Kamis, 02 Juli 2026

Dua Garis Merah


 

Saya yakin semua hari itu baik. Tidak ada hari tidak baik, meskipun sekarang sering mendengar ucapan apes tidak mengenal hari dan tanggal kalender. Kalau hari ini mungkin kita kena musibah atau hal yang tak mengenakkan, itu hanyalah ujian.

Manusia diuji dengan 2 hal, yakni musibah dan kebahagiaan. Bahagia itu juga ujian. Bisakah kita tambah bersyukur dan sabar dengan perasaan bahagia sewajarnya, tidak berlebihan? Kalau ditimpa musibah biasanya orang bilang diberi ujian.

Orang bahagia disebabkan oleh bermacam-macam keadaan. Bahagia karena lulus ujian, diterima kerja, mendapat jabatan, menikah, punya anak, punya keluarga yang taat menjalankan perintah agama, dan lain-lain.

Bagi orang dewasa secara materi, fisik, mental, dan bekal agama cukup siap berumah tangga. Berumah tangga berarti siap menghadapi apapun yang terjadi. Sebab, dua orang yang akan menikah akan menerima kehadiran "orang lain" dalam hidupnya. Ada mertua dan ipar yang akan menjadi bagian kisah pasangan yang menikah.

Setelah menikah sebagian besar pasangan menginginkan memiliki keturunan. Ingat ya sebagian besar, bukan semuanya. Sebab ada pasangan yang sepakat tidak memiliki anak dan merasa nyaman dengan hanya berdua dengan pasangan.

Soal menanti hadirnya keturunan masing-masing pasangan kondisinya berbeda-beda. Ada yang menunggu lama; lima tahun, sepuluh tahun, belasan tahun, sampai berpuluh tahun, Tuhan juga belum memberikan keturunan. Dua garis merah bagi pasangan ini sangat dinantikan saat perempuan telat haid.

Ada pula yang menunggu lama baru dua garis merah tapi mengalami masalah kesehatan sehingga dua garis merah pun tak membuahkan hasil alias keguguran. Saya termasuk yang pernah mengalami keguguran pada kehamilan kedua saat usia janin 10 minggu. Ada pula yang menunggu lama, lalu hamil dan melahirkan. Namun, bayi tidak bisa bertahan hidup lama karena ada masalah pada organ tubuhnya.

Ada yang menikah lalu bulan berikutnya istri tidak mengalami haid dan positif dua gatis merah. Ibu dan bayi dalam kandungan sehat. Bayi lahir dengan selamat. Ada juga yang menikah lalu hamil tetapi harus bedrest karena mengalami perdarahan. Meskipun mengalami perdarahan tapi tetap bisa dipertahankan dan sehat sampai lahir. 

Selain pasangan pengantin, orang tua juga berharap dua garis merah pada anaknya. Ada orang tua yang cukup tenang bila anaknya belum hamil, ada pula yang panik dan langsung menghakimi. Biasanya menantu perempuan menjadi sasaran empuk bila tak kunjung mendapat keturunan.

Dua garis merah tidak semata-mata usaha pasangan suami istri tapi ada Allah Yang Maha Berkehendak. Jadi, manusia berusaha, Allah yang menentukan.


00000





Tidak ada komentar:

Posting Komentar