Kamis, 15 November 2018

Belajar Matematika dengan Mudah Bagi Anak-anak

Mari belajar matematika. Matematika itu tidak sulit kok asal sudah sesuai dengan bidang yang akan kita dalami.

Kalau memang hanya mau berwirausaha, tidak perlu belajar limit dan integral. Tidak perlu mempelajari sin, cos, dan tg. Cukup matematika sederhana (+, -, x, dan :) dan prosentase saja.

Kalau memang mau terjun di bidang teknik, baru mempelajari matematika yang ada kaitannya dengan teknik. Dengan demikian, belajar matematika jadi menyenangkan, bukan malah memusingkan kepala.

Membaca koran yang terbit hari ini, saya jadi tersenyum geli. Ulasannya panjang, saya menyoroti tentang bukunya saja.

Anak kelas 1 SD, soal matematikanya adalah soal cerita dengan narasi panjang, sepanjang jalan kenangan. La wong bisa membaca juga belum lama, bagaimana anak kelas 1 SD mau bisa menjawab. Paham soalnya saja tidak.

Anak kelas 2 SD semester 1 awal masuk. Soal matematikanya berupa perkalian majemuk (menurut saya). Contoh: 8 x 2 x 3.
Bro, 8 x 2 cah kelas 2 anyar, mikirnya lama. Gimana anak gak bilang kalau matematika sulit? Matematika model soalnya gitu, sulit! Anak-anak baru membaca soalnya saja sudah menyerah. Padahal kalau dibimbing pelan-pelan dan dengan sabar, anak-anak bisa. Namun, di sekolah saat tes tidak boleh dibimbing, bukan?

Belum lagi materi pembagian, tambah sulit menyampaikannya. Jadi, wajar kan kalau anak-anak bilang matematika sulit. Perkalian bilangan 1-10 saja belum hafal. Bagaimana mungkin mereka bisa menghafal pembagian sederhana?

Lalu pelajaran apa yang tidak sulit menurut anak-anak? OLAHRAGA! Kata mereka olahraga adalah pelajaran menyenangkan dan gampang. Hari di mana ada pelajaran olahraga selalu ditunggu.

Kini, orang tua banyak yang mendamba, pelajaran matematika menyenangkan dan dianggap gampang oleh anak-anak. Meskipun yang sekolah adalah anaknya, orang tua juga ikut pusing memikirkan pelajaran matematika.

#kahfinoer