Jumat, 20 April 2018

BLUS TANPA KANCING BAJU

Setelah selesai dijahit, baju tinggal diobras, diitik-itik dan dipasang kancing. Oleh karena saya tidak memiliki mesin obras dan itik, maka saya harus menggunakan jasa obras di dekat Pasar Jungke.

Sebenarnya saya bisa meluangkan waktu di sela-sela jam kosong tidak mengajar ke Pasar Jungke tapi untuk izin pasti dipersulit. Kalau ke Pasar sepulang sekolah, tempat jasa obras sudah tutup. Akhirnya saya hanya bisa menunda waktu, berharap saat libur tidak mengajar bisa ke Pasar Jungke.

Waktu terus berlalu, dan sampailah pada Hari Kamis. hari di mana pakaian seragam yang dikenakan adalah batik hijau yang selesai saya jahit belum berkancing. Itu saja saya mengakali menjahit kelim dengan jarak panjang karena masih akan saya bongkar (belum diobras).

Lalu bagaimana dengan kancingnya? Dalang tidak kekurangan cerita dan lakon. Pagi harinya bagian kancing saya kaitkan dengan peniti. Haha, karena saya memakai kerudung besar, jadi baju saya kelihatan aman terkendali.

Seperti biasa, kalau baju saya jahit sendiri, teman saya selalu mengoreksi. Dan taraaaa, korektornya tertawa melihat kenyataan bahwa saya menggunakan banyak peniti. Mereka bilang, Bu Ima kok dilawan.

Sekali ini saja blus tanpa kancing baju. Memang jahitan mesin dan tangan saya hasilnya rapi sehingga pas dan nyaman di badan saya.

Mungkin ini isyarat agar saya membeli mesin obras.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 19 April 2018

ANAK LAKI-LAKI TAAT KEPADA IBUNYA



Sejak saya menikah, saya taat kepada suami. Tentu saja saya juga taat kepada orang tua. akan tetapi seorang laki-laki yang sudah menikah, taatnya kepada Ibunya bukan istrinya.

Melaksanakan perintah agama dengan baik akan membawa hikmah besar. Islam mengajarkan dan mengatur banyak hal untuk manusia. Manusia wajib taat dan patuh pada perintah agama.

Meskipun istri taatnya kepada suami, tetapi dibatasi bukan untuk bermaksiat dan menentang perintah agama. Apabila seorang suami memerintahkan kepada istrinya tapi perintahnya bertentangan dengan ajaran agama, maka istri boleh tidak melaksanakan perintah tersebut.

Apabila orang tua istri (mertua) sudah lanjut usia, sebaiknya suami juga bijak mengizinkan istrinya untuk berbakti kepada orang tua dengan cara membiarkan istrinya untuk merawat dan memberikan perhatian kepada orang tua.

Demikian juga dengan sang istri, dia tetap mendukung suaminya untuk melakukan ketaatan kepada orang tua (khususnya Ibu mertua). Istri harus memberikan dukungan penuh kepada suaminya untuk merawat dan memberikan perhatian kepada Ibu mertua (orang tua).

Suksesnya anak-anak juga karena didikan orang tua. Tidak ada anak yang sukses dan mandiri dari bayi. Tentu anak memerlukan orang tua. Selama pertumbuhan dan perkembangan, semua dipenuhi kebutuhannya oleh Ibu.

Oleh sebab itu wahai laki-laki, janganlah kamu sombong. Wahai anak laki-laki, taatlah kepada Ibumu!

00000

Rabu, 18 April 2018

MENJAHIT DAN MENULIS


Bapak saya bukan penjahit, tapi bisa menjahit. Seragam SD - SMA, baju lebaran kami, dijahit Bapak. Tiap Bapak menjahit, saya cuma memperhatikan. Saya tidak punya niat untuk belajar menjahit karena Bapak juga bukan tipe "orang" yang sabar mengajar menjahit.
Tahun 2000, ketika dhenok masih baby, saya belajar menjahit dengan cara ikut-ikutan kursus. Saya tidak sabar mengikuti kursus. Saya ingin cepat langsung praktek bukan teori semata.
Ketika pertama kali praktek adalah membuat blus lengan pendek, kancing satu di belakang. Teman-teman saya dan instruktur kursus mengatakan kalau hasil jahitan saya baik/halus. Baju kedua, ketiga dan seterusnya, saya jahit dengan penuh kesabaran.
Sekarang, kalau mau menjahit baju, tidak asal jahit. Saya tetap sabar, bila ada yang kurang baik, saya rela untuk membongkar dan memasang kembali.
00000
Pertama kali menulis waktu kelas II SMA, tahun 1988. Sama halnya dengan menjahit, ketika menulis, saya sabar menulis di buku lalu menyalin dengan mesin ketik. Zaman dulu, komputer masih langka (jangan memikirkan kemudahan seperti sekarang, dengan main delete bila keliru dan kirim surat elektronik). Sabar adalah kata kuncinya.
Persamaan kegiatan menjahit dan menulis adalah harus dilakukan dengan sabar. Persamaan yang lain adalah the power of kepepet bila sudah dekat dengan DL akan dikerahkan.
Beruntung saya memiliki kemauan belajar menjahit dan menulis. Dengan metode "mengintip" orang lain, alhamdulillah ilmu saya sedikit bertambah.
Ibarat gelas yang awalnya kosong, saya memilih mengisinya dengan ilmu. Kali ini baru ilmu menjahit dan menulis, isinya.
00000
Semoga tidak bosan melakukan aktivitas menjahit dan menulis.

Sabtu, 14 April 2018

THE POWER OF “MESIN JAHIT”




Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka menunda-nunda waktu dan membiarkan waktu terbuang dengan percuma. Akan tetapi saya sering tidak bisa membagi waktu untuk melakukan semua pekerjaan. Sepulang sekolah, saya harus mengerjakan tugas sebagai Ibu rumah tangga dan istri sholehah. Kalau malam hari saya berupaya untuk menulis dan berbagi tulisan.

Selain menulis, saya memiliki hobi menjahit. Menjahit pakaian, rok atau celana panjang sangat mengasyikkan. Kadang-kadang saya lupa waktu kalau sudah asyik menjahit. Akhir bulan Maret yang lalu, guru-guru sudah diingatkan untuk memakai baju batik terbaru  tiap hari Kamis.

Saya ingin menjahit sendiri baju batik hijau. Dengan modal pola jiplak milik mbak Wilis, saya mencoba membuat baju seragam PKK RT. Ternyata menggunakan pola jiplak ini memang sangat praktis. Tinggal jiplak, tak perlu mengukur dan membuat pola sendiri.

Untuk seragam batik hijau, belum sempat saya buat ternyata hari merangkak menuju Kamis. Oleh karena sebagian besar guru/karyawan sudah memakai seragam batik hijau maka saya diingatkan oleh beliau orang nomor satu di sekolah.

Ketika saya bilang kalau baju saya belum jadi, beliau mengatakan bahwa beliau tidak mau kalau nanti ada teman yang membicarakan saya gara-gara tidak memakai seragam batik hijau. Saya diam saja. Saya hanya membatin, pokoknya seragam segera diselesaikan.


Sampai di rumah, saya mulai mengeksekusi. Setelah memotong kain, mulailah menjahit. Tapi apa yang terjadi? Pada tahap akhir pemasangan lengan, tali karet yang dihubungkan dengan dynamo putus. Innalillahi. Hari sudah malam, suami tidak di rumah pula (lagi mudik bersama anak-anak).

Bismillah. Akhirnya, saya mengeluarkan jurus  penggunaan tali untuk menjahit secara manual tidak menggunakan dynamo. Tali tersebut saya buat dengan cara menrobek kain jarik yang sudah tidak dipakai. Syukur Alhamdulillah, akhirnya baju saya jadi. Tinggal memasang kancing dan membuat lubangnya.

Kalau sudah kepepet, mesin jahit saya ini memang sangat membantu. Mesin jahit saya beli belasan tahun yang silam. Waktu itu saya mendapatkan rezeki berupa insentif dari pemerintah. Saya minta izin terlebih dahulu kepada suami. Meskipun uang saya sendiri, saya biasa minta izin bila mau membelanjakan uang.

Meskipun belum modern, setidaknya mesin jahit saya masih bisa digunakan. Keuntungan saya bila menggunakan mesin jahit untuk menjahit baju adalah unsur pengiritan. Selain itu, menjahit sendiri waktunya hanya sebentar saja. Tidak perlu menunggu lama seperti kalau menjahitkan di penjahit. Kekurangannya adalah saya belum bisa memasang saku dalam. Semua baju yang saya jahit tidak memakai saku. Untuk rok dan celana panjang tetap saya beri saku.

Semoga penjahit pemula seperti saya ini bisa terus berkembang dan maju. Bagi yang belum memulai menjahit, ayo menjahit mulai sekarang, jangan tunggu besok.

Kamis, 12 April 2018

WAJAH LEBIH MENAWAN DENGAN COMPACT POWDER




Saya identik dengan kesederhanaan. Untuk make up sehari-hari, baik ke sekolah (mengajar) maupun bepergian, saya hanya menggunakan bedak dan lipstick  tipis. Untuk acara tertentu, biasanya saya tambah pemakaian pensil alis.

Sejak kuliah sampai sekarang, saya memakai bedak Fanbo Compact Powder GOLD. Warna bedak di kulit sangat pas dengan kulit saya yang sawo matang. Harga, terjangkau dan tidak membuat kantong bolong. Selama memakai bedak Fanbo, saya tidak mengalami alergi kulit.

Bedak Fanbo cocok dipakai untuk anak remaja dan dewasa. Bagi Anda yang belum pernah mencoba bedak Fanbo, yuk berkenalan dulu.

FANBO GOLD
Bedak Fanbo Gold, bedak padat yang dibuat khusus untuk daerah tropis. Harum, halus, melekat rata, sehingga memberi kesan menawan pada tata rias  wajah Anda. Terdapat beberapa pilihan warna kuning Gold.

Komposisi
Talc, Corn (zea mays) starch, Zinc Oxide, Titanium Dioxide, Ethylhexil Palmitate, Zinc stearate, Fragrance, Methylparaben, Propylparaben. Juga mengandung CI 77492, CI 77491, CI 77499, Alumina.

Fanbo diproduksi oleh PT. FABINDO SEJAHTERA, Kp. Waru, Desa Pasir Jaya, Cikupa, Tangerang, Indonesia.

Nah, bagi Anda yang belum pernah mencoba menggunakan bedak Fanbo untuk tata rias, sekarang waktunya mencoba dan rasakan sensasinya.

Semoga bermanfaat.

Rabu, 11 April 2018

BERSEDEKAH UNTUK PEMULUNG


Saya terbiasa mengumpulkan barang-barang (sampah) yang masih bisa dimanfaatkan. Sampah-sampah tersebut saya pilih dan saya pisah-pisahkan brupa kertas, plastik dan wadah plastik (misalnya botol minuman).

Sebenarnya saya ingin membuang sampah secara langsung setelah saya pilah-pilah. Akan tetapi saya selalu ingat pada seorang bapak tua yang sering mencari sampah di TPS. Kalau sudah begitu, saya mengumpulkan sampah lalu saya serahkan ke Pak Tua tadi.

Alhamdulillah, sampai saat ini bila saya memiliki “sampah” bisa saya sedekahkan ke Pak Tua. Mungkin tidak seberapa sedekah yang saya berikan. Bisa saja saya memberikan uang atau bahan makanan tapi belum tentu Pak Tua tadi mau menerimanya. Sepertinya beliau suka diberi “sampah”. Dengan demikian, beliau berusaha untuk mendapatkan uang dengan cara menjual sampah tadi.

Semoga bermanfaat.

Senin, 09 April 2018

TEPUNG BUMBU QREEZPY BIKIN USUS MAKIN RENYAH




Seperti biasanya, tiap hari Minggu Dhenok mengajak ke pasar. Kali ini Dhenok akan membuat usus kriuk seperti yang dijual di warung-warung makan. Harga usus goreng per bungkus adalah 1000 rupiah. Bungkusannya sangat kecil sehingga Dhenok harus membeli beberapa bungkus untuk sekali makan. Oleh karena dihitung-hitung mahal, Dhenok mau membuat sendiri.

Dhenok membeli usus mentah di tempat Bulik Jinten di pasar. Selain usus, Dhenok juga membeli hati ayam potong. Lumayan, diberi murah harganya.

Sampai di rumah, usus dan hati ayam dicuci. Hati ayam direbus dan diberi bumbu bawang merica (garam dan penyedap). Sedangkan ususnya dibuat usus goreng krispi. Untuk mendapatkan usus goreng krispi ini, Dhenok menggunakan campuran tepung bumbu Qreezpy dan tepung tapioca.

Biasanya, usus yang dibeli sudah direbus. Lalu dipotong kecil-kecil sekitar 2 cm. Mencampur tepung bumbu Qreezpy dengan tepung tapioka dengan perbandingan 1 : 1 (ditambah sedikit garam). Usus ditaruh di wadah lalu ditaburi campuran tepung sampai merata.

Panaskan minyak lalu goreng usus sampai kecokelatan lalu angkat dan tiriskan. Setelah dingin, usus goreng krispi siap disantap. Rasanya mantap!

Tepung bumbu Qreezpy digunakan untuk menggoreng tempe, tahu dan ayam. Saya mencoba menggunakan tepung bumbu Qreezpy untuk menggoreng usus. Ternyata hasilnya sangat memuaskan.

Sebenarnya, tepung bumbu Qreezpy itu apa sih?
Tepung bumbu Qreezpy adalah tepung yang komposisinya adalah tepung terigu, tepung tapioka, garam, gula  dan rempah-rempah.

Tepung bumbu Qreezpy diproduksi oleh CV Mitra Mandiri 91 dan sudah mendapatkan sertifikat Halal. tepung bumbu Qreezpy aman dikonsumsi .

Bagi Anda yang suka memasak sendiri makanan yang renyah, tepung semacam ini bisa dibuat sendiri lo. Kalau membuat tepung bumbu sendiri, kita bisa membuat sesuai selera.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.