Jumat, 16 Desember 2016

Bukuku Diterbitkan Penerbit Mayor

Setelah aktif menulis lagi, saya berusaha untuk mengirimkan naskah ke media dan menulis setiap hari. Dahulu saya memang tidak pernah bermimpi menjadi penulis. Menulis saya lakukan untuk sekedar mengisi waktu saja. Akan tetapi setelah mengenal beberapa penulis dan dekat dengan penulis (karena saya bergabung di komunitas penulis) jadilah saya ingin menjadi penulis professional.
Beberapa tulisan tentang menulis saya kumpulkan dalam satu file. Suatu saat ada tawaran dari kenalan saya untuk membuat buku secara indie dan beliau mau untuk mengedit, membuat lay out, memberikan cover secara gratis, mengurus ISBN dan lain-lain. Saya hanya terima beres. Bagi saya ini tawaran yang menarik. Meskipun saya harus mengeluarkan dana sendiri, saya yakin buku pertama yang akan saya terbitkan tersebut merupakan awal menuju keberhasilan berikutnya.
Buku Menjadi Kaya Dengan Menulis
dok.pri
Buku berjudul “Menjadi Kaya Dengan Menulis” ini akhirnya terbit juga. Biasanya kalau ada pertemuan/mengikuti silaturahmi, saya membawa buku “Menjadi Kaya Dengan Menulis”. Saya berikan buku tersebut sebagai doorprize. Tujuan saya adalah berbagi ilmu, tidak dengan berbicara langsung melainkan lewat tulisan dan pembaca bisa menikmati tulisan sederhana saya.
Suatu saat saya membuka google, lalu menulis nama saya sendiri, lalu klik. Saya kaget, ternyata oleh penerbit buku saya juga dibuat e-book dan dijual secara online. Saya bersyukur, ternyata penerbit juga berusaha untuk menjual buku saya. Apapun yang terjadi, semoga buku pertama saya tersebut benar-benar merupakan tangga menuju keberhasilan.
Perjalanan Wisata Candi Sukuh
dok.pri
Setelah buku terbit dan sering mengikuti KOPDAR di komunitas, ternyata benar adanya beberapa kegiatan kepenulisan yang saya ikuti membuat nama saya mulai dikenal orang. Hal itu didukung karena saya juga aktif ngeblog. Dengan selalu mengisi blog dan ikut Giveaway, pengunjung blog saya juga lumayan. Biasanya saya menuliskan tentang kehidupan sehari-hari (lifestyle). Selain lifestyle, saya menulis tentang penulisan.
Alhamdulillah, tulisan saya juga ada yang tayang/muncul di Koran Solopos. Kalau sudah seperti itu di tahun 2016 ini saya tinggal mengecek rekening. Rekening gendut berkat menulis! Saya juga bersyukur, dari mengikuti GA ngeblog, saya mendapatkan hadiah berupa barang dan uang. Sungguh tak pernah saya sangka, ternyata saya bisa menulis juga. Satu lagi, dari ngeblog saya mendapatkan tawaran mereview produk (dapat fee).
Kalau awal menulis, saya menulis mengalir begitu saja, kadang-kadang bahasanya memakai bahasa tak baku/tak resmi. Sekarang menulis selain mengalir begitu saja juga perlu edit sana-sini, perlu membetulkan bahasa baku, EYD dan aturan pokok penulisan. Tujuan saya melakukan semua itu adalah agar tulisan saya enak dibaca dan layak untuk terbit/tayang. Memang saya tidak asal menulis. Saya memiliki prinsip menulis itu harus professional, total dan tidak setengah-setengah.
Ternyata setelah saya buka-buka file, ada banyak tulisan yang sudah layak untuk dibukukan.  Beberapa waktu yang lalu saya mulai mengklasifikasi tulisan. Tentu saja saya harus mengedit tulisan yang sudah tayang di blog atau tulisan baru tetapi sudah mengendap beberapa hari.
Untuk tahun ini, #Resolusiku2017 ada beberapa yang ingin saya wujudkan, di antaranya:
1.      Fokus pada si kecil untuk belajar di luar setelah sekolah
2.      Menyelesaikan tulisan khusus tentang Kimia
3.      Mewujudkan agenda satu bulan satu tempat wisata yang akan dikunjungi
4.      Mengisi blog secara konsisten satu hari satu artikel
5.      Berpindah rumah dari blogspot ke .com
6.      Memberikan/berbagi ilmu penulisan di Perpustakaan Karanganyar
7.      Mudik sebulan sekali
8.      Mengirimkan naskah ke penerbit mayor
9.      Kembali bercocok tanam
Nah, #Resolusiku2017 yang paling ingin saya wujudkan adalah saya ingin menawarkan tulisan saya ke penerbit. Saya berusaha untuk tidak menerbitkan buku secara indie. Saya iri pada teman-teman komunitas yang bukunya banyak, dicetak ulang dan diterbitkan penerbit mayor. Saya ingin buku saya bisa diterbitkan penerbit mayor. Inilah keinginan saya pada tahun 2017 nanti. Bermimpi dan memiliki cita-cita kan boleh, tidak ada larangan. Justeru memiliki cita-cita bukuku diterbitkan penerbit mayor membuat usaha dan perjuangan saya semakin besar.
Semoga saja kesampaian cita-cita saya. Untuk jangka pendek, cita-cita saya adalah tulisan saya “sering” menghiasi Koran lokal, dapat job nulis dan bisa berbagi pengalaman menulis untuk orang-orang yang ingin menulis.