Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Oktober 2017

Menanam Kangkung Darat Lebih Hemat


 Ketika masih kecil, Ibu sering membuat sayur kangkung dicampur tempe. Tentu saja harus beli  kangkung  dahulu. Berbeda dengan sekarang. Kalau mau memasak kangkung, tinggal cari di belakang rumah. Kangkung air liar tinggal petik. Akan tetapi sering kalah dengan orang luar yang mencari rumput di belakang rumah saya.

Selain kangkung air, sebenarnya di belakang rumah bisa ditanami kangkung darat. Menulis tanaman sayuran kangkung darat, mengingatkan kegiatan bercocok tanam yang pernah saya lakoni. Ya, sebagai petani sayuran, saya harus mencoba menanam bermacam-macam sayuran. Tujuannya adalah untuk mengetahui dari beberapa sayuran yang saya tanam ini, yang manakah yang paling menguntungkan.

Untuk kangkung darat, biasanya cara memanennya adalah dengan dicabut. Akan tetapi, setelah saya coba memanen dengan cara di potong ternyata untuk selanjutnya tanaman malah lebih baik lagi hasilnya.

Untuk menanam kangkung darat, saya harus menyiapkan lahan. Lalu lahan tersebut saya tutup dengan plastic mulsa agar gulma tidak tumbuh dan mengganggu tanaman utama.

Kangkung juga merupakan sayuran berumur pendek. Olek sebab itu, kaangkung bisa ditanam di pot. Kalau digunakan sebagai usaha, menanam kangkung sangat menguntungkan. Cara menanamnya mudah, praktis dan tidak banyak memerlukan biaya perawatan. Olahan kangkung sangat bervariasi.

Kalau beberapa waktu yang lalu ada isu bahwa kangkung yang tidak terbebas dari lintah sangat berbahaya bagi tubuh kita, lebih baik kita menanam di dalam pot. Kita mudah mengontrol tanaman. Apabila kita mendapatkan hama, ulat atau sejenisnya, kita mudah mengatasinya. Yang penting, jangan sampai kita menyerah sebelum berusaha untuk membasmi hama.

Ayo, kita berhemat dengan menanam sayuran sendiri di rumah. Ayo, segera kita lakukan, menanam kangkung darat. Biji kangkung darat bisa kita beli di toko pertanian, selanjutnya kita bisa memanen setiap saat.

Langkah kecil menanam sayuran sendiri di rumah merupakan bentuk konkret memenuhi gizi keluarga.  Makanan bergizi, tidak selalu makanan yang mahal. Makanan bergizi adalah makanan yang kita butuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Ayo, penuhi gizi dengan mengkonsumsi sayuran (kangkung). Semoga tulisan ini bermanfaat.

Karanganyar, 1 Oktober 2017 

Sabtu, 30 September 2017

Menanam Sawi Hijau Dalam Pot



Siapa menanam, memanen. Benar juga. Kalau ada yang protes, saya nggak nanam tapi juga ikut panen atau menikmati panenan, itu lain soal. Kalau kita berniat menanam sayuran, meski di lahan yang sempit, Insya Allah akan memanen hasilnya.

Kalau lahan kita terbatas, tidak ada halaman, atau halaman tidak terlalu luas, ada  cara menanam yang praktis dan efisien. Cara menanam tanaman/sayuran di lahan sempit dengan cara menanam di dalam pot. Pot yang dimaksud di sini dalam arti luas. Pot tidak melulu pot yang hanya diperjualbelikan saja. Kita bisa memanfaatkan barang bekas. Misalnya kaleng bekas, wadah cat, plastic isi ulang minyak, plastic deterjen, botol air kemasan dan lain-lain.

Untuk sayuran yang berumur pendek, bisa kita gunakan wadah yang tidak terlalu besar. Intinya, ukuran pot atau wadah disesuaikan dengan jenis sayuran yang kita tanam.

Dahulu, kalau menanam sayuran, saya harus memberikan plastic di atas tanah. Plastic tersebut diberi lubang untuk tempat sayuran. Dengan demikian, sayuran aman dari gulma dan mudah merawatnya. Hanya saja untuk menanam sayuran langsung di kebun, saya harus banyak meluangkan waktu dan biaya yang harus saya keluarkan tidak sedikit.

Oleh karena kegiatan saya nanam sayuran kali ini hanya untuk membuang rasa jenuh tapi tetap positif, maka saya pilih nanam sayuran di pot saja. Bila kemarin saya sudah menuliskan menanam daun bawang alias loncang, kali ini sayurannya adalah sawi hijau.

Sawi hijau, biasa dimasak untuk mie ayam, mie rebus (dan goreng), capcay, oseng-oseng dan lain-lain. Sawi hijau berumur pendek, dan kalau digunakan untuk usaha pertanian, ini sangat menguntungkan. Sawi hijau banyak dibutuhkan. Selain untuk memasak, sawi hijau juga bisa bigunakan untuk pakan selingan, khususnya unggas.

Sebaiknya, bila kita bisa menanam sayuran umur pendek, maka lakukan dengan suka cita. Apa yang kita lakukan dengan senang hati dan ikhlas, pasti kita bisa memetik hasilnya dengan perasaan puas.

Menanam sayuran, tidak harus langsung dari bijinya. Kita bisa menanam pangkal tanaman. Potong beberapa cm dari pangkal tanaman lalu tanamlah dalam pot. Siram dengan air secukupnya. Kalau akan memberikan pupuk, berikan pupuk alami, misalnya kompos atau pupuk kandang. Pemakaian pupuk alami, tujuannya agar tidak ada residu berbahaya atau beracun yang kita konsumsi.

Pengalaman menanam sayuran beberapa waktu yang silam untuk menambah uang dapur, membuat saya bertambah ilmu. Dalam menanam sayuran, tidak asal menanam begitu saja. Oleh karena tujuan saya untuk komersial, maka saya benar-benar menghitung pemasukan dan pengeluaran. Ternyata sawi hijau sangat menguntungkan!

Yang ingin mencoba menanam sayuran umur pendek, silakan action sekarang juga. Semoga tulisan dan ajakan saya ini bermanfaat. Terima kasih sudah bersedia mampir ke blog saya, www.noerimakaltsum.com, si petani sayuran (dulu).

Karanganyar, 30 September 2017

Jumat, 29 September 2017

Menanam Daun Bawang Dalam Pot

 Hari ini, saya minta kepada mbak penjaga kantin akar daun bawang. Rencananya, akar ini (dengan beberapa cm batangnya) akan saya tanam dalam pot.

Beberapa hari sebelumnya, saya berhasil menyelamatkan dan merawat batang daun bawang. Daun bawang tersebut saya taruh dalam wadah plastic dan cukup saya beri air. Alhamdulillah, kini daunnya sudah bisa dinikmati dan digunakan untuk campuran telur dadar.

Dengan pengalaman berhasil merawat daun bawang dalam wadah plastic inilah, saya ingin memanfaatkan sisa akar daun bawang. Saya optimis, kelak saya dapat memanen daun bawang dalam wadah plastic ini. Lumayan kan, tak perlu keluar uang untuk campuran telur dadar atau mie instan rebus.

Sebenarnya, menanam sayuran adalah hobi saya sejak lama. Akan tetapi karena kesibukan saya mengajar, saya sudah tidak ada waktu lagi untuk bercocok tanam.

Saya paling suka menanam sayuran umur pendek, cepat panennya dan cepat menghasilkan uang. Menanam sayuran umur pendek dalam wadah terbatas, memudahkan kita untuk merawat tanaman.

Kalau daun bawang ini bisa sukses saya tanam, tidak ada salahnya mulai menanam sawi hijau. Semoga berhasil dan bermanfaat, amin.


Karanganyar, 29 September 2017