Selasa, 01 Februari 2022

Cara Membuat Kue Apem Bagi Pemula

 



Waktu masih kecil bapak dan ibu sering mendapatkan makanan sepaket kolak, apem, dan ketan. Biasanya paket makanan tersebut berasal dari orang yang punya hajat, ruwahan, atau bancakan. 


Kalau mendapatkan apem yang enak, rasanya puas. Sayangnya, kadang mendapat apem keras, bantat, gosong, dan nggak menarik. 


Bagi pemula seperti saya, membuat makanan yang mudah, simpel, dan tidak ribet itu dambaan saya. 

Sebenarnya saya juga mengintip dari tulisan atau resep yang sudah ada. Namun, kali ini saya tidak sama persis menggunakan bahan sesuai resep yang ada. 

Ayo, buat apem yang enak dengan mudah. Sebelumnya siapkan alat dan bahannya. Kalau alatnya sih cuma cetakan apem (wajan juga boleh), kompor, dan sutil.

Bahan:

16 sdm tepung terigu

4 sdm tepung beras

2 butir telur

10 sdm gula pasir

1/2 sdt soda kue

5 sdm minyak goreng (margarin)

1 buah santan kara 65 ml

10 sdm air


Cara membuat:

1. Kocok telur, tambahkan santan, aduk.

2. Tambahkan minyak (atau margarin) tepung terigu, tepung beras, gula pasir, soda kue, lalu aduk pelan-pelan.

3. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.

4. Tutup adonan dengan kain kurang lebih 30 menit.

5. Panaskan cetakan apem, olesi minyak. 

6. Tuang adonan satu sendok sayur. Masak dengan api kecil  lalu tutup. Setelah itu dibalik.

7. Setelah matang, ambil apem. Lalu masak adonan sampai habis.


Dalam rangka menyenangkan diri sendiri, saya meluangkan waktu "bertempur" dengan adonan apem. Alhamdulillah, cantiknya apem yang saya buat berbanding lurus dengan rasa yang manisnya pas di lidah. 


Membuat apem tidak hanya sekadar masukkan bahan tapi dengan hati yang tulus dan penuh cinta. 🙂. Cuma membuat apem nggak gosong dan bantat saja, saya sudah bahagia.


#catatanimapenulis

Selasa, 25 Januari 2022

Waspadai Kelainan Mata Makular Hole

Scan mata sebelum operasi.
Dok. Nur Aufi Syatta


Tiba-tiba adik saya bilang kalau mau operasi mata. Hah? Perasaan dia tak mengalami kelainan yang berarti. Memang adik saya memakai kaca mata minus dan silinder. Rasanya tidak begitu parah.

Ternyata oh ternyata dia merasakan ada kelainan pada penglihatannya. Apa-apa yang dilihat, bila fokus pada suatu gambar tertentu, gambarnya tidak jelas dan kelihatan seperti garis magnet yang terpusat pada satu titik. 

Tentu saja hal itu mengganggu. Setelah konsiltasi ke dokter ternyata kelainan mata tersebut adalah makular hole. Lalu apakah makular hole itu?

Macular hole merupakan kondisi dimana terdapatnya lubang pada makula. Makula itu sendiri merupakan salah satu bagian dari dinding belakang mata yang berfungsi untuk memberikan pandangan yang tajam.

Mengenai sebab terjadinya lubang ini bisa bermacam-macam, namun salah satunya adalah karena umur. Di dalam bola mata, terdapat cairan seperti gel yang menjaga keutuhan bentuk bola mata. Seiring bertambahnya usia, jumlah cairan dalam bola mata ini mengkerut. Salah satu bagian bola mata yang disebut makula tersebut, karena menempel pada gel, menjadi robek karena tertarik oleh gel yang mengkerut, dan terjadilah lubang. 

Diantara kondisi lain yang bisa menyebabkan macular hole adalah diabetes, cedera pada mata, minus yang terlalu tinggi. 

Sesudah operasi

 Operasi mata dilakukan, bahasa mudahnya bagian mata diberi gas agar bagian yang robek karena ketarik atau mengkerut kondisinya kembali normal. Gel secara alami diproduksi oleh bagian mata. 

Setelah operasi posisi tidurnya tengkurap atau duduk dengan menunduk. Tentu saja ini kaitannya untuk pemulihan. 

Pada kontrol pertama, adik saya diperlihatkan hasil scan setelah operasi. Syukur alhamdulillah. Kondisi makin membaik dan boleh tidur terlentang atau duduk posisi mata menatap ke depan (tidak menunduk). Namun demikian masih kabur penglihatannya. Semoga semakin membaik dan pulih. 

Sayangnya bincang-bincang kami berbatas waktu. Saya harus pulang ke Karanganyar dan adik saya harus istirahat. 

Tubuh sehat mahal harganya. Untuk itu harus banyak-banyak bersyukur. Semoga bermanfaat.


Kamis, 20 Januari 2022

Sudahkah Siap Menghadapi Masa Pensiun?


 

noerimakaltsum.com Saya termasuk orang yang dipaksa "berhenti mengajar" di tempat saya mengajar. Mengapa dipaksa? Karena sebelumnya tidak ada pembicaraan tentang pekerjaan saya dari kepala sekolah dan yayasan. Saya diberhentikan secara sepihak di usia saya menjelang 47 tahun. 

Anggap saja saya pensiun tapi tidak mendapat uang pensiun. Mendapatkan uang pesangon sebesar 1 kali gaji yang jumlahnya kurang dari tujuh ratus dua puluh ribu rupiah. Uang pesangon tersebut langsung saya tabung dalam bentuk emas.

Usia saya masih produktif untuk bekerja. Saya masih bisa mengajar meskipun tidak di sekolah formal. Saya mengajar privat di sebuah bimbingan belajar (bimbel) dan memiliki murid privat selain dari bimbel. Alhamdulillah, kimi usia saya 50 tahun, bekerja tidak begitu ngaya. Saya mencari penghasilan untuk mengamalkan ilmu dan mengisi waktu luang. Secara materi hasilnya sangat jauh dari ketika saya mengajar di sekolah. Namun, saya cukup tenang. Sebab, sejak awal saya dan suami memang telah siap menghadapi masa tua dan pensiun. 

Sudah sejak lama saya dan suami telah menyiapkan dana dan investasi untuk masa tua. Dana dan investasinya tidak besar,  hanya secukupnya saja. Yang penting anak-anak juga sudah memiliki dana untuk usaha. Jadi, dana tersebut bukan semata-mata untuk saya dan suami, melainkan bekal untuk anak-anak.

Kalau sekarang saya mengajar di bimbel dan privat, itu semata-mata untuk kepentingan saya pribadi. Toh saya bukan perempuan yang neko-neko. Tidak suka kemewahan, hidup glamour, dan menghambur-hamburkan uang. Saya lebih suka berinvestasi untuk akhirat. Alhamdulillah, saya tak memiliki utang. Sebab, saya dan suami saat ini tidak punya alasan untung berutang. Bukan berarti tabungan saya jumlahnya besar. Secukupnya saja. Cukup untuk kulakan kambing buat si kecil dan cukup untuk modal usaha beternak ikan untuk si sulung.

Nah, bagi Anda yang sekarang bekerja kantoran, pegawai, atau ASN, tentu saja harus lebih siap menghadapi masa pensiun. Saat pensiun adalah saat menikmati masa tua bersama pasangan. Jangan sampai ada kata belum siap pensiun. Kalau Anda pegawai, pekerja kantoran, atau ASN mau tidak mau harus menerima dengan ikhlas saat pensiun. Bersiaplah mulai sekarang dengan cara lunasi utang-utang, kurangi hidup penuh gaya, dan menabunglah.

Semoga saat pensiun nanti Anda benar-benar siap secara finansial, psikis/mental, dan spiritual. 

Selasa, 11 Januari 2022

Menjadi Orang Yang Selalu Dirindukan


 

Saya dan anak perempuan F1 memiliki persamaan, salah satunya yaitu tidak terlalu suka menonjol berada di barisan terdepan. Kami sama-sama lebih suka berada di belakang layar tetapi tetap dibutuhkan. Ibaratnya kehadiran kami selalu dirindukan oleh orang lain.

F1 tinggal di luar kota untuk menempuh kuliah. Hanya sesekali pulang kampung dan janjian dengan teman-teman untuk bertemu. Biasanya nanti bertemu di rumah salah seorang temannya atau di rumah kami. Kalau teman-teman F1 berada di rumah, biasanya acaranya makan-makan, berbagi pengalaman atau sharing satu sama lain.

Demikian pula saya. Saya suka menulis dan sering menghadiri pertemuan dengan teman-teman anggota komunitas menulis. Khusus untuk komunitas IIDN Solo Raya, saya selalu berusaha untuk meluangkan waktu untuk menghadiri kopdar. Dari kopdar ini selalu mendapat ilmu baru. Ilmu yang didapat sangat bermanfaat di kemudian hari. Kalau tak ada halangan tapi saya tidak berangkat rasanya sangat rugi. 

Selain ilmu, saya juga mendapatkan manfaat dari silaturahmi saat kopdar. Rasa kangen, rindu bertemu teman-teman bisa terobati. Saya tak muluk-muluk, tapi ternyata kami satu sama lain memang saling merindukan kehadiran teman-teman. Inilah bentuk perhatian kami kepada yang lain.

Bila kopdar atau pertemuan IIDN Solo Raya, biasanya saya "mengakhirkan" pulang supaya bisa bantu-bantu membersihkan tempat. Saya lebih suka menjadi orang di belakang layar dan bermanfaat bagi yang lain. 

Ada saatnya saya tidak bisa menghindar dan harus berada di depan. Mau tidak mau saya harus menerima suatu keputusan. Belajar dari pengalaman orang lain, dan berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah dengan baik.

Saya jadi ingat saat remaja. Waktu itu diminta menjadi ketua panitia kegiatan bulan Ramadan. Ketua takmir masjid bilang bahwasanya kepanitiaan kegiatan bulan Ramadan tetap didampingi takmir masjid dan semua panitia akan bekerja sama. Dengan demikian jika ada pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan sendiri maka teman yang lain akan membantu. Akhirnya selama sebulan penuh saya bisa mengerjakan amanah dengan baik karena ada dukungan dari takmir masjid dan teman-teman.

Pengalaman saat remaja ini sangat bermanfaat di kemudian hari. Ketika saya didapuk menjabat suatu jabatan, alhamdulillah yakin bisa karena ada dukungan sana sini. Diberi amanah berarti dipercaya orang lain. Dipercaya orang lain artinya keberadaan atau kehadiran kita selalu ditunggu-tunggu. 

Jadi, mau di belakang layar, nggak menonjol di depan, yang penting selalu dirindukan teman-teman. Pertanyaannya: Anda merindukan saya atau tidak?

SELESAI

Senin, 10 Januari 2022

Menabung Setelah Lunas Utang


Terakhir memiliki utang, uangnya digunakan untuk membeli barang yang sangat membantu pekerjaan. Utang di koperasi dengan cicilan lima ratus ribu per bulan. Utangnya nggak banyak jumlahnya. 

Setelah lunas dan tak memiliki utang, pada Januari 2022 ini telah mulai menabung di awal bulan. Buat apa tabungannya? Saya mempersiapkan dana pensiun. Tidak terlalu besar jumlahnya hanya dua ratus ribu saja per bulan. Selain dana pensiun, ada tabungan lain untuk keperluan anak-anak. 

Syukur alhamdulillah, meskipun tidak banyak tapi saya berusaha menabung tiap bulan. Saya juga mengajarkan pada anak-anak untuk menabung tiap bulan. 

Saya belum bisa menyiapkan pos dana darurat. Jadi, kalau ada keperluan mendadak, tabungan bisa diambil dahulu. Kalau suatu saat ada rezeki dari pintu lainnya bisa dimasukkan ke tabungan. 

SELESAI



 

Kamis, 06 Januari 2022

SEDEKAH NASI AYAM TIAP SENIN


 

Kerabat saya berjualan paket nasi, ayam goreng, sambal, dan teh manis. Harganya cukup terjangkau. Karena enak dan harganya murah, alhamdulillah kerabat saya dimudahkan rezekinya. Satu paket harganya 7500 rupiah. 

Awal berjualan paket nasi ayam beliau cukup sabar. Maklum, baru pertama kali membuka warung. Jadi, tidak risau saat dagangannya tidak seluruhnya habis terjual. Namanya juga baru mencari pelanggan. 

Setelah beberapa minggu berjualan, pelanggan mulai berdatangan. Tidak hanya sebatas di warung, pembeli di rumah pun juga ada. Para tetangga membeli ayam goreng beberapa potong dan sambalnya. Bahkan ada yang memesan ingkung ayam atau nasi, ayam, sambal beberapa bungkus untuk disedekahkan.

Warung kerabat saya setiap hari Senin tutup. Meskipun warung tutup bukan berarti aktivitas dapur berhenti. Sebab ada seorang dermawan yang memesan paket nasi ayam setiap Senin. Jumlahnya cukup banyak. Paket nasi ayam tersebut disedekahkan kepada siapa saja yang mau. Mekanismenya sederhana. Kerabat saya menaruh nasi ayam di meja yang telah disediakan. Siapa saja boleh mengambil tanpa minta izin karena memang statusnya halal untuk diambil.

Sedekah ala dermawan seperti ini sudah cukup banyak orang yang melakukan. Rutin, konsisten, dan jauh dari publikasi. Sedekah semampunya, ikhlas, rutin, dan tidak mengharapkan balasan lipat ganda. (SELESAI)


Rabu, 05 Januari 2022

IKHLAS BERSEDEKAH REZEKI TAMBAH BERKAH

 


Kalau kamu punya kelebihan harta, silakan sedekah harta.

Kalau kamu punya badan yang sehat dan kuat, silakan sedekah tenaga.

Sedekah harta benda sesuai kemampuan

Kalau kamu mampunya sedekah maksimal 10% dari hartamu ya jangan dilebihkan, jangan memaksakan diri.


Sedekah juga bukan jor joran,  dia bisa kasih apa masa sih aku nggak bisa

Sedekah juga bukan untuk berlomba-lomba dengan orang lain

Kalau berlomba-lomba untuk diri sendiri, memang ya.

Kemarin gaji sejuta bisa sedekah nasi bungkus 5

Sekarang ada rezeki dua juta, bisa bersedekah tidak hanya 10 bungkus (bisa lebih 50 bungkus)

Artinya menjadi lebih baik (tolok ukurnya bukan orang lain tapi diri sendiri)


Kalau kamu punya barang yang statusnya masih kredit, jangan disedekahkan. Lunasi dulu. Kalau sudah menjadi milik sendiri, baru disedekahkan. La wong nasihatnya saja jangan berutang, lunasi utangmu, maka hidupmu akan tenang. 


Sedekah itu slow wae

Duwe sithik sedekah sithik

Duwe akeh aja pelit-pelit

Sing penting keluarga tetep ora kapiran

Sedekah ki sing ikhlas, cul

Orasah ngarep lipat ganda utawa matikel-tikel

Tikel loro, telu, pitu, utawa satus


Sedekah ki nek ikhlas mengko diganti

Ora mesthi bandha donya

Bisa wae diparingi sehat seger waras

Anak anak saleh lan salehah

Keluarga ayem tentrem

Golek rezeki gampang

Tambah sedulur

Ora kena musibah lan sapiturute


Niyat sedekah krana Gusti Allah

Aja merga pingin entuk luwih akeh

Diluruske niyate

Sing diluruske ora mung barisan pas latihan PBB


Yen ana wong sedekah kok terus muni bangkrut, sik sik. Yuk, sinau agama meneh. Ben mengko sampeyan ora gela yen ngetokke sedekah. Ora ana sejarahe wong ikhlas sedekah kok bangkrut

Merga sing disedekahke barang duweane dewe tur ya samadya

Luwih apik meneh ki sedekah marang kiwo tengene, sedulur sing ora duwe utawa butuh bantuan


Dinggo pengeling-eling. 

Esuk sedekah gedang, sore entuk hadiah gedang lan lumpia semarang.

Awan sedekah banyu mineral, sore slamet saka musibah klebon ula (duwe wisa)


#catatanimapenulis