Rabu, 21 November 2018

Inilah 18 Permainan Tradisional Pererat Kebersamaan

Dunia anak-anak adalah dunia bermain yang menyenangkan. Bagi anak-anak, hal yang menyenangkan adalah bermain bersama teman-teman. bermain bersama teman-teman lebih menyenangkan daripada bermain sendiri.

Pada saat ini terjadi pergeseran anak-anak dalam bermain. Sekarang anak cenderung lebih asyik bermain sendiri. Asyik dan sibuk dengan dirinya sendiri. Sebenarnya banyak keuntungan yang diperoleh bila bermain bersama teman-temannya. Yang jelas lebih seru dan menyenangkan.

Dulu, banyak permainan yang membutuhkan kerja kelompok. Dalam suatu permainan, ada dua atau tiga tim yang saling berhadapan. Nantinya, akan didapat tim yang menang dan yang kalah. Di sini, ada sikap jujur yang perlu dijunjung. Bermain secara jujur adalah pendidikan karakter melalui permainan.

Tim yang menang dan yang kalah harus menerima keputusan dengan sportif. Di arena permainan mereka akan saling bermusuhan. Namun, setelah permainan selesai dan mereka keluar dari arena, mereka tetap menjadi teman. 

Biasanya, dalam permainan kelompok, anggota tim akan memberikan dukungan dan semangat. Dengan demikian, suasana permainan ramai dan lebih seru.

Permainan apa saja yang bisa dilakukan dengan cara berkelompok? Nah, ini dia permainan tradisional (zaman old) yang dilakukan secara berkelompok:
1. Gobak sodor
2. Lompat tali,
3. Boi-boi bola,
4. Sepak sekong,
5. Benteng-bentengan
6. Kasti, 
7. Sepak bola,
8. Bakiak  

Permainan yang dilakukan secara individual, bukan kelompok adalah:
1. Engklek/ingling
2. Dakon/congklak
3. ABC lima dasar
4. Egrang,
5. Kelereng,
6. Bola bekel
7. Layang-layang,
8. Cublak-cublak suweng,
9. Balap karung,
10. Ular naga.

Baik  yang dilakukan secara individu maupun berkelompok, permainan tersebut dilakukan oleh banyak anak secara bersama-sama. Keseruan mereka karena bermain bersama teman-temannya. Anak-anak yang awalnya sedih, akan berubah menjadi gembira ketika berkumpul bersama teman-temannya. Mereka akrab satu sama lain.