Rabu, 17 Oktober 2018

TIPS BERBELANJA SAMBIL MENEBAR KEBAIKAN


Beberapa waktu yang lalu, suami memesan konsumsi di suatu tempat untuk keperluan pertemuan MGMP Olahraga. Setelah kardus saya buka, ternyata isinya “hanya semacam itu”. Satu kardus berisi kudapan tersebut, harganya Rp. 7.000,00. Saya minta izin pada suami, pertemuan yang akan datang pesan saja di tempat saudara. Mungkin harganya sama, tapi isinya lebih baik sedikit.

Menurut saya, sama-sama mengeluarkan sejumlah uang, lebih baik kalau keuntungan diberikan pada saudara daripada orang lain. Saya melakukan ini karena juga sering dipercaya orang dengan pertimbangan “nepotisme”. Nepotisme positif dan menguntungkan ini tentu tidak dilarang.

Demikian juga bila berbelanja kebutuhan sehari-hari. Daripada berbelanja di toko besar dengan harga sedikit miring, lebih baik berbelanja di warung saudara atau tetangga meskipun harganya ada sedikit perbedaan. Sama-sama memberikan keuntungan, lebih baik bila keuntungan tersebut jatuh pada orang terdekat dengan kita.

Sudah bukan saatnya lagi berbelanja dengan memburu tempat yang memberikan harga murah. Sekarang saatnya berbelanja dengan tujuan memberikan keuntungan pada orang dekat dengan kita, bisa tetangga atau kerabat kita.

Jangan merasa berat membayar sedikit mahal atas barang belanjaan. Semoga sedikit keuntungan yang kita berikan membawa keberkahan. Berbelanja di tempat saudara atau tetangga akan memberikan nilai kebaikan dan silaturahmi.

Senin, 15 Oktober 2018

Berapa Konsumsi Ideal Gula? Jangan Lebih Dari 12 Sendok Teh per Hari


Musim kemarau, udara kering dan panas. Panas matahari menyengat.  Kalau kurang mengonsumsi air, badan akan terasa lemah dan kepala pusing. Minum air putih secukupnya bisa membuat badan terasa fit.

Sebagian besar orang akan minum minuman dingin manis, seperti es teh, es buah, jus buah dan lain-lain. Bila sudah terbiasa minum minuman manis dingin, sebaiknya dikaji ulang. Penambahan gula pada minuman dingin yang jumlah berlebihan, tidak baik untuk kesehatan.

Berapa konsumsi gula yang ideal setiap hari? Badan Kesehatan Dunia PBB, WHO, merekomendasikan bahwa orang sebaiknya tidak mengonsumsi gula melebihi 12 sendok teh dalam sehari.

Minum minuman manis dengan gula terbatas lebih baik dibandingkan dengan penambahan gula berlebih. Sebaiknya air yang kita konsumsi tidak mengandung gula, misalnya air putih, minuman herbal, teh tawar, jeruk tawar, dan jus buah tanpa gula.

Banyak orang memilih jus buah atau sari buah karena dianggap lebih sehat daripada minuman ringan atau minuman bersoda. Namun gula yang ditambahkan ke dalam jus buah atau minuman sari buah bisa jadi sama atau bahkan lebih banyak daripada yang terkandung di dalam minuman ringan.

Mulai sekarang, yuk, kurangi mengonsumsi gula. Bila kita memerlukan banyak cairan, pilihannya adalah mengonsumsi minuman tanpa gula atau sedikit gula. Pilihlah minuman hangat daripada minuman dingin. Setiap usaha kecil dan sederhana, bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, maka lakukanlah dari sekarang.  

Minggu, 14 Oktober 2018

Menanam 12 Jenis Sayuran Dan Bumbu Dalam Pot

Harga kebutuhan pokok semakin merangkak. Bagi keluarga, perlu menyiasati untuk menekan pengeluaran, terutama untuk konsumsi alias makan. Untuk konsumsi sehari-hari, lauk-pauk bisa dipilih yang harganya lebih murah, tapi tetap memiliki nilai gizi yang tinggi. 

Demikian pula untuk menekan pengeluaran pembelian sayur, bisa dilakukan dengan  menanam dan memanen sayuran dari rumah. Cara yang bisa ditempuh untuk menghemat pengeluaran, yaitu dengan menanam beberapa sayuran di dalam pot. Ada 12  jenis sayuran dan bumbu yang bisa ditanam dalam pot, yakni:
1. Bayam
2. Sawi hijau
3. Kangkung
4. Daun bawang
5. Bawang merah
6. Bawang putih
7. Jahe
8. Kencur
9. Kunyit
10. Jeruk purut
11. Cabai
12. Daun seledri

Untuk menanam sayuran dan bumbu di atas, hanya diperlukan pot, media tanam, pupuk, dan bibit. Perawatan tanaman cukup sederhana, karena hanya dilakukan skala kecil. Bila ada penyakit dan gulma, cara mengatasinya juga gampang.

Menanam sayuran dan bumbu dalam pot sangat menguntungkan. Bila dilakukan dengan serius dan dalam skala lebih besar, bisa untuk menambah penghasilan keluarga. 

Yuk, menanam sayuran dalam pot.

Kamis, 11 Oktober 2018

SEDEKAH HASIL PANEN


Ketika masih kecil, rasanya ingin memiliki tanaman buah-buahan. Dahulu memiliki pohon jambu di rumah hanya sebatas mimpi. Sekarang setelah menikah dan memiliki halaman yang luas dan beberapa pohon batang keras. pohon yang dimaksud, di antaranya adalah: rambutan, mangga dan sukun.

Nah, kalau hasil panen melimpah, tidak mungkin akan dikonsumsi sendiri. Jalan terbaik untuk segera menghabiskan hasil panen dan berpahala adalah dengan menyedekahkan hasil panen kepada orang lain. Hasil panen bisa disedekahkan kepada tetangga terdekat, teman dan saudara. 

Kadang-kadang yang kita anggap sepele, bagi orang lain dianggap wah. Jangan takut untuk menyedekahkan hasil panen dari halaman rumah, yang penting ikhlas. Lebih baik lagi bila yang kita berikan untuk orang lain hasil panen berkualitas baik, sedangkan yang kita konsumsi sendiri biasa-biasa saja.

Coba, lihat halaman kita. Adalah hasil panen yang bisa kita sedekahkan pada orang lain?  

MANFAAT TANGGA BESI


Memiliki barang-barang yang bermanfaat, rasanya lega. Bila kita membutuhkan tinggal pakai, tidak perlu repot untuk menyediakan dulu. Salah satu contoh barang yang bermanfaat adalah tangga. Sekarang selain tangga dari bambu, juga tersedia tangga dari logam.

Tangga biasa digunakan untuk menjangkau tempat yang lebih tinggi atau berpindah ke tempat yang lebih tinggi. Sebenarnya banyak manfaat tangga, Anda bisa menyebutkan sesuai dengan kebutuhan. Di rumah saya, tangga besi bermanfaat untuk mengganti lampu di tempat yang tinggi, memindahkan barang dari atau ke gudang di atas pintu, dan untuk memanen buah. Masih banyak manfaat dari tangga besi tersebut!

Rabu, 10 Oktober 2018

Nasi Blender Buat Si Kecil Untuk Mengatasi Masalah Makan

Oleh: Noer Ima Kaltsum

Memiliki dua anak dengan postur tubuh berbeda, saya rasakan karena saya memperlakukan mereka berbeda. Hal itu disebabkan kondisi keduanya juga berbeda.

Ketika si sulung lahir, saya masih ikut mertua tinggal di rumah yang letaknya di pinggir jalan. Salah seorang tetangga memiliki anak sebaya dengan anak saya. anak tetangga, sebut saja Puput dan anak saya adalah Fai.

Sejak usia 4 bulan, Puput gampang sekali makan. Bubur susu yang dibuatkan selalu habis tanpa sisa dalam waktu sebentar. Sedangkan Fai harus disuap dengan berbagai macam rayuan agar mulutnya mau terbuka. Puput diberi makanan apa pun tidak menolak, terutama setelah mengenal nasi. Saat mengenalkan nasi, tak kurang-kurang akal, nasi dan sayur diblender. Kadang-kadang diblender sampai halus atau kasar. Tetap saja Fai tidak begitu lahap makannya.

Dari dua kondisi ini, kelihatan sekali mana yang gemuk dan mana yang kurus. Puput gemuk karena doyan makan dan Fai kurus karena sulit makan. Alhamdulillah, meskipun tidak gemuk, Fai dalam keadaan sehat dan berat badan masuk dalam kategori normal.   

00000

Faiz, anak kedua lebih gampang makan dari awal. Faiz sejak bayi, setiap jam kerja dititipkan di taman penitipan anak. Saat mulai makan makanan tambahan, Faiz dikenalkan dengan bubur susu. Alhamdulillah, Faiz gampang membuka mulut. Setelah pemberian bubur susu, dilanjutkan dengan nasi tim.

Saya tidak ingin yang dialami Fai juga dialami adiknya. Ketika mengenalkan nasi, nasi dan sayur diblender halus. Ternyata Faiz mau. Oleh karena saya harus berangkat bekerja pagi hari,  maka Faiz juga harus bisa cepat makannya. Nasi blender adalah solusi tepat bagi saya agar Faiz mau mengkonsumsi nasi dan sayuran.

Kalau tidak diblender, biasanya nasi cuma diemut. Di taman penitipan anak, Faiz disuapi nasi lembek. Anaknya mau makan tapi hanya sedikit.

Di rumah, tetangga ada yang bilang, “Sudah besar, kok masih disuapi nasi blender.”
Saya hanya membantin, ini cara saya, saya Ibu bekerja yang selalu dikejar waktu. Nanti kalau sudah waktunya makan nasi utuh pasti juga mau. Setelah usianya dua tahun, anaknya sudah bisa makan nasi sendiri meskipun tercecer di sana sini. Pada usia dua tahun ini, kelihatan sekali perbedaan postur tubuh Fai dan Faiz. Fai kurus tapi gesit, sedangkan Faiz gemuk tapi tidak segesit kakaknya.

Oleh karena sejak kecil pola makannya berbeda, maka postur tubuhnya juga berbeda. Kondisi sekarang Fai tinggi, kurus dan Faiz tinggi, gemuk. Fai, usia 18 tahun, hingga kini sulit makan dan Faiz, usia 8 tahun, sangat doyan makan.

00000

Kalau banyak Ibu yang risih disindir orang lain perihal berat badan anaknya dan dibilang kurus, itu wajar. Saya juga pernah mengalami. Bagi saya, tidak perlu ditanggapi. Saya pernah mengalami kondisi anak tak doyan makan, sampai mulut benar-benar tidak mau dibuka. Sebagai orang tua, lauk atau sayur apa saja sudah dicoba diberikan pada anak, tapi tetap saja anaknya tidak mau. Dulu, rasanya sedih bila anak tidak mau makan nasi. Maunya minum susu, biskuit, atau kudapan lainnya.

Setiap orang tua memiliki cara untuk memaksa anaknya mau makan. Kita boleh memberi masukan pada orang yang anaknya sulit makan, tapi jangan berharap mereka mau melakukan saran kita. Biarkan mereka memilih caranya sendiri.

00000 

Sabtu, 06 Oktober 2018

Koovina Mr. Koo, Rasakan Bedanya, Bedakan Rasanya



Dapat hadiah dari giveaway yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu, rasanya sesuatu banget. Kebetulan dapat hadiah KooVina Brazilian Collagen with Premium Chocolate.

Sebenarnya, apa Koovina Brazilian Collagen Chocolate Drink?   
KooVina Brazilian Collagen Chocolate Drink adalah minuman kesehatan dan kecantikan yang diformulasikan khusus dari bahan Collagen Premium Brazil yang kualitasnya telah diakui secara internasional untuk membantu menjaga kesehatan dan mempercantik penampilan, sehingga penampilan akan lebih segar, vit, dan awet muda.

Apakah keunggulan Brazilian Collagen?
KooVina lebih memilih Premium Brazilian Collagen daripada kolagen lainnya, karena:
1.    Kolagen Brazil dibuat dari jaringan ikat sapi pilihan berkualitas dari peternakan Brazil yang telah berstandar internasional.
2.    Kolagen Brazil telah diproses dengan standar Quality Control yang tinggi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam bidang nutrisi dan kesehatan selama 125 tahun dan telah lolos sertifikasi Halal  dari Lembaga Islam Amerika Latin (The Islamic Dissemination Centre for Latin America) dan telah disetujui oleh Majelis Ulama Indonesia.
3.    Kolagen Brazil diproduksi di bawah riset dan pengawasan mutu yang ketat oleh lembaga-lembaga riset internasional.
4.    Kolagen Brazil kami memiliki tingkat kelarutan yang sangat baik, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.
5.    Kolagen Brazil bercita rasa dan beraroma tawar, tidak amis, apek, atau anyir, sehingga cocok dikombinasikan dengan coklat premium dari Mr. Koo.

KooVina bermanfaat untuk:
1.    Membantu membuat kulit menjadi lebih cerah, halus, kencang, kenyal, dan memukau.
2.    Melembabkan dan menyehatkan kulit.
3.    Mencerahkan dan memutihkan kulit yang kusam.
4.    Mengurangi kerutan dan garis-garis halus di wajah serta mengecilkan pori-pori wajah.
5.    Membantu menormalkan kadar minyak pada wajah.
6.    Menghambat proses penuaan dini.
7.    Mencegah osteoporosis.
8.    Mengatasi radang sendi.
9.    Kuku menjadi lebih kuat  dan tidak mudah patah.
10. Mengatasi kerontokan rambut.
11. Merangsang pertumbuhan rambut
12. Memperbaiki masalah kewanitaan  dan meningkatkan harmonisasi rumah tangga.
13. Membantu proses detoksifikasi.
14. Memperlancar dan memperbanyak ASI bagi ibu menyusui.
15. Menutrisi jaringan sel-sel otak.
16. Menguatkan kesehatan dan kelenturan sel-sel mata.
17. Menguatkan dan mengokohkan gigi.
18. Membantu menyehatkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah.
19. Menghindarkan dari hipertensi dan menyehatkan jantung.
Setelah tahu manfaatnya, ingin rasanya mengkonsumsi KooVina ini. 

Selasa, 02 Oktober 2018

HUKUMAN MEMBENTUK KARAKTER SISWA


HUKUMAN MEMBENTUK KARAKTER SISWA
Oleh : Noer Ima Kaltsum

Saya membuka pintu gerbang sekolah hendak pulang. Ketika sepeda motor saya keluarkan ke luar gerbang, berhentilah sebuah sepeda motor di depanku. Astaghfirulloh, saya kaget. Si pengendara tidak turun dari sepeda motornya. Helm masih menutupi kepalanya. Si pengendara hanya membuka kaca helm. Laki-laki tersebut menyapaku,
“Bu Ima masih ingat saya?”
Kening saya berkerut. Jelas saya tidak hafal laki-laki tersebut, bahkan mungkin malah tidak mengenalnya sama sekali.
“Siapa ya? Coba helmnya dilepas. Kalau masih tertutup seperti itu saya tidak ingat,” pinta saya.
“Saya Agus Triyono, Bu. Muridnya Ibu yang dulu dihukum lari bolak-balik dari ujung utara sampai lapangan basket,” kata laki-laki tersebut sambil melepaskan helm dari kepalanya.
Setelah helm dilepas, barulah saya mengenali wajah dan profilnya.
“Oh, ya. Panjenengan (Anda) Agus, yang kepalanya sedikit petak itu. Bu Ima ingat. Dulu panjenengan Ibu hukum karena tidak lengkap memakai atribut sekolah. Ayo Mas Agus, mumpung sudah sampai di sekolah, mampir dulu. Bapak dan Ibu guru yang lain masih berada di kantor lo.”
“Terima kasih, Bu Ima. Saya buru-buru, ada keperluan. Lain kali saja saya silaturahmi ke sekolah. Salam untuk Bapak dan Ibu guru saja.”
“Baiklah nanti saya sampaikan. Hati-hati ya Mas Agus. Bekerjanya yang semangat.”
Setelah sebentar basa-basi, Agus pamit dan pergi meninggalkan saya. Saya cukup menggelengkan kepala. Ingat sekitar tahun 2002-2004. Ketika itu kesepakatan antara saya dan murid-murid, bila melanggar tata-tertib sekolah pada saat saya mengajar hukumannya push up atau lari. Murid-murid konsekuen, bila melanggar tata-tertib mereka sudah menjalankan hukuman sendiri.
Suatu saat saya bertemu lulusan SMK tempat saya mengajar. Saya mengingat-ingat anak tersebut. Lalu anak tersebut mengatakan kalau dulu ketika terlambat/membolos sekolah disuruh push up. Kalau terlambat masuk pagi hari Cuma push up lima kali. Kalau membolos tidak mengikuti pelajaran tanpa keterangan, hukumannya push up dua puluh lima kali.
Lain dulu lain sekarang. Dulu murid-murid taat dan patuh pada guru. Hukuman yang harus dijalani murid karena melanggar aturan sekolah, benar-benar bisa diterapkan dan membuat murid jera.
Bahkan apabila pelanggaran yang dilakukan murid sudah pada taraf yang mengkhawatirkan, biasanya wali murid dipanggil untuk datang ke sekolah. Komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan wali murid untuk kepentingan murid sangat diperlukan.
Sekarang jamannya telah berubah. Guru tidak diperkenankan memberi hukuman fisik kepada siswa. Apabila pihak sekolah atau guru memberi hukuman fisik biasanya dikatakan melanggar Hak Asasi Manusia.
Beberapa bulan yang lalu sekolah kami kedatangan Pengawas dari Disdikpora. Waktu itu Bapak Pengawas berkata/berpesan kepada Bapak/Ibu guru agar tangan kami jangan sekali-kali menyentuh siswa. Guru tidak boleh memberi hukuman fisik.
00000
Kemajuan teknologi dimanfaatkan oleh guru untuk memajukan pendidikan anak didiknya. Metode pembelajaran lebih bervariasi, guru dituntut untuk lebih kreatif. Segala usaha dikerahkan untuk murid-muridnya, terutama agar lulus UN.
Saya mengajar sejak tahun 1997. Kala itu murid-murid menghormati guru-gurunya seperti menghormati orang tua mereka sendiri. Murid-murid taat dan patuh terhadap peraturan yang dibuat sekolah.
Sekarang sudah mulai ada pergeseran. Jujur saja, tidak hanya murid-murid tempat saya mengajar melainkan sebagian murid-murid pada umumnya sulit untuk dinasehati. Kadang ada salah paham antara guru dengan siswa, guru dengan wali murid, guru dengan masyarakat.  Guru dan pihak sekolah kadang-kadang bingung menentukan sikap.
Pada tahun 1997-2005, hukuman yang saya berikan untuk murid-murid (hukuman fisik yang tidak memberatkan) bertujuan untuk memberi pelajaran kepada mereka. Kenyataannya mereka merasakan manfaatnya setelah lulus dari SMK dan telah bekerja.
Saya masih berhubungan dengan murid-murid yang sudah lulus. Kalau tidak secara langsung, biasanya lewat dunia maya. Lewat facebook mereka sering bercerita tentang pengalamannya selama sekolah di SMK. Banyak dari mereka yang mengaku bahwa keberhasilan mereka sekarang ini adalah hasil pendidikan yang keras dari sekolah. Keras dalam arti yang luas.
Mereka berterima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah mendidik dengan baik. Bahkan pernah suatu hari, masih dalam suasana lebaran, beberapa siswa datang ke rumah saya. Mereka mengatakan pendidikan karakter (disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan lain-lain) bermanfaat setelah terjun di dunia kerja. 

Minggu, 30 September 2018

Momentum Terindah Waktu Panen dan Wisata Air

Dikapyuk air
dok. Suyat


Ketika masih mengajar, saya biasa memotret kegiatan di sekolah. Kegiatan penting di sekolah sering saya jadikan berita dan saya kirim ke koran lokal. Selain di sekolah, kegiatan di luar sekolah yang ada kaitannya dengan pembelajaran juga saya abadikan dengan kamera ponsel.
Kegiatan di rumah, di jalan, di tempat wisata, dan momentum penting lainnya juga saya abadikan dengan kamera ponsel. Foto-foto hasil bidikan ini, saya pergunakan untuk melengkapi tulisan saya di blog, apalagi untuk kepentingan lomba.
Hari terakhir libur kenaikan kelas, saya dan teman-teman mengadakan perjalanan wisata ke Malioboro dan Pantai Parangkusumo. Saat tiba di Malioboro tengah hari, panasnya sungguh menyengat. Akan tetapi, untuk bukti bahwa kami benar-benar sudah sampai Malioboro dan dalam rangka pamer, ya harus ada fotonya dong.

Malioboro
dok.pri

Sebagai orang Yogya, sebenarnya saya sudah pernah diajak lewat pantai selatan yang jumlahnya tidak hanya satu dua. Dari pantai Depok, suami juga pernah melanjutkan perjalanan ke Parangtritis, lalu naik sampai Gunung Kidul.
Jadi, sebenarnya saya juga pernah dilewatkan di Pantai Parang Kusumo. Hanya saja, dulu bagian depan belum ada tulisan manis seperti nama-nama tempat di zaman now.
Ada sesuatu yang menarik dengan Pantai Parang Kusumo. Konon di pantai ini, banyak orang melakukan ziarah, melakukan ritual tertentu, ada dunia lain yang sengaja dikunjungi para peziarah.
Saya sempat melihat seorang lelaki sedang melakukan lelaku. Lelaki berambut panjang, memakai pakaian Jawa bercelana panjang dan memakai iket kepala. Lelaki tua itu duduk bersila menghadap pantai. Celana dan pakaiannya sudah basah. Entah sudah berapa kali lelaki tersebut kena ombak besar.
Dua teman saya yang tahu dua lain mendadak perutnya terasa mual dan pingin muntah. Katanya, lelaki tersebut sedang berkomunikasi dengan penguasa pantai. Dia ditemui punggawa atau penjaga pantai. Saya tak pernah bisa mengikuti alur cerita mereka.
Hal-hal gaib itu memang ada dan sebagai muslim, saya harus percaya. Hanya saja saya membatasi diri untuk tidak lebih jauh untuk tahu lebih banyak. Seandainya ada prosesi labuhan atau apapun yang berkaitan dengan dunia mereka yang "percaya", tentu saya hanya bisa mencatatnya sebagai tulisan yang bisa untuk diceritakan kepada orang lain. Parang Kusumo biasa digunakan untuk nenepi, kata orang-orang.
Setelah lelaki yang melakukan lelaku telah pergi, saya dan teman-teman mendekat ke air. Salah satu teman saya bilang sebentar lagi ombak datang. Teman yang lain malah dengan sengaja  mengajak kami untuk berbasah-basah diterjang ombak.
Takut air

Oleh karena saya takut air, saya selalu waspada. Bila air datang, saya harus siap. Dan benar, ombak datang. Pasir tempat saya berdiri lama-lama terkikis. Hampir saja saya kehilangan keseimbangan. Teman saya berteriak, “Ayo, saling berpegangan!”
Lega rasanya, meski masih deg-degan, saya merasa ada sensasi tersendiri yang tak mungkin saya lupakan.

Bebas
dok.pri

Setelah tidak mengajar, saya lebih sering mengikuti lomba penulisan, kelas menulis, pertemuan penulis, dan kegiatan yang ada kaitannya dengan menulis. Tentu saja setiap kegiatan selalu ada fotonya.
Temu penulis
dok.pri

Beberapa hari terakhir, saya sedang asyik-asyiknya memanen hasil kebun. Memanen sukun itu sangat mengasyikkan, tapi risikonya juga besar. Mengapa demikian? Karena buah sukun yang akan dipanen berada di tempat yang tinggi. Sebagai Ibu yang lemah lembut, tentu saja tidak selayaknya “pecicilan” memanjat pohon sukun. Cukuplah suami saja yang menjatuhkan sukun dengan cara dipotong tangkainya memakai galah yang dilengkapi pisau.
Panen alpukat
dok.pri

Nah, untuk saya cukup memanen buah alpukat. Itu saja juga tidak perlu memanjat pohonnya, cukup berdiri di atas kursi plastik (itu saja pakai gemetaran).
Selama ini saya mengabadikan momentum penting dan indah dengan kamera ponsel. ponsel tersebut memiliki spesifikasi berikut:  Cipset: Snapdragon 636, Layar: Full HD 6,2 inci, aspek rasio 19:9, Kamera belakang: 12 MP & 8 MP, Kamera depan: 8 MP, Baterai: 3.200 mAh, Memori: 4 GB, ROM: 64 GB/128 GB, dan OS: Android Oreo..
Beberapa waktu yang lalu, ada teman yang membisikkan pada saya untuk ganti ponsel terkini. Saya jadi ingat tentang Huawei Nova 3i. Gawai yang cakep betul luar dalamnya, bikin saya jatuh cinta. Mengapa saya tertarik dengan smartphone yang satu ini? .Inilah beberapa alasan saya, yakni:
dok.sujiwo.com

1.    Smartphone ini punya desain irish purple yang luar biasa keren. Cantiknya bikin luluh dalam pandangan pertama. Tidak butuh case macam-macam, dia indah dari sananya
2.    Pernah dengar AI? Membuat kamera smartphone memiliki kecerdasan buatan, sehingga bisa menghasilkan foto dengan apik tanpa perlu kita terlalu pusing setting sana sini. Huawei Nova 3i, punya 4 kamera AI! Gila.
3.    Storage-nya 128Gb! Ya, paling besar di kelas smartphone mid-end saat ini
4.    Kesukaan saya selain AI dalam kameranya, adalah GPU Turbo yang dia miliki.
Oleh karena ada yang memberi iming-iming smartphone ini, saya jadi merengek-rengek pada suami untuk mewujudkan keinginan saya memilikinya. Selama ini, suami tahu hobi saya, yaitu menulis dan memotret. Menurutnya, hobi saya positif dan perlu dukungan. Dukungan di sini bukan hanya sebatas kata-kata saja, melainkan diperkuat dengan difasilitasi berupa barang, hehe.   
Saya ingin memiliki smartphone yang dengan desain yang keren, memiliki kamera yang diperkuat AI, Storage 128 GB paling besar di kelas smartphone mid-end saat ini, dan diperkuat dengan GPU Turbo untuk kemampuan gaming


TIPS MEMASAK DAUN PEPAYA RASANYA TIDAK PAHIT

Waktu masih kecil, Ibu membeli daun pepaya rebus ukuran satu kepal tangan orang dewasa. Sampai di rumah, Ibu membuat sambal gula Jawa yang rasanya manis pedas. Cara makan dengan daun pepaya dicocol ke sambal gula Jawa, lalu disantap. Ternyata daun pepaya tersebut rasanya tetap pahit. Rasa manis sambal, kalah dengan rasa pahit daun pepaya


Sejak saat itu, saya tidak mau makan daun pepaya. Apalagi tidak ada olahan istimewa dari daun pepaya. 

Nah, ketika saya  tinggal di Karanganyar, saya sering melihat orang mengkonsumsi daun pepaya sebagai sayur tambahan sambal tumpang, nasi pecel, nasi gudang dan lalapan. Suatu ketika, saya mencoba makan nasi tumpang dengan sayuran daun pepaya. Ternyata rasanya tidak pahit. Oleh karena tidak pahit, saya jadi gemar mengkonsumsi daun pepaya sebagai sayur terutama saat memberikan ASI untuk kedua buah hati saya. 

Bagi yang sudah berpengalaman memasak daun pepaya, untuk membuat daun pepaya rasanya tidak pahit, itu mudah. Ada yang menambahkan ampo atau tanah liat saat merebus daun pepaya. Ada juga yang menambahkan daun singkong dan garam saat merebus daun pepaya. Memang benar, kedua cara tersebut membuat daun pepaya rasanya tidak pahit.

Daun pepaya tersebut lalu diolah menjadi oseng-oseng ditambah tempe. Tidak sulit untuk mengolah daun pepaya menjadi makanan favorit keluarga. Bagi saya, ilmu bisa didapatkan dari siapa saja dan dari mana saja. Ilmu kuliner ini saya dapatkan dari pedagang yang membuka warung makan skala rumahan dan berada di pelosok kampung.

Kini, mengkonsumsi sayur daun pepaya tidak bagi takut rasanya pahit. Bila Anda belum pernah mencoba mengolah daun pepaya sebagai sayur, silakan mencoba tips di atas. Semoga berhasil dan kalau sudah matang, sayurnya bisa dibagikan ke tetangga. 

TIPS MEREBUS KACANG HIJAU AGAR CEPAT EMPUK


Setelah berkantor di rumah, saya lebih sering memasak sayur sendiri daripada waktu sebelumnya. Selain membuat sayur, saya juga mencoba mempraktikkan cara merebus kacang hijau agar cepat empuk.

Mula-mula, segenggam kacang hijau saya cuci bersih lalu ditiriskan. Yang kedua adalah merebus 4 gelas air sampai mendidih lalu kacang hijau dimasukkan ke dalam air mendidih. Kacang hijau direbus selama 5 menit, lalu api dimatikan.

Tiga puluh menit kemudian, api dinyalakan sampai mendidih. Ke dalam panci saya tambahkan gula Jawa secukupnya serta santan, lalu saya aduk. Lima belas menit kemudian kacang hijau sudah mekar dan sudah matang. 

Kini waktunya kacang hijau disantap. Saat udara panas, menyantap kacang hijau hangat bisa menambah semangat untuk melakukan aktivitas.   

Diet Aman, Pilih Diet Ketogenik atau Diet Rendah Lemak?

Bagi orang yang merasa memiliki berat badan berlebih, baik kegemukan maupun obesitas, mereka akan menempuh cara diet untuk menurunkan berat badan. Ada 2 jenis diet yang sering dibanding-bandingkan, yakni diet ketogenik dan diet rendah lemak. Sebenarnya, diet manakah yang paling ampuh sekaligus aman menurunkan berat badan?

Diet Rendah Karbo dan Gula
Diet rendah karbo dan gula adalah diet dengan mengurangi jumlah karbohidrat dan gula. Pada diet ini menekankan pola asupan makanan tinggi lemak, rendah karbohidrat. Sebaiknya, diet karbo dilakukan secara bertahap, tidak terlalu ketat, dan mendadak. Untuk pengganti karbo bisa mengkonsumsi alpukat, santan, krim, dan protein hewani, seperti keju dan daging. Cara kerja pada diet rendah karbo dan gula adalah tubuh kekurangan karbohidrat dan gula dan mulai membakar lemak sebagai sumber tenaga.

Diet Rendah Lemak
Diet rendah lemak menekankan pola makan porsi kecil rendah lemak dengan mengurangi sumber makanan mengandung kolesterol. Caranya dengan membatasi karbohidrat, makan makan tinggi serat, protein, dan lemak nabati. Jenis makanan yang dikonsumsi adalah biji-bijian, sayur, buah, dan karbohidrat rendah kalori, seperti berat merah, kentang, ketela dan jagung. Cara kerja pada diet rendah lemak adalah membakar simpanan lemak dalam tubuh menjadi energi karena jumlah makanan yang masuk berkurang.

Kamis, 27 September 2018

MEMULAI USAHA DARI RUMAH

Beberapa waktu yang lalu, saya diajak teman bekerja sama menjalankan bisnis. Saya mengusulkan bisnis dengan modal kecil dan risikonya juga kecil. Tidak perlu muluk-muluk untuk memulai bisnis ini. Lalu, bisnis apakah yang akan dijalankan? Pilihan saya adalah membuka warung makan khusus menyediakan sop daging sapi.  
Teman saya setuju dengan usul saya. Kami lantas memikirkan lokasi warung makan tersebut. Kembali saya mengusulkan lokasi warung makannya adalah di rumahnya. Kebetulan rumah teman saya di perumahan. Akan tetapi, teman saya tidak setuju dan dia lebih mantap kalau warung makan berada di rumah saya.
Mengapa sejak awal saya tidak mengusulkan lokasi warung makan di rumah saya? Alasan saya adalah karena lokasi rumah saya menyendiri, tidak ada tetangga. Saya tidak berani membuka warung di rumah karena memang suasana sekitar rumah sepi.
Sampai di sini, rencana menjalankan bisnis berhenti, belum ada kelanjutannya. Sebenarnya saya ingin membuka usaha di rumah Ibu mertua. Akan tetapi, saya masih ragu-ragu untuk menjalankan usaha tersebut. Rumah Ibu mertua ditinggali dua orang adik ipar. Keduanya memiliki hak untuk tinggal di rumah tersebut, sedangkan suami tidak memiliki hak untuk tinggal karena tidak mendapatkan warisan di rumah tersebut.
Sementara ini saya sabar untuk memikirkan kembali bentuk usaha yang bisa saya lakukan tanpa meninggalkan rumah. Untuk mengisi waktu luang, saya menulis dan mengirimkan hasilnya ke media. Sebenarnya saya bisa memulai usaha dengan berjualan secara online. Saya masih perlu belajar berjualan secara online. Tentunya, menjual barang yang mudah laku.
Saya juga ditawari untuk memberikan les tambahan pelajaran. Saya masih mempertimbangkan beberapa usaha yang bisa saya lakukan. Mungkin Allah sedang memberikan kelonggaran untuk saya. Semoga jalan terbaik untuk saya segera terbuka lebar. 

Senin, 24 September 2018

KONSISTEN MENJALANKAN SALAT DUHA

Salat duha adalah shalat sunah, bukan shalat wajib. Salat sunah artinya bila dikerjakan mendapat pahala dan bila ditinggalkan tak mengapa tapi kok rasanya sayang ya bila ditinggalkan. Oleh karena itu salat duha boleh dikerjakan.
Salat duha bisa dilakukan pada waktunya. Bila kita aktif bekerja di luar rumah, maka sebelum aktif bekerja, luangkan waktu untuk salat duha. Salat duha bisa dilakukan di rumah sebelum berangkat kerja atau di kantor.
Bila kita terbiasa salat duha, hati akan lebih tenang lagi. Niatkan salat duha mendapatkan rida dari Allah semata bukan ingin cepat kaya atau dibantu secara materi oleh Allah.
Bila kita rutin menjalankan salat duha, hikmahnya adalah Allah memberikan banyak kemudahan. Mengawali salat duha memang mudah, tapi untuk menjaga konsistensi masih terlalu sulit.
Untuk menjaga konsistensi, maka lakukan salat duha sesuai jadwal yang telah kita tentukan. Insya Allah, Allah akan memberi kemudahan kepada kita untuk melaksanakannya.
Kerjakan salat duha dengan jumlah rakaat semampu kita. Kalau kita memaksakan diri melaksanakan salat duha dengan jumlah rakaat banyak, suatu saat akan ada rasa bosan, kita lalu meninggalkannya.
Setelah salat duha, kita bisa berdoa dan meminta sesuatu pada Allah sesuai dengan keinginan. Akan tetapi, doa yang kita panjatkan belum tentu dalam waktu relatif cepat akan dikabulkan.
Mungkin doa kita secepatnya dikabulkan, ditunda atau ditangguhkan dengan cara dikabulkan di surga. Yang penting niat kita benar. Kalau niat salat duha keliru, maka ketika doa kita tidak segera terkabul, kita akan marah, karena tidak sesuai dengan harapan kita.
Bagi orang yang bekerja di rumah, salat duha bisa dikerjakan, waktunya lebih fleksibel.  Biasanya setelah salat duha, berdoa lalu dilanjutkan membaca Alquran. Tentu saja pahalanya akan berlipat ganda.

Bagi yang belum mengerjakan salat duha, yuk salat duha mulai saat ini. Banyak hikmah yang bisa kita dapatkan setelah rutin mengerjakan salat duha. Kalau sudah tahu hikmah salat duha, pasti kita tidak akan meninggalkannya.

Jumat, 21 September 2018

MENYITA HP PELANGGARAN HAM

Hari kedua setelah diberhentikan mengajar, Maharani dikirimi pesan lewat WA maupun SMS beberapa temannya. Isinya: Maharani jangan mengirim pesan lewat WA. Kalau bisa semua chat dalam grup dihapus dan sebagai admin Grup Kwek-Kwek membubarkan grupnya. 

Maharani tidak habis pikir, ada apa dengan Vijay sampai-sampai HP semua warga perguruan disita? Bukankah sekarang Maharani sudah tidak  berada di perguruan? Apa hubungan Maharani tidak lagi bekerja dengan penyitaan HP semua warga perguruan?

Ternyata Vijay ingin tahu pembicaraan antara Maharani dengan warga perguruan. Vijay penasaran! Kalau sampai membaca chat pribadi berarti itu pelanggaran Hak Azazi Manusia, itu bisa dilaporkan pada yang berwajib.

Maharani itu siapa? Mengapa Vijay melakukan tindakan penyitaan HP? Apakah Vijay ketakutan atau ingin tahu dengan apa yang disampaikan Maharani pada teman-temannya. Jangan salah duga, Vijay. Pesan yang disampaikan pada Maharani semua biasa saja. Tidak ada nada marah, kecewa, ancaman dan sebagainya. 

Penyitaan Hp tersebut hingga malam hari. Setelah Isya' HP semua warga perguruan dikembalikan. Dengan perasaan yang biasa-biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa, warga perguruan pulang.

Satu yang mereka ingat, sebelum menyita HP, Vijay marah-marah. Nah, tindakan cerdas salah satu warga perguruan adalah merekam semua yang diucapkan Vijay dalam keadaan marah selama lebih satu jam.

Maharani di rumah selonjoran sambil menulis, tersenyum. "Aku yang di sini tenang-tenang saja. Kamu di sana kok masih pusing memikirkan aku, Vijay? Mungkin namaku telah terlanjur terukir di relung hatimu, Jay. Maafkan aku, kamu tak bisa melupakan aku." 

AKU BISA MAKAN TANPA KERJA DI KANTOR ITU

Namanya juga orang kecewa dan kesal maka wajarlah kalau Pak Kapoor marah-marah. Mencaci dan mengumpat tanpa bisa dikendalikan. Meskipun Maharani sudah menahannya dengan kalimat yang menenteramkan tapi Pak Kapoor masih terbawa emosi.

+ Vijay bilang, aku mau makan apa kalau tidak bekerja di kantor itu. Akan aku buktikan kalau rezeki yang menjamin Allah. Dia dan kantor tidak memberi rezeki kepadaku. Tidak bekerja di kantor itu bukan berarti aku lantas tak bisa makan.

Maharani tetap memberikan masukan. Boleh saja Pak Kapoor marah-marah, tapi tetap tahan omongannya. Jangan sombong dan banyak omong, yang penting buktikan. Lakukan yang terbaik. Lebih baik bertindak nyata daripada banyak omong.

Maharani jadi ingat ketika suatu hari dia dipanggil Vijay. Di situ ada Pak Kapoor juga. Vijay bilang,"Anda mau makan apa kalau tidak kerja di sini?"

Maharani tersenyum. Rezeki yang menjamin Allah. Kalau dia tidak bekerja di kantor itu, masih ada penghasilan dari menulis. Masih ada suami yang setiap hari memberi makan untuk keluarganya. Maharani tidak perlu banyak omong dan menyombongkan diri. Benar, ketika Maharani diberhentikan dari pekerjaannya, Alhamdulillah sampai hari ini masih tetap bisa makan. Allah telah menjamin rezekinya.

Burung saja sudah dijamin rezekinya. Pagi hari dalam keadaan lapar, burung meninggalkan sarang dan sore hari pulang dalam keadaan kenyang. Siapa yang menjamin rezeki burung?

Manusia bisa berpikir, manusia bisa bergerak dan manusia bisa berupaya. Selama ada kesempatan, manusia bisa menjemput rezekinya.

Kamis, 20 September 2018

MENANAM FITNAH MENUAI FITNAH

Dengan santainya, malam itu Maharani mengirim pesan lewat WA pada Pak Kapoor.

= Selamat malam, Pak Kapoor. Apakah benar, Anda mengundurkan diri dari kantor?"
+ Betul, Bu Maharani. Saya tidak terima difitnah. Saya difitnah lagi oleh Vijay. Katanya saya selingkuh dengan istrinya. Daripada saya bekerja tidak nyaman, lebih baik saya resign. Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan.
= ya. Fitnah memang lebih kejam daripada pembunuhan. Saya adalah salah satu korbannya. Saya telah difitnah dan saya tidak keluar melainkan dikeluarkan dari kantor.

Mungkin Pak Kapoor memahami kata-kata Maharani. Maharani difitnah Vijay dan Pak Kapoor adalah salah seorang di antara 3 orang yang menandatangani surat yang berisi fitnah tersebut.

Mungkinkah Pak Kapoor telah lupa dengan apa yang telah dia lakukan terhadap Maharani? Entah itu dengan alasan dipaksa, ditekan atau di bawah ancaman, secara tidak langsung Pak Kapoor membenarkan apa yang ditulis oleh Vijay adalah benar. Ada 7 fitnah yang sengaja ditulis oleh Vijay. Maharani tidak melakukan semua itu. 

Maharani telah memaafkan 5 orang yang menandatangani kertas-kertas itu. Dia telah memaafkan mereka tapi biarlah Allah Hakim Yang Seadil-adilnya memberikan balasan. Apakah ini yang dinamakan hukum karma? Bukan, ini bukan hukum karma. Ini adalah hukum alam, sapa nandur bakal ngundhuh. (SELESAI)

RESIGN KARENA DITUDUH SELINGKUH

“Mulai hari ini saya resign.”
Pak Kapoor beranjak dari tempat duduknya. Dia membuka pintu lalu keluar ruangan. Dia menutup pintu dengan cara membantingnya. Dher! Dia mengemasi barang-barangnya dengan perasaan dongkol. Dengan mengendarai sepeda motor, Pak Kapoor meninggalkan perguruan.
Tak dihiraukannya sapaan teman-teman yang berada di ruang tamu kantor. Kepergian Pak Kapoor tidak bisa dicegah. Orang-orang yang berada di ruang tamu saling berpandangan. “Pak Kapoor nesu tenan.”
Beberapa saat kemudian Pak Kapoor mengirim pesan lewat WA grup .
“Mulai hari ini, aku keluar. Aku dituduh selingkuh dengan istrinya. Sungguh menyakitkan!”
Reema mengernyitkan keningnya. Mosok Kapoor dituduh selingkuh sama Laksni, istri Vijay? Yang benar saja? Walah, Vijay terlalu pede, dia menilai istrinya paling cantik sedunia. (SELESAI)

Rabu, 19 September 2018

HANDSOCK DARI KAUS KAKI

Bagi perempuan, memakai kaus kaki jari membuat  kaki kita nyaman. Sekarang banyak pilihan warna dan ukuran kaus kaki sesuai dengan keinginan kita. Bagi sebagian muslimah, kaus kaki merupakan benda yang wajib dikenakan.

Selain memakai kaus kaki, biasanya perempuan yang berhijab akan melengkapi tangannya dengan handsock. Handsock dapat kita temukan dengan harga cukup terjangkau dan variatif sesuai dengan modelnya.

Bila kita mau sedikit repot untuk mendapatkan handsock yang harganya murah, kita bisa membuat handsock sendiri dari kaus kaki. Kaus kaki yang kita gunakan untuk membuat handsock bisa yang model kaus kaki jari atau bukan jari. Caranya: tinggal dipotong bagian ujung kaus kaki yang tertutup.

Setelah membuat lubang dari kaus kaki maka kita mulai bermain variasi. Silakan mau dibuat model apa saja tergantung selera. Handsock bisa kita beri hiasan. Hiasan-hiasan tersebut bisa kita beli di toko craft yang menyediakan berbagai macam hiasan/asesoris. 

Apa pun hasilnya, kita bisa dengan percaya diri memakainya. Handsock buatan sendiri pasti lebih murah daripada handsock yang dijual di luar. Hanya saja, dari segi kualitas mungkin belum masuk kategori kualitas prima. 

Kalau kita tidak mau repot dan tinggal memakai saja, pilihannya adalah membeli handsock yang ada di pasaran. Di toko offline maupun online, banyak dijual handsock dengan harga dan kualitas yang variatif, tinggal kita menyesuaikan tebal tipisnya isi dompet.

Yuk, membuat handsock sendiri!
Yuk, berkreasi dengan kaus kaki!
Yuk, memakai hijab syar'i!