Jumat, 20 Mei 2022

Menghitung Denda Terlambat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

 


Pernahkah Anda lupa membayar pajak kendaraan bermotor atau PKB? Kalau pernah berarti sama dong dengan saya. Hehe. Saya 1 kali lupa membayar pajak PKB dan 1 kali terlambat karena memang masih dalam suasana lebaran. Saran saya jangan telat bayar PKB.


Mengapa demikian? Sebab bila terlambat hanya sehari, masih dimaafkan dan tidak dikenai denda. Kalau telat bayar 2 hari dan seterusnya nanti kena denda lo. Oleh karena itu sebaiknya dicek lagi STNK yang Anda miliki. 


Saya punya pengalaman terlambat membayar pajak. Pertama tahun 2021 motor suami sudah saya percayakan padanya untuk membayar pajak. Namun, suami lupa. Akhirnya saya yang membayar pajak ditambah denda karena terlambat lebih dari 1 hari.  Karena motor lama jadi dendanya juga cuma sedikit saja. 


Bulan Mei 2022 ini karena terbawa suasana lebaran dan saya pikir ada perpanjangan waktu saya telat beberapa hari. Kali ini motor kakak saya supercup 1982 seharusnya jatuh tempo 10 Mei. Saya membayar tanggal 14 Mei. Alhamdulillah, seharusnya saya membayar 54.000 tapi ditambah denda sebesar 12.900. Nggak apalah didenda 12.900 daripada kehilangan momen berlebaran dengan keluarga. 


Bagaimana kalau kita telat bayar PKB? Beginilah cara menghitung dendanya.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor


Denda keterlambatan 1 hari = tidak ada denda.


Denda keterlambatan 2 hari sampai 1 bulan = PKB x 25 persen.


Denda keterlambatan 2 bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.


Denda keterlambatan 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.


Untuk keterlambatan 4 bulan dan seterusnya, Anda bisa cek info di kantor samsat atau browsing, ya. 


Sebenarnya saya ini tipe taat pajak. Tidak ada istilah menunda membayar kewajiban. Tapi apalah daya, kalau lebaran ya tetap saja berat untuk sekadar jauh jauh cuma membayar pajak saja. Kalau bisa ya mudik sekalian jalan-jalan. Oya, motor kakak yang saya bawa ke Karanganyar itu berplat AB, sedangkan saya tinggal di Karanganyar.


Sebenarnya semua bisa diatasi karena bisa membayar secara online. Kalau Anda mau bayar PKB secara online juga bisa. Caranya adalah monggo cari tahu di google. Hehe.


Sekali lagi, jangan telat bayar PKB.


Kamis, 19 Mei 2022

Jangan Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor


Pernahkah Anda lupa membayar pajak kendaraan bermotor atau PKB? Kalau pernah berarti sama dong dengan saya. Hehe. Saya 1 kali lupa membayar pajak PKB dan 1 kali terlambat karena memang masih dalam suasana lebaran. Saran saya jangan telat bayar PKB.


Mengapa demikian? Sebab bila terlambat hanya sehari, masih dimaafkan dan tidak dikenai denda. Kalau telat bayar 2 hari dan seterusnya nanti kena denda lo. Oleh karena itu sebaiknya dicek lagi STNK yang Anda miliki. 


Saya punya pengalaman terlambat membayar pajak. Pertama tahun 2021 motor suami sudah saya percayakan padanya untuk membayar pajak. Namun, suami lupa. Akhirnya saya yang membayar pajak ditambah denda karena terlambat lebih dari 1 hari.  Karena motor lama jadi dendanya juga cuma sedikit saja. 


Bulan Mei 2022 ini karena terbawa suasana lebaran dan saya pikir ada perpanjangan waktu saya telat beberapa hari. Kali ini motor kakak saya supercup 1982 seharusnya jatuh tempo 10 Mei. Saya membayar tanggal 14 Mei. Alhamdulillah, seharusnya saya membayar 54.000 tapi ditambah denda sebesar 12.900. Nggak apalah didenda 12.900 daripada kehilangan momen berlebaran dengan keluarga. 


Bagaimana kalau kita telat bayar PKB? Beginilah cara menghitung dendanya.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor


Denda keterlambatan 1 hari = tidak ada denda.


Denda keterlambatan 2 hari sampai 1 bulan = PKB x 25 persen.


Denda keterlambatan 2 bulan = PKB x 25 persen x 2/12 + denda SWDKLLJ.


Denda keterlambatan 3 bulan = PKB x 25 persen x 3/12 + denda SWDKLLJ.


Untuk keterlambatan 4 bulan dan seterusnya, Anda bisa cek info di kantor samsat atau browsing, ya. 


Sebenarnya saya ini tipe taat pajak. Tidak ada istilah menunda membayar kewajiban. Tapi apalah daya, kalau lebaran ya tetap saja berat untuk sekadar jauh jauh cuma membayar pajak saja. Kalau bisa ya mudik sekalian jalan-jalan. Oya, motor kakak yang saya bawa ke Karanganyar itu berplat AB, sedangkan saya tinggal di Karanganyar.


Sebenarnya semua bisa diatasi karena bisa membayar secara online. Kalau Anda mau bayar PKB secara online juga bisa. Caranya adalah monggo cari tahu di google. Hehe.


Sekali lagi, jangan telat bayar PKB.


00000


Minggu, 08 Mei 2022

Sarapan Praktis Dengan Naraya Oat Choco


Seperti tahun-tahun sebelumnya, bingkisan lebaran kali ini salah satunya berupa camilan ringan Naraya Oat Choco. Di rumah camilan ini selalu menjadi rebutan. Rasanya enak dan tidak bikin eneg.

Meskipun ringan tapi cukup mengenyangkan untuk sekadar sarapan pagi, yang penting perut terisi. 

Naraya Oat Choco bisa dimakan secara langsung. Tinggal buka kemasannya lalu santap. 

Kalau kamu ingin cara yang lain bisa dengan dibuat sereal. Caranya ambil 3 pcs Oat Choco. Taruh Oat Choco ke dalam cangkir. Tambahkan gula/susu lalu tambahkan air panas 200 ml. Aduk pelan-pelan. Terakhir minum sereal dengan cara disendok atau langsung diminum dari cangkir. 

Segelas sereal oat choco untuk setiap pagi hari cukup untuk mengisi perut sampai siang sebelum "bertemu" makan siang pakai nasi.

Untuk anak-anak sekolah yang tidak biasa sarapan pagi dengan nasi, Oat Choco juga cocok ya. Nah, untuk anak-anak pada masa pertumbuhannya tetap harus makan makanan bergizi, seimbang, minum yang cukup, istirahat, dan tetap berolah raga. 

0000

Reuni di Kopi Randu Puncak Bibis Bangunjiwo Bantul

 


Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, alhamdulillah, saya bisa hadir dalam acara reuni alumni SD Keputran 8 angkatan '84. Reuni diadakan di tempat yang jauh dari keramaian kota Yogyakarta. Rumah Makan Kopi Randu Puncak Bibis Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. 

Rumah makan ini menyediakan masakan Jawa yang harganya bersahabat. Dipilihnya tempat reuni di Bantul karena suasana pedesaan yang top. Oleh karena berada pada tempat yang tinggi, kita bisa melihat sawah yang letaknya jauh di sana. 

Kalau kamu tertarik untuk berkumpul di tempat yang tidak terlalu ramai, bisa browsing lewat google, ya.



Nah, reuni kali ini bagi saya adalah reuni kedua setelah lulus SD. Sepertinya teman-teman yang saya temui waktu reuni wajahnya nggak jauh berbeda dengan ketika lulus. Awet muda.

Sebagian besar teman-teman tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya. Kebetulan hanya ada 3 orang yang tinggal di luar kota Jogja. Saya di Karanganyar, Noviantara di Bekasi, dan Akhdian di Purwakarta. Teman yang lain tinggal di kota, Bantul, dan Sleman.



Beberapa teman yang hadir di acara reuni kali ini adalah:

1. Noer Ima Kaltsum (saya)

2. Christiati Widjanarsasi (Wiwit)

3. Akhdian Rahayuningsih (Yayuk)

4. Noviantara

5. Bambang Purnomo

6. Wisnu Widjayanto

7. Sigit Sudarmaji (seangkatan tapi pindah)

8. Agung Sumarno

9. Muhammad Yahya

10. Joko Tri Haryanto

11. Setiawan

12. Bagus Haryanto

13. Heriyanto Setiawan

14. Rahadi Saptata Abra

15. Ananto Subaryanto

16. Ali Eko Atmojo

Sebetulnya teman-teman yang  bergabung di grup sudah banyak tapi berhalangan hadir karena tidak ada kesempatan mudik dan ada kegiatan. Bagi saya tidak masalah, semoga semua dalam keadaan sehat.  

Reuni ini bukan hanya sekadar bertemu, berhaha hihi. Namun, di sini juga membicarakan tentang open donasi, rencana berkunjung ke rumah guru yang dulu mengajar kami, silatutahmi ke rumah teman dan lain-lain.

Meskipun waktunya terbatas, alhamdulillah bisa bertemu teman lama dan tahu kabarnya. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan kami berpisah untuk bertemu kembali. Semoga di masa yang akan datang, entah kapan, bisa bertemu dengan teman yang lain.

Akhirnya saya menyadari, semakin bertambah usia, yang perlu dilakukan adalah berinteraksi dengan banyak orang agar pikiran tetap terbuka dan ingatan kita tetap tajam.

0000

Kamis, 28 April 2022

Medical Check Up Untuk Jemaah Haji 2022


Saya dan suami memutuskan bergabung di grup Haji Berangkat 2022 meskipun status kami sebagai cadangan. Sebab, dengan bergabung di grup tersebut, saya dan suami jadi tahu perkembangan info terbaru tentang haji 2022. 


Sebenarnya bagi calon jemaah dengan status cadangan belum perlu mengikuti Madical Check Up sebab belum tahu kepastian keberangkatan. Namun, saya dan suami memutuskan ikut MCU untuk mengetahui kondisi kesehatan secara keseluruhan. Bagi saya dan suami adalah perlu, terutama suami yang memiliki riwayat darah tinggi sejak akhir 2019. 


Pada hari Selasa, 26 April 2022 saya dan suami sampai di Puskesmas Karanganyar. Khusus untuk antrean MCU tidak terlalu panjang. Biaya MCU (tanpa pemeriksaan golongan darah) untuk laki-laki adalah 665.000 dan perempuan adalah 695.000.


Tahap-tahap pemeriksaan adalah:

1. Pengukuran tensi, berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang.

2. Rekam jantung.

3. Pengambilan urin

4. Konsultasi dokter

5. Foto torach

6. Pengambilan darah (puasa 8 jam)


Alhamdulillah, tensi kami normal. Semoga saya dan suami dalam keadaan sehat sampai bisa berangkat ke tanah suci tanpa kendala. Amin.


Waktu konsultasi, dokter bilang: mbak, sebenarnya yang wajib MCU adalah yang akan berangkat 2022. Untuk yang cadangan belum kita infokan. Sebab dari kemenag belum ada kepastian pemberangkatan bagi cadangan.


Me: niat kami untuk mengetahui kondisi kesehatan. Sebab sudah 2 tahun tidak cek up.


Dokter: ya, saya paham. Dengan cek up kita tahu dalam keadaan sehat atau tidak.


Me: njih, bu Dokter 


Nah, saat pengambilan sampel darah saya dan suami terlambat datang sehingga saat dipanggil, kami belum datang ya terpaksa dilewati sampai nomor antrean terakhir selesai. Barulah diurutkan dari awal. Sabar, sabar, sabar.


Saat pengambilan sampel darah, ada ibu-ibu yang takut jarum. Selesai pengambilan sampel darah, beliau membersihkan air matanya. Wah, ternyata traumanya benar-benar deh. Katanya, waktu vaksin meningitis itu sakitnya pakai banget. Padahal nggak sakit. Lebih sakit pas vaksin booster AZ, njaremnya 3 hari.


Alhamdulillah, selesai MCU saya dan suami pulang. Tiba di rumah setelah salat saya langsung klipuk alias tidur manis.


Saya dan suami tetap berdoa lebih, minta lebih, agar bisa berangkat ke tanah suci tahun ini, meskipun nanti berangkat pada kloter tambahan. Amin. (SELESAI)



Senin, 25 April 2022

Berita Gembira Kesempatan Naik Haji Tahun 2022

 


Berita gembira ini sangat dinantikan para jemaah haji kuota tahun 2020. Seharusnya tahun 2020 calon jemaah haji berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Apa boleh buat, takdir berkata lain. Oleh karena pandemi covid 19, tahun 2020 dan 2021 pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah haji.


Tahun 2022 ini pemerintah Arab Saudi membuka untuk umum  jemaah haji secara keseluruhan sebanyak satu juta orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan kuota tahun 2019. Indonesia diberikan kuota 100.051. Itu artinya hampir 50% dari kuota tahun 2019.


Namun demikian tetap perlu disyukuri. Masih ada kesempatan untuk berangkat ke tanah suci dengan syarat dan ketentuan diberlakukan. Salah satu syaratnya adalah usia tidak melebihi 65 tahun. Artinya bagi calon jemaah haji yang berusia 65 tahun ke atas, tahun 2022 ini belum bisa berangkat. 


Kuota terbatas, usia dibatasi, padahal jemaah yang berada pada posisi "menunggu" tahun 2020 panjang sekali. Daftar jemaah yang akan berangkat tahun 2022 ini berdasarkan nomor urut porsi (sesuai pendaftaran). 


Kabupaten Karanganyar akan memberangkatkan 423 calon jemaah haji dan 77 cadangan. Kebetulan saya dan suami masuk daftar cadangan dengan nomor urut 52 dan 53. Saya dan suami betharap tahun ini bisa berangkat. Menurut pantauan kami ada beberapa orang calhaj urung berangkat tahun ini karena pasangannya belum bisa berangkat mengingat usianya sudah di atas 65 tahun.


Bagi saya, takdir Allah itulah yang terbaik. Kalau belum bisa berangkat tahun ini, artinya saya dan suami belum dipanggil. Calon jemaah haji yang belum dipanggil juga banyak. Jadi, temannya banyak dan diminta untuk bersabar.


Meskipun belum tahu kepastiannya berangkat ke tanah suci atau tidak, saya dan suami besok pagi tetap menjalani medical cek up untuk mengetahui kondisi kesehatan badan kami secara keseluruhan. 


Semoga Allah memberi umur panjang dan menitipkan kesehatan sehingga saya dan suami bisa ke tanah suci. Amin.

Rabu, 20 April 2022

Pilihan Tepat Soal Keuangan

 


Setiap orang punya hak untuk mengelola uang di dalam keluarga. Setiap keluarga juga memiliki hak penuh untuk mengelola uang yang mereka miliki. Sebagai orang luar, kita tidak boleh memaksa orang lain sama dengan kita. Namun, orang di luar keluarga juga bisa memberi masukan sekadarnya.

Saya dan suami mungkin berbeda dengan pasangan lainnya. Kebetulan saya dan suami sejak memutuskan untuk menikah memiliki frekuensi yang sama. Saya dan suami punya niat untuk hidup sederhana, hidup minimalis, dan lebih mengutamakan kepentingan akhirat.

Setelah memiliki rumah sendiri, saya dan suami berusaha untuk menabung. Menabung sedikit demi sedikit. Meskipun menerapkan gaya hidup sederhana dan minimalis, kami tidak melupakan sedekah. Sedekah semampunya dan berusaha memaksakan diri untuk bersedekah dengan apa yang kami miliki.

Tahun 2009 ibu mertua meninggal dunia. Pada tahun itu suami ikut membiayai pengobatan ibu mertua. Oleh karena kami belum mapan secara ekonomi, dulu kami mengajukan pinjaman pada sebuah bank konvensional. Setelah ibu mertua meninggal, suami melunasi pinjaman bank dengan uang tunjangan profesi (2010).

Tahun 2011, saya dan suami menerima tunjangan profesi. Kami memilih uang tersebut kami gunakan untuk biaya naik haji. Tunjangan profesi yang kami terima periode berikutnya ditabung untuk membeli tanah dan menabung emas.

Sebetulnya ada yang menawari mobil second, tapi saya tidak tertarik. Saya lebih memilih menabung emas, sebab merasa belum membutuhkan kendaraan roda 4.

Sudah 4 tahun berjalan, saya tak lagi mengajar dan tak memiliki penghasilan tetap. Namun, kami tidak risau. Sebab kami terbiasa dengan hidup hemat, sederhana dan minimalis. Alhamdulillah, berkat tepat mengelola keuangan, dapur kami tetap mengepul. Kuliah anak tetap lancar, dan kami bisa melunasi biaya naik haji. 

00000





Selasa, 19 April 2022

Anak-anak Punya Usaha Sejak Dini


Mungkin saya dan suami berbeda dengan orang tua lainnya dalam mendidik anak. Kali ini saya akan bercerita tentang mendidik anak dalam hal mengajarkan kemandirian pada anak secara finansial sejak dini.


Saya dibesarkan dari keluarga tidak mampu. Kedua orang tua bekerja keras untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak. Siang malam bekerja keras tapi hasilnya tidak berlimpah. Keluarga suami termasuk mampu dalam hal ekonomi. 


Meskipun latar belakang ekonomi berbeda tapi saya dan suami sepakat agar anak-anak bisa mandiri finansial sejak dini. Caranya yaitu dengan memberikan sejumlah uang untuk modal usaha. 


Anak pertama umur 22 tahun, sejak SD sudah bisa mencari uang dengan berjualan. Sampai sekarang anak pertama masih berjualan dan alhamdulillah dia tidak merasa terbebani. Berjualan dilakukan dengan senang hati. Meskipun modal awalnya tak begitu besar tapi keuntungannya bisa untuk makan sehari-hari.


Anak kedua umur 12 tahun. Sejak kelas 4 SD (10 tahun) dia sudah menjadi jutawan. Apakah usaha yang dijalankan? Dengan uang tabungannya sendiri, anak kedua bisa membeli kambing. Kambing tersebut dititipkan dan dirawat orang lain dengan sistem bagi hasil. 


Pertama kali dia mendapatkan untung dari jualan kambing saat idul fitri dan idul kurban. Total keuntungan yang didapat lebih dari satu juta rupiah. Rupanya pilihan usaha anak kedua adalah tepat. 


Setelah ada tambahan modal serta keuntungan dari penjualan kambing, harta kekayaan anak nomor 2 lebih dari 10 juta. Selain usaha ternak kambing, sebagai kegiatan yang menyenangkan anak kedua jual beli ikan channa.


Dulu ada yang bilang bahwa paling ada campur tangan bapak ibunya. Masa sih anak-anak dibiarkan berjualan dan beternak? Sebagai otang tua, kami mendukung dan memberi motivasi. Selebihnya kembali ke anak. Sebab kedua anak saya bercita-cita sukses berniaga. Sepertinya belum tertarik kerja kantoran.


00000



Senin, 18 April 2022

Memiliki Rumah Tanpa Utang Riba




Selama 3 tahun saya dan suami tinggal di rumah mertua. Kami belum memiliki rumah dan tidak diizinkan mengontrak. Alhamdulillah, selama ikut mertua keadaan kami baik-baik saja dan hubungan saya (menantu) dan mertua tidak seperti cerita kebanyakan yang penuh dengan konflik.

Tahun keempat pernikahan kami, mertua meminta suami untuk membangun rumah. Batu bata telah punya, kayu dan besi mulai dicicil. Sebenarnya kami membutuhkan dana besar tapi belum ada uang. Akhirnya, suami mengajukan utang ke bank untuk sekadar mendirikan bangunan ala kadarnya.

Dengan terpaksa kami mengajukan pinjaman yang statusnya ada unsur riba. Kurang dari waktu yang telah ditentukan, utang kami lunas. Setelah itu untuk menambah dan mempercantik rumah, saya dan suami mengandalkan tabungan, tidak lagi utang.

Sudah lebih dari 10 tahun saya dan suami tidak ada hubungan dengan bank untuk utang piutang. Bukan karena kami kaya raya, melainkan mulai menabung untuk membeli sesuatu.

Beberapa bulan terakhir saya sering membaca dan mendengar nasihat dan saran, yaitu menabung dalam bentuk emas. Kelak bisa untuk membeli barang mewah, rumah, atau untuk naik haji.

Bila Anda belum memiliki rumah, tak perlu utang lewat KPR. Anda bisa mengontrak rumah dengan harga miring lalu tiap bulan menabung dalam bentuk emas. Kalau kita menjauhkan diri dari riba, Insya Allah akan ada jalan yang tak pernah kita sangka-sangka. Tahu-tahu kita bisa membeli rumah secara kontan atau membangun rumah tanpa utang riba. 

Silakan dicoba, dan yakinlah Allah akan memberikan jalan.

00000

Cara Mudah Menabung Emas


Tak terasa sudah 6 tahun saya memiliki tabungan emas di pegadaian. Saya telah memperoleh manfaatnya. Sampai sekarang masih ada sekitar 10 gram tabungan emas. 


Semula saya tertarik menabung emas di pegadaian karena untuk menabung caranya tidak terlalu ribet. Menabung emas di pegadaian serasa simpel alias mudah.


Saya termasuk gemar menabung dan menerapkan hidup minimalis tapi tidak pelit. Awalnya saya berniat menyimpan uang tunjangan profesi alias tunjangan sertifikasi. Sebab kalau uang disimpan di bank, gampang sekali mengambilnya. Namun, bila disimpan dalam bentuk emas akan merasa sayang kalau diambil untuk hal yang tidak penting-penting amat.


Suatu saat saya membutuhkan uang untuk melunasi utang. Alhamdulillah, menjual emas di pegadaian juga prosedurnya mudah. Uang yang saya dapatkan untuk melunasi utang. Selisih harga beli dan harga jual besar dan saya beruntung.


Oleh karena saya tak lagi mengajar di sekolah dan penghasilan saya hanya kecil saja, maka saya mulai menabung emas dengan cara menyimpan uang di rumah dengan menyisihkan sebahian dari honor les privat. Bila sudah cukup banyak, maka uang tersebut saya belikan emas.


Anda juga bisa menabung emas dengan cara menabung uang secara rutin tiap bulan lalu dibelikan emas. Tidak harus membeli sejumlah 1 gram emas. Berapa pun uang yang kita bawa bisa unyuk membeli emas.


Bila Anda ingin menabung emas di pegadaian, silakan datang ke kantor pegadaian terdekat. Amankan uang Anda, jangan habiskan untuk konsumsi. Silakan mencoba. 


00000

Minggu, 03 April 2022

Amalan Yang Dipamerkan



Di dalam keluarga besar kami, anak-anak bapak dan ibu biasa memamerkan suatu amalan sebatas di rumah. Tujuannya adalah untuk memotivasi saudara yang lain. Sekecil dan seremeh apa pun amalan yang dilakukan biasanya ditunjukkan. Meskipun terkesan riya’ tetapi ada manfaatnya.

 

Saudara  akan memberikan masukan bila ada saudara lain yang melakukan sesuatu yang dirasa kurang pas. Misalnya dalam bersedekah diusahakan tepat sasaran, sedekah ramai-ramai atau sedekah rombongan yang nanti diatasnamakan orang tua. Namun, biasanya kakak saya nomor kedua yang mengeluarkan sedekah atas nama ibu dan bapak.

 

Pamer amal kebaikan juga diterapkan di rumah. Misalnya, saya bilang sedekah pada seseorang, memberikan kerudung baru dipakai sekali, memberikan sekaleng beras, dan lain-lain. Hal kecil ini diikuti anak-anak. Anak-anak sudah tahu tentang amalan yang dipamerkan sebatas di dalam keluarga, hikmah yang didapat, dan semangat untuk beramal lebih banyak lagi.

 

Saya dan suami memberikan teladan. Sedekah tidak mengharapkan ganti atau dilipatgandakan. Sedekah itu ikhlas. Kalau Allah kemudian memberi ganti yang lebih baik dan lebih banyak, itu hak Allah.

 

F1 anak pertama saya sudah memiliki penghasilan sendiri dari jualan online. F1 tidak pernah menghitung-hitung berapa labanya. Namun, F1 yakin kalau keuntungannya cukup untuk membelikan neneknya berupa paket nasi dan ayam goreng. Biasanya setelah membelikan neneknya makanan, F1 banjir orderan. Uangnya melimpah, keuntungan banyak, dunia dapat, akhirat juga dapat.

 

Baru-baru ini F1 bercerita mendonasikan uangnya “hanya” 10.000 rupiah. Beberapa jam kemudian banjir orderan. F1 bercerita sambil tertawa bahagia sampai terharu (meneteskan air mata). “Allah mengganti secara kontan, Ma.”

 

F2 anak kedua berbisnis kecil-kecilan, yakni jual beli ikan channa dan memiliki sepuluh kambing. F2 juga tidak mau kalah dari kakaknya. F2 juga tidak menghitung-hitung sedekah yang dikeluarkan. Dia percaya kalau yang dikeluarkan akan mendapatkan ganti. Kalau tidak diganti dengan materi, Allah mengganti dengan kesehatan.

 

Selain mengeluarkan sedekah, saya dan suami selalu memberi contoh cara bersyukur atas nikmat yang Allah berikan pada keluarga. Di dalam keluarga kecil kami dan keluarga besar, bersyukur adalah gaya hidup. Beramal rutin meski bentuknya kecil juga menjadi gaya hidup. Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan bagi kami dalam menjemput rezeki.

Jadi, memamerkan amal di dalam keluarga bisa memotivasi agar tidak berhenti berbuat baik dan bersyukur.

 

Sabtu, 02 April 2022

Mencoba Keberuntungan Lewat Ikan Channa

 


Anak kedua, F2, seperti kakaknya suka berjualan atau berniaga. Di dalam pikiran pra remaja ini, selagi dapat menghasilkan rupiah maka harus mau bergerak. 

Kali ini F2 mencoba peruntungan dengan berjualan ikan channa. Ikan channa adalah ikan gabus jenis ikan hias. Harganya cukup mahal. Awalnya F2 membeli ikan channa untuk dinikmati sendiri. Namun, ternyata ada teman yang menginginkan. Mau tidak mau F2 melepaskan ikan channa dengan keuntungan tipis. 



Oleh karena kesungguhan F2, ayah mau mengantarkan F2 mencari "dagangan". Alhamdulillah, meski tidak mengambil untung banyak tapi ada kepuasan sendiri bila ikan yang baru dibeli dilirik oleh orang lain. Selain ikan channa, F2 juga menjual stiker tentang ikan tersebut. Stiker tersebut dicetak oleh kakaknya. 

Sampai saat ini, F2 memiliki beberapa ekor ikan channa. Rencananya dia tak hanya menjual ikan channa, tapi juga ikan lainnya. Mulai saat ini F2 sudah menyiapkan beberapa akuarium. Di masa yang akan datang F2 akan membuka toko ikan. 

Memaafkan Orang Lain Hati Lebih Tenang

 



Salah satu kunci kebahagiaan kita adalah memaafkan orang lain. Orang lain mungkin dengan sengaja atau tidak sengaja pernah menyakiti hati atau berbuat salah pada kita. Mungkin kita tidak bisa melupakan peristiwa atau perlakuan yang menyakitkan, tapi kita tetap bisa memaafkan orang tersebut. Sebab, dengan memaafkan orang lain, hati menjadi lebih tenang. 

Tidak perlu dendam pada orang yang telah menyakiti kita. Dendam membuat lelah hati, perasaan tidak nyaman, atau dongkol berkepanjangan. Dendam membuat jiwa kita sakit dan kita malah menyakiti diri kita sendiri. Lalu bagaimana? Sabar!

Demikian pula maafkanlah orang yang telah memfitnah kita. Ada Allah yang Maha Adil, yang akan membalas perbuatan baik atau buruk walaupun sebesar biji zarah

Ambil sisi positif atas perlakuan orang lain kepada kita. Perlakuan yang buruk dan merugikan kita, tidak perlu dipikirkan serius. Memaafkan orang lain, hati menjadi tenang. Memaafkan bukan berarti kita lemah. Tidak membalas perbuatan buruk dengan yang semisal, bukan berarti membiarkan harga diri kita diinjak-injak oleh orang lain. Sebab, semua yang ada di dunia ini cepat sekali berubah. 

Ingatlah pepatah, siapa menabur akan menuai, siapa menanam akan memanen. Demikian pula dengan perbuatan yang kita lakukan pada orang lain.  

Rabu, 30 Maret 2022

Minyak Kelapa Dan Minyak Sawit

 



Dahulu, di desa-desa minyak kelapa  digunakan untuk menggoreng dan memasak. Minyak goreng yang lainnya  lazimnya orang menyebut untuk minyak kelapa sawit atau minyak sayur.


Perbedaan minyak kelapa dan minyak goreng/sawit (yang setiap hari digunakan untuk memasak dan menggoreng makanan) adalah bahan bakunya. Minyak kelapa dibuat dari kelapa. Minyak goreng dibuat dari kelapa sawit. Cara membuat keduanya juga berbeda. 


Tahun 2004, saya mulai mengenal minyak kelapa murni atau VCO. VCO harganya cukup mahal karena bahan bakunya juga mahal. Suatu saat, saya membuat sendiri VCO dengan proses dingin, yakni menyimpan santan kental semalam. Hasilnya minyak kelapa bening. Saya juga pernah mencoba membuat minyak kelapa dengan cara dipanaskan. Tentu saja memakan waktu yang lama, biayanya mahal dan bahan bakar gasnya boros.


Menggunakan minyak kelapa berarti menjaga kesehatan. Namun, bukan berarti menggunakan minyak goreng tidak menjaga kesehatan. Asal bijak menggunakan minyak goreng, tentu saja tetap menjaga kesehatan. 


Waktu saya masih kecil, sering melihat ibu penjual minyak goreng keliling. Ibu tersebut membawa ember kecil, gayung dengan berbagai ukuran, jerigen berisi minyak dan sepeda untuk membawanya. 


Orang-orang membeli minyak goreng hanya segayung, 2 gayung saja, tidak sampai 1 liter, kecuali orang kaya dan pedagang gorengan. Beli dan menggunakan minyak secukupnya, tidak berlebihan. 


00000


Saat ini harga minya goreng cukup mahal. Orang-orang lantas mau beralih ke minyak kelapa dengan membuat sendiri. Betul, minyak kelapa lebih menyehatkan. Namun, membuat minyak kelapa sendiri biaya operasionalnya mahal. Bisa-bisa 1 liter minyak kelapa lebih mahal daripada minyak goreng kemasan. Konon, 10 butir kelapa bisa untuk membuat 1 liter minyak dan dapat bonus blondo. 1 butir buah kelapa harganya berapa? Biaya gasnya berapa? Kalau juragan kelapa, ya mangga seandainya mau membuat minyak kelapa dengan dimasak memakai kayu.


Kalau saya, daripada pusing dan repot membuat minyak kelapa mending beli minyak goreng secukupnya. Tentu saja terus berdoa agar harga minyak turun seperti sedia kala. Berharap agar pengusaha menjual minyak di dalam negeri dan tidak mengejar keuntungan dengan diekspor.


00000


Saya tidak hobi memasak, tapi tetap butuh minyak goreng untuk membuat lauk pauk. Jangan bilang kukus, rebus. Sebab tidak semua makanan bisa dimasak dan enak dengan cara dikukus atau direbus. Mete dan kacang bawang juga harus digoreng biar awet. Buat abon juga harus digoreng, bukan?


Tahu nggak, mi instan rebus saja juga diberi minyak agar rasanya mantap.


#catatanimapenulis


Kamis, 24 Maret 2022

Cara Melembutkan Hati Anak

 


Pandemi berdampak pada fisik dan mental anak saya. Kegiatan berpikir berkurang karena pembelajaran jarak jauh cenderung membuat santai. Selain itu tugas yang banyak juga bukannya membuat anak semangat mengerjakan, melainkan membosankan dan melelahkan. Makan 3 kali sehari bukan menjadi energi untuk berpikir, malah menjadi tumpukan lemak. Berat badan naik secara signifikan.

Oleh karena selama pandemi anak saya waktunya banyak dihabiskan di rumah kerabat, saya rasakan ada banyak perubahan perilaku. Dahulu pendiam, menurut, dan mudah dinasihati. Namun, kini berubah. Mungkin karena banyak dolan, bergaul dengan banyak orang, kebanyakan nonton televisi, dan lain-lain. 

Sebelum pandemi, di rumah tidak ada televisi. Jadi F2 tidak nonton tv. Nonton tv kalau berada di rumah saudara atau tetangga. Saat pandemi, F2 berada di rumah saudara. Di rumah saudara hiburannya nonton tv selain bermain dengan anak-anak seusianya. 

Akhirnya, di rumah disediakan tv. Sebab, bermain di luar tidak memungkinkan. Bermain dengan barang yang ada di rumah juga sudah dilakukan. Biar tidak bosan, pilihannya adalah nonton tv. 

Ternyata tontonan tv sangat berpengaruh terhadap mental F2. Meskipun kontennya hanya hiburan, tapi tetap saja ada yang ditiru. Ya kekerasannya (meskipun bercanda), suka berteriak, marah-marah, bicaranya meledak-ledak, sering main fisik. Astagfirullah. Harus segera diatasi!

Sejak awal bulan Januari, masuk sekolah secara penuh. Ini sangat membantu saya mengembalikan sifat F2. Waktu semester gantil PTM terbatas, saya anggap sebagai pemanasan. 

Saya dan suami memulai lagi. Salat 5 waktu tidak pernah berhenti diingatkan. "Salat dulu. Mainnya nanti."

Ngajinya dimulai lagi. "Nggak usah malu, mulai dari nol belajarnya. Dibaca 3 kali tiap halaman. Nggak usah protes. Hatinya yang tenang."

Sebelum tidur hafalan surat pendek. "Hafalan surat pendek sedikit demi sedikit." Kadang-kadang ayat terakhir diselesaikan terus diam, nggak ada suaranya karena mata sudah terpejam.

Setiap hari belajar matematika, tematik, penjaskes, agama, bahasa Jawa. Sekarang dengan kesadaran sendiri mau mengerjakan LKS di rumah, siapa tahu besoknya diminta untuk mengerjakan lalu dikumpulkan.

Ibu harus pandai dan menguasai banyak hal. Ibu harus pandai mengajar, matematika, mengaji, menulis. Ibu harus sabar mengajar anak-anaknya. 

Setiap hari saya mendoakan anak-anak terutama F2 agar sehat, beruntung di dunia dan akhirat, cukup rezekinya, diberi perlindungan di manapun berada. Saat F2 tidur saya belai rambutnya dan wajahnya. Tangan dan kaki saya pijat. Saya cium wajahnya dan berdoa, "Ya Allah, lembutkan hati F2. Lembutkan hatinya seperti dahulu."

Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa siang malam yang saya panjatkan. 

00000

Senin, 14 Maret 2022

Toko Buat Anak-anakku

 


Dua orang anak saya tinggal berjauhan. F1 berada di Yogya, sedangkan F2 tinggal bersama kami di rumah, Karanganyar. Meskipun berjauhan, dua kakak beradik ini selalu menjalin komunikasi dengan baik. Biasanya F2 menelepon kakaknya terlebih dahulu.

Kalau F1 pulang ke Karanganyar, dia sering mengajak pergi F2 untuk jajan atau kulakan dagangan. F1 berbisnis kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang. Demikian pula F2 punya usaha kambing.

Tadi malam F2 bilang kalau ingin membuka toko untuk jual beli ikan dan barang-barang yang ada kaitannya dengan ikan di depan rumah. Saya mengaminkan.

"Mami doakan ya, Le. Besok mami dan ayah di tanah suci mendoakan kamu dan kakak, kelak punya toko dan sukses."

"Amin. Terima kasih ya, Ma."

F2 kelas 5 SD, pikirannya sudah jauh ke depan. Apa yang dibicarakan bukan hanya sekadar bermain dan bersenang-senang. Anak lelaki itu memang punya jiwa wirausaha. Usianya masih belia, tapi sudah jadi jutawan.

Beberapa saat kemudian F1 menelepon sambil memamerkan dagangannya yang berada di kamar. 

"Barang-barangku rapi berada dalam wadah. Tapi lihatlah tempat tidurku masih berantakan. Sebenarnya aku butuh ruangan yang lebih luas. Sebab lama kelamaan kamar ini nggak muat untuk menampung dagangan, untuk belajar, dan untuk bobok manis. Masa iya tidurnya tidak berbaring tapi dengan duduk. Hahaha. 

Aku butuh tempat untuk memajang daganganku. Aku ingin punya toko secara fisik. Nanti bisa jualan secara online maupun offline. Lumayan kan keuntungannya bisa untuk menyambung hidup alias makan. Bisa membeli ayam geprek, roti, gado-gado dan lain-lain buat simbah. Amin."

"Mami doakan F1 punya toko fisik sendiri, terpisah dari kamar."

Setelah telepon ditutup, saya terdiam sejenak. Kok kedua anak saya dalam waktu hampir bersamaan mengutarakan keinginan yang sama? Barangkali ini pertanda saya dan suami untuk serius mewujudkan keinginan kedua anak saya. Allah Maha Kaya. Dia akan memberi kemudahan pada kami untuk mewujudkan 2 toko untuk anak-anak.

0000

Selasa, 08 Maret 2022

Tiap Anak Punya Potensi


Setiap anak memiliki keunikan tersendiri. Antara anak satu dan lainnya berbeda. Mereka tak bisa dipaksakan menjadi sama. Ada anak yang suka olah raga dan memang menonjol fi salah satu cabang olah raga. Ada anak yang pandai di bidang akademik dan selalu menjadi anak yang rangking 1.  

Ada anak yang senang menekuni keterampilan tangan, menulis, menggambar, berkebun atau beternak.  Mereka tak pandai di bidang akademik tapi menonjol di bidang yang ditekuninya. Jadi, salahnya di mana bila anak tidak pandai di bidang akademik?

Orang tua pandai di bidang akademik. Jago matematika, jago fisika, jago kimia, biologi, bahasa Inggris. Bukan berarti anaknya juga harus pandai sepandai orang tuanya. Kalau orang tua memaksa anak sepandai mereka, artinya orang tua menciptakan stres bagi anaknya. 

Orang tua memaksa anak untuk les segala macam pelajaran, les musik, ikut klub olah raga dan lain-lain. Bukannya anak mampu di bidang yang dipaksakan orang tua, melainkan stres berat. Malah kadang-kadang anak bertemu orang tuanya sendiri bagaikan melihat monster.

Berikan ruang pada anak dan dukunglah kegiatan yang positif. Dua anak saya berbeda karakter, beda hobi dan beda pandangan. 

F1 (22 tahun, perempuan, semester 8) sejak kelas 5 SD sudah senang berjualan. Ya sudah, saya beri mofal untuk usaha. Sampai sekarang masih berjualan dengan dagangan yang berbeda. 

F2 (11 tahun 10 bulan, kelas 5 SD) pinginnya punya ternak. Ya sudah, saat kelas 3 SD diizinkan punya kambing. Dengan sistem bagi hasil kambing dititipkan pada orang yang dapat dipercaya. F2 usia 10 tahun sudah menjadi jutawan berkat kambing-kambingnya. Kambing-kambingnya sempat berjumlah 13 ekor. Kini tinggal 10 ekor. Kambing yang diperjualbelikan sudah beberapa ekor. Tiap menjelang iduladha kulakan kambing. Saat iduladha dijual untuk kurban.

Dua anak saya tidak pandai di bidang akademik, prestasinya biasa saja. Namun, saya bangga memiliki mereka. Saya bangga menjadi orang tua yang tahu kebutuhan anak. Saya tidak memaksa mereka pintar kimia dan matematika seperti saya (eh maksudnya jurusannya seperti saya). Saya juga tidak memaksa mereka suka olah raga seperti ayahnya. 

Sebagai orang tua, saya dan suami mendukung mereka. Mereka pandai di bidangnya. F1 pandai di bidang perikanan dan F2 berhasil di bidang peternakan. 

Minggu, 06 Maret 2022

Faiz Niat Berqurban Kambing Sendiri Tahun Ini

 


Sejak tahun kemarin, 2021, Faiz (11 tahun) berniat untuk berqurban sendiri. Niat yang baik, pikir saya. Namun, saya memastikan bagaimana dan sejauh mana keikhlasannya. Dia bilang ikhlas. "Aku ikhlas. Kambingku masih banyak."

"Tapi mama dan ayah belum jadi berangkat ke tanah suci. Satu rumah kan cukup satu otang yang berqurban. Misalnya ayah, mama, kakak, atau Faiz. Begini saja, Faiz menyembelih hewan qurbannya jangan tahun ini, ya."

Hari ini kembali Faiz menegaskan ingin berqurban kambing sendiri tahun ini. 

"Mama, nanti misalnya kambing yang betina laku  uangnya dikumpulkan. Uang yang kutitipkan mama misalnya kuanggap 4 juta, ditambah penjualan kambing nanti, bisa aku belikan kambing 3. 

Yang dua ekor dijual, yang satu untuk qurbanku."

"Iz, kamu ikhlas kalau mengeluarkan hewan qurban sendiri? Nanti uangmu berkurang, lo."

"Aku bisa jualan kambing lagi. Nggak papa, Ma. Aku ikhlas."

Ya Allah, saya benar-benar hanya terdiam sambil menatap anak yang mulai tumbuh remaja ini. Anak yang rajin bekerja, pinginnya cari uang, ngumpulin uang sebanyak-banyaknya untuk sedekah. 

Semoga niatmu benar-benar terlaksana tahun ini. Saya hanya bisa pasrah, Allah akan memberikan jalan menjadi anak saleh.

Kambing-kambing yang dia miliki selama ini adalah dibeli dengan uang sendiri. Lalu berkembang, beranak pinak, dijual. Hasilnya untuk dia sendiri. Faiz, menjadi jutawan sejak umur 10 tahun.

Selasa, 22 Februari 2022

TES KEBUGARAN PERSIAPAN IBADAH HAJI




Hari Kamis, 17 Februari jemaah calon haji tahun 2020 menjalani tes kebugaran. Meskipun kondisi dan situasi masih seperti ini tapi tetap bersiap-siap mulai sekarang. Semoga tahun ini jemaah calon haji benar-benar bisa berangkat seluruhnya tanpa terkecuali. Tertunda 2 tahun pemberangkatan tak menyurutkan semangat untuk berangkat tahun ini.


Tes kebugaran dilaksanakan di Taman Pancasila, diawali dengan cek tekanan darah. Alhamdulillah, saya dan suami cukup sehat. Dilanjutkan dengan senam ringan lalu berjalan mengelilingi taman sebanyak 4 kali. 


Mengelilingi taman dengan berjalan kaki atau berlari kecil tidak dimaksudkan untuk berlomba. Tidak adu cepat antara saya dengan peserta lainnya. Hanya untuk mengetahui seberapa kuat kaki ini melangkah dengan kecepatan tertentu. 


Ada yang berkurang saat tes kesehatan pagi itu. Saya tidak lagi bertemu dengan sebagian teman-teman satu kecamatan. Mereka yang tidak saya temukan karena telah "berpulang kampung akhirat". Semoga teman teman yang telah berpulang husnul khatimah dan mendapat pahala haji. Amin. 


Beberapa orang tua yang sangat sepuh dan sudah lemah, semakin memerlukan pendamping. Jalan yang tidak lagi tegak dan sangat pelan, bersuara makin lirih, lupa, dan lain-lain. Kesabaran mereka dan anak-anak yang mendampingi, semoga Allah memberikan ganjaran yang tak terhitung. 


Saya bersyukur  Allah menitipkan sehat untuk saya dan suami. Alhamdulillah, kami bisa bersama-sama dalam beraktivitas untuk persiapan ibadah haji. Sampai pada pelaksanaan vaksin covid D3 atau booster,  kami berdua. Bekerja sama untuk antre sampai menunggu pencetakan sertifikat.


Tetap semangat berolah raga meski hanya berjalan kaki dan bersepeda, yang penting rutin. 


#hajimabrur #naikhajibersamamu #catatanimapenulis

Senin, 07 Februari 2022

SETOP BEPERGIAN TETAP DI RUMAH SAJA!



noerimakaltsum.com. Ketika ada orang mengingatkan kita, baik langsung maupun tidak langsung, bila tak sesuai dengan pendapat kita biasanya minimal dalam hati kita bilang: suka suka saya dong. Uang uang saya, nggak usah ngatur ngatur kehidupan orang lain. 

Satu setengah tahun, kita berada pada posisi manut karena pandemi. Tidak mungkin ngeyel, sebab di kiri kanan sudah terlihat jelas bahwa covid benar-benar di dekat kita. Mau tidak mau  suka tidak suka, mau PJJ, PTM terbatas, daring, luring, stay at home, kurangi mobilitas, kita manut. Walau tetap nggedumel: yang ngemol dibiarin, yang piknik dibiarin, yang nongkrong nongkrong dibiarin, pasar ramai tanpa jaga jarak, ada yang nggak pakai masker juga dibiarin.

Sudah, setop. Kita bijak menggunakan waktu dan kesempatan. Kita bijak melakukan kegiatan demi keamanan dan kesehatan. Sekarang ada pelonggaran, bukan berarti kita bebas sebebas bebasnya. Kenapa dulu kita bisa ngerem tapi sekarang tidak? Nggak perlu iri melihat si A dan si B. Kalau tak ada keperluan mendesak, cukup di rumah saja. Bekerja, mencari nafkah, mencari penghasilan, sekolah, kuliah, kursus itu termasuk "mendesak" sesuai peraturan yang berlaku. 

Kalau sekarang mau mudik tipis tipis, ya silakan. Asal kondisi sehat, mudik tipis tipis ke kampung halaman  seperlunya saja, mangga. Ingat, lebaran belum tentu bisa mudik lo. Eh...

#catatanimapenulis


Rabu, 02 Februari 2022

Olah Raga Bersepeda Dapat Menstabilkan Tekanan Darah

 

Dokumen: artikel kesehatan

Suami saya memiliki riwayat sakit darah tinggi. Sejak tahun 2018 akhir tekanan darah cenderung tinggi. Hingga pada Janusri 2021 pernah tekanan darahnya 200/90. Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan. Ternyata darah tinggi yang dialami suami berawal dari kurang istirahat, kerja maraton secara fisik dan pikiran ikut bekerja.

 

Sejak saat itu suami menjadi pasien yang harus minum obat setiap hari. Agar tekanan darah bisa dicek setiap kurun waktu tertentu secara rutin, maka suami menjadi pelanggan dokter keluarga. Setiap 10 hari sekali harus kontrol. Bila terlambat berkunjung, dokter keluarga akan mengingatkan.

 

Setiap kontrol tekanan darahnya sekitar 150/90. Makanan sudah dikontrol, olah raga dan istirahat sudah teratur, pikiran dibuat santai. Tetap saja tekanan darah tidak mau turun di bawah 150/90.

 

Sekitar tiga bulan yang lalu, kakak saya memberi sebuah sepeda balap. Senang rasanya mendapatkan sepeda mahal meski tidak baru. Kondisi sepeda jelas baik, sebab sepeda tersebut adalah sepeda yang sering digunakan kakak saya mengikuti kejuaraan.

 

Sekarang suami saya memiliki hobi baru, yaitu bersepeda. Biasanya bersepeda dilakukan pada pagi hari setelah salat subuh. Udara pagi hari terutama bila lewat pedesaan terasa cukup segar. Antara 1-2 jam (dan istirahat) suai bersepeda. Sampai di rumah istirahat sebentar agar keringatnya mengering. Setelah mandi pergi ke sekolah naik sepeda motor lawas, super cup atau alfa.

 

Dua bulan terakhir alhamdulillah tekanan darah cukup baik, sekitar 130/90 atau 130/85. Wah, ternyata olah raga murah meriah bersepeda ini bisa menurunkan dan menstabilkan tekanan darah. Semoga sehat selalu dan panjang umur, suamiku.

 

Ternyata bersepeda memang bermanfaat. Manfaat bersepeda antara lain:

1. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

 

Bersepeda dapat mengoptimalkan kinerja sistem kardiovaskular, yaitu jantung dan pembuluh darah, dengan cara memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.

Dengan kinerja sistem kardiovaskular yang baik, risiko terkena stroke, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi dapat dikurangi.

 

2. Menjaga kesehatan otot dan sendi

 

Bersepeda dapat memperkuat otot kaki, bokong, paha, betis, pinggul, perut, lengan, dan bahu. Tak hanya itu, bersepeda juga baik untuk persendian dan telah terbukti bermanfaat bagi penderita osteoartritis.

 

3. Menjaga berat badan

 

Bersepeda dapat menjaga berat badan tetap ideal, karena mampu membakar lemak dan meningkatkan laju metabolisme tubuh. Bersepeda selama 1 jam saja dapat membakar setidaknya 600 kalori.

Untuk mendapat manfaat ini secara optimal, Anda bisa mengombinasikan kebiasaan bersepeda secara rutin dengan pola makan bergizi seimbang untuk mencegah dan mengatasi kegemukan.

 

Nah, bila kamu punya sepeda di rumah, lakukan olah raga murah meriah dengan bersepeda. Tidak harus sepeda dengan harga mahal. Apa pun sepedanya, asal masih bisa dipakai, maka genjotlah. Untuk menjaga keamanan tubuh, kamu perlu memakai helm, deker siku, dan lutut.

 

Semoga bermanfaat.


Sumber : Alo Dokter


Selasa, 01 Februari 2022

Cara Membuat Kue Apem Bagi Pemula

 



Waktu masih kecil bapak dan ibu sering mendapatkan makanan sepaket kolak, apem, dan ketan. Biasanya paket makanan tersebut berasal dari orang yang punya hajat, ruwahan, atau bancakan. 


Kalau mendapatkan apem yang enak, rasanya puas. Sayangnya, kadang mendapat apem keras, bantat, gosong, dan nggak menarik. 


Bagi pemula seperti saya, membuat makanan yang mudah, simpel, dan tidak ribet itu dambaan saya. 

Sebenarnya saya juga mengintip dari tulisan atau resep yang sudah ada. Namun, kali ini saya tidak sama persis menggunakan bahan sesuai resep yang ada. 

Ayo, buat apem yang enak dengan mudah. Sebelumnya siapkan alat dan bahannya. Kalau alatnya sih cuma cetakan apem (wajan juga boleh), kompor, dan sutil.

Bahan:

16 sdm tepung terigu

4 sdm tepung beras

2 butir telur

10 sdm gula pasir

1/2 sdt soda kue

5 sdm minyak goreng (margarin)

1 buah santan kara 65 ml

10 sdm air


Cara membuat:

1. Kocok telur, tambahkan santan, aduk.

2. Tambahkan minyak (atau margarin) tepung terigu, tepung beras, gula pasir, soda kue, lalu aduk pelan-pelan.

3. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.

4. Tutup adonan dengan kain kurang lebih 30 menit.

5. Panaskan cetakan apem, olesi minyak. 

6. Tuang adonan satu sendok sayur. Masak dengan api kecil  lalu tutup. Setelah itu dibalik.

7. Setelah matang, ambil apem. Lalu masak adonan sampai habis.


Dalam rangka menyenangkan diri sendiri, saya meluangkan waktu "bertempur" dengan adonan apem. Alhamdulillah, cantiknya apem yang saya buat berbanding lurus dengan rasa yang manisnya pas di lidah. 


Membuat apem tidak hanya sekadar masukkan bahan tapi dengan hati yang tulus dan penuh cinta. 🙂. Cuma membuat apem nggak gosong dan bantat saja, saya sudah bahagia.


#catatanimapenulis

Selasa, 25 Januari 2022

Waspadai Kelainan Mata Makular Hole

Scan mata sebelum operasi.
Dok. Nur Aufi Syatta


Tiba-tiba adik saya bilang kalau mau operasi mata. Hah? Perasaan dia tak mengalami kelainan yang berarti. Memang adik saya memakai kaca mata minus dan silinder. Rasanya tidak begitu parah.

Ternyata oh ternyata dia merasakan ada kelainan pada penglihatannya. Apa-apa yang dilihat, bila fokus pada suatu gambar tertentu, gambarnya tidak jelas dan kelihatan seperti garis magnet yang terpusat pada satu titik. 

Tentu saja hal itu mengganggu. Setelah konsiltasi ke dokter ternyata kelainan mata tersebut adalah makular hole. Lalu apakah makular hole itu?

Macular hole merupakan kondisi dimana terdapatnya lubang pada makula. Makula itu sendiri merupakan salah satu bagian dari dinding belakang mata yang berfungsi untuk memberikan pandangan yang tajam.

Mengenai sebab terjadinya lubang ini bisa bermacam-macam, namun salah satunya adalah karena umur. Di dalam bola mata, terdapat cairan seperti gel yang menjaga keutuhan bentuk bola mata. Seiring bertambahnya usia, jumlah cairan dalam bola mata ini mengkerut. Salah satu bagian bola mata yang disebut makula tersebut, karena menempel pada gel, menjadi robek karena tertarik oleh gel yang mengkerut, dan terjadilah lubang. 

Diantara kondisi lain yang bisa menyebabkan macular hole adalah diabetes, cedera pada mata, minus yang terlalu tinggi. 

Sesudah operasi

 Operasi mata dilakukan, bahasa mudahnya bagian mata diberi gas agar bagian yang robek karena ketarik atau mengkerut kondisinya kembali normal. Gel secara alami diproduksi oleh bagian mata. 

Setelah operasi posisi tidurnya tengkurap atau duduk dengan menunduk. Tentu saja ini kaitannya untuk pemulihan. 

Pada kontrol pertama, adik saya diperlihatkan hasil scan setelah operasi. Syukur alhamdulillah. Kondisi makin membaik dan boleh tidur terlentang atau duduk posisi mata menatap ke depan (tidak menunduk). Namun demikian masih kabur penglihatannya. Semoga semakin membaik dan pulih. 

Sayangnya bincang-bincang kami berbatas waktu. Saya harus pulang ke Karanganyar dan adik saya harus istirahat. 

Tubuh sehat mahal harganya. Untuk itu harus banyak-banyak bersyukur. Semoga bermanfaat.


Kamis, 20 Januari 2022

Sudahkah Siap Menghadapi Masa Pensiun?


 

noerimakaltsum.com Saya termasuk orang yang dipaksa "berhenti mengajar" di tempat saya mengajar. Mengapa dipaksa? Karena sebelumnya tidak ada pembicaraan tentang pekerjaan saya dari kepala sekolah dan yayasan. Saya diberhentikan secara sepihak di usia saya menjelang 47 tahun. 

Anggap saja saya pensiun tapi tidak mendapat uang pensiun. Mendapatkan uang pesangon sebesar 1 kali gaji yang jumlahnya kurang dari tujuh ratus dua puluh ribu rupiah. Uang pesangon tersebut langsung saya tabung dalam bentuk emas.

Usia saya masih produktif untuk bekerja. Saya masih bisa mengajar meskipun tidak di sekolah formal. Saya mengajar privat di sebuah bimbingan belajar (bimbel) dan memiliki murid privat selain dari bimbel. Alhamdulillah, kimi usia saya 50 tahun, bekerja tidak begitu ngaya. Saya mencari penghasilan untuk mengamalkan ilmu dan mengisi waktu luang. Secara materi hasilnya sangat jauh dari ketika saya mengajar di sekolah. Namun, saya cukup tenang. Sebab, sejak awal saya dan suami memang telah siap menghadapi masa tua dan pensiun. 

Sudah sejak lama saya dan suami telah menyiapkan dana dan investasi untuk masa tua. Dana dan investasinya tidak besar,  hanya secukupnya saja. Yang penting anak-anak juga sudah memiliki dana untuk usaha. Jadi, dana tersebut bukan semata-mata untuk saya dan suami, melainkan bekal untuk anak-anak.

Kalau sekarang saya mengajar di bimbel dan privat, itu semata-mata untuk kepentingan saya pribadi. Toh saya bukan perempuan yang neko-neko. Tidak suka kemewahan, hidup glamour, dan menghambur-hamburkan uang. Saya lebih suka berinvestasi untuk akhirat. Alhamdulillah, saya tak memiliki utang. Sebab, saya dan suami saat ini tidak punya alasan untung berutang. Bukan berarti tabungan saya jumlahnya besar. Secukupnya saja. Cukup untuk kulakan kambing buat si kecil dan cukup untuk modal usaha beternak ikan untuk si sulung.

Nah, bagi Anda yang sekarang bekerja kantoran, pegawai, atau ASN, tentu saja harus lebih siap menghadapi masa pensiun. Saat pensiun adalah saat menikmati masa tua bersama pasangan. Jangan sampai ada kata belum siap pensiun. Kalau Anda pegawai, pekerja kantoran, atau ASN mau tidak mau harus menerima dengan ikhlas saat pensiun. Bersiaplah mulai sekarang dengan cara lunasi utang-utang, kurangi hidup penuh gaya, dan menabunglah.

Semoga saat pensiun nanti Anda benar-benar siap secara finansial, psikis/mental, dan spiritual. 

Selasa, 11 Januari 2022

Menjadi Orang Yang Selalu Dirindukan


 

Saya dan anak perempuan F1 memiliki persamaan, salah satunya yaitu tidak terlalu suka menonjol berada di barisan terdepan. Kami sama-sama lebih suka berada di belakang layar tetapi tetap dibutuhkan. Ibaratnya kehadiran kami selalu dirindukan oleh orang lain.

F1 tinggal di luar kota untuk menempuh kuliah. Hanya sesekali pulang kampung dan janjian dengan teman-teman untuk bertemu. Biasanya nanti bertemu di rumah salah seorang temannya atau di rumah kami. Kalau teman-teman F1 berada di rumah, biasanya acaranya makan-makan, berbagi pengalaman atau sharing satu sama lain.

Demikian pula saya. Saya suka menulis dan sering menghadiri pertemuan dengan teman-teman anggota komunitas menulis. Khusus untuk komunitas IIDN Solo Raya, saya selalu berusaha untuk meluangkan waktu untuk menghadiri kopdar. Dari kopdar ini selalu mendapat ilmu baru. Ilmu yang didapat sangat bermanfaat di kemudian hari. Kalau tak ada halangan tapi saya tidak berangkat rasanya sangat rugi. 

Selain ilmu, saya juga mendapatkan manfaat dari silaturahmi saat kopdar. Rasa kangen, rindu bertemu teman-teman bisa terobati. Saya tak muluk-muluk, tapi ternyata kami satu sama lain memang saling merindukan kehadiran teman-teman. Inilah bentuk perhatian kami kepada yang lain.

Bila kopdar atau pertemuan IIDN Solo Raya, biasanya saya "mengakhirkan" pulang supaya bisa bantu-bantu membersihkan tempat. Saya lebih suka menjadi orang di belakang layar dan bermanfaat bagi yang lain. 

Ada saatnya saya tidak bisa menghindar dan harus berada di depan. Mau tidak mau saya harus menerima suatu keputusan. Belajar dari pengalaman orang lain, dan berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah dengan baik.

Saya jadi ingat saat remaja. Waktu itu diminta menjadi ketua panitia kegiatan bulan Ramadan. Ketua takmir masjid bilang bahwasanya kepanitiaan kegiatan bulan Ramadan tetap didampingi takmir masjid dan semua panitia akan bekerja sama. Dengan demikian jika ada pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan sendiri maka teman yang lain akan membantu. Akhirnya selama sebulan penuh saya bisa mengerjakan amanah dengan baik karena ada dukungan dari takmir masjid dan teman-teman.

Pengalaman saat remaja ini sangat bermanfaat di kemudian hari. Ketika saya didapuk menjabat suatu jabatan, alhamdulillah yakin bisa karena ada dukungan sana sini. Diberi amanah berarti dipercaya orang lain. Dipercaya orang lain artinya keberadaan atau kehadiran kita selalu ditunggu-tunggu. 

Jadi, mau di belakang layar, nggak menonjol di depan, yang penting selalu dirindukan teman-teman. Pertanyaannya: Anda merindukan saya atau tidak?

SELESAI

Senin, 10 Januari 2022

Menabung Setelah Lunas Utang


Terakhir memiliki utang, uangnya digunakan untuk membeli barang yang sangat membantu pekerjaan. Utang di koperasi dengan cicilan lima ratus ribu per bulan. Utangnya nggak banyak jumlahnya. 

Setelah lunas dan tak memiliki utang, pada Januari 2022 ini telah mulai menabung di awal bulan. Buat apa tabungannya? Saya mempersiapkan dana pensiun. Tidak terlalu besar jumlahnya hanya dua ratus ribu saja per bulan. Selain dana pensiun, ada tabungan lain untuk keperluan anak-anak. 

Syukur alhamdulillah, meskipun tidak banyak tapi saya berusaha menabung tiap bulan. Saya juga mengajarkan pada anak-anak untuk menabung tiap bulan. 

Saya belum bisa menyiapkan pos dana darurat. Jadi, kalau ada keperluan mendadak, tabungan bisa diambil dahulu. Kalau suatu saat ada rezeki dari pintu lainnya bisa dimasukkan ke tabungan. 

SELESAI



 

Kamis, 06 Januari 2022

SEDEKAH NASI AYAM TIAP SENIN


 

Kerabat saya berjualan paket nasi, ayam goreng, sambal, dan teh manis. Harganya cukup terjangkau. Karena enak dan harganya murah, alhamdulillah kerabat saya dimudahkan rezekinya. Satu paket harganya 7500 rupiah. 

Awal berjualan paket nasi ayam beliau cukup sabar. Maklum, baru pertama kali membuka warung. Jadi, tidak risau saat dagangannya tidak seluruhnya habis terjual. Namanya juga baru mencari pelanggan. 

Setelah beberapa minggu berjualan, pelanggan mulai berdatangan. Tidak hanya sebatas di warung, pembeli di rumah pun juga ada. Para tetangga membeli ayam goreng beberapa potong dan sambalnya. Bahkan ada yang memesan ingkung ayam atau nasi, ayam, sambal beberapa bungkus untuk disedekahkan.

Warung kerabat saya setiap hari Senin tutup. Meskipun warung tutup bukan berarti aktivitas dapur berhenti. Sebab ada seorang dermawan yang memesan paket nasi ayam setiap Senin. Jumlahnya cukup banyak. Paket nasi ayam tersebut disedekahkan kepada siapa saja yang mau. Mekanismenya sederhana. Kerabat saya menaruh nasi ayam di meja yang telah disediakan. Siapa saja boleh mengambil tanpa minta izin karena memang statusnya halal untuk diambil.

Sedekah ala dermawan seperti ini sudah cukup banyak orang yang melakukan. Rutin, konsisten, dan jauh dari publikasi. Sedekah semampunya, ikhlas, rutin, dan tidak mengharapkan balasan lipat ganda. (SELESAI)


Rabu, 05 Januari 2022

IKHLAS BERSEDEKAH REZEKI TAMBAH BERKAH

 


Kalau kamu punya kelebihan harta, silakan sedekah harta.

Kalau kamu punya badan yang sehat dan kuat, silakan sedekah tenaga.

Sedekah harta benda sesuai kemampuan

Kalau kamu mampunya sedekah maksimal 10% dari hartamu ya jangan dilebihkan, jangan memaksakan diri.


Sedekah juga bukan jor joran,  dia bisa kasih apa masa sih aku nggak bisa

Sedekah juga bukan untuk berlomba-lomba dengan orang lain

Kalau berlomba-lomba untuk diri sendiri, memang ya.

Kemarin gaji sejuta bisa sedekah nasi bungkus 5

Sekarang ada rezeki dua juta, bisa bersedekah tidak hanya 10 bungkus (bisa lebih 50 bungkus)

Artinya menjadi lebih baik (tolok ukurnya bukan orang lain tapi diri sendiri)


Kalau kamu punya barang yang statusnya masih kredit, jangan disedekahkan. Lunasi dulu. Kalau sudah menjadi milik sendiri, baru disedekahkan. La wong nasihatnya saja jangan berutang, lunasi utangmu, maka hidupmu akan tenang. 


Sedekah itu slow wae

Duwe sithik sedekah sithik

Duwe akeh aja pelit-pelit

Sing penting keluarga tetep ora kapiran

Sedekah ki sing ikhlas, cul

Orasah ngarep lipat ganda utawa matikel-tikel

Tikel loro, telu, pitu, utawa satus


Sedekah ki nek ikhlas mengko diganti

Ora mesthi bandha donya

Bisa wae diparingi sehat seger waras

Anak anak saleh lan salehah

Keluarga ayem tentrem

Golek rezeki gampang

Tambah sedulur

Ora kena musibah lan sapiturute


Niyat sedekah krana Gusti Allah

Aja merga pingin entuk luwih akeh

Diluruske niyate

Sing diluruske ora mung barisan pas latihan PBB


Yen ana wong sedekah kok terus muni bangkrut, sik sik. Yuk, sinau agama meneh. Ben mengko sampeyan ora gela yen ngetokke sedekah. Ora ana sejarahe wong ikhlas sedekah kok bangkrut

Merga sing disedekahke barang duweane dewe tur ya samadya

Luwih apik meneh ki sedekah marang kiwo tengene, sedulur sing ora duwe utawa butuh bantuan


Dinggo pengeling-eling. 

Esuk sedekah gedang, sore entuk hadiah gedang lan lumpia semarang.

Awan sedekah banyu mineral, sore slamet saka musibah klebon ula (duwe wisa)


#catatanimapenulis

Selasa, 04 Januari 2022

BUKAN TEMAN TAPI MESRA

 


Anak adalah peniru ulung kebiasaan orang tuanya. Anak saya yang besar sebut saja F1 sukanya ATM, meng-Amati, Tiru dan Modifikasi kebiasaan saya dan suami. Kebiasaan kami adalah berbagi pada saudara, kerabat dekat, tetangga, atau teman meski hanya dengan sebuah pisang atau hasil kebun.

F1 juga sering berbagi pada teman-temannya. Kali ini sedikit berbagi tapi temannya juga ikutan berbagi. Hanya saja tempat yang dipilih untuk menyantap makanan adalah depan rumah kami. Memang makan apa sih? Cuma bakar-bakar bakso, sosis, otak-otak, makan nasi sambel, dan kudapan ala kadarnya. 

Siapa saja yang ikut makan-makan di depan rumah? F1 mengundang teman SMP. Sejak kelas 7 mereka berteman akrab sampai sekarang semester 7. Kalau bisa ngumpul semua, lumayan penuh rumah kami. Saking akrabnya, teman-teman F1 tidak canggung pada saya dan suami. Apalagi suami saya dulu adalah guru mereka. Hehe. 

Bersedekah semampu F1 disponsori ayahnya. Dengan sedekah, mempererat tali silaturahmi. Tak hanya F1 lo yang suka bersedekah. Teman-teman F1 juga suka bersedekah sebab sebagian dari mereka juga sudah memiliki penghasilan. Kadang-kadang mereka patungan untuk makan-makan. 

Persahabatan bila tidak diikuti perasaan tertentu antara satu dan lainnya, akan membuat nyaman. Kelak, apa yang telah dilakukan sekarang akan menjadi cerita mengesankan. Mereka berteman akrab, dan bukan teman tapi mesra.


Senin, 03 Januari 2022

SEDEKAH RATUSAN JUTA TAPI PUNYA UTANG RATUSAN JUTA RUPIAH

 


Sedekah itu diniatkan karena Allah semata dan tidak mengharapkan sesuatu dari manusia. Kalau kita ikhlas bersedekah maka hati menjadi tenang. Sedekah sesuai kemampuan saja. Bersedekah dengan harta terbaik dan harta milik sendiri. Kalau harta yang disedekahkan bukan milik sendiri alias dari berutang berarti belum mampu.

Seperti cerita pada link di bawah. Punya utang ratusan juta, untuk biaya hidup dipenuhi dengan cara berutang tapi gaji yang diterima semua disedekahkan dengan mengharapkan sesuatu. Padahal dalam ajaran Islam, bayarlah utang pada waktunya. Artinya membayar utang itu lebih utama, sedekah dengan semampunya.

Seharusnya berutang disesuaikan dengan  kemampuan untuk melunasinya. 

Punya utang ratusan juta bisa dicicil dengan sebagian uang gaji, sisa gaji bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bersedekah, menabung dan lain-lain. Gaji yang diterima bisa cukup untuk memenuhi krbutuhan sehari-hari selama sebulan, bukan memenuhi gaya hidup.

Bersedekah dengan ikhlas, rezeki yang diterima lebih berkah. Salah besar bila mengatakan setelah sedekah malah apes. 


https://www.google.com/amp/s/www.solopos.com/sedekah-ala-yusuf-mansur-biar-bebas-utang-irt-magelang-malah-apes-1226548/amp