Rabu, 07 April 2021
Jon Koplo Hari Ini : Tenda Jarit
Selasa, 06 April 2021
Wafer Oreo Crispy Creamy
Kamis, 01 April 2021
Anak Umur 11 Tahun Punya 10 Kambing
Syukur Alhamdulillah, kambing milik Faiz beranak pinak. Dari 3 ekor kambing betina, sekarang menjadi 10 ekor. Dua ekor kambing betina pertama dalam satu tahun dua kali beranak.
Dulu saya dan suami sempat ragu ketika Faiz minta dibelikan kambing. Alasannya Faiz masih terlalu kecil untuk diberi tanggung jawab merawat kambing. Namun, ternyata ada orang yang mau memelihara kambing-kambing Faiz dengan sistem bagi hasil.
Bulan April ini Faiz berencana untuk menambah beberapa ekor kambing jantan sebagai persiapan dijual saat Idul Adha. Kebetulan saya dan suami mendukung rencana Faiz.
Saat pandemi seperti sekarang ini, belajar di rumah benar-benar memiliki nilai positif untuk Faiz. Faiz nyaman dengan belajar di rumah sebisanya dan memiliki kambing. Mengunjungi kandang kambing adalah hal yang menyenangkan. Sang jutawan cilik kini beraksi lagi. Faiz ingin sukses di usia muda dengan memiliki banyak kambing.
Jumat, 19 Maret 2021
Belimbing Wuluh Untuk Penderita Hipertensi
![]() |
| Belimbing Wuluh Dok.pri |
Selain buah mengkudu atau pace, belimbing wuluh juga bisa dikonsumsi bagi penderita hipertensi. Buah yang rasanya sangat masam ini dapat menurunkan tekanan darah.
Belimbing wuluh mudah didapat dan cara mengkonsumsinya juga gampang. Kita hanya perlu merebusnya. Setelah mendidih dan air berkurang, api dimatikan. Air rebusan belimbing wuluh ini fiminum hangat-hangat. Rasanya segar, tidak semasam seperti yang kita bayangkan.
Resep berbahan dasar belimbing wuluh untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi:
Bahan:
3 buah belimbing ukuran sedang
3 gelas air
Cara membuat:
1. Cuci buah belimbing lalu iris tipis-tipis
2. Masukkan buah belimbing dan air ke dalam panci.
3. Masak air dan belimbing hingga air berkurang dan tinggal 1,5 gelas lalu matikan apinya.
Mudah dan praktis, bukan?
Belimbing wuluh bisa dicampurkan untuk masak sayur asem. Masakan tambah segar bila ditambah belimbing wuluh meskipun sudah diberi tomat.
Semoga bermanfaat.
Senin, 08 Maret 2021
Semelak Minuman Olahan Buah Pace
![]() |
| Sumber : IDN Times |
Sejak di rumah ada yang sakit tekanan darah tinggi, saya jadi
suka mencari informasi tentang herbal yang bisa menurunkan tekanan darah
tinggi. Daun seledri, daun salam, buah labu siam, mentimun, daun bayam, dan
lain-lain pernah dicoba untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bahan-bahan
tersebut mudah didapat di sekitar rumah.
Belakangan suami yang selalu minum rebusan herbal membawa pulang
buah pace atau mengkudu. Suami minta untuk mengolah buah pace menjadi ramuan
siap minum. Begitu suami minta dibuatkan ramuan buah pace, saya jadi ingat
jajanan waktu masih kecil berbahan buah pace masak. Jajanan berupa minuman
segar itu bernama semelak.
Bagi yang belum pernah minum semelak pasti penasaran. Apa sih
semelak itu? Semelak adalah minuman segar berbahan utama buah pace atau
mengkudu yang matang, air, gula jawa, dan jeruk nipis. Semelak merupakan olahan buah pace yang sangat
sederhana cara membuatnya.
Berikut ini adalah cara membuat semelak, yakni:
1. Buah pace yang sudah
matang tersebut dicuci terlebih dahulu
2. Buah pace yang sudah
bersih dipotong kecil-kecil.
3. Selanjutnya buah pace
diremas.
4. Tambahkan air lalu didihkan.
5. Setelah airnya sedikit
berkurang, matikan apinya.
6. Saring lalu airnya
ditambah sedikit jeruk nipis dan gula jawa sesuai selera.
Semelak bisa diminum selagi hangat. Rasanya segar dan aromanya
tidak terlalu menyengat.
Perlu diketahui bahwasanya buah pace matang baunya sangat menyengat. Namun, bila telah dimasak dengan air, lalu ditambah jeruk nipis, baunya khas dan tidak lagi menyengat seperti sebelum dimasak. Nah, bagi kamu yang ingin mencoba minuman semelak, bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi di pasar tradisional kios jamu.
Jumat, 12 Februari 2021
Aku Ingin Naik Haji Bersamamu
Sewaktu kamu bilang suka padaku, aku tidak bisa menerima. Aku tak mau membuka hati buru-buru. Jangan sampai menerimamu hanya karena untuk mengisi ruang yang kosong. Maafkan aku yang lagi patah hati ini, hahaha (1994, belum pacaran sudah putus duluan). Lagian aku belum tahu siapa kamu. Aku belum mengenalmu secara dekat. Dua bulan mengenalmu bagiku adalah waktu yang terlalu singkat.
Kalau kamu mulai memperhatikanku 5 tahun sebelumnya secara
diam-diam (1990). Itu juga karena kebetulan rute ke kampus naik sepeda onthel
yang sama. Aku sama sekali tak tahu itu. Sebab saat aku naik sepeda ke kampus,
pandanganku lempeng saja nggak noleh kiri kanan. Selempeng hati ini yang yak
mudah terombang-ambing. Ciaaa
Suatu hari kamu meyakinkan aku dengan 5 kata ajaib, yang membuatku
yakin keseriusanmu: aku ingin naik haji bersamamu. Kata-kata yang kuyakini
inilah lamaranmu padaku.
Tahun
2005, aku merasakan arti kehilangan. Pada saat itu anak kedua yang
kutunggu-tunggu harus kurelakan "pulang" setelah 10 minggu berada di
rahim. Ada air mata dan hati yang perih karena perjuangan untuk kembali
mendapatkan momongan harus berakhir.
Tahun
2006, bapak mertua meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Setelah keguguran,
aku tak kunjung hamil lagi. Ibu mertua bilang seandainya Allah hanya
mempercayakan satu anak, maka rawatlah dengan baik. Sekolahkan anak setinggi
mungkin. Aku tersenyum. Usaha keras sudah dilakukan, terakhir adalah pasrah.
Allah pasti memberikan yang terbaik buat aku dan suami.
Tahun
2008, Ibu mertua divonis mengidap tumor. Saat itu suami dengan mata berkaca
minta izin aku untuk membawa ibu ke rumah sakit.
"Ayah,
apa yang kamu miliki seandainya untuk kepentingan pengobatan ibu belum bisa
membalas ibu dari kamu lahir hingga saat ini."
"Tapi
kita nggak punya uang."
Akhirnya
aku dan suami sepakat mencari pinjaman ke koperasi lalu ke bank. Tahun 2009,
kondisi Ibu mertua semakin memburuk. Tumor limfa ganas selama setahun terakhir
membuat Ibu mertua pasrah.
Waktu
itu akhir bulan puasa. Ibu akan dibawa ke rumah sakit. Dana untuk berobat makin
menipis. Suami terlambat mengajukan pinjaman ke bank karena bank telah libur
cuti bersama lebaran. Mau tidak mau, yang penting pegang uang, maka suami
meminjam uang koperasi. Ibu minta pulang dan dirawat di rumah saja.
Sepekan
setelah lebaran, ibu wafat. Uang pinjaman dari koperasi masih utuh, lalu
dikembalikan. Seminggu setelah meninggalnya Ibu, aku positif hamil F2.
Alhamdulillah. Bahagia tak terperi. Ternyata Allah menguji aku dan suami untuk
bersabar. Sabar merawat Ibu hingga meninggal. Sabar menunggu buah hati tanpa
keluh kesah.
Kala
duduk santai dengan suami, aku pernah bilang, "Yah, Ayah berangkat umroh
dulu."
"Kalau
ada rezeki, kita berangkat ke tanah suci naik haji bersama-sama."
"Ayah
berangkat dulu saja. Aku belakangan. Kita kan nggak punya dana. Atau mau
mengajukan dana talangan?" tanyaku.
"Nggak
usah pakai dana talangan. Kalau koperasi dan bank telah lunas, kita nabung
dulu."
Suamiku
memang sangat sederhana. Prinsipnya jangan utang kalau tidak terpaksa. Terakhir
utang untuk biaya pengobatan Ibu mertua. Ya sudah, aku manut suami saja.
Akhir
tahun 2011, suami membulatkan tekadnya.
"Mi,
aku ingin naik haji bersamamu. Aku mengajukan pinjaman koperasi untuk
mendapatkan 1 porsi, sedangkan 1 porsi yang lain sudah bisa kita bayar dari
tabungan."
Benar-benar
meleleh air mata ini. Kamu telah memenuhi janjimu, tahun 1995 yang lalu ingin
naik haji bersamaku. Pantas saja tiap kuberikan semangat untuk berangkat ke
tanah suci lebih dulu, kamu tak pernah setuju dan bilang, "aku akan
bersamamu."
Kini
aku tahu, makna genggaman tanganmu tiap kita bepergian berdua. Kamu tak ingin
melepaskanku. Kamu bilang, kelak di tanah suci kita selalu bersama-sama.
Matur
nuwun, kau yang terbaik yang dikirim untuk menjagaku.
Minggu, 24 Januari 2021
TAHU OLAHAN KEDELAI SALAH SATU PENERAPAN PERUBAHAN MATERI
noerimakaltsum.com Belajar kimia bisa di mana saja dan kapan saja. Laboratorium kimia tidak hanya dalam ruangan yang dibatasi dinding-dinding di sekolah. Belajar kimia bisa juga dipelajari langsung ke tempat-tempat produksi, pabrik dan rumah.
Contohnya
adalah belajar tentang pengolahan kedelai menjadi produk dengan nilai jual yang
lebih tinggi dari sekadar kedelai biasa. Beberapa contoh produk kedelai yang
popular adalah tahu, tempe dan susu kedelai (sari kedelai).
Tulisan
ini akan membahas tentang pengolahan tahu. Tahu merupakan makanan yang bisa
disantap sebagai camilan maupun lauk. Tahu yang lezat dihasilkan dari bahan
baku kedelai yang berkualitas.
Tahu
bisa dibuat dalam skala kecil dengan cara yang sederhana. Mari kita membuat
tahu di rumah dengan peralatan dapur yang kita miliki.
Nama
olahan : Tahu
Bahan-bahan
:
-
kedelai, asam cuka dan air.
Alat-alat
:
-
panci, saringan, kain, blender
Cara
membuat:
1. Rendam
kedelai ke dalam air minimal 6 jam
2. Cuci
bersih kedelai yang sudah direndam dengan air bersih
3. Masukkan
kedelai ke dalam blender lalu tambahkan air
4. Haluskan
kedelai dengan cara diblender
5. Campuran
kedelai dan air ini kemudian dimasak sampai mendidih
6. Saringlah
bubur kedelai dengan saringan yang dilapisi kain transparan
7. Fitrat
yang didapat diberi cuka secukupnya sehingga membentuk gumpalan protein tahu
8. Tunggu
beberapa saat sampai penggumpalan selesai
9. Cetak
gumpalan protein tahu tersebut sesuai selera
10. Tahu
siap dimasak menjadi olahan lainnya
Pembuatan tahu termasuk perubahan kimia. Hal ini bisa diamati dari bahan dasarnya kedelai kemudian diolah melalui proses kimia dengan cara penambahan asam cuka. Perubahan kimia terjadi dari sari kedelai ditambah asam cuka menghasilkan gumpalan protein tahu (gejala yang menyertai perubahan kimia adalah terjadinya endapan).
Demikian tulisan ini dibuat sebagai salah satu tugas yang diberikan dalam materi pelajaran : MATERI DAN PERUBAHAN Kelas X.







