Minggu, 24 Desember 2017

Menikmati Gendar Pecel di OW Waduk Gajah Mungkur Wonogiri (2)


Saya termasuk orang yang tidak gengsi atau malu untuk membawa tas plastik berisi makanan ke obyek wisata. Mungkin, teman saya ada yang melirik sinis. Tapi biarlah, gakpapa. Awas, kalau nanti ikut-ikutan makan (hehe ngancam).

Sebenarnya, piknik ini saya nilai kurang sip. Piknik yang diawasi, tidak bisa bebas. Ini piknik atau dinas, ya? Sebelum jalan-jalan, kami foto-foto dulu. Setelah cekrek-cekrek barulah acaranya bebas. Anak saya, si kecil Faiz diajak teman saya. saya membiarkan Faiz nyaman bersama siapa saja. Saya tidak mau mengekang anak itu. Bagi saya, yang penting Faiz dalam keadaan aman. Oleh sebab itu, tetap saja pandangan saya tidak melepaskan Faiz begitu saja. Sesekali saya mencari di mana posisi Faiz terakhir.

Sebagian teman-teman memesan makanan khas yang dijual di sekitar waduk, yaitu pecel gendar. Pecel gendar adalah makanan yang ditaruh di atas pincuk berisi gendar (bahannya beras), daun papaya, kecambah (biji mandingan/mlanding), bakmi pentil, irisan tempe gembus (gembuk) dan bakwan lalu diguyur sambal pecel. Kebetulan sambalnya tidak terlalu pedas, di lidah saya cukup pas pedasnya. Satu pincuk pecel gendar harganya Rp. 5.000,00. Murah, bukan?
Bakule Pecel Gendar
dok.pri

Di sebelah barat tempat kami menikmati pecel gendar, ada lapangan yang digunakan sebagai tempat mendarat orang yang melakukan olah raga paralayang. Jadi, sambil menikmati pecel gendar, kami juga bisa melihat  orang yang mendarat di lapangan.

Makan Bareng
dok.pri
Beginilah senangnya piknik di tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari Karanganyar. Makanan yang dijajakan ramah di kantong. Oleh karena itu kalau mau piknik, jangan mikir piknik itu biayanya besar. Carilah tempat piknik yang tidak jauh dari rumah. Yang penting piknik. Jangan sampai kita dicap atau dicemooh oleh orang-orang atau dibilang kurang piknik. Sakitnya tuh di sini kalau dibilang kurang piknik. 
Sambil makan pecel gendar ternyata makanan yang saya bawa laku juga. Wa... ternyata tidak mau rekasa maunya makan doang. Gakpapa setelah itu saya nggak bawa apa-apa lagi karena sudah habis dimakan bareng.

Sepincuk lima ribu rupiah
dok.pri

Karanganyar, 24 Desember 2017