Rabu, 30 Maret 2016

The Power of Writing (Bagian 2)


BAB II : MOTIVASI MENULIS
Write or Die
Menulis memerlukan kondisi fisik yang segar. Dalam kondisi fisik yang fit tentu semangat menulis menggebu-gebu. Akan tetapi suatu saat memang ada penurunan semangat menulis, bukan karena fisik melainkan moodnya saja yang menurun. Hal ini bisa diatasi dengan menulis secara konsisten setiap hari sedikit demi sedikit.
Agar bisa konsisten menulis setiap hari, maka tulisan bisa diposting ke media social misalnya twitter, facebook dan blog. Sebenarnya menulis dan berbagi tulisan untuk orang lain merupakan bentuk syukur. Bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan.
Dosen Universitas Negeri Surabaya, Much. Choiri, mengatakan menulis adalah hidup itu sendiri. Bagi beliau pilihannya hanya dua: write or die, menulis atau mati. Artinya berkarya (menulis) tanpa henti, menulis merupakan kegiatan yang tak bisa ditinggalkan.
Keajaiban Menulis
Bapak Wijaya Kusumah atau dikenal sebagai Omjay menulis buku berjudul “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi”. Omjay aktif menulis di blog pribadi dan blog keroyokan www.kompasiana.com. Dari menulis ini Omjay merasakan manfaatnya/keajaibannya,.di antaranya adalah 1) menerima honor, 2) sering diundang sebagai pembicara (tentang menulis), 3) memiliki banyak teman, 4) bisa membeli peralatan, 5) menulis, khususnya di blog adalah alat rekam yang ajaib.
Manfaat menulis adalah memberikan inspirasi kepada orang lain untuk menulis.
Penulis Itu “Makhluk Langka”
Hanya sebagian kecil orang yang mau menulis. Dari kalangan akademisi, dosen, guru dan mahasiswa jumlahnya tidak terlalu banyak. Dari kalangan umum, juga tak jauh berbeda hanya sedikit saja. Oleh sebab itu bisa dikatakan bahwa penulis itu makhluk langka, artinya tidak gampang ditemukan.
Jangan Mudah Menyerah
Banyak orang yang ingin bisa menulis tetapi berhenti sebatas sebagai keinginan belaka. Sementara bukti tulisan sendiri tidak ada. Mereka tidak mau mewujudkan keinginannya menjadi penulis karena banyak alasan dan banyak mengeluh. Kunci penting menulis adalah tidak mudah menyerah.
Ada beberapa persoalan yang dihadapi oleh “calon penulis” yang memiliki keinginan menulis:
1.      Ingin menulis, tetapi tidak tahu bagaimana memulainya
2.      Sudah mulai menulis kemudian menemui jalan buntu
3.      Sebenarnya bisa menulis tetapi semangatnya tidak stabil
4.      Putus asa karena merasa karyanya tidak dihargai
Bila ingin sukses menulis maka jangan mudah menyerah.
(BERSAMBUNG)