Kamis, 23 Juli 2020

[Review] Perawatan tubuh Dengan The Body Shop



noerimakaltsum.com. Merawat Tubuh Saat  Tetap di Rumah Aja

Handphone berdering. Segera aku angkat. Dari nomor yang belum aku kenal, tapi foto profilnya adalah gambar salah satu ekspedisi. Mas Kurir, seruku.

“Posisinya di mana, Mbak?”
“Depan rumah ada pohon sukun.”
“Garasi warna merah hati, ya?”
“Iya, Mas.”

Aku keluar rumah. Ternyata Mas Kurir yang terbiasa mengantar paketan sudah berada di depan rumah.

“Saya biasa ke sini. Tapi namanya bukan ini.”
“Itu saya, Mas. Biasanya nama anak saya. terima kasih, ya, Mas.”

Paket  dari Jakarta. Alhamdulillah, akhirnya hadiah hiburan dari lomba menulis yang diselenggarakan oleh www.fimale.com   bulan Juni 2020 sampai juga. F1 anak gadisku  segera membuka paket tersebut dengan suka cita. Begitu melihat isinya, F1 langsung berseru, “Mah, produk ini bagus dan harganya lumayan. Temanku juga beli dan memakai produk ini.  Senang banget aku, nggak usah beli, tinggal pakai. Makasih, ya, Ma.”

Aku tersenyum. Kurelakan  ALMOND MILK AND HONEY BODY YOGURT 200 ML dan WILD ARGAN OIL SHOWER GEL 250 ML buat F1. Ya, semoga bermanfaat. Ngomong-omong,  apa sih ALMOND MILK AND HONEY BODY YOGURT 200 ML dan WILD ARGAN OIL SHOWER GEL 250 ML?

ALMOND MILK AND HONEY BODY YOGURT 200 ML
Pelembap tubuh bertekstur gel-krim revolusioner dari The Body Shop dengan aroma almond yang lembut dan menyegarkan. Diformulasi dengan Community Trade almond milk dan hyaluronic acid untuk melembapkan tubuh seharian tanpa rasa lengket. Tekstur yang sangat lightweight ini dapat menyerap pada kulit dalam waktu yang singkat sehingga Anda tidak perlu menunggu dan dapat langsung 

WILD ARGAN OIL SHOWER GEL 250ML
Pembersih tubuh bertekstur light oil-gel dengan aroma nutty yang menyegarkan. Diperkaya dengan Community Trade argan oil sebagai kandungan pelembap. Membantu membersihkan kulit dengan lembut tanpa membuat kulit terasa kering, justru membuat kulit terasa lembut.

Beruntung sekali, aku mendapatkan hadiah berupa produk dari The Body Shop. Dengan begini bisa merawat tubuh menjadi  bersih, lembut, dan terjaga kelembapannya tanpa harus ke salon. Tentu saja pada masa New Normal ini, merawat tubuh tetap bisa dilakukan di rumah aja.

Rabu, 22 Juli 2020

Mengapa harus Smoothies?



Smoothies adalah jus buah, sayur, atau campuran keduanya pekat (kental). Smoothies ini cocok untuk sarapan bagi pelaku food combining atau untuk siapa saja. sebab pada pagi hari, di mana tubuh sedang dalam fase buang maka memerlukan makanan yang sangat mudah dicerna. Smoothies ini sangat halus sehingga kita tidak perlu mengunyah, melainkan hanya perlu meneguknya.

Smoothies sangat mudah disiapkan dan disediakan. Selain praktis cara membuatnya, smoothies yang dibuat sendiri juga tidak membutuhkan biaya besar. Pilihlah buah lokal, sayuran, dan disesuaikan dengan dompet kita.

Kalau sarapan smoothies, apakah kenyang lebih lama? Tenang saja. salama dalam fase buang, kita hanya perlu sarapan buah. Jadi, saat perut terasa lapar kembali, kita masih bisa makan buah potong atau jus buah-sayur.  Jadi, mengkonsumsi smoothies tidak dibatasi. Hanya saja memang segalanya sebaiknya secukupnya.

Kalau Anda belum pernah sarapan buah atau smoothies, mulai saat ini bisa mencoba ,kok. Kuntungan sarapan buah atau minum smoothies, tubuh menjadi sehat. Namun, kita tetap memerlukan zat makanan lainnya.

Rabu, 01 Juli 2020

TEMPAT PERTAMA YANG AKAN AKU KUNJUNGI SAAT NEW NORMAL

noerimakaltsum.com. Terakhir mudik tanggal 14 Maret 2020. Tanggal 15 Maret 2020 menghadiri resepsi pernikahan anaknya saudara di Gunungkidul. Jadi, njagong langsung mbablas pulang ke kampung Manggeh.

Waktu itu sekolah sudah merencanakan pembelajaran jarak jauh. Siswa belajar di rumah. Tugas anak-anak sekolah diberikan secara online. Siswa mengerjakan tugas lalu dikirim secara online. Materi pelajaran juga disampaikan secara online. Awalnya selama 2 minggu siswa belajar di rumah. Namun, kenyataannya adalah hingga penilaian akhir semester atau tes kenaikan kelas dilakukan secara online. Bahkan sebagian hanya pengumpulan tugas saja.

Saat Ramadan dan Idulfitri, aku dan keluarga kecilku tak bisa mudik. Silaturahmi dilaksanakan secara virtual alias silaturahmi online. Namanya juga patuh dan taat pada orang tua yang tidak mengizinkan mudik, maka kami tidak pulang kampung.

Sempat berpikir bagaimana agar bisa pulang kampung, bukan untuk berlebaran, bersalam-salaman dengan orang tua. Aku dan suami mau pulang kampung, pamit pada Bapak dan Ibu untuk berangkat ke tanah suci. Itu rencana ,ya! Pada akhirnya kami mendapatkan berita bahwa pemberangkatan ibadah haji ditiadakan untuk tahun ini. Berarti saya dan suami belum memikirkan mudik dalam waktu dekat tersebut.

Akhir bulan Mei, suami dan anak gadisku terpaksa mudik. Suami mau membayar pajak 2 sepeda motor, sedangkan Fai mengambil beberapa dagangan yang tertinggal. Di samping itu, Fai membersihkan kamarnya yang sudah hampir 3 bulan ditinggalkannya.

New Normal. Sepertinya Indonesia memasuki tatanan New Normal. Baiklah, aku mengikuti perkembangan berita. New Normal dengan memerhatikan protokol kesehatan. Bagiku New Normal adalah membiasakan kebiasaan baru. Aku tidak ikut-ikutan arus yang heboh menyikapi New Normal.

Banyak orang yang tumpah ruah ingin mengunjungi tempat wisata pantai, pegunungan, mall, dan lain-lain. Aku tidak muluk-muluk. Aku hanya ingin mudik setelah lebih dari 3 bulan tidak mudik. Aku ingin bertemu Ibu dan Bapak. lebih senang lagi bila bisa bertemu dengan saudara-saudara yang tinggal di Yogyakarta.

Benar juga, suami memberi kejutan padaku. Suami mengajakku mudik pada sore hari. Saat azan magrib, kami masih berada di Karanganyar dan sampai rumah Bapak pukul setengah sembilan. Syukur Alhamdulillah, kami tiba dengan selamat. Senang bisa bertemu dengan bapak dan Ibu. Pertemuan yang aku mimpikan lebih dari 3 bulan.

Setelah mudik, apa lagi yang aku inginkan pada masa New Normal ini? Jawabannya adalah mudik dan mudik. Banyak hal yang ingin aku kerjakan saat mudik, terutama dekat dengan Bapak dan Ibu. Waktu cepat berlalu. Dulu aku sering ngobrol dengan Bapak dan Ibu. Sekarang pun demikian, ingin ngobrol banyak dengan Beliau berdua.

Bukan hanya aku yang ingin mudik. Suami dan anak-anak juga ingin bisa mudik setiap saat seperti sebelum datang wabah korona. Jadi, tempat pertama dan seterusnya yang ingin aku kunjungi adalah rumah Bapak dan Ibu.

Foto: Mbak Yati RT 73

Jumat, 26 Juni 2020

PERJALANAN IBADAH HAJI TAHUN INI DITIADAKAN


noerimakaltsum.com Tanggal 2 Juni 2020, pemerintah telah memutuskan bahwa tahun 2020 ini meniadakan pemberangkatan ibadah haji ke tanah suci. Bagi saya dan suami, lega rasanya mendengar berita itu. Pandemi COVID-19 ini memberikan pelajaran baru arti sebuah kesabaran. Bila sebelumnya setiap mengikuti manasik haji, pembimbing mengajak calon jemaah haji untuk sabar, maka sabar yang sesungguhnya adalah kali ini.

Saya dan suami menyikapi keputusan pemerintah dengan sabar. mengambil hikmah, selalu berbaik sangka , dan inilah yang terbaik dari Allah. Manusia hanya bisa merencanakan, berusaha dan ikhtiar, selanjutnya Allah yang menentukan takdir manusia. Menerima takdir dengan ikhlas, lila lan legawa, tidak kecewa, tidak berkeluh kesah.

Persiapan untuk melakukan perjalanan jauh dan lama, ibadah yang dinanti-nanti oleh sebagian besar umat Islam, sudah maksimal. Ibaratnya tinggal berangkat. Namun, sejak wabah korona,  tanah suci ditutup. Semua Negara yang akan mengirimkan calon jemaah haji ke tanah suci menunggu berita dari kerajaan Arab Saudi. Salah satu negara di kawasan Asia Tenggara sudah memutuskan sendiri untuk tidak memberangkatkan calon jemaah haji ke tanah suci. Alasannya adalah sebagian besar calon jemaah haji yang akan berangkat usianya sudah lanjut. Demi keamanan dan keselamatan, Singapura meniadakan pemberangkatan ibadah haji.

Pemerintah India dan Afrika juga memutuskan hal yang sama. Demikian pula Pemerintah Negara Indonesia, memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji ke tanah suci dengan alasan keamanan dan keselamatan jemaah. Dengan kondisi sekarang ini, di mana belum terjadi penurunan korban covid-19.

Saya dan suami bergabung di sebuah kelompok bimbingan manasik haji dan umrah di KBIHU Zam-zam, Kabupaten Karanganyar. Begitu ada pengumuman bahwa setoran pelunasan ONH bisa diambil atau tidak diambil, kelompok kami mengadakan musyawarah dan diputuskan untuk tidak mengambil uang pelunasan ONH. Dengan demikian, uang tersebut akan dikelola oleh pemerintah. Kelak kami akan mendapatkan bagi hasil sebelum berangkat haji tahun 2021.

Bagi saya dan suami, dengan ditiadakan pemberangkatan haji tahun ini, artinya kami bisa belajar manasik haji lebih dalam, bisa belajar membaca Qur’an, banyak menghafalkan doa, dan lebih banyak belajar kesabaran.   Mungkin Allah memberikan kesempatan pada saya dan suami untuk membawa “bekal” yang cukup. Bekal tersebut adalah ilmu.

Semoga saya, suami, dan calon jemaah haji lainnya diberikan umur panjang, sehat, waktu yang luang, dan bisa berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2021, dalam keadaan aman.

Selama pandemi, saya mengisi waktu dengan bercocok tanam dan memelihara kambing. Syukur Alhamdulillah, kami sudah memanen hasilnya dan seekor kambing sudah dijual dan mendapatkan keuntungan.

Catatan: sumber gambar cnnindonesia dot com

Sabtu, 20 Juni 2020

14 Hari Menjalani Kebiasaan Baru Dengan Food Combining



noerimakaltsum.com. Buah pisang, pepaya, jambu merah, jeruk nipis, dan sayuran masuk dalam keranjang belanja. Awalnya bingung buah apa dulu yang akan dimakan. Bagaimana kalau nanti buah-buah itu nggak habis dalam beberapa hari? Pertanyaan itu sekarang sudah terjawab.

14  Hari Menjalani Kebiasaan Baru Dengan Food Combining

Memulai kebiasaan baru, tidak mudah, banyak godaan, dan penuh tantangan. Pertama minum jeruk nipis peras, awalnya ragu-ragu kalau nanti perut melilit dan perih. Ternyata, nggak ada keluhan setelah beberapa hari kebiasaan ini kulakukan.

Kedua sarapan buah. Dulu kalau belum sarapan nasi dan minum teh panas selalu pusing. Walaupun sudah makan roti, biskuit atau apa saja, tapi belum ketemu nasi, dijamin kliyengan. Sekarang, sarapan buah menjadi kebiasaan. Pagi hari makan makanan ringan, ya makan buah. Ternyata hanya sarapan buah dan tidak ketemu nasi di pagi hari, badan tetap nyaman dan nggak pusing.

Sayuran adalah teman makan nasi. Itu dulu, dulu sekali. Sekarang sayuran kadang dimakan tanpa nasi. Ternyata makan sayur tanpa nasi juga asyik lo.



Empat belas hari melakukan kebiasaan baru dalam mengatur pola makan, rupanya tidak ada kendala. Sekarang kalau meninggalkan kebiasaan baru itu rasanya ada yang kurang.

Untuk sehat memang harus ada gebrakan. Gebrakan sarapan buah.

Bolehkah Makan Masakan Padang?

Ajakan sarapan di warung makan langsung kuterima. Sarapan dengan nasi padang yang super mantap.

Setelah membaca-baca referensi, ternyata makan juga ada aturannya lo agar kerja "di dalam perut" tidak berat. Lalu boleh nggak kalau makan masakan padang? Boleh, asal tahu syaratnya. Yuk, mulai mengatur pola makan biar tubuh kita tetap sehat.

Mengatur pola makan dan berolahraga dengan teratur bukan monopoli bagi teman-teman yang berbadan subur alias berlebihan. Siapa pun harus melakukan itu terutama untuk menjaga kesehatan.

Sehat memang mahal harganya. Namun, untuk menjadi sehat tidak harus mengeluarkan biaya mahal.

Ketika jatuh sakit, dalam pikiran teman-teman mungkin langsung mengobati dengan berbagai macam obat-obatan. Padahal, tidak demikian.

Buku 99 Tanya Jawab Food Combining ini bisa memberikan pencerahan bagi teman-teman. Teman-teman bisa memilih satu kelas yang diinginkan dengan PO buku ini.

Dengan investasi 75.000, Anda bisa mendapatkan buku dan memilih kelas secara gratis. Jangan sampai ketinggalan. Boleh mojok dulu di wa.me/6282328716737



Kamis, 18 Juni 2020

4 Kegunaan Blender Untuk Keperluan Sehari-hari



noerimakaltsum.com. Sejak Fai mulai makan makanan padat, beberapa orang yang telah berpengalaman menyarankan agar aku memiliki blender. Ada juga yang menyarankan untuk membuat nasi tim yang praktis. Kedua saran tersebut aku lakukan. Selain membuat nasi tim, aku juga membuat makanan yang dihaluskan dengan cara diblender.
Fai bukan termasuk anak yang gampang makan. Tetangga sebelah anaknya seusia dengan Fai, gampang sekali makan. Setiap makanan yang diberikan, biasanya cepat habis dimakan. Kadang-kadang aku sampai heran, kenapa Fai sangat berbeda dengan anak tetangga meskipun sama-sama anak perempuan?
Meskipun tidak gampang menyuapi Fai dengan nasi, sayur, dan lauk diblender atau nasi tim, tapi aku tidak mau menyerah. Biarlah Fai makan makanan dalam porsi sedikit, yang penting masih ada yang masuk.
Beberapa tahun kemudian, si kecil Fai mulai bisa makan dalam jumlah banyak. Blender tetap kupakai untuk membuat jus buah. Sepuluh tahun kemudian, Fai memiliki adik laki-laki, Ahsan namanya. Berbeda dengan Fai, Ahsan termasuk gampang sekali makannya. Nasi sayur diblender, diulek atau nasi tim, semua bisa dengan cepat dihabiskan.
Sampai kini, blender yang kubeli dari tahun 2000 masih aku pakai. Syukur alhamdulillah, blender Miyako bisa awet. Oya, sampai sekarang blender tersebut masih aku gunakan. Blender tersebut aku gunakan untuk hal-hal berikut:
1.    Membuat jus buah
Aku menerapkan pola makan sehat bukan untuk melangsing. Pola makan sehat ini murni untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Salah satu  langkah menerapkan pola makan sehat adalah sarapan buah. Ya, pagi-pagi aku tidak makan nasi, melainkan sarapan buah. Yang aku makan bisa buah potong atau jus buah. Nah, jus buah adalah menu sarapan praktis dan bisa dikonsumsi kapan saja. Untuk membuat jus buah, tentu saja kugunakan blender Miyako.

2.    Menggiling daging
Selama pandemi, Fai suka membuat makanan atau camilan. Salah satu camilan yang dibuat adalah dimsum. Awalnya isian dimsum berupa daging ayam yang dicacah lalu diberi bumbu, sedikit tepung terigu dan tepung tapioka. Untuk membuat dimsum dalam jumlah banyak, tentu memerlukan isian daging yang banyak pula. Tidak mungkin untuk mencacah daging ayam secara manual, bukan? Untuk itulah, blender kesayangan bisa diandalkan. Dengan menggunakan blender, pekerjaan menggiling daging jadi cepat dan hasilnya lebih halus.

3.    Membuat adonan kue
Selain membuat dimsum, Fai juga tertarik untuk membuat martabak manis alias terang bulan. Dulu Fai sering membeli martabak manis secara online. Harganya cukup lumayan merogoh kantong. Setelah melihat cara membuat martabak manis dari youtube, Fai ingin membuat sendiri. Katanya dengan membuat sendiri, biayanya lebih hemat.

Untuk membuat adonan, Fai tidak mencampurkan semua bahan kecuali soda kue memakai mixer. Fai membuat adonan menggunakan blender. Ternyata blender Miyako yang kami miliki multifungsi. Sudah seharusnya memiliki suatu barang yang memiliki banyak kegunaan. Dengan demikian tidak perlu memiliki banyak alat atau benda di rumah.

4.    Membuat sari kedelai
Suatu hari, aku ingin membuat minuman yang segar, murah meriah, dan menyehatkan. Pilihanku jatuh pada sari kedelai. Bahan dasar sari kedelai hanya kedelai, air, gula, vanili, dan jahe. Mula-mula kedelai direndam dalam selama kurang lebih 6 jam. Setelah dibilas bersih, kedelai dan air digiling dengan blender. Langkah berikutnya adalah campuran disaring. Cairannya berupa sari kedelai ditambah jahe dimasak sampai mendidih dengan api sedang sambil diadul. Setelah mendidih, api dimatikan lalu sari kedelai ditambah vanili dan gula sesuai selera.

Minuman sehat ini bisa dibuat sewaktu-waktu dan dikonsumsi dalam keadaan hangat-hangat. Setelah minum sari kedelai hangat, dijamin keringat langsung mengucur.
Bila Anda memiliki blender, silakan gunakan dengan sebaik-baiknya. Semoga Anda bisa mengoptimalkan kegunaan blender. Blender adalah benda memiliki banyak kegunaan dan harus Anda miliki.