Sabtu, 18 Juni 2016

Team Solid Untuk Menyelesaikan Suatu Pekerjaan

Bekerja sama dalam satu team mempunyai hikmah tersendiri. Semua bisa dikerjaan sesuai waktu yang ditentukan dan target terpenuhi. Bila bekerja sendiri-sendiri akan membuang banyak waktu dan hasilnya juga tidak maksimal.

Saya suka bekerja dalam satu team. Bekerja dalam satu team tidak selalu ke mana-mana harus jadi satu dengan anggota yang lain. Bisa saja pekerjaan dibagi-bagi (job dibagi-bagi) lalu diserahkan pada ahlinya. Dengan demikian, pekerjaan bisa berjalan dengan lancar. Apabila ada kesulitan, maka bisa diselesaikan bersama-sama saling membantu.

Suatu contoh, saya berdua dengan guru Bahasa Inggris diminta untuk memberikan undangan kepada wali murid. Oleh karena ada 4 wali murid yang harus kami datangi, maka kami membagi tugas dengan cara saya mengantarkan 2 undangan untuk 2 wali murid yang rumahnya dekat sekolah. Dua undangan lainnya diantar teman saya karena alamat rumah wali murid dekat dengan rumah teman saya. Pekerjaan menjadi ringan, cepat selesai dan lebih efisien.

Tetapi ternyata cara kami berdua dianggap salah. Seharusnya kami berdua seiring sejalan, tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Namanya partner, seharusnya ke mana-mana harus berdua. Agar penyerahan undangan ke wali murid ada saksinya. Saya dan teman saya tersenyum, terkekeh lalu tertawa. Oh, begitu ya cara bekerjanya. Seandainya wali murid yang dimaksud tidak bisa kita temui, barulah undangan dibawa oleh salah satu dari kami untuk diserahkan pada yang bersangkutan. Ini namanya kerja keras, bukan kerja cerdas.

Yang kedua, baru saja terjadi pada saya. Saya biasa dijadikan satu team dengan teman saya guru mesin. Biasanya ke mana-mana saya dijadikan satu team dengan guru mesin. Kemarin waktu ke Matesih dalam rangka mencari murid juga satu team dengan guru mesin. Hari ini, team kami berharap bisa bertiga lagi ke Matesih. Karena pekerjaan ini masih ada hubungan dengan pekerjaan kemarin, kami sudah mempersiapkan diri.

Ternyata, saya dipisahkan dari team kemarin. Padahal team yang kemarin termasuk solid. Karena sudah teruji hasil kerjanya. Saya tidak kecewa, hanya saja sepertinya memang ada unsur kesengajaan dibuat demikian. Saya tak mempermasalahkan, saya bekerja dengan siapa pun bisa. Tapi kalau bekerja dengan orang yang suka memaksakan kehendak, saya merasa tidak sreg.

Ternyata team saya yang sekarang orangnya asyik diajak kerja bareng. Saya tahu, mereka adalah orang-orang yang mau mendengarkan pembicaraan orang lain, dan saling menghargai pendapat orang lain. Pekerjaan selesai dengan hasil memuaskan. Itulah team solid, kompak dan sudah teruji.

Bekerja dalam satu team yang solid dan kompak itu menyenangkan. Namanya bekerja dalam satu team, harus kerja cerdas tak perlu kerja keras. Yang penting hasilnya optimal dan sesuai target.

Saya jadi ingat teman-teman guru mesin yang selalu mengajak saya kalau ada pekerjaan di lapangan. Untuk apalagi kalau tidak untuk mendokumentasikan pekerjaan. Saya suka mengorbankan waktu untuk pekerjaan bersama teman-teman. Saya mau melakukan semua itu karena mereka juga tak pernah memperhitungkan untung rugi. Selalu ada bantuan dari teman-teman untuk pekerjaan di lapangan yang tidak bisa saya jangkau. Terima kasih buat teman-teman yang tak bisa saya sebut satu per satu.