Selasa, 04 Januari 2022

BUKAN TEMAN TAPI MESRA

 


Anak adalah peniru ulung kebiasaan orang tuanya. Anak saya yang besar sebut saja F1 sukanya ATM, meng-Amati, Tiru dan Modifikasi kebiasaan saya dan suami. Kebiasaan kami adalah berbagi pada saudara, kerabat dekat, tetangga, atau teman meski hanya dengan sebuah pisang atau hasil kebun.

F1 juga sering berbagi pada teman-temannya. Kali ini sedikit berbagi tapi temannya juga ikutan berbagi. Hanya saja tempat yang dipilih untuk menyantap makanan adalah depan rumah kami. Memang makan apa sih? Cuma bakar-bakar bakso, sosis, otak-otak, makan nasi sambel, dan kudapan ala kadarnya. 

Siapa saja yang ikut makan-makan di depan rumah? F1 mengundang teman SMP. Sejak kelas 7 mereka berteman akrab sampai sekarang semester 7. Kalau bisa ngumpul semua, lumayan penuh rumah kami. Saking akrabnya, teman-teman F1 tidak canggung pada saya dan suami. Apalagi suami saya dulu adalah guru mereka. Hehe. 

Bersedekah semampu F1 disponsori ayahnya. Dengan sedekah, mempererat tali silaturahmi. Tak hanya F1 lo yang suka bersedekah. Teman-teman F1 juga suka bersedekah sebab sebagian dari mereka juga sudah memiliki penghasilan. Kadang-kadang mereka patungan untuk makan-makan. 

Persahabatan bila tidak diikuti perasaan tertentu antara satu dan lainnya, akan membuat nyaman. Kelak, apa yang telah dilakukan sekarang akan menjadi cerita mengesankan. Mereka berteman akrab, dan bukan teman tapi mesra.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar