 Juli 2018

DIET KARBO DAN GULA (tulisan yang beda)


Saya memesan makan siang di kantin. Pengelola kantin merespon dengan cepat. Beberapa saat kemudian datanglah Mas Tiyan Kusuma Wardhana dengan senyuman yang khas, akrab dengan siapapun.

Pengelola kantin, mbak Endang Winarti menyapa dengan baik.

"Pak Tiyan tambah langsing."
"Nggih bu. Diet gula."
"Diet gula dan karbo pak?"
"Iya. Alhamdulillah sudah turun xx kg. Badan terasa bugar."
"Saya juga pernah diet gula dan karbo, dalam sebulan turun 5 kg."kata mbak kantin.

Obrolan tentang diet gula dan karbo ini mengingatkan tulisan saya. Kebetulan saya tidak menjalani diet, jadi yang saya tulis berdasarkan pengalaman suami seorang teman menulis (suami bu Hidayati Yansen).

Akhirnya saya ikut nimbrung obrolan. Pada dasarnya, bila menjalani diet harus konsisten dan tidak memaksakan diri secara drastis. Diet dilakukan secara bertahap. Diet karbo dan gula prinsipnya mengurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung gula (karbohidrat). Energi didapatkan dari protein yang dikonsumsi. Oleh sebab itu bagi orang yang menjalani diet karbo dan gula, mereka akan mengkonsumsi lebih banyak daging.

Bagi siapa saja yang menjalani diet, jangan sampai membayangkan dalam waktu sekejab bisa langsing dengan penurunan BB secara drastis. Ikuti dulu prosesnya lalu lihat hasilnya.

Saya doakan bagi teman-teman yang sedang menjalani diet bisa berhasil dengan sukses. Karena sehat adalah gaya hidup maka sayangilah tubuh kita.

#kahfinoer