Rabu, 01 Juli 2020

TEMPAT PERTAMA YANG AKAN AKU KUNJUNGI SAAT NEW NORMAL

noerimakaltsum.com. Terakhir mudik tanggal 14 Maret 2020. Tanggal 15 Maret 2020 menghadiri resepsi pernikahan anaknya saudara di Gunungkidul. Jadi, njagong langsung mbablas pulang ke kampung Manggeh.

Waktu itu sekolah sudah merencanakan pembelajaran jarak jauh. Siswa belajar di rumah. Tugas anak-anak sekolah diberikan secara online. Siswa mengerjakan tugas lalu dikirim secara online. Materi pelajaran juga disampaikan secara online. Awalnya selama 2 minggu siswa belajar di rumah. Namun, kenyataannya adalah hingga penilaian akhir semester atau tes kenaikan kelas dilakukan secara online. Bahkan sebagian hanya pengumpulan tugas saja.

Saat Ramadan dan Idulfitri, aku dan keluarga kecilku tak bisa mudik. Silaturahmi dilaksanakan secara virtual alias silaturahmi online. Namanya juga patuh dan taat pada orang tua yang tidak mengizinkan mudik, maka kami tidak pulang kampung.

Sempat berpikir bagaimana agar bisa pulang kampung, bukan untuk berlebaran, bersalam-salaman dengan orang tua. Aku dan suami mau pulang kampung, pamit pada Bapak dan Ibu untuk berangkat ke tanah suci. Itu rencana ,ya! Pada akhirnya kami mendapatkan berita bahwa pemberangkatan ibadah haji ditiadakan untuk tahun ini. Berarti saya dan suami belum memikirkan mudik dalam waktu dekat tersebut.

Akhir bulan Mei, suami dan anak gadisku terpaksa mudik. Suami mau membayar pajak 2 sepeda motor, sedangkan Fai mengambil beberapa dagangan yang tertinggal. Di samping itu, Fai membersihkan kamarnya yang sudah hampir 3 bulan ditinggalkannya.

New Normal. Sepertinya Indonesia memasuki tatanan New Normal. Baiklah, aku mengikuti perkembangan berita. New Normal dengan memerhatikan protokol kesehatan. Bagiku New Normal adalah membiasakan kebiasaan baru. Aku tidak ikut-ikutan arus yang heboh menyikapi New Normal.

Banyak orang yang tumpah ruah ingin mengunjungi tempat wisata pantai, pegunungan, mall, dan lain-lain. Aku tidak muluk-muluk. Aku hanya ingin mudik setelah lebih dari 3 bulan tidak mudik. Aku ingin bertemu Ibu dan Bapak. lebih senang lagi bila bisa bertemu dengan saudara-saudara yang tinggal di Yogyakarta.

Benar juga, suami memberi kejutan padaku. Suami mengajakku mudik pada sore hari. Saat azan magrib, kami masih berada di Karanganyar dan sampai rumah Bapak pukul setengah sembilan. Syukur Alhamdulillah, kami tiba dengan selamat. Senang bisa bertemu dengan bapak dan Ibu. Pertemuan yang aku mimpikan lebih dari 3 bulan.

Setelah mudik, apa lagi yang aku inginkan pada masa New Normal ini? Jawabannya adalah mudik dan mudik. Banyak hal yang ingin aku kerjakan saat mudik, terutama dekat dengan Bapak dan Ibu. Waktu cepat berlalu. Dulu aku sering ngobrol dengan Bapak dan Ibu. Sekarang pun demikian, ingin ngobrol banyak dengan Beliau berdua.

Bukan hanya aku yang ingin mudik. Suami dan anak-anak juga ingin bisa mudik setiap saat seperti sebelum datang wabah korona. Jadi, tempat pertama dan seterusnya yang ingin aku kunjungi adalah rumah Bapak dan Ibu.

Foto: Mbak Yati RT 73

Tidak ada komentar:

Posting Komentar