Kamis, 28 Desember 2017

Mengunjungi Pasar Hewan PASTY di Jalan Bantul, Dongkelan, Yogyakarta

Duo F (dok.pri)

Rupanya Faiz tetap menginginkan membeli burung kenari di PASTY yang terletak di Dongkelan. Saya bilang kalau Ibu-ibu membeli burung, bakalan nanti diberikan harga yang mahal. Anaknya tidak mau tahu apakah burung kenari itu mahal atau tidak.

Saya, Dhenok dan Faiz bersiap untuk meluncur ke PASTY. Harapan saya, semoga Faiz tidak rewel lagi dan menurut saya. Saya memarkir sepeda motor dan menerima karcir parkir. Sekali parkir, saya harus membayar seribu rupiah saja.

Pasar Hewan PASTY (dok.pri)

Kami berjalan santai melihat-lihat apa yang ada di pasar hewan (sebelah timur jalan). Faiz mulai menunjukkan jalan kepada saya dan Dhenok. Beberapa kali, Faiz diajak Ayah ke Pasty, jadi dia hafal benar ke mana harus melangkah.

Berbagai macam unggas ada di sana. Sebenarnya saya tertarik dan ingin membeli burung yang murah meriah dan perawatannya mudah. Hanya saja kalau saya membeli burung di sini, bagaimana nanti membawanya pulang? Oleh karena nanti saya kesulitan sendiri, maka saya putuskan ke Pasty khusus jalan-jalan saja.
Anak ayam (dok.pri)

Selain unggas, ternyata saya juga melihat ikan, kura-kura, ular dan lain-lain. Nah, ular yang saya lihat adalah ular piton yang cukup besar. Kalau sudah berhadapan dengan ular, ada perasaan ngeri meskipun kalau di sekitar rumah, ular adalah hewan yang sering saya lihat.
Pengunjung di salah satu kios (dok.pri)

 Usai melihat-lihat hewan yang berada di sebelah timur jalan, kami menyeberang ke barat. Di sebelah barat pengunjung dimanjakan dengan ikan-ikan dan hewan laut lainnya. Mungkin Faiz dongkol karena tidak dibelikan apa-apa, hanya melihat-lihat.

Untuk mengurangi kekecewaannya, saya mengajak naik sepeda motor menuju tempat saya mengajar dulu, yaitu MA Ali Maksum, di Krapyak Kulon. Setelah itu, Dhenok minta makan di Popeye, di Jalan Bantul. Alhamdulillah, Faiz tidak marah lagi.


Akhirnya, jalan-jalan kami sudahi dan kami segera pulang karena gerimis turun dan mendung menghias langit secara mendadak. (Masih ada waktu untuk jalan-jalan).

Yogyakarta, 28 Desember 2017