Rabu, 14 September 2022

Ide Jualan Saat Market Day di Sekolah

 


Penilaian Tengah Semester telah usai. Selama 5 hari ke depan anak-anak saat jeda diminta untuk aktif mengisi kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah disusun.

Hari Rabu, 14 September 2022 kegiatannya adalah market day. Kelas 6 sesuai ketentuan berjualan nasi. Beberapa hari sebelumnya grup wali murid begitu ramai membahas apa yang akan dijual anak-anak. 

Anak-anak kelas 6B sepakat berjualan nasi putih dan lauk ( nasi putih, sosis, nugget, nori dan sambal/saos). Modal diambilkan dari uang kas. Belum juga ditaruh di lapak, ternyata ada Bapak guru yang mulai membeli sebagai penglaris. Setelah ditata di meja, Bapak Kepala Sekolah juga nglarisi.

Kabarnya kelas 6A berjualan nasi goreng. Semoga laris manis dagangan anak-anak kelas 6. Anak-anak kelas bawah juga berjualan, tapi jualan jajanan. 

Semoga market day hari ini menjadi pengalaman berharga setelah 2 tahun pandemi. Semangat!

Salam hangat.

00000

Selasa, 13 September 2022

Penghasilan Tambahan dari Menulis

 


Ketika berkumpul dengan teman-teman yang sefrekuensi, saatnya mengumpulkan energi untuk bangkit dan menulis lagi. Dari ngobrol-ngobrol biasanya ide akan muncul. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan baik ini.

Sebagai orang rumahan yang tak lagi memiliki penghasilan tetap, bagi saya kegiatan menulis dan menghasilkan uang tentu saja menggiurkan. Berbagi pengalaman, menularkan sedikit ilmu yang diketahui tentu akan bermanfaat bagi orang yang baru tahu. 

Saya belajar dari pengalaman mbak Isna. Mbak Isna mengumpulkan recehan dari menulis di media cetak, media online, platform, menulis buku, membuat kerajinan, dan lain-lain. Untuk menulis di media online  Mbak Isna harus mencuri-curi waktu saat balitanya tidur manis. Sehari bisa menulis lebih dari 2 artikel. 

Honor menulis sangat menggiurkan. Namun, semangatnya nulis tidak boleh kendor. Sebab, no write no money. 

Sebenarnya banyak hal yang bisa kita tulis. Kita tinggal mencatat kata kunci ide yang bertebaran, klasifikasikan, eksekusi, lalu posting. Yang penting konsisten. Jangan lupa banyak membaca dan terbuka menerima kritik dan saran. Kalau masih pemula, saya menyarankan untuk ikut kelas berbayar. 

Salam hangat.

00000

Senin, 12 September 2022

Peluang Menulis Sinopsis Cerita FTV


Sejak pandemi dan mulai memiliki televisi, saya jadi senang nonton acara TV yang sifatnya ringan-ringan, tidak perlu mikir, dan dilihat sambil lalu. Salah satu acara yang sesekali saya tengok (sebab nonton TV sambil cuci baju  masak, menyapu, dan lain-lain) adalah FTV yang ditayangkan SCTV satu untuk semua.

Meskipun satu cerita diputar berulang-ulang, tapi saya tidak pernah protes. Biasa saja. FTV ceritanya benar-benar receh, lucu, kadang menjengkelkan. Saya jadi tahu siapa saja yang berperan sebagai protagonis dan antagonis.

Ternyata cerita FTV ini bisa ditulis oleh penulis biasa. Asal bisa menulis, ceritanya menarik, dan cerita "layak" untuk difilmkan, penulis bisa dapat cuan. Lumayan juga honor yang bisa diterima oleh penulis.

Penulis hanya menulis sinopsis 2-3 halaman A4 saja. Lumayan lo honornya. 500 ribu. Asik kan? Nah, agar bisa menulis sinopsis cerita dengan baik, jangan lupa ya untuk membaca contoh-contoh sinopsis. Jangan malas untuk membaca. Dengan banyak membaca, kita akan lebih kaya pengetahuan, wawasan, dan imajinasi semakin ke mana-mana larinya.

Kopdar IIDN SR dengan narasumber Mas Agus Yulianto ini benar-benar membuat semangat nulis kembali membara. Bagi saya, kesempatan baik ini perlu dicoba. Selama menulis tidak harus mengorbankan waktu bersama anak dan suami,  yuk gas pol. 

Salam hangat, selamat beraktivitas!

00000


Minggu, 11 September 2022

Honor Menulis di Media

 

Dokumen: IIDN Solo Raya



Hari Minggu, 11 September 2022 bertempat di Ayam Bakar KQ 5 Solo, saya dan teman-teman IIDN Solo Raya mengadakan pertemuan rutin. Kami biasa menyebut dengan istilah kopi darat alias kopdar. Kopdar kali ini adalah kopdar keempat setelah pandemi.

Syukut alhamdulillah, anggota IIDN Solo Raya yang hadir cukup banyak, 14 orang. Nah, narasumber yang berbagi ilmu adalah Mas Agus Yulianto dari keluarga FLP. Beliau berprofesi sebagai guru agama Islam di SMK Wikarya Karanganyar.

Materi yang disampaikan cukup menarik. Sebab masih seputar cuan, yakni honor menulis di media. Tidak hanya dari media cetak, honor menulis juga bisa diterima dari menulis di media online. Menarik banget. 

Menulis di media bisa dilakukan oleh siapa saja. Mahasiswa, pelajar, guru, akademisi, ibu rumah tangga, dan siapa saja bisa menulis dan bisa tembus media. Naskah yang ditetima tentu saja yang sesuai dengan kolom atau rubrik yang tersedia.

Setiap media memiliki karakter masing-masing. Sebab itulah sebagai penulis harus meluangkan waktu untuk membaca. Minimal membaca naskah yang telah dimuat di media tersebut, misal cerpen, gagasan, opini, dan lain-lain. Jadi, kita memiliki gambaran dan "karakter" media tersebut.

Kalau naskah yang dikirim lolos dan dimuat di media, maka jangan kaget kalau tiba-tiba cuan masuk ke dalam pundi-pundi. Kalau tulisan berhasil dimuat di media, ujung-ujungnya bakal ketagihan nulis lagi dan lagi. Tidak salah kalau orang mengatakan kecanduan menulis karena honor cair. 

Yuk, nulis! Yuk, isi pundi-pundi dengan menulis! Kalau belum berhasil, coba lagi. Jangan menyerah. Salam hangat!

00000


Senin, 29 Agustus 2022

Memuliakan Tamu



Pemilik rumah memiliki hak untuk menerima atau menolak tamu yang datang ke rumahnya. Untuk itu, sebelum bertamu ke rumah seseorang, sebaiknya memberitahukan terlebih dahulu pada tuan rumah. Siapa tahu tuan rumah sedang repot, bepergian, atau sedang istirahat.

Oleh sebab itu, bila tuan rumah tidak berkenan dengan kehadiran kita, maka tak perlu marah dan kecewa. Hargailah keputusannya. Mungkin bila kita berada pada posisi mereka, kita juga akan melakukan yang sama.

Tuan rumah bila mengizinkan kita bertamu, biasanya mereka bersiap-siap menyambut kedatangan kita dengan cara menyiapkan apa-apa yang akan disuguhkan dan menyiapkan kenyamanan di rumah. Karena akhlak baik dalam menerima tamu adalah memuliakannya.

Tuan rumah akan sedikit merapikan rumah bila awalnya berantakan, terutama bagi yang memiliki anak kecil. Rumah yang bagaikan kapal pecah, bisa dirapikan sedikit  Tuan rumah akan menyiapkan hidangan, minimal air putih sebagai pelega dahaga bagi tamunya. Kalau ada rezeki lebih sedikit bisa juga untuk menghidangkan camilan. 

Kalau ada yang bilang mau berkunjung ke rumah seseorang, lalu berpesan kepada tuan rumah untuk tidak repot-repot, ya biasanya tuan rumah tidak mungkin sedemikian polos tidak menyiapkan sesuatu sama sekali.

Untuk itu, jangan mendadak datang bertamu ke  rumah teman. Mungkin tuan rumah "tidak siap" untuk dikunjungi. Tuan rumah pasti akan melakukan apa pun untuk memuliakan tamu.

00000

Kamis, 25 Agustus 2022

Berbisnis dari Nol

 



Beberapa waktu yang lalu mendapat tambahan ilmu. Sebenarnya bukan ilmu "baru" tapi cukup bermanfaat. Ilmunya tentang berbisnis.


1. Bila memulai menjalankan bisnis, modalnya jangan dari utang. Modal sebisa mungkin dari apa yang telah kita miliki.


2. Dalam menjalankan bisnis yang akan dimulai, modal yang dimiliki dibagi menjadi 3. Sepertiga untuk mengawali bisnis pertama kali. Kalau berdagang ya untuk kulak dagangan. Kalau pertama ini belum berhasil maka ambil sepertiga yang kedua dari persiapan modal. Kalau yang kedua gagal lagi, ambil sepertiga sisanya. Namun, bila sepertiga pertama dan kedua berhasil maka sepertiga sisanya untuk tambahan modal. Saya cukup mengerti maksudnya.


3. Libatkan keluarga, anak, pasangan, saudara, dan famili bila bisnis berkembang atau kita sudah kewalahan untuk "maju" sendiri. Tenaga, pikiran, dan kemampuan tubuh kita sangat terbatas. (Sampai di sini saya paham, sebab keluarga saya juga pernah melakukannya).


4. Menggaji diri sendiri. Jangan mentang-mentang usaha sendiri lalu nggak gajian. 


5. Keuntungan digunakan untuk memenuhi kebutuhan, tambahan modal, sedekah, dan tabungan. Yang penting keuntungan jangan digelontorkan untuk tambahan modal semua, atau malah untuk konsumsi semua. 


6. Bila punya tempat sendiri untuk menjalankan bisnis, pergunakan semaksimal mungkin. Bila harus sewa tempat, perhitungkan  dengan cermat biaya sewanya. 


7. Jangan lupa me time. Ini perlu agar kita tidak stress  


Dua anak saya memulai bisnis dari nol. F1 mulai bisnis saat kelas 5 SD. F2 mulai bisnis kelas 4 SD (menjadi jutawan umur 10 tahun). Mungkin orang lain menganggap bisnisnya ecek ecek. Ndakpapa. Yang penting sudah tahu kalau cari duit itu kudu sabar. Anak-anak jadi paham bagaimana menghargai uang dan untuk apa uang tersebut 


#catatanimapenulis

Rabu, 24 Agustus 2022

JON KOPLO HARI INI: MBEK DALAM LEMARI


 

Pengalaman waktu masih kecil ini saya abadikan lewat tulisan. Tulisan dimuat di koran Solopos Jumat, 5 Agustus 2022.

Saya konsisten menulis cerita humor dan membagikan sedikit pengalaman menulis. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Salam literasi.

JON KOPLO HARI INI: BEDA STASIUN

 


Alhamdulillah. Kamis 18 Agustus 2022, tulisan cerita humor dimuat di Solopos. Rasanya senang banget, sebab pada bulan Agustus ini ada 2 cerita humor yang telah dimuat.


Bagi teman-teman yang telah mengirim dan tulisannya dimuat di Ah Tenane Jon Koplo, mohon bersabar ya tentang pencairan honornya. Mohon maaf, saya juga hanya penulis biasa. Nggak tahu menahu tentang pencairan honor. Sebab selama ini saya tidak pernah ngintip rekening. 


Bukan berarti saya nggak butuh uang, ya. Hanya saja uang di rekening muter buat ini itu kemudian ada transferan lagi.


Salam hangat.

Minggu, 31 Juli 2022

Buku Antimalas Dan Suka Menunda


  
Gara-gara postingan seorang teman, saya jadi beli Buku Antimalas Dan Suka Menunda + Panduan Mengatasinya. Karya Choi Myung Gi ini berisi tulisan yang simpel, sederhana, dan bahasanya ringan tentang seputar kemalasan dan solusinya.

Kalau pekerjaan yang harus segera diselesaikan menumpuk, kadang membuat kita malas untuk mengerjakan. Namun, bila pekerjaan yang banyak sama sekali tidak kita kerjakan ya jelas tidak bisa selesai. Kalau demikian menjadi masalah untuk kita maupun orang lain.

Mencicil melakukan pekerjaan menjadi solusi. Tidak harus selesai dalam waktu singkat. Mulailah dari yang mudah, yang harus segera diselesaikan, dan dibuat skala prioritas. Jangan berkecil hati bila tidak bisa melakukan pekerjaan yang sedemikian menguras tenaga.

Jangan menunda waktu. Apa yang bisa kita lakukan, lakukan segera. Bila telah selesai maka kita boleh merayakan keberhasilan ini. Kita tidak bisa melakukan semuanya dengan sempurna, tapi kita bisa menyelesaikan dengan baik.

0000

Sabtu, 30 Juli 2022

Belajar Membaca Alqur'an Setelah Lanjut Usia



Sebagai seorang muslim punya kewajiban untuk membaca Alquran dan mengkaji isinya dengan membaca terjemahannya. Bagaimana bila belum bisa membaca Alqur'an? Tentu saja harus belajar membaca Alqur'an terlebih dahulu. 

Usia tak muda kadang menjadi alasan tidak mau belajar membaca Alqur'an. Namun, sekarang belajar mrmbaca Alqur'an bisa lebih mudah dan cepat. Syaratnya hanya satu agar kita bisa membaca Alqur'an, yakni niat yang kuat.

Kalau sudah ada niat, tidak perlu belajar membaca tiap hari ditarget berapa jam. Cukup tiap 15-30 menit per hari secara rutin dan tidak terputus. Insya Allah tidak perlu menunggu satu tahun untuk bisa membaca Alqur'an dengan lancar. 

Sebaiknya ada guru atau orang yang nisa membantu kita dalam belajar. Tujuannya adalah agar bacaan minim kesalahan. Kalau masih awal atau pemula dengan usia cukup tidak muda lagi, dengan menirukan bacaan yang telah dibaca tutor atau guru.

Sedikit demi sedikit kita akan berhasil menyelesaikan belajar membaca Alqur'an. Masih tidak mau belajar Alqur'an? Yuk, buka kitab suci kita. Minimal sehari membaca 1 ayat Alqur'an agar bisa khatam. Selamat mencoba.

Selasa, 26 Juli 2022

CEK HP SUAMI



Sebagian orang mengatakan bahwa meskipun sudah menjadi pasangan halal alias suami istri, bukan berarti semua harus terbuka. Bukan berarti milikmu adalah milikku dan milikku adalah milikmu. Sebagian ada yang menganut bahwa "ada sesuatu" yang tidak menjadi milik bersama, di antaranya ada smartphone. 

Smartphone adalah barang pribadi dan pasangan tidak bisa bebas membuka-buka yang bukan miliknya. Masing-masing rumah tangga memiliki aturan dan tata tertib sendiri-sendiri. Namun, bagi saya dan suami smartphone bukan termasuk ranah privasi. Toh, tidak ada yang dirahasiakan. Buka hp milik pasangan juga sekadarnya, apa perlunya. 

Biasanya saya membuka hp suami untuk mengetahui kegiatan "perbadmintonan atau pertenisan". 

Kalau ada sesuatu yang tidak sesuai, ya dibicarakan. Misal chat tak penting dengan teman. Daripada chat tentang sesuatu tak penting, lebih baik menggunakan waktu untuk hal yang lebih penting. Yang saya takutkan kalau nanti obrolan tak penting jadi kebablasan. 

Smartphone dan media sosial itu tidak jahat, asal kita bijak menggunakannya. Suami dan istri juga harus saling mengontrol. Jangan sampai semuanya dibiarkan. Biar begini atau begitu. Nanti kalau sudah telanjur dan efeknya tidak baik akan timbul masalah.

Masalah keluarga bisa berawal dari rahasia-rahasiaan, cuek dengan pasangan, tidak saling mengingatkan, curiga berlebihan, mudah tersinggung, komunikasi kurang, dan lain-lain.

Saya meletakkan hp di rumah tanpa ada rasa takut. Sebab tak ada rahasia yang berarti. Misalnya suami membuka hp saya, dia juga akan membatin chat istri cuma soal nulis dan nulis. Tak ada yang lain. Hahaha.

Ada seorang kenalan yang curhat bahwa di rumah suaminya tidak pernah lepas dari hp, bahkan saat ke kamar mandi juga dibawa. Suatu saat suami sedang di kamar mandi, hp lupa tidak diamankan. Nah, kenalan saya membuka hp suami yang tidak dipassword. Kenalan saya benar-benar syok. Karena ternyata ada nama istimewa di hp suami selain namanya. 

00000

Senin, 18 Juli 2022

Kamis, 30 Juni 2022

TEMBUS POJOK TERJADI SUNGGUH-SUNGGUH


www.noerimakaltsum.com tulisan pendek ini ada di pojok Terjadi Sungguh-sungguh Koran Merapi, Selasa 28 Juni 2022. 

Alhamdulillah, pada tanggal yang sama tulisan saya juga dimuat di Koran Solopos di Ah Tenane. Saya bersyukur karena usaha saya tidak sia-sia.

Bagi teman-teman yang ingin mengirim Terjadi Sungguh-Sungguh, nih alamat emailnya: koranmerapi@gmail.com

Selasa, 28 Juni 2022

Cara Membuat Mukena Atas Berlengan



www.noerimakaltsum.com Salat adalah kewajiban seorang muslim. Hukum menunaikan ibadah salat adalah wajib 'ain bagi yang sudah balig dan memenuhi syarat. Aurat seorang muslimah saat melaksanakan salat adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Biasanya seorang muslimah pada saat di rumah bila akan melaksanakan salat memakai mukena. Mukena ada 2 macam, yakni mukena terusan dan mukena potongan atas bawah.  

Kalau di rumah saya lebih suka memakai mukena terusan. Mukena terusan ada bagian lengan tangannya. Hanya saja kalau pakai mukena terusan kadang-kadang bila bagian bawah belakang terinjak kaki membuat tidak nyaman kepala.

Saya ingin memakai mukena potong tapi berlengan. Oleh karena kalau harus beli mukena potong berlengan harganya mahal, ya harus kreatif. Caranya mukena potong bagian atas dibuat berlengan. Setelah utak-atik ternyata bisa juga mengubah mukena atasan jadi berlengan.

Langkah-langkah membuat mukena atas berlengan adalah sebagai berikut:
1. Siapkan mukena atas lalu balik, bagian luar berada di dalam dan sebaliknya.
2. Bentangkan mukena, bagian lubang untuk muka (wajah) berada di tengah.
3. Atur sisi kiri dan kanan simetris berdasar jahitan bagian bawah lubang muka.
4. Beri garis pola untuk membuat lengan dan bagian samping badan.
5. Jahit pada lengan dan bagian samping badan lalu gunting agar  bagian badan dan lengan bisa terbentuk.
6. Balik kembali mukena atas berlengan yang telah jadi. 




Mudah, bukan?

Senin, 27 Juni 2022

Apa Yang Membuatmu Merasa Bahagia?




www.noerimakaltsum.com Setiap orang berhak bahagia. Setiap orang memiliki versi bahagia sendiri-sendiri. Ketika seseorang bahagia karena bisa makan sayur brambang salam lauk tempe garit, kamu tidak boleh bilang oalah wong kok ndesa men. Mung mangan tempe garit we seneng. 


Dulu saat saya kuliah, bahagia versi saya adalah dari rumah pamit pada bapak dan ibu lalu berangkat naik sepeda ontel sampai kampus. Pulang dari kampus lewat malioboro dan selamat sampai rumah itu sudah bahagia.


Setelah menikah, ke mana-mana boncengan sama suami naik alfa, itu sudah bahagia. Bahagia saya memang sederhana. Mudik dari Karanganyar sampai Yogya atau dari Yogya ke Karanganyar, di sepanjang jalan kehujanan pun bahagia. 


Sekarang, mudik naik KRL lanjut naik bus, itu juga bahagia. Jadi, bahagia versi saya hanya sederhana saja tapi formatnya berbeda, berubah sesuai kondisi. 


Makan bareng berempat, kami bahagia.

Mudik boncengan, saya dan F1, ayah dan F2, kami bahagia.

Pergi berempat ke angkringan, juga bahagia. 

Di rumah berkumpul saya, suami, dan anak-anak, sembelih ayam lalu memasak, dimakan dengan kembulan, itu pun membuat bahagia.


Mungkin kamu punya versi tersendiri dengan format berbeda dari waktu ke waktu. 


Sebenarnya bahagia itu kuncinya adalah banyak bersyukur dan sabar.


Istri teman saya, sebut saja Fulanah, diberi ujian sakit kanker. Setahun yang lalu teman saya meninggal dunia. Sekarang Fulanah sedang berjuang melawan kanker.


Saat bertemu saya, Fulanah mengungkapkan dulu ketika formasi masih lengkap, bahagianya mereka bisa melakukan berbagai macam aktivitas berempat. Berkumpul di rumah sambil melakukan kegiatan, sekadar ngobrol, atau makan bareng, mereka cukup bahagia. Melakukan perjalanan wisata berempat dan tak lupa bersilaturahmi, itu membuat hati bahagia dan kaya raya. Kuncinya bersyukur.


Sekarang setelah teman saya meninggal, Fulanah dan kedua anaknya membuat format baru. Bahagia mereka dengan format baru. Bukan berarti kehilangan satu anggota keluarga kemudian kebahagiaannya hilang sama sekali. Bahagia mereka ketika mereka lengkap bertiga yaitu Fulanah dan kedua anaknya. Mereka tetap bisa bahagia dan bersyukur. Tentu saja mereka tak bisa berandai-andai. Andai masih bisa berempat. Atau merasa sayang karena salah satu telah tiada.




#catatanimapenulis

Kamis, 23 Juni 2022

Buku Anak Islam Suka Membaca


 

Belajar membaca dengan buku Anak Islam Suka Membaca. Setelah membuka-buka isinya ternyata metode dalam buku ini hampir sama dengan metode Iqra untuk belajar membaca Alquran. 

Kebetulan yang saya miliki jilid 1 - 5. Buku 5 jilid ini cukup untuk belajar membaca bagi anak-anak.

Minggu, 19 Juni 2022

Menabung Emas di Pegadaian Untuk Biaya Pendidikan

 

Masih soal menabung emas. Menabunglah di rumah secara rutin dengan jumlah yang sama tiap bulannya. Kalau Anda takut nanti uangnya tidak terkumpul, sebaiknya langsung dibelikan emas (menabung emas di pegadaian)

Nah, menabung emas di pegadaian cukup mudah. Tabungan bisa digunakan untuk biaya pendidikan anak-anak. 

Tentu saja menabung mulai sekarang dan jangan menunda lagi. Berapa pun yang kita simpan kelak akan bermanfaat. 

Sabtu, 18 Juni 2022

ANAK BELUM LANCAR MEMBACA DAN MENULIS

 



Hari ini (Jumat, 17 Juni 2022) saya memberi les baca tulis anak kelas 2 naik kelas 3 SD. Sebut saja Fulan. Fulan belum lancar membaca dan menulis. 2 tahun tidak pembelajaran tatap muka, jelas sangat berpengaruh pada anak SD kelas 1. Kebetulan ibu dan bapaknya Fulan juga tidak bisa mendampingi belajar membaca dan menulis.  

Sebelumnya Fulan pernah les privat membaca pada tentor tapi hanya 3 kali saja. Setelah itu berhenti. Sebetulnya sudah lama pertama kali saya bertemu Ibunya Fulan. Awalnya saya menjadi tentor privat kimia di rumah murid.   Beberapa kali ibunya Fulan (ART) membuatkan teh panas saat saya memberi les privat kimia.

Ketika bertemu ibunya Fulan, beliau bilang pada saya.

"Ibu, sebenarnya saya mau minta tolong sejak lama. Tapi baru hari ini minta bantuan pada mbak Audi untuk bilang njenengan.

Tadi Bu Guru bilang supaya Fulan dileskan soalnya belum bisa baca tulis. Katanya kelas 3 pelajarannya tambah sulit."

"Ya, Bu. Bismillah, semoga nanti lancar membaca dan dapat menulis dengan baik."

Tidak ada kata terlambat. Semoga berhasil, ya, cah bagus. 

Saya bersyukur, F2 anak saya meskipun saya anggap anaknya sulit tapi waktunya sekolah bisa membaca, menulis, dan mengikuti pelajaran dengan baik. Ketika pembelajaran daring, saya sempat dibuat emosi oleh F2. Sebab F2 malas malasan mengerjakan tugas daring. Setelah pembelajaran tatap muka, F2 semangat. 

Bagaimanapun saya pernah memiliki kekhawatiran ketika pembelajaran daring. Saya bisa mengajar privat dengan baik, sementara anak sendiri sulit untuk diarahkan. Alhamdulillah, sekarang semua baik-baik saja.  

#eksaktalesprivat #catatanimapenulis

Senin, 13 Juni 2022

Menabung Emas Sebagai Dana Pensiun


Tidak semua orang menjadi pegawai dan kelak menerima uang pensiun tiap bulan. Tidak semua orang bisa mengharapkan dana pensiun karena memang bukan pensiunan atau pasangan memiliki uang pensiun tiap bulan. 

Namun, setiap orang bisa menyiapkan dana pensiun sendiri dengan cara menabung tiap bulan dengan sejumlah uang. Besarnya tabungan bisa saja tetap (atau makin banyak) yang penting konsisten tiap bulan. Bila sudah terkumpul nanti dibelikan emas. Jadi mempersiapkan dana pensiun dengan cara menabung emas.

Sebagai contoh, harga 1 gram emas 24 karat  sebesar 1 juta rupiah (bisa lebih bisa kurang). Untuk bisa menabung emas 1 gram, kalau mampu tiap bulan menyediakan uang 1 juta rupiah. Kalau tidak, menabung 500 ribu per bulan. Bisa juga tiap bulan menabung 200 ribu rupiah. Setelah uang terkumpul selama 5 bulan  lalu dibelikan emas 1 gram. 

Sebagai saran saja, tabungan emas sebagai dana pensiun ini tidak boleh dijual bila belum jatuh tempo. Kalau ada keperluan mendesak, biasanya ingin jual harta yang dimiliki. Boleh juga dijual, asal segera dikembalikan. Ibaratnya pinjam emas milik kita sendiri. Jangan mentang-mentang tabungannya sendiri lantas tidak mengembalikan 

Saya termasuk bekerja secara freelance dan sedang mulai menabung emas. Harapannya, kelak bisa saya manfaatkan setelah masuk usia pensiun. Kalau ternyata pada masa usia pensiun keadaan ekonomi saya cukup, ya tabungan emas ditambah terus dan disimpan. Bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain. 

Masihkah ragu untuk memulai menabung emas? Silakan  cari info tentang manfaat menabung emas. 

00000

Beli Emas Empat Juta Rupiah Saat Kelas 5 SD


www.noerimakaltsum.com Setelah mendapatkan bagi hasil penjualan kambing dan modal awal (bulan Februari-Maret) sebagian dari uang tersebut dikumpulkan lalu minta pada saya agar dibelikan emas (dalam bentuk tabungan emas di pegadaian) memakai rekening saya.
Anak-anak sudah tahu kelebihan menabung emas, jadi daripada disimpan uang lebih baik dibelikan emas. Empat juta rupiah uang Faiz (12 tahun) saya tabung dalam bentuk tabungan emas. Alhamdulillah, dari 4 juta rupiah ini mendapatkan emas 4,39 gram emas 24 karat.
Dulu umur 10 tahun telah menjadi jutawan, sekarang  umur 12 tahun telah memiliki investasi berupa ternak kambing dan emas. Satu lagi, insya Allah iduladha tahun ini Faiz akan berkurban sendiri dari ternaknya untuk keluarga kami. Semoga lebih saleh lagi ya, Iz. 

Jumat, 03 Juni 2022

ADRIANUS DARMAWAN IDOLA SAAT SD

 

Dok. Adrianus Darmawan

Beberapa waktu yang lalu adik saya bilang sedang mencari informasi tentang temannya waktu masih SD, namanya Ariswari. Saya, kakak, dan adik-adik menuntut ilmu di SD Keputran VIII Yogyakarta. Sudah menjadi tradisi di lingkungan kami dahulu, dalam satu keluarga kakak beradik menuntut ilmu di sekolah yang sama atau beda sekolah tapi masih satu kompleks. Ariswari adalah adik perempuan dari Mas Darmawan. Mas Darmawan adalah teman kakak satu satu tingkat di atas saya. 


Saya tanya kakak saya, tapi dia tidak punya kontaknya Mas Darmawan. Tidak ada kesulitan yang berarti, melalui getok tular akhirnya saya mendapat nomor kontak Mas Darmawan. Akhirnya saya menghubungi beliau. Menurut informasi Mas Darmawan bahwa Ariswari adiknya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena sakit. Mas Darmawan memberi tahu Ariswari dimakamkan di Sasana Laya Dukuh, Gedongkiwo, Mantrijeron. Itu artinya makamnya dekat dengan rumah orang tua saya. Sayangnya Mas Darmawan belum memberi tahu posisi makamnya. Rencananya adik saya akan ziarah kalau ada waktu.


Begitu diberi tahu nama panjang Mas Darmawan oleh kakak, seperti biasa jiwa kepo saya meronta. Saya browsing di internet. Media sosialnya saya intip. Foto-foto yang ada menunjukkan bahwa wajah Mas Darmawan masih seperti dulu. Ada prubahan yang mencolok yaitu rambutnya yang memutih (sama dong dengan suami saya, rambut sudah memutih lebih dari 80%).


Ngomong-omong, ngapain sih saya kepo banget sama teman kakak saya? Begini ya, teman! Saat saya masih kelas 4 SD, kakak saya Nur Tsalichah dan Mas Adrianus Darmawan kelas 5 SD. Kelas kami letaknya berdampingan. Mas Darmawan ini selalu ranking 1, nggak tertandingi. Kakak saya juga pandai, tapi masih di bawahnya Mas Darmawan. Saya masih ingat, saat mereka ulangan harian, Bu Mursiwi guru kelasnya memberi nilai di buku ulangan dengan bulpen merah. Murid-murid yang nilainya baik selalu menempelkan angka merah pada tangannya dan mereka saling pamer dengan girang. Lalu apakah Mas Darmawan juga melakukan hal yang sama? Tidak. Orangnya kalem, rendah hati, nggak sombong, murah senyum, pinter, dan idola betulan. Mungkin baginya menyikapi nilai baik nggak perlu berlebihan sedemikian. Nah, pandainya Mas Darmawan ini tentu saja karena tekun belajar.


Keluarganya sederhana dan Mas Darmawan sendiri orangnya tidak neko-neko. Waktu SMP dan SMA juga masuk di sekolah favorit. Komplet tenan! Pandainya nggak hanya saat SD. 


Saya sedikit belajar dari idola waktu SD tersebut. Tekun, percaya diri, ramah, nggak sombong, dan bisa jadi panutan. 


Suatu saat saya bertemu Mas Darmawan di sekitar kampung Prawirotaman. Sayang nggak sempat ngobrol, karena saya naik sepeda ontel untuk suatu kepentingan.


Setelah sekian puluh tahun, akhirnya saya tahu sedikit tentang beliau dari dunia maya. Bocorannya: Adrianus Darmawan – OHS DEPT HEAD – PT Borneo Indobara


Ternyata Mas Darmawan ini lulusan Teknik Geologi UGM. Saya jadi ingat teman SMA sejak kelas 1-3, Mas Luhur Prasetyo. Setelah cek dan ricek, mereka memang adik-kakak tingkat dan pernah saling mengenal. Mungkin secara kebetulan, keduanya saat remaja wajahnya tidak jauh beda. Kalau sekarang yang tidak berbeda dari keduanya adalah sama-sama meninggalkan dunia hitam alias rambutnya beruban lebih dari 80%.


Saya berharap suatu saat bisa bertemu langsung dengan idola saya, entah itu di sekolah SD atau reuni akbar. 


00000

Senin, 30 Mei 2022

Manfaat Berkomunitas Menulis


MANFAAT BERKOMUNITAS


Dua hari menghadiri pertemuan 2 komunitas yang berbeda, saya mendapatkan banyak ilmu baru. Yang pertama adalah komunitas alumni "84 SD Keputran 8 Yogyakarta (Kamis, 26 Mei 2022). Di sini saya mendapatkan manfaat, antara lain mempererat persahabatan dan memanjangkan umur. Sebab, komunitas alumni ini merupakan "tempat berobat", dokter-dokternya ramah, dermawan, dan dapat mengobati "jiwa-jiwa" yang sedang sakit. 🤣🤣🤣


Yang kedua adalah komunitas menulis IIDN Soloraya (Ahad, 29 Mei 2022). Di sini tempat saya belajar menulis, berkarya, dan menghasilkan uang. Dari sini saya belajar membagikan sedikit ilmu yang saya pelajari, berbagi info, dan belajar bersaing yang sehat. Saya banyak belajar tentang rezeki itu sudah tertakar dan tidak pernah tertukar. Tiap tulisan telah memilih jodohnya. 


Bagaimana menyikapi tulisan yang sama dengan orang lain tapi tidak terpilih dimuat. Bagaimana menerima kelebihan orang lain dan tidak mendengki. Saya tidak bisa memaksa Allah memberikan semua keinginan saya. 


"Ya Allah, aku harus menang lomba ini. Ya Allah, naskahku yang ini harus lolos."


Tidak bisa begitu. Sebab, penulis itu: menulis, mengirim naskah, lupakan. Lalu memantaskan diri dengan belajar menulis agar tulisan lebih berkualitas. 


Saya iri kalau teman-teman berani mengeluarkan sekian ratus ribu untuk mengikuti kelas menulis, lalu tulisannya tembus media atau lolos seleksi, dapat cuan dan balik modal. (Matre memang perlu)


Berkomunitas berarti membuka diri, ingin lebih pandai menulis. Apa hubungannya antara menulis saya dengan komunitas alumni? Ujung-ujungnya duit.


#catatanimapenulis

Jumat, 20 Mei 2022

Menghitung Denda Terlambat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

 


Pernahkah Anda lupa membayar pajak kendaraan bermotor atau PKB? Kalau pernah berarti sama dong dengan saya. Hehe. Saya 1 kali lupa membayar pajak PKB dan 1 kali terlambat karena memang masih dalam suasana lebaran. Saran saya jangan telat bayar PKB.


Mengapa demikian? Sebab bila terlambat hanya sehari, masih dimaafkan dan tidak dikenai denda. Kalau telat bayar 2 hari dan seterusnya nanti kena denda lo. Oleh karena itu sebaiknya dicek lagi STNK yang Anda miliki. 


Saya punya pengalaman terlambat membayar pajak. Pertama tahun 2021 motor suami sudah saya percayakan padanya untuk membayar pajak. Namun, suami lupa. Akhirnya saya yang membayar pajak ditambah denda karena terlambat lebih dari 1 hari.  Karena motor lama jadi dendanya juga cuma sedikit saja. 


Bulan Mei 2022 ini karena terbawa suasana lebaran dan saya pikir ada perpanjangan waktu saya telat beberapa hari. Kali ini motor kakak saya supercup 1982 seharusnya jatuh tempo 10 Mei. Saya membayar tanggal 14 Mei. Alhamdulillah, seharusnya saya membayar 54.000 tapi ditambah denda sebesar 12.900. Nggak apalah didenda 12.900 daripada kehilangan momen berlebaran dengan keluarga. 


Bagaimana kalau kita telat bayar PKB? Beginilah cara menghitung dendanya.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor


Denda keterlambatan 1 hari = tidak ada denda.


Denda keterlambatan 2 hari sampai 1 bulan = PKB x 25 persen.


Denda keterlambatan 2 bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.


Denda keterlambatan 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.


Untuk keterlambatan 4 bulan dan seterusnya, Anda bisa cek info di kantor samsat atau browsing, ya. 


Sebenarnya saya ini tipe taat pajak. Tidak ada istilah menunda membayar kewajiban. Tapi apalah daya, kalau lebaran ya tetap saja berat untuk sekadar jauh jauh cuma membayar pajak saja. Kalau bisa ya mudik sekalian jalan-jalan. Oya, motor kakak yang saya bawa ke Karanganyar itu berplat AB, sedangkan saya tinggal di Karanganyar.


Sebenarnya semua bisa diatasi karena bisa membayar secara online. Kalau Anda mau bayar PKB secara online juga bisa. Caranya adalah monggo cari tahu di google. Hehe.


Sekali lagi, jangan telat bayar PKB.


Kamis, 19 Mei 2022

Jangan Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor


Pernahkah Anda lupa membayar pajak kendaraan bermotor atau PKB? Kalau pernah berarti sama dong dengan saya. Hehe. Saya 1 kali lupa membayar pajak PKB dan 1 kali terlambat karena memang masih dalam suasana lebaran. Saran saya jangan telat bayar PKB.


Mengapa demikian? Sebab bila terlambat hanya sehari, masih dimaafkan dan tidak dikenai denda. Kalau telat bayar 2 hari dan seterusnya nanti kena denda lo. Oleh karena itu sebaiknya dicek lagi STNK yang Anda miliki. 


Saya punya pengalaman terlambat membayar pajak. Pertama tahun 2021 motor suami sudah saya percayakan padanya untuk membayar pajak. Namun, suami lupa. Akhirnya saya yang membayar pajak ditambah denda karena terlambat lebih dari 1 hari.  Karena motor lama jadi dendanya juga cuma sedikit saja. 


Bulan Mei 2022 ini karena terbawa suasana lebaran dan saya pikir ada perpanjangan waktu saya telat beberapa hari. Kali ini motor kakak saya supercup 1982 seharusnya jatuh tempo 10 Mei. Saya membayar tanggal 14 Mei. Alhamdulillah, seharusnya saya membayar 54.000 tapi ditambah denda sebesar 12.900. Nggak apalah didenda 12.900 daripada kehilangan momen berlebaran dengan keluarga. 


Bagaimana kalau kita telat bayar PKB? Beginilah cara menghitung dendanya.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor


Denda keterlambatan 1 hari = tidak ada denda.


Denda keterlambatan 2 hari sampai 1 bulan = PKB x 25 persen.


Denda keterlambatan 2 bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.


Denda keterlambatan 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.


Untuk keterlambatan 4 bulan dan seterusnya, Anda bisa cek info di kantor samsat atau browsing, ya. 


Sebenarnya saya ini tipe taat pajak. Tidak ada istilah menunda membayar kewajiban. Tapi apalah daya, kalau lebaran ya tetap saja berat untuk sekadar jauh jauh cuma membayar pajak saja. Kalau bisa ya mudik sekalian jalan-jalan. Oya, motor kakak yang saya bawa ke Karanganyar itu berplat AB, sedangkan saya tinggal di Karanganyar.


Sebenarnya semua bisa diatasi karena bisa membayar secara online. Kalau Anda mau bayar PKB secara online juga bisa. Caranya adalah monggo cari tahu di google. Hehe.


Sekali lagi, jangan telat bayar PKB.


00000


Minggu, 08 Mei 2022

Sarapan Praktis Dengan Naraya Oat Choco


Seperti tahun-tahun sebelumnya, bingkisan lebaran kali ini salah satunya berupa camilan ringan Naraya Oat Choco. Di rumah camilan ini selalu menjadi rebutan. Rasanya enak dan tidak bikin eneg.

Meskipun ringan tapi cukup mengenyangkan untuk sekadar sarapan pagi, yang penting perut terisi. 

Naraya Oat Choco bisa dimakan secara langsung. Tinggal buka kemasannya lalu santap. 

Kalau kamu ingin cara yang lain bisa dengan dibuat sereal. Caranya ambil 3 pcs Oat Choco. Taruh Oat Choco ke dalam cangkir. Tambahkan gula/susu lalu tambahkan air panas 200 ml. Aduk pelan-pelan. Terakhir minum sereal dengan cara disendok atau langsung diminum dari cangkir. 

Segelas sereal oat choco untuk setiap pagi hari cukup untuk mengisi perut sampai siang sebelum "bertemu" makan siang pakai nasi.

Untuk anak-anak sekolah yang tidak biasa sarapan pagi dengan nasi, Oat Choco juga cocok ya. Nah, untuk anak-anak pada masa pertumbuhannya tetap harus makan makanan bergizi, seimbang, minum yang cukup, istirahat, dan tetap berolah raga. 

0000

Reuni di Kopi Randu Puncak Bibis Bangunjiwo Bantul

 


Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, alhamdulillah, saya bisa hadir dalam acara reuni alumni SD Keputran 8 angkatan '84. Reuni diadakan di tempat yang jauh dari keramaian kota Yogyakarta. Rumah Makan Kopi Randu Puncak Bibis Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. 

Rumah makan ini menyediakan masakan Jawa yang harganya bersahabat. Dipilihnya tempat reuni di Bantul karena suasana pedesaan yang top. Oleh karena berada pada tempat yang tinggi, kita bisa melihat sawah yang letaknya jauh di sana. 

Kalau kamu tertarik untuk berkumpul di tempat yang tidak terlalu ramai, bisa browsing lewat google, ya.



Nah, reuni kali ini bagi saya adalah reuni kedua setelah lulus SD. Sepertinya teman-teman yang saya temui waktu reuni wajahnya nggak jauh berbeda dengan ketika lulus. Awet muda.

Sebagian besar teman-teman tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya. Kebetulan hanya ada 3 orang yang tinggal di luar kota Jogja. Saya di Karanganyar, Noviantara di Bekasi, dan Akhdian di Purwakarta. Teman yang lain tinggal di kota, Bantul, dan Sleman.



Beberapa teman yang hadir di acara reuni kali ini adalah:

1. Noer Ima Kaltsum (saya)

2. Christiati Widjanarsasi (Wiwit)

3. Akhdian Rahayuningsih (Yayuk)

4. Noviantara

5. Bambang Purnomo

6. Wisnu Widjayanto

7. Sigit Sudarmaji (seangkatan tapi pindah)

8. Agung Sumarno

9. Muhammad Yahya

10. Joko Tri Haryanto

11. Setiawan

12. Bagus Haryanto

13. Heriyanto Setiawan

14. Rahadi Saptata Abra

15. Ananto Subaryanto

16. Ali Eko Atmojo

Sebetulnya teman-teman yang  bergabung di grup sudah banyak tapi berhalangan hadir karena tidak ada kesempatan mudik dan ada kegiatan. Bagi saya tidak masalah, semoga semua dalam keadaan sehat.  

Reuni ini bukan hanya sekadar bertemu, berhaha hihi. Namun, di sini juga membicarakan tentang open donasi, rencana berkunjung ke rumah guru yang dulu mengajar kami, silatutahmi ke rumah teman dan lain-lain.

Meskipun waktunya terbatas, alhamdulillah bisa bertemu teman lama dan tahu kabarnya. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan kami berpisah untuk bertemu kembali. Semoga di masa yang akan datang, entah kapan, bisa bertemu dengan teman yang lain.

Akhirnya saya menyadari, semakin bertambah usia, yang perlu dilakukan adalah berinteraksi dengan banyak orang agar pikiran tetap terbuka dan ingatan kita tetap tajam.

0000

Kamis, 28 April 2022

Medical Check Up Untuk Jemaah Haji 2022


Saya dan suami memutuskan bergabung di grup Haji Berangkat 2022 meskipun status kami sebagai cadangan. Sebab, dengan bergabung di grup tersebut, saya dan suami jadi tahu perkembangan info terbaru tentang haji 2022. 


Sebenarnya bagi calon jemaah dengan status cadangan belum perlu mengikuti Madical Check Up sebab belum tahu kepastian keberangkatan. Namun, saya dan suami memutuskan ikut MCU untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan. Bagi saya dan suami adalah perlu, terutama suami yang memiliki riwayat darah tinggi sejak akhir 2019. 


Pada hari Selasa, 26 April 2022 saya dan suami sampai di Puskesmas Karanganyar. Khusus untuk antrean MCU tidak terlalu panjang. Biaya MCU (tanpa pemeriksaan golongan darah) untuk laki-laki adalah 665.000 dan perempuan adalah 695.000.


Tahap-tahap pemeriksaan adalah:

1. Pengukuran tensi, berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang.

2. Rekam jantung.

3. Pengambilan urin

4. Konsultasi dokter

5. Foto torach

6. Pengambilan darah (puasa 8 jam)


Alhamdulillah, tensi kami normal. Semoga saya dan suami dalam keadaan sehat sampai bisa berangkat ke tanah suci tanpa kendala. Amin.


Waktu konsultasi, dokter bilang: mbak, sebenarnya yang wajib MCU adalah yang akan berangkat 2022. Untuk yang cadangan belum kita infokan. Sebab dari kemenag belum ada kepastian pemberangkatan bagi cadangan.


Me: niat kami untuk mengetahui kondisi kesehatan. Sebab sudah 2 tahun tidak cek up.


Dokter: ya, saya paham. Dengan cek up kita tahu dalam keadaan sehat atau tidak.


Me: njih, bu Dokter 


Nah, saat pengambilan sampel darah saya dan suami terlambat datang sehingga saat dipanggil, kami belum datang ya terpaksa dilewati sampai nomor antrean terakhir selesai. Barulah diurutkan dari awal. Sabar, sabar, sabar.


Saat pengambilan sampel darah, ada ibu-ibu yang takut jarum. Selesai pengambilan sampel darah, beliau membersihkan air matanya. Wah, ternyata traumanya benar-benar deh. Katanya, waktu vaksin meningitis itu sakitnya pakai banget. Padahal nggak sakit. Lebih sakit pas vaksin booster AZ, njaremnya 3 hari.


Alhamdulillah, selesai MCU saya dan suami pulang. Tiba di rumah setelah salat saya langsung klipuk alias tidur manis.


Saya dan suami tetap berdoa lebih, minta lebih, agar bisa berangkat ke tanah suci tahun ini, meskipun nanti berangkat pada kloter tambahan. Amin. (SELESAI)



Senin, 25 April 2022

Berita Gembira Kesempatan Naik Haji Tahun 2022

 


Berita gembira ini sangat dinantikan para jemaah haji kuota tahun 2020. Seharusnya tahun 2020 calon jemaah haji berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Apa boleh buat, takdir berkata lain. Oleh karena pandemi covid 19, tahun 2020 dan 2021 pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah haji.


Tahun 2022 ini pemerintah Arab Saudi membuka untuk umum  jemaah haji secara keseluruhan sebanyak satu juta orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan kuota tahun 2019. Indonesia diberikan kuota 100.051. Itu artinya hampir 50% dari kuota tahun 2019.


Namun demikian tetap perlu disyukuri. Masih ada kesempatan untuk berangkat ke tanah suci dengan syarat dan ketentuan diberlakukan. Salah satu syaratnya adalah usia tidak melebihi 65 tahun. Artinya bagi calon jemaah haji yang berusia 65 tahun ke atas, tahun 2022 ini belum bisa berangkat. 


Kuota terbatas, usia dibatasi, padahal jemaah yang berada pada posisi "menunggu" tahun 2020 panjang sekali. Daftar jemaah yang akan berangkat tahun 2022 ini berdasarkan nomor urut porsi (sesuai pendaftaran). 


Kabupaten Karanganyar akan memberangkatkan 423 calon jemaah haji dan 77 cadangan. Kebetulan saya dan suami masuk daftar cadangan dengan nomor urut 52 dan 53. Saya dan suami betharap tahun ini bisa berangkat. Menurut pantauan kami ada beberapa orang calhaj urung berangkat tahun ini karena pasangannya belum bisa berangkat mengingat usianya sudah di atas 65 tahun.


Bagi saya, takdir Allah itulah yang terbaik. Kalau belum bisa berangkat tahun ini, artinya saya dan suami belum dipanggil. Calon jemaah haji yang belum dipanggil juga banyak. Jadi, temannya banyak dan diminta untuk bersabar.


Meskipun belum tahu kepastiannya berangkat ke tanah suci atau tidak, saya dan suami besok pagi tetap menjalani medical cek up untuk mengetahui kondisi kesehatan badan kami secara keseluruhan. 


Semoga Allah memberi umur panjang dan menitipkan kesehatan sehingga saya dan suami bisa ke tanah suci. Amin.

Rabu, 20 April 2022

Pilihan Tepat Soal Keuangan

 


Setiap orang punya hak untuk mengelola uang di dalam keluarga. Setiap keluarga juga memiliki hak penuh untuk mengelola uang yang mereka miliki. Sebagai orang luar, kita tidak boleh memaksa orang lain sama dengan kita. Namun, orang di luar keluarga juga bisa memberi masukan sekadarnya.

Saya dan suami mungkin berbeda dengan pasangan lainnya. Kebetulan saya dan suami sejak memutuskan untuk menikah memiliki frekuensi yang sama. Saya dan suami punya niat untuk hidup sederhana, hidup minimalis, dan lebih mengutamakan kepentingan akhirat.

Setelah memiliki rumah sendiri, saya dan suami berusaha untuk menabung. Menabung sedikit demi sedikit. Meskipun menerapkan gaya hidup sederhana dan minimalis, kami tidak melupakan sedekah. Sedekah semampunya dan berusaha memaksakan diri untuk bersedekah dengan apa yang kami miliki.

Tahun 2009 ibu mertua meninggal dunia. Pada tahun itu suami ikut membiayai pengobatan ibu mertua. Oleh karena kami belum mapan secara ekonomi, dulu kami mengajukan pinjaman pada sebuah bank konvensional. Setelah ibu mertua meninggal, suami melunasi pinjaman bank dengan uang tunjangan profesi (2010).

Tahun 2011, saya dan suami menerima tunjangan profesi. Kami memilih uang tersebut kami gunakan untuk biaya naik haji. Tunjangan profesi yang kami terima periode berikutnya ditabung untuk membeli tanah dan menabung emas.

Sebetulnya ada yang menawari mobil second, tapi saya tidak tertarik. Saya lebih memilih menabung emas, sebab merasa belum membutuhkan kendaraan roda 4.

Sudah 4 tahun berjalan, saya tak lagi mengajar dan tak memiliki penghasilan tetap. Namun, kami tidak risau. Sebab kami terbiasa dengan hidup hemat, sederhana dan minimalis. Alhamdulillah, berkat tepat mengelola keuangan, dapur kami tetap mengepul. Kuliah anak tetap lancar, dan kami bisa melunasi biaya naik haji. 

00000





Selasa, 19 April 2022

Anak-anak Punya Usaha Sejak Dini


Mungkin saya dan suami berbeda dengan orang tua lainnya dalam mendidik anak. Kali ini saya akan bercerita tentang mendidik anak dalam hal mengajarkan kemandirian pada anak secara finansial sejak dini.


Saya dibesarkan dari keluarga tidak mampu. Kedua orang tua bekerja keras untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak. Siang malam bekerja keras tapi hasilnya tidak berlimpah. Keluarga suami termasuk mampu dalam hal ekonomi. 


Meskipun latar belakang ekonomi berbeda tapi saya dan suami sepakat agar anak-anak bisa mandiri finansial sejak dini. Caranya yaitu dengan memberikan sejumlah uang untuk modal usaha. 


Anak pertama umur 22 tahun, sejak SD sudah bisa mencari uang dengan berjualan. Sampai sekarang anak pertama masih berjualan dan alhamdulillah dia tidak merasa terbebani. Berjualan dilakukan dengan senang hati. Meskipun modal awalnya tak begitu besar tapi keuntungannya bisa untuk makan sehari-hari.


Anak kedua umur 12 tahun. Sejak kelas 4 SD (10 tahun) dia sudah menjadi jutawan. Apakah usaha yang dijalankan? Dengan uang tabungannya sendiri, anak kedua bisa membeli kambing. Kambing tersebut dititipkan dan dirawat orang lain dengan sistem bagi hasil. 


Pertama kali dia mendapatkan untung dari jualan kambing saat idul fitri dan idul kurban. Total keuntungan yang didapat lebih dari satu juta rupiah. Rupanya pilihan usaha anak kedua adalah tepat. 


Setelah ada tambahan modal serta keuntungan dari penjualan kambing, harta kekayaan anak nomor 2 lebih dari 10 juta. Selain usaha ternak kambing, sebagai kegiatan yang menyenangkan anak kedua jual beli ikan channa.


Dulu ada yang bilang bahwa paling ada campur tangan bapak ibunya. Masa sih anak-anak dibiarkan berjualan dan beternak? Sebagai otang tua, kami mendukung dan memberi motivasi. Selebihnya kembali ke anak. Sebab kedua anak saya bercita-cita sukses berniaga. Sepertinya belum tertarik kerja kantoran.


00000



Senin, 18 April 2022

Memiliki Rumah Tanpa Utang Riba




Selama 3 tahun saya dan suami tinggal di rumah mertua. Kami belum memiliki rumah dan tidak diizinkan mengontrak. Alhamdulillah, selama ikut mertua keadaan kami baik-baik saja dan hubungan saya (menantu) dan mertua tidak seperti cerita kebanyakan yang penuh dengan konflik.

Tahun keempat pernikahan kami, mertua meminta suami untuk membangun rumah. Batu bata telah punya, kayu dan besi mulai dicicil. Sebenarnya kami membutuhkan dana besar tapi belum ada uang. Akhirnya, suami mengajukan utang ke bank untuk sekadar mendirikan bangunan ala kadarnya.

Dengan terpaksa kami mengajukan pinjaman yang statusnya ada unsur riba. Kurang dari waktu yang telah ditentukan, utang kami lunas. Setelah itu untuk menambah dan mempercantik rumah, saya dan suami mengandalkan tabungan, tidak lagi utang.

Sudah lebih dari 10 tahun saya dan suami tidak ada hubungan dengan bank untuk utang piutang. Bukan karena kami kaya raya, melainkan mulai menabung untuk membeli sesuatu.

Beberapa bulan terakhir saya sering membaca dan mendengar nasihat dan saran, yaitu menabung dalam bentuk emas. Kelak bisa untuk membeli barang mewah, rumah, atau untuk naik haji.

Bila Anda belum memiliki rumah, tak perlu utang lewat KPR. Anda bisa mengontrak rumah dengan harga miring lalu tiap bulan menabung dalam bentuk emas. Kalau kita menjauhkan diri dari riba, Insya Allah akan ada jalan yang tak pernah kita sangka-sangka. Tahu-tahu kita bisa membeli rumah secara kontan atau membangun rumah tanpa utang riba. 

Silakan dicoba, dan yakinlah Allah akan memberikan jalan.

00000

Cara Mudah Menabung Emas


Tak terasa sudah 6 tahun saya memiliki tabungan emas di pegadaian. Saya telah memperoleh manfaatnya. Sampai sekarang masih ada sekitar 10 gram tabungan emas. 


Semula saya tertarik menabung emas di pegadaian karena untuk menabung caranya tidak terlalu ribet. Menabung emas di pegadaian serasa simpel alias mudah.


Saya termasuk gemar menabung dan menerapkan hidup minimalis tapi tidak pelit. Awalnya saya berniat menyimpan uang tunjangan profesi alias tunjangan sertifikasi. Sebab kalau uang disimpan di bank, gampang sekali mengambilnya. Namun, bila disimpan dalam bentuk emas akan merasa sayang kalau diambil untuk hal yang tidak penting-penting amat.


Suatu saat saya membutuhkan uang untuk melunasi utang. Alhamdulillah, menjual emas di pegadaian juga prosedurnya mudah. Uang yang saya dapatkan untuk melunasi utang. Selisih harga beli dan harga jual besar dan saya beruntung.


Oleh karena saya tak lagi mengajar di sekolah dan penghasilan saya hanya kecil saja, maka saya mulai menabung emas dengan cara menyimpan uang di rumah dengan menyisihkan sebahian dari honor les privat. Bila sudah cukup banyak, maka uang tersebut saya belikan emas.


Anda juga bisa menabung emas dengan cara menabung uang secara rutin tiap bulan lalu dibelikan emas. Tidak harus membeli sejumlah 1 gram emas. Berapa pun uang yang kita bawa bisa unyuk membeli emas.


Bila Anda ingin menabung emas di pegadaian, silakan datang ke kantor pegadaian terdekat. Amankan uang Anda, jangan habiskan untuk konsumsi. Silakan mencoba. 


00000

Minggu, 03 April 2022

Amalan Yang Dipamerkan



Di dalam keluarga besar kami, anak-anak bapak dan ibu biasa memamerkan suatu amalan sebatas di rumah. Tujuannya adalah untuk memotivasi saudara yang lain. Sekecil dan seremeh apa pun amalan yang dilakukan biasanya ditunjukkan. Meskipun terkesan riya’ tetapi ada manfaatnya.

 

Saudara  akan memberikan masukan bila ada saudara lain yang melakukan sesuatu yang dirasa kurang pas. Misalnya dalam bersedekah diusahakan tepat sasaran, sedekah ramai-ramai atau sedekah rombongan yang nanti diatasnamakan orang tua. Namun, biasanya kakak saya nomor kedua yang mengeluarkan sedekah atas nama ibu dan bapak.

 

Pamer amal kebaikan juga diterapkan di rumah. Misalnya, saya bilang sedekah pada seseorang, memberikan kerudung baru dipakai sekali, memberikan sekaleng beras, dan lain-lain. Hal kecil ini diikuti anak-anak. Anak-anak sudah tahu tentang amalan yang dipamerkan sebatas di dalam keluarga, hikmah yang didapat, dan semangat untuk beramal lebih banyak lagi.

 

Saya dan suami memberikan teladan. Sedekah tidak mengharapkan ganti atau dilipatgandakan. Sedekah itu ikhlas. Kalau Allah kemudian memberi ganti yang lebih baik dan lebih banyak, itu hak Allah.

 

F1 anak pertama saya sudah memiliki penghasilan sendiri dari jualan online. F1 tidak pernah menghitung-hitung berapa labanya. Namun, F1 yakin kalau keuntungannya cukup untuk membelikan neneknya berupa paket nasi dan ayam goreng. Biasanya setelah membelikan neneknya makanan, F1 banjir orderan. Uangnya melimpah, keuntungan banyak, dunia dapat, akhirat juga dapat.

 

Baru-baru ini F1 bercerita mendonasikan uangnya “hanya” 10.000 rupiah. Beberapa jam kemudian banjir orderan. F1 bercerita sambil tertawa bahagia sampai terharu (meneteskan air mata). “Allah mengganti secara kontan, Ma.”

 

F2 anak kedua berbisnis kecil-kecilan, yakni jual beli ikan channa dan memiliki sepuluh kambing. F2 juga tidak mau kalah dari kakaknya. F2 juga tidak menghitung-hitung sedekah yang dikeluarkan. Dia percaya kalau yang dikeluarkan akan mendapatkan ganti. Kalau tidak diganti dengan materi, Allah mengganti dengan kesehatan.

 

Selain mengeluarkan sedekah, saya dan suami selalu memberi contoh cara bersyukur atas nikmat yang Allah berikan pada keluarga. Di dalam keluarga kecil kami dan keluarga besar, bersyukur adalah gaya hidup. Beramal rutin meski bentuknya kecil juga menjadi gaya hidup. Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan bagi kami dalam menjemput rezeki.

Jadi, memamerkan amal di dalam keluarga bisa memotivasi agar tidak berhenti berbuat baik dan bersyukur.

 

Sabtu, 02 April 2022

Mencoba Keberuntungan Lewat Ikan Channa

 


Anak kedua, F2, seperti kakaknya suka berjualan atau berniaga. Di dalam pikiran pra remaja ini, selagi dapat menghasilkan rupiah maka harus mau bergerak. 

Kali ini F2 mencoba peruntungan dengan berjualan ikan channa. Ikan channa adalah ikan gabus jenis ikan hias. Harganya cukup mahal. Awalnya F2 membeli ikan channa untuk dinikmati sendiri. Namun, ternyata ada teman yang menginginkan. Mau tidak mau F2 melepaskan ikan channa dengan keuntungan tipis. 



Oleh karena kesungguhan F2, ayah mau mengantarkan F2 mencari "dagangan". Alhamdulillah, meski tidak mengambil untung banyak tapi ada kepuasan sendiri bila ikan yang baru dibeli dilirik oleh orang lain. Selain ikan channa, F2 juga menjual stiker tentang ikan tersebut. Stiker tersebut dicetak oleh kakaknya. 

Sampai saat ini, F2 memiliki beberapa ekor ikan channa. Rencananya dia tak hanya menjual ikan channa, tapi juga ikan lainnya. Mulai saat ini F2 sudah menyiapkan beberapa akuarium. Di masa yang akan datang F2 akan membuka toko ikan. 

Memaafkan Orang Lain Hati Lebih Tenang

 



Salah satu kunci kebahagiaan kita adalah memaafkan orang lain. Orang lain mungkin dengan sengaja atau tidak sengaja pernah menyakiti hati atau berbuat salah pada kita. Mungkin kita tidak bisa melupakan peristiwa atau perlakuan yang menyakitkan, tapi kita tetap bisa memaafkan orang tersebut. Sebab, dengan memaafkan orang lain, hati menjadi lebih tenang. 

Tidak perlu dendam pada orang yang telah menyakiti kita. Dendam membuat lelah hati, perasaan tidak nyaman, atau dongkol berkepanjangan. Dendam membuat jiwa kita sakit dan kita malah menyakiti diri kita sendiri. Lalu bagaimana? Sabar!

Demikian pula maafkanlah orang yang telah memfitnah kita. Ada Allah yang Maha Adil, yang akan membalas perbuatan baik atau buruk walaupun sebesar biji zarah

Ambil sisi positif atas perlakuan orang lain kepada kita. Perlakuan yang buruk dan merugikan kita, tidak perlu dipikirkan serius. Memaafkan orang lain, hati menjadi tenang. Memaafkan bukan berarti kita lemah. Tidak membalas perbuatan buruk dengan yang semisal, bukan berarti membiarkan harga diri kita diinjak-injak oleh orang lain. Sebab, semua yang ada di dunia ini cepat sekali berubah. 

Ingatlah pepatah, siapa menabur akan menuai, siapa menanam akan memanen. Demikian pula dengan perbuatan yang kita lakukan pada orang lain.  

Rabu, 30 Maret 2022

Minyak Kelapa Dan Minyak Sawit

 



Dahulu, di desa-desa minyak kelapa  digunakan untuk menggoreng dan memasak. Minyak goreng yang lainnya  lazimnya orang menyebut untuk minyak kelapa sawit atau minyak sayur.


Perbedaan minyak kelapa dan minyak goreng/sawit (yang setiap hari digunakan untuk memasak dan menggoreng makanan) adalah bahan bakunya. Minyak kelapa dibuat dari kelapa. Minyak goreng dibuat dari kelapa sawit. Cara membuat keduanya juga berbeda. 


Tahun 2004, saya mulai mengenal minyak kelapa murni atau VCO. VCO harganya cukup mahal karena bahan bakunya juga mahal. Suatu saat, saya membuat sendiri VCO dengan proses dingin, yakni menyimpan santan kental semalam. Hasilnya minyak kelapa bening. Saya juga pernah mencoba membuat minyak kelapa dengan cara dipanaskan. Tentu saja memakan waktu yang lama, biayanya mahal dan bahan bakar gasnya boros.


Menggunakan minyak kelapa berarti menjaga kesehatan. Namun, bukan berarti menggunakan minyak goreng tidak menjaga kesehatan. Asal bijak menggunakan minyak goreng, tentu saja tetap menjaga kesehatan. 


Waktu saya masih kecil, sering melihat ibu penjual minyak goreng keliling. Ibu tersebut membawa ember kecil, gayung dengan berbagai ukuran, jerigen berisi minyak dan sepeda untuk membawanya. 


Orang-orang membeli minyak goreng hanya segayung, 2 gayung saja, tidak sampai 1 liter, kecuali orang kaya dan pedagang gorengan. Beli dan menggunakan minyak secukupnya, tidak berlebihan. 


00000


Saat ini harga minya goreng cukup mahal. Orang-orang lantas mau beralih ke minyak kelapa dengan membuat sendiri. Betul, minyak kelapa lebih menyehatkan. Namun, membuat minyak kelapa sendiri biaya operasionalnya mahal. Bisa-bisa 1 liter minyak kelapa lebih mahal daripada minyak goreng kemasan. Konon, 10 butir kelapa bisa untuk membuat 1 liter minyak dan dapat bonus blondo. 1 butir buah kelapa harganya berapa? Biaya gasnya berapa? Kalau juragan kelapa, ya mangga seandainya mau membuat minyak kelapa dengan dimasak memakai kayu.


Kalau saya, daripada pusing dan repot membuat minyak kelapa mending beli minyak goreng secukupnya. Tentu saja terus berdoa agar harga minyak turun seperti sedia kala. Berharap agar pengusaha menjual minyak di dalam negeri dan tidak mengejar keuntungan dengan diekspor.


00000


Saya tidak hobi memasak, tapi tetap butuh minyak goreng untuk membuat lauk pauk. Jangan bilang kukus, rebus. Sebab tidak semua makanan bisa dimasak dan enak dengan cara dikukus atau direbus. Mete dan kacang bawang juga harus digoreng biar awet. Buat abon juga harus digoreng, bukan?


Tahu nggak, mi instan rebus saja juga diberi minyak agar rasanya mantap.


#catatanimapenulis