Rabu, 07 April 2021

Jon Koplo Hari Ini : Tenda Jarit



Setelah beberapa bulan tidak tembus media, hari ini ada berita membahagiakan. Tulisanku dimuat di Ah Tenane SOLOPOS. Tulisan ini idenya dari teman dunia maya, Mas Arta Oye. Mas Arta waktu kecil memang sedikit bandel. 

Kalau mau tahu ceritanya, bisa baca di sini atau silakan beli koran Solopos, ya. 



Selasa, 06 April 2021

Wafer Oreo Crispy Creamy



Sejak kecil aku suka banget wafer. Zaman masih kecil untuk bisa makan wafer harus nunggu lebaran atau beli satu bungkus kecil. Saat lebaran, roti kalengan ada beberapa biji saja jumlah wafernya. Tentu saja wafer dalam roti kaleng untuk rebutan. 

Setelah remaja, kakakku selalu membelikan biskuit, roti, dan wafer dalam jumlah banyak. Jadi, kami tak lagi berebut wafer. Ternyata kegemaran kami sama: wafer. Untuk itulah tiap lebaran kakakku memilih membeli wafer kaleng daripada roti.

Sekarang banyak sekali produk wafer yang beredar di pasaran. Kini ada wafer oreo rasa choco vanilla dan double choco. Di rumah selalu tersedia wafer oreo karena renyah, crispy creamy. Ngemil wafer oreo sambil nonton televisi atau dibawa untuk bekal bepergian. 

Wafer oreo rasanya benar-benar yummy. 

Kamis, 01 April 2021

Anak Umur 11 Tahun Punya 10 Kambing



Syukur Alhamdulillah, kambing milik Faiz beranak pinak. Dari 3 ekor kambing betina, sekarang menjadi 10 ekor. Dua ekor kambing betina pertama dalam satu tahun dua kali beranak. 

Dulu saya dan suami sempat ragu ketika Faiz minta dibelikan kambing. Alasannya Faiz masih terlalu kecil untuk diberi tanggung jawab merawat kambing. Namun, ternyata ada orang yang mau memelihara kambing-kambing Faiz dengan sistem bagi hasil.

Bulan April ini Faiz berencana untuk menambah beberapa ekor kambing jantan sebagai persiapan dijual saat Idul Adha. Kebetulan saya dan suami mendukung rencana Faiz. 

Saat pandemi seperti sekarang ini, belajar di rumah benar-benar memiliki nilai positif untuk Faiz. Faiz nyaman dengan belajar di rumah sebisanya dan memiliki kambing. Mengunjungi kandang kambing adalah hal yang menyenangkan. Sang jutawan cilik kini beraksi lagi. Faiz ingin sukses di usia muda dengan memiliki banyak kambing.

Jumat, 19 Maret 2021

Belimbing Wuluh Untuk Penderita Hipertensi

Belimbing Wuluh
Dok.pri


Selain buah mengkudu atau pace, belimbing wuluh juga bisa dikonsumsi bagi penderita hipertensi. Buah yang rasanya sangat masam ini dapat menurunkan tekanan darah. 

Belimbing wuluh mudah didapat dan cara mengkonsumsinya juga gampang. Kita hanya perlu merebusnya. Setelah mendidih dan air berkurang, api dimatikan. Air rebusan belimbing wuluh ini fiminum hangat-hangat. Rasanya segar, tidak semasam seperti yang kita bayangkan. 

Resep berbahan dasar belimbing wuluh untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi:

Bahan: 

3 buah belimbing ukuran sedang 

3 gelas air

Cara membuat:

1. Cuci buah belimbing lalu iris tipis-tipis

2. Masukkan buah belimbing dan air ke dalam panci.

3. Masak air dan belimbing hingga air berkurang  dan tinggal 1,5 gelas lalu matikan apinya.

Mudah dan praktis, bukan?

Belimbing wuluh bisa dicampurkan untuk masak sayur asem. Masakan tambah segar bila ditambah belimbing wuluh meskipun sudah diberi tomat.

Semoga bermanfaat.


Senin, 08 Maret 2021

Semelak Minuman Olahan Buah Pace

 

Sumber : IDN Times


Sejak di rumah ada yang sakit tekanan darah tinggi, saya jadi suka mencari informasi tentang herbal yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Daun seledri, daun salam, buah labu siam, mentimun, daun bayam, dan lain-lain pernah dicoba untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bahan-bahan tersebut mudah didapat di sekitar rumah.

 

Belakangan suami yang selalu minum rebusan herbal membawa pulang buah pace atau mengkudu. Suami minta untuk mengolah buah pace menjadi ramuan siap minum. Begitu suami minta dibuatkan ramuan buah pace, saya jadi ingat jajanan waktu masih kecil berbahan buah pace masak. Jajanan berupa minuman segar itu bernama semelak.

 

Bagi yang belum pernah minum semelak pasti penasaran. Apa sih semelak itu? Semelak adalah minuman segar berbahan utama buah pace atau mengkudu yang matang, air, gula jawa, dan jeruk nipis.  Semelak merupakan olahan buah pace yang sangat sederhana cara membuatnya.

 

Berikut ini adalah cara membuat semelak, yakni:

1.    Buah pace yang sudah matang tersebut dicuci  terlebih dahulu

2.    Buah pace yang sudah bersih dipotong kecil-kecil.

3.    Selanjutnya buah pace diremas.

4.    Tambahkan air lalu  didihkan.

5.    Setelah airnya sedikit berkurang, matikan apinya.

6.    Saring lalu airnya ditambah sedikit jeruk nipis dan gula jawa sesuai selera.

Semelak bisa diminum selagi hangat. Rasanya segar dan aromanya tidak terlalu menyengat.



Perlu diketahui bahwasanya buah pace matang baunya sangat menyengat. Namun, bila telah dimasak dengan air, lalu ditambah jeruk nipis, baunya khas dan tidak lagi menyengat seperti sebelum dimasak. Nah, bagi kamu yang ingin mencoba minuman semelak, bisa membuat sendiri atau membeli yang sudah jadi di pasar tradisional kios jamu.

Jumat, 12 Februari 2021

Aku Ingin Naik Haji Bersamamu

 


Sewaktu kamu bilang suka padaku, aku tidak bisa menerima. Aku tak mau membuka hati buru-buru. Jangan sampai menerimamu hanya karena untuk mengisi ruang yang kosong. Maafkan aku yang lagi patah hati ini, hahaha (1994, belum pacaran sudah putus duluan). Lagian aku belum tahu siapa kamu. Aku belum mengenalmu secara dekat. Dua bulan mengenalmu bagiku adalah waktu yang terlalu singkat.

 

Kalau kamu mulai memperhatikanku 5 tahun sebelumnya secara diam-diam (1990). Itu juga karena kebetulan rute ke kampus naik sepeda onthel yang sama. Aku sama sekali tak tahu itu. Sebab saat aku naik sepeda ke kampus, pandanganku lempeng saja nggak noleh kiri kanan. Selempeng hati ini yang yak mudah terombang-ambing. Ciaaa

 

Suatu hari kamu meyakinkan aku dengan 5 kata ajaib, yang membuatku yakin keseriusanmu: aku ingin naik haji bersamamu. Kata-kata yang kuyakini inilah lamaranmu padaku.

 

Tahun 2005, aku merasakan arti kehilangan. Pada saat itu anak kedua yang kutunggu-tunggu harus kurelakan "pulang" setelah 10 minggu berada di rahim. Ada air mata dan hati yang perih karena perjuangan untuk kembali mendapatkan momongan harus berakhir.

 

Tahun 2006, bapak mertua meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Setelah keguguran, aku tak kunjung hamil lagi. Ibu mertua bilang seandainya Allah hanya mempercayakan satu anak, maka rawatlah dengan baik. Sekolahkan anak setinggi mungkin. Aku tersenyum. Usaha keras sudah dilakukan, terakhir adalah pasrah. Allah pasti memberikan yang terbaik buat aku dan suami.

 

Tahun 2008, Ibu mertua divonis mengidap tumor. Saat itu suami dengan mata berkaca minta izin aku untuk membawa ibu ke rumah sakit.

 

"Ayah, apa yang kamu miliki seandainya untuk kepentingan pengobatan ibu belum bisa membalas ibu dari kamu lahir hingga saat ini."

"Tapi kita nggak punya uang."

 

Akhirnya aku dan suami sepakat mencari pinjaman ke koperasi lalu ke bank. Tahun 2009, kondisi Ibu mertua semakin memburuk. Tumor limfa ganas selama setahun terakhir membuat Ibu mertua pasrah.

 

Waktu itu akhir bulan puasa. Ibu akan dibawa ke rumah sakit. Dana untuk berobat makin menipis. Suami terlambat mengajukan pinjaman ke bank karena bank telah libur cuti bersama lebaran. Mau tidak mau, yang penting pegang uang, maka suami meminjam uang koperasi. Ibu minta pulang dan dirawat di rumah saja.

 

Sepekan setelah lebaran, ibu wafat. Uang pinjaman dari koperasi masih utuh, lalu dikembalikan. Seminggu setelah meninggalnya Ibu, aku positif hamil F2. Alhamdulillah. Bahagia tak terperi. Ternyata Allah menguji aku dan suami untuk bersabar. Sabar merawat Ibu hingga meninggal. Sabar menunggu buah hati tanpa keluh kesah.

 

Kala duduk santai dengan suami, aku pernah bilang, "Yah, Ayah berangkat umroh dulu."

"Kalau ada rezeki, kita berangkat ke tanah suci naik haji bersama-sama."

"Ayah berangkat dulu saja. Aku belakangan. Kita kan nggak punya dana. Atau mau mengajukan dana talangan?" tanyaku.

"Nggak usah pakai dana talangan. Kalau koperasi dan bank telah lunas, kita nabung dulu."

 

Suamiku memang sangat sederhana. Prinsipnya jangan utang kalau tidak terpaksa. Terakhir utang untuk biaya pengobatan Ibu mertua. Ya sudah, aku manut suami saja.

Akhir tahun 2011, suami membulatkan tekadnya.

"Mi, aku ingin naik haji bersamamu. Aku mengajukan pinjaman koperasi untuk mendapatkan 1 porsi, sedangkan 1 porsi yang lain sudah bisa kita bayar dari tabungan."

 

Benar-benar meleleh air mata ini. Kamu telah memenuhi janjimu, tahun 1995 yang lalu ingin naik haji bersamaku. Pantas saja tiap kuberikan semangat untuk berangkat ke tanah suci lebih dulu, kamu tak pernah setuju dan bilang, "aku akan bersamamu."

 

Kini aku tahu, makna genggaman tanganmu tiap kita bepergian berdua. Kamu tak ingin melepaskanku. Kamu bilang, kelak di tanah suci kita selalu bersama-sama.

Matur nuwun, kau yang terbaik yang dikirim untuk menjagaku.

 

#naikhajibersamamu #hajimabrur #catatanimapenulis

Minggu, 24 Januari 2021

TAHU OLAHAN KEDELAI SALAH SATU PENERAPAN PERUBAHAN MATERI

noerimakaltsum.com Belajar kimia bisa di mana saja dan kapan saja. Laboratorium kimia tidak hanya dalam ruangan yang dibatasi dinding-dinding di sekolah. Belajar kimia bisa juga dipelajari langsung ke tempat-tempat produksi, pabrik dan rumah.

Contohnya adalah belajar tentang pengolahan kedelai menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi dari sekadar kedelai biasa. Beberapa contoh produk kedelai yang popular adalah tahu, tempe dan susu kedelai (sari kedelai).

Tulisan ini akan membahas tentang pengolahan tahu. Tahu merupakan makanan yang bisa disantap sebagai camilan maupun lauk. Tahu yang lezat dihasilkan dari bahan baku kedelai yang berkualitas.

Tahu bisa dibuat dalam skala kecil dengan cara yang sederhana. Mari kita membuat tahu di rumah dengan peralatan dapur yang kita miliki.

Nama olahan : Tahu

Bahan-bahan :

-          kedelai, asam cuka dan air.

Alat-alat :

-          panci, saringan, kain, blender

Cara membuat:

1.      Rendam kedelai ke dalam air minimal 6 jam

2.      Cuci bersih kedelai yang sudah direndam dengan air bersih

3.      Masukkan kedelai ke dalam blender lalu tambahkan air

4.      Haluskan kedelai dengan cara diblender

5.      Campuran kedelai dan air ini kemudian dimasak sampai mendidih

6.      Saringlah bubur kedelai dengan saringan yang dilapisi kain transparan

7.      Fitrat yang didapat diberi cuka secukupnya sehingga membentuk gumpalan protein tahu

8.      Tunggu beberapa saat sampai penggumpalan selesai

9.      Cetak gumpalan protein tahu tersebut sesuai selera

10.  Tahu siap dimasak menjadi olahan lainnya

Pembuatan tahu termasuk perubahan kimia. Hal ini bisa diamati dari bahan dasarnya kedelai kemudian diolah melalui proses kimia dengan cara penambahan asam cuka. Perubahan kimia terjadi dari sari kedelai ditambah asam cuka menghasilkan gumpalan protein tahu (gejala yang menyertai perubahan kimia adalah terjadinya endapan).

Demikian tulisan ini dibuat sebagai salah satu tugas yang diberikan dalam materi pelajaran : MATERI DAN PERUBAHAN Kelas X.