Senin, 18 April 2016

Ajari Anak Menabung Sejak Dini

Gambar 1. Akhirnya Buka Rekening
dok.pri
Sebenarnya saya memunyai niat untuk memberikan tabungan buat anak-anak sejak masih kecil. Contohnya Dhenok, dulu saya simpankan uang tiap bulan Rp. 25.000,00. Coba kalau sampai sekarang konsisten dan tabungan tidak pernah diambil, tentu uangnya boleh dibilang tidak sedikit. Usia Dhenok sekarang 16 tahun. Secara matematis uang yang ada seharusnya 16 x 12 x Rp.25.000,00 = Rp. 4.800.000,00. Akan tetapi uang tersebut sekarang wujudnya berbeda, tidak tunai.
Ketika saya membangun dan merenovasi rumah, eh ternyata tabungan Dhenok ikut terbawa arus. Ikut dipakai untuk transaksi pembelian semen dan keramik. Meskipun demikian, saya berterus terang pada Dhenok. Suatu saat saya akan mengembalikan dalam bentuk yang berbeda. Niat saya kan baik.
Coba dihitung secara cermat, misalnya delapan tahun yang lalu, berarti tabungan Dhenok sebesar Rp. 2.400.000,00. Saat itu bisa untuk membeli keramik sekian meter. Kalau uang tersebut tidak saya pakai untuk membeli keramik, tentu saat ini sudah tak ada nilainya lagi. Wah, simboknya ini pandai berdalih ya. Ya, beberapa waktu yang lalu saya belikan cincin. Harapan saya beberapa tahun yang akan datang, cincin emas tersebut tidak turun harganya.
Selain emas, pada bulan ini saya memenuhi janji saya untuk membuka rekening atas nama Dhenok. Tapi sayangnya, belum bisa karena Dhenok belum 17 tahun. Jadi rekening tersebut atas nama saya dan Dhenok. Saya sebagai walinya. Ya sudah tak apa-apa, yang penting mulai sekarang harus bisa mengatur uang.
Adapun syarat untuk membuka rekening buat Dhenok antara lain:  2 lembar fc akta kelahiran, 2 lembar fc Kartu Keluarga, 2 lembar fc KTP wali, 2 lembar fc identitas pelajar (kartu pelajar/KTA), 1 buah materai 6000. Pengisian formulir atas nama wali diberi garis miring nama Dhenok. Untuk pembuatan kartu ATM, atas nama Dhenok.  Pembuatannya tidak memerlukan waktu yang lama. Akhirnya selesai sudah proses pembukaan rekening buat Dhenok dengan produk TabunganKu dari Bank Jateng.
Gambar 2. Tabungan Thole, recehan
dok.pri
Nah, untuk si kecil saya juga sudah menyiapkan tabungan. Tabungan berupa uang receh. Nanti kalau sudah mencapai sejumlah tertentu, bisa digunakan dulu untuk kepentingan simboknya. Lalu simboknya harus mengembalikan kalau anaknya sudah agak besar. Misalnya uang Thole (usia 6 tahun) sekarang Rp. 1.800.000,00 kan bisa untuk membeli barang yang produktif hehe. Barulah besok dikembalikan, kalau anaknya sudah besar dan secara ekonomi simboknya mapan benar.
Semoga tulisan ini bermanfaat. Menabunglah sedikit demi sedikit, lama-lama bisa untuk bekal ke Tanah Suci. Amin, amin.
Karanganyar, 18 April 2016