Senin, 22 Januari 2018

TEMPAT WISATA YANG AKAN DIKUNJUNGI TAHUN 2018

Pantai Goa Cemara
dok.pri
Alhamdulillah, tahun 2017 akhirnya kesampaian juga berkunjung ke tempat wisata yang dekat-dekat Kabupaten Karanganyar. Untuk tahun 2018 ini saya merencanakan mengunjungi tempat wisata di luar Karanganyar.

(Saya lahir dan dibesarkan di Yogyakarta. Semasa kecil, saya sudah akrab dengan obyek wisata Malioboro, Kraton Yogyakarta, Masjid Agung Kauman, Tamansari dan Alun-alun Kidul. Tamansari dan Alun-alun Kidul adalah 2 tempat yang seminggu sekali saya kunjungi. Sejak saya menikah tahun 1999 sampai sekarang, saya tinggal di Kabupaten Karanganyar.)

Sebenarnya, dahulu saya sering melakukan perjalanan wisata akan tetapi belum terdokumentasikan dengan baik. Nah, sekarang setelah aktifitas menulis kembali saya lakukan, rasanya saya harus kembali mengunjungi tempat-tempat wisata “tempo doeloe”. Setelah itu, tentu saja saya memiliki tugas untuk membuat reportase semacam berita sederhana. Saya berharap tulisan tersebut bisa memberikan manfaat untuk orang lain (bagi pembaca). Dengan demikian, orang lain juga akan tertarik mengunjungi tempat yang pernah saya kunjungi dan saya ceritakan tersebut.

Lantas, mana saja tempat yang akan saya kunjungi pada tahun 2018 ini? Pinginnya sih banyak tempat wisata yang akan saya kunjungi, tapi saya juga harus mengingat waktu, hehe.

1.      Pantai Selatan dan Malioboro, Yogyakarta
Bulan Februari yang akan dating, sekolah tempat saya mengajar akan mengadakan Kunjungan Industri. Kunjungan Industri ini wajib diikuti oleh siswa-siswi SMK Tunas Muda Karanganyar. Kunjungan Industri akan dilaksanakan di PT KAI dan ADTV. Dua tempat ini sangat cocok untuk menambah wawasan bagi siswa-siswi SMK kami.

Setelah melaksanakan Kunjungan Industri, kami akan melakukan refreshing ke pantai dan Malioboro. Menurut bisik-bisik, mau ke Pantai Parangtritis atau Pantai Goa Cemara. Kedua pantai tersebut sudah pernah saya kunjungi.

Dari pantai, kami akan menuju Malioboro untuk berbelanja atau sekadar jalan-jalan. Semoga rencana ini benar-benar bisa terlaksana. Bismillah, ya Allah, kabulkan doa saya. Jalan-jalan jajan lalu kalau masih ada waktu sekalian mudik ke rumah Ibu. (halah, modus modus)
  
2.      Tamansari dan Alun-alun Kidul, Yogyakarta
Tamansari adalah tempat legendaries bagi saya. Tempat ini minimal seminggu sekali saya lewati dan saya bersama teman-teman berlomba naik-naik bangunan, lewat terowongan, dan lain-lain. Perjalanan dari sekolah menuju alun-alun menjadi lama karena mampir-mampir ke tempat-tempat yang ternyata kini menjadi tempat favorit bagi pengunjung.

Ngapain harus ke alun-alun? Kami, saya dan teman-teman ke Alun-alun Kidul karena alun-alun adalah tempat kami berolah raga. Sejak dulu, dibandingkan menuju Alun-alun Utara, jarak Alun-alun Kidul lebih dekat dengan sekolah saya SD Keputran VIII (Kompleks Ngasem).  

Setelah olah raga, dulu kami sering iseng-iseng melakukan “MASANGIN”, yaitu melewati tempat antara dua pohon beringin besar dengan mata tertutup. Kami gagal melewati tempat antara dua pohon beringin tersebut. Meskipun awalnya kami merasa berjalan lurus, ternyata tidak terasa jalan kami menyerong. Haha, tersesat jauh!

3.      Candi Sambisari, Yogyakarta
Candi Sambisari terletak di Kalasan. Umumnya, letak candi berada pada tempat yang tinggi, tapi Candi Sambisari justeru berada di bawah. Jadi pengunjung melihat candi dari atas lokasi atau masuk ke sekeliling candi dengan menuruni tangga. Dulu saya pernah diajak suami mengunjungi Candi Sambisari pada sore hari. Udaranya sejuk dan matahari tidak garang lagi. Memang inginnya kembali mengunjungi candi ini pada sore hari biar kelihatan romantis, haha.

4.      Blora dan sekitarnya, Jawa Tengah
Tahun 1998/1999 saya pernah tinggal di Blora. Saya mengajar di SMA I Blora dan ikut “berteduh” di rumah mertua kakak saya. Selama dua catur wulan di Blora, saya belum pernah diajak ke tempat wisata.

Kali ini, suami berbaik hati mau mengajak saya dan anak-anak ke rumah kakak kandung saya di Blora. Ketika suami menyebut kota Blora, saya jadi ingat makan nasi pecel dengan daun jati sebagai wadahnya. Saya jadi ingat sayur asem-asem daging sapi, sate daging sapi, serabi orisional (gurih, terasa mantap betul parutan kelapa mudanya atau diguyur kinca gula jawa), kerang dan ikan laut lainnya. Moga-moga saja terwujud rencana ini. Rencananya mau mengunjungi Goa Terawang Todanan Blora, Monumen Hutan Jati Alam Blora, Waduk Cengklik,   dan Taman Sarbini (kalau taman ini sudah pernah saya kunjungi karena dekat dekat rumah mertua kakak, kota Blora).

Nah, tempat-tempat itulah yang sudah masuk daftar  yang tertulis tebal-tebal, yang akan kami kunjungi. Semoga satu per satu bisa benar-benar terwujud, amin.


Karanganyar, 22 Januari 2018