Minggu, 04 Maret 2018

TIDAK ADA SALAHNYA MENITIPKAN ORANG TUA KEPADA TETANGGA


 
dokumen Waljiman
Jangan berprasangka jelek dulu terhadap judul di atas. Tetangga adalah saudara terdekat kita. Tetangga, bisa menjadi anak atau orang tua kita. Apabila kita jauh dari orang tua atau saudara kandung serta kerabat maka tetangga adalah orang terdekat yang tahu lebih dahulu tentang keadaan kita.

Beberapa waktu yang lalu, kita mendengar atau membaca berita tentang meninggalnya kakek dan nenek di rumahnya sendiri tanpa diketahui oleh siapapun. Yang lebih membuat kita kaget adalah tetangga terdekat juga tidak tahu tentang kematian kakek nenek tersebut. Padahal meninggal lebih dari 3 hari, mestinya sudah tercium bau tidak sedap.

Saya jadi ingin berbagi cerita tentang menitipkan orang tua kepada tetangga. Bukan berarti orang tua kita titipkan di rumah tetangga, bukan itu maksudnya. Yang saya maksud adalah minta tolong kepada tetangga (yang dekat dengan rumah orang tua) untuk ikut menaruh sedikit perhatian.

Mungkin sekadar melihat dari dekat keadaan orang tua kita. Mungkin dengan menyambangi rumah orang tua kita. Atau kalau biasanya orang tua kita kelihatan melakukan aktivitas di luar, saat itu tidak kelihatan maka tetangga mencoba untuk mengetuk pintu rumah orang tua kita. Basa basi menanyakan kabar, atau berbagi sesuatu.

Zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Dahulu, seorang nenek atau kakek hidup sebatang kara karena tidak memiliki sanak famili, tetap ada tetangga yang memperhatikan. Dalam keadaan sakit pun tetangga akan tahu karena rasa sosial dan kekeluargaan masih kental.

Berbeda dengan zaman sekarang terutama di kota besar. Memang sebagian masih ada tetangga yang memperhatikan tetangga lain meski tidak memiliki hubungan kekerabatan.

Tadi sore ketika mau besuk tetangga yang sakit, saya sempat berbincang-bincang dengan tetangga. Intinya, tidak ada salahnya kita sebagai anak yang jauh dari orang tua, minta tolong kepada tetangga orang tua untuk sekadar ikut memperhatikan orang tua kita dari jauh.

Kebiasaan orang tua kita pada suatu saat tidak dilakukan atau orang tua tiba-tiba menarik diri, tetangga akan mengetahui sejak dini. Tujuannya adalah apabila ada sesuatu hal terjadi terhadap orang tua, tetangga bisa memberi tahu.

Akan tetapi, lebih baik kalau  sebagai anak tidak hanya sekadar berkomunikasi dengan orang tua lewat ponsel. Lebih baik sebagai anak sering datang ke rumah orang tua. Kehadiran anak lebih dari segalanya bagi orang tua. Apabila jarak antara orang tua dengan anak jauh, tetap diusahakan jangka waktu tertentu untuk bertemu orang tua.

Jangan sampai kita terlambat bertemu orang tua saat mereka masih sehat. Jangan sampai kita terlambat bertemu orang tua saat mereka sedang sakit. Jangan ada penyesalan karena orang tua sudah berpulang dan kita belum sempat bertemu mereka.

Semoga bermanfaat.

Karanganyar, 4 Maret 2018